Kue ulang tahun Untukmu Adik 🥳
Hari ini tepat 2 bulan aku jauh dari keluarga. Dan satu bukan ini lagi Puji adikku berulang tahun. Aku hanya berharap aku bisa memberi kue ulang tahun ini langsung padanya. Namun mungkin kah aku bisa memberika nya, Saudara? kau jangan sedih jika aku hanya mengucapkan lewat handphone saja, aku janji akan memberimu kado dan kue ulang tahun saat nanti aku pulang, namun aku minta maaf nanti saat ulang tahun mu tiba, aku tidak ada di samping mu.
...
Pagi tiba.
Aku seperti biasa, di pagi hari ini membersihkan rumah dan lain-lain. lalu di lanjut dengan mencuci baju menggunakan mesin cuci, lalu mengepel lantai dan sebagainya, pekerjaan rumah sudah siap. kini aku lanjut mengasuh anak majikan ku, majikan ku pergi kerja, mereka sama-sama bekerja, dan aku yang menggantikan menjaga anaknya.
Malam tiba aku mencoba membuka pesan dari ibuku, lalu aku segera menjawab nya, eh ternyata pesan chat itu dari adik ku, dia berkata:
"Kak, boleh tidak ulang tahunku nanti aku minta dibelikan kue ulang tahun?" Isi pesan singkat dari adik ku. lalu aku membalasnya dengan sedikit bercandaan.
"Hemm, boleh. tapi sekarang adik tidur dulu, nanti kalo kamu tidur kue ulang tahunnya pasti teteh beliin, tapi harus tidur sekarang, kalo enggak kuenya gak di beliin" balasku sedikit bingung dan terkejut, mengapa Ia tiba-tiba meminta dibelikan sesuatu? adiku gak pernah minta kue ulang tahun padaku, jika dia mau paling minta sama mama, makanya aku sedikit bingung, terus bagaimana cara mendapatkan kue nya, aku sedang kerja dan bagaimana nanti aku memberikan nya!!
Tiba-tiba balasan chat dari adikku datang lagi.
"Makasih ya, Teh🤗😚" Ucapnya sambil memelukku dari kejuhan, kubalas dengan emot yang sama dan di tambah dengan senyuman (🤗😚🥰).
...
1 Bulan sudah dan hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu adikku.
Hari ini tepat hari ulang tahunnya adikku, tepat jam 12:00 aku menyiapkan kata-kata ini untuk adikku semoga saja dia suka.
"Happy birthday Uji, kakak ucapan sekali lagi happy birthday, wilujeng tepang tahun, mudah-mudahan di tahun ini uji lebih pintar lebih sehat, di mudahkan rejekinya di lancarkan di segala urusan, dan semoga yang di cita-citakan tercapai dan menjadi orang yang sukses. teteh minta maaf teteh tidak bisa menemani mu meniup kue ulang tahun, dan tenang saja teteh udah belikan kamu kue ulang tahun, dan semoga kue ulang tahun dari teteh kamu suka, teteh udah kirim kado sama kue nya, semoga isi kadonya kamu suka juga, Tapi ingat ya jadilah anak yang Sholehah dan berbakti pada orang tua, dan teteh minta tolong jaga mamah dan bapak, jangan buat dia menangis dan buatlah dia tersenyum selalu. Ku ucapkan selamat ulang tahun kembali🥳🥳🥰🤗"
Panjang lebar aku tuliskan di chat wa itu, semua yang ada di pikiran ku, aku menyalinnya di chat wa ini. Pagi tiba seperti biasa aku bangun jam 03:10, lalu aku membereskan rumah dan lainnya seperti hari biasanya.
Saat aku selesai semuanya dan kini aku mulai santai, aku mencoba meraih Handphone ku namun majikan ku memanggil namaku, aku langsung melepaskan handphone ku lagi dan segera berlari menghampiri nya. majikan ku menyuruh aku untuk segera siap-siap ke taman karena anak yang di asuh ku ingin ikut sampai taman dan melihat kedua orang tuanya pergi kerja.
Dengan bergegas aku bersiap-siap menyiapkan makanan dan minuman untuk Ali anak yang di asuh oleh ku, lalu segera berlari ke taman.
sangking buru-buru nya aku, aku lupa handphone ku tidak aku bawa, aku segera mengajak Ali pulang ke rumah saat kedua orang tuanya sudah pergi bekerja, lalu Ali pun mau dan ini kesempatan aku untuk melihat Handphone ku sebentar.
Karena benar-benar sangat ingin sekali melihat Handphone dan membuka wa, entah kenapa rasa ingin itu terus mendorongku, dengan cepat aku mengambil handphone dan membuka aplikasi Wa.
Tertera di sana ada chat dari mamahku dan segera ku membukanya, Isi balasan itu:
"Teh makasih, teteh benar-benar menepati janji teteh. Tapi maaf teh aku gak bisa secara langsung menjaga mereka, namun aku pasti akan menjaga mereka di sini, sekarang aku punya rumah sendiri dan aku mempunyai banyak makanan enak, aku juga punya banyak baju bagus-bagus, kakak jangan belikan aku baju lagi ya, aku udah banyak banget, nanti gak kepakai, aku ucapkan terima kasih sama teteh, teteh udah mu nurutin kemauan ku, semoga nasib teteh gak seperti ku😔😊🥰"
Ketika aku membacanya, aku merasa kenapa sangat sedih sekali, dan apa yang dia katakan rumah baru!? baju baru!? dan tidak secara langsung menjaga mamah dan bapak!!, aku tidak mengerti maksudnya. aku belum sempat membalas chat itu, aku masih bengong dan terus berpikir apa maksud perkataan itu.
Tringg 📩
Tiba-tiba notifikasi chat dari temanku mengagetkan ku sampai aku tersadar dari lamunan ku, dengan segera aku melihat isi chat tersebut.
Sangat mengejutkan, ini bener-bener membuat aku mati rasa, baru saja aku menerima pesan dari adikku dan ini teman ku mengabarkan bahwa adikku meninggal.
"Fi sabar ya fi, aku juga gak nyangka dan gak percaya, tapi bagaimana takdirnya sudah menjemput adik mu, aku turut berduka cita fi, sabar ya!!"
Isi chat itu membuat aku tidak bisa berkata-kata apalagi aku hanya terbengong dan sedikit gemetaran melihat isi chat dari temanku itu.
Aku menangis dalam hati dan tidak berani untuk mengeluarkan air mata ini, aku rasa ini adalah sebuah kebohongan dan hanya mimpi buruk di pagi hari, aku segera tersadar dan segera membalas teman ku itu.
"jangan ada-ada aja kamu bul, aku tidak akan termakan dengan ucapan mu, mana mungkin adik ku meninggal, baru saja dia membalas chat ku, aku gak suka becandaan kamu bul" segera mengembalikan handphone ku ke kamar dan berpikir positif saja, mungkin dia hanya ingin Frank aku aja.
lalu aku bermain dengan Ali dan melupakan semua kata-kata itu meski terus membuatku kepikiran, tapi aku harus bisa berpikir yang baik-baik tidak boleh terpancing omongan orang, sampai sudah sore momy dan Dedy nya Ali pulang, di situ giliran mereka yang menjaganya dan aku segera ke kamar karena rasa tidak percaya ku terus berputar, aku segera membuka handphone.
Banyak notifikasi chat dan panggilan yang tak terjawab dan belum ku balas, aku semakin merasa gelisah dan segera membuka satu persatu chat itu, mereka semua mengucapakan turut berduka atas kepergian Adik ku, dan di situ aku baru percaya bahwa itu beneran, aku segera beralih ke panggilan dan segera memanggil mamah ku, tapi mamah tidak mengangkat dan tidak memberitahu kan ku.
"Mah cepat angkat, jangan buat aku semakin khawatir, cepat mah angkat telpon ku"
Gumam ku dengan perasaan gelisah dan air mata ini terus membasahi pipiku, aku benar-benar baru menyadari dan baru percaya atas omongan teman ku, ternyata benar adikku meninggal, sepupu ku mengirim Poto jenazah adikku dan mempostingnya di Status Wa.
"Adik ku aku memberikan sebuah kado yang sangat kau inginkan, kau ingin baju tidur ku kan!! aku sudah membungkusnya, kau ingin Handphone ku kan aku sudah menyertakan di dalam kado mu, semua yang kau inginkan aku sudah kirim padamu, kenapa kau berbohong bahwa kau akan selalu bersama!!😭".
"meski terkadang kau menyebalkan tapi aku sangat menyayangimu, aku tidak ingin melihat mu menangis, aku mencoba mengalah demi mu, namun kau malah meninggalkan ku, dan kau jadikan semua kado dan kue ulangtahun ku sebagai yang terakhir mewakili diriku, akan kah kita bertemu lagi!! aku ingin memeluk mu yang terakhir kalinya, namun bagaimana!? aku tidak bisa pulang sekarang juga, dan kau tidak mungkin akan menungguku😭"
"Aku ucapkan selamat jalan adik😔😭😭"
Semua relung hati, ku ucapakan di chat wa ini dan ku kirim pada ibuku untuk di sampaikan padanya.
.
.
.
Sayangilah adikmu sebelum dia meninggal kan mu, seberapa menjengkelkan dirinya, adik adalah orang yang paling tepat untuk kita ajak curhat, tanpanya keluarga tidak lengkap, meski terkadang rumah bagaimana Film Tom and Jerry yang tidak pernah henti saling berkelahi, tapi ketika itulah kita semakin dekat dengan adik.
Jaga selalu adikmu, buat dia nyaman dengan mu, karena kelak kita akan meminta bantuan padanya.
bukan pada orang lain yang meski selalu ada di saat kita membutuhkan, yang pertama kita datangi adalah saudara.