"Tidak ada tapi-tapi!" teriak seorang wanita paruh baya.
"Tapi Bu, sekali ini saja... Aku mohon Bu.." ucap Karina, anak yatim piatu yang diadopsi oleh Bu Rena karena tidak bisa mempunyai anak.
Tetapi, 3 bulan berlalu, Rena mengandung seorang anak perempuan. Rena pun jarang memperhatikan anak angkatnya dan malah menelantarkan nya.
"Ibu kan sudah bilang, gak ada tapi-tapian! Suara jelek kayak kamu gak bakal menang audisi!" cemooh Rena.
"Tapi Bu, Celine boleh, kenapa aku ngga?" tangis pilu Karina.
"Celine itu berbakat di semua bidang! Gak kayak kamu yang gak berguna!" hina Rena.
Rena menarik lengan Karina, ia melempar Karina ke lantai kamar Karina dan menguncinya dari dalam.
"Hiks...hiks... Ayah, seandainya kamu masih hidup.." lirih Karina.
Tepat dua tahun lalu, ayah tiri Karina yang bernama Aksa itu telah meninggal dunia akibat serangan jantung.
Sejak kehadiran Celine, hanya Aksa lah yang menyayangi anak angkatnya itu dengan tulus. Bagi Karina, hanya Aksa lah harapan hidupnya selama ini.
Namun, takdir berkata lain.. Aksa harus meninggalkan Karina disaat umurnya yang ke 16 tahun.
Hari ini, adalah hari dimana para murid di sekolah berlian mengadakan audisi menyanyi. Karina dan Celine yang sangat suka menyanyi itu akhirnya mengikuti audisi itu. Tetapi, hanya Celine lah yang disetujui oleh Rena dengan alasan suara Karina buruk.
Karina hanya bisa menurut pada ibu tirinya itu. Saat Rena pergi keluar, untuk menghilangkan rasa sedihnya Karina mengambil ponselnya dan merekam nyanyiannya.
“Lagu untuk papa”
Engkaulah nafasku
Yang menjaga di dalam hidupku
Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
Kau tak pernah lelah
Sebagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah
"Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat ku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu"
Kau tak pernah lelah
Sebagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat ku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat ku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu
Perlahan, air mata Karina mengalir deras. Ia sangat merindukan ayahnya.
"Ayah...hiks" tangis pilu Karina.
Karina tertidur lelap, saking lelapnya ia tidak akan bangun lagi di dunia ini..
"KARINAA...!!" Rena berteriak, ia menangis histeris melihat anaknya tergeletak begitu saja. Ia menyesal telah menelantarkan sang anak.
Dilihatnya ponsel yang masih menyala di rekaman, Rena mendengar isi rekaman suara itu. Ia menyesal karena tidak menjaga anaknya dengan baik.
"Karina...bangun nak, bangun! Maafkan ibu nak..Karina..hiks...ibu janji, ibu janji kamu boleh lakuin apapun yang kamu mau! Bangun nak...jangan tinggalkan ibu!!" tangis Rena