Aku adalah Ajeng seorang anak pembantu dan supir pribadi dari seorang majikan kaya raya yang sangat baik, dia membiyayai ku bersekolah,bukan disekolah biasa tapi di sekolah luar biasa yang dimana murid murid nya adalah anak anak orang kaya tidak seperti ku tapi aku merasa sangat beruntung karena bisa bersekolah secara gratis disekolah elit dan bagus ini sebenarnya majikan ayah ibu ku punya anak se usia ku dia juga bersekolah di tempat yang sama dengan ku tapi dia sangat membenci ku karena aku satu sekolah dengan nya dan aku berada di kelas yang isinya orang orang berprestasi semua berbeda dengan nya Ani namanya dia adalah anak yang sangat cantik dan cukup populer disekolah nya aku tak diijinkan menyapa nya waktu aku di sekolah karenaa dia tidak sudi berteman dengan anak pembantu tapi banyak yang sudah mengetahui bahwa aku adalah anak pembantu yang tinggal serumah dengan nya dan satu sekolah dengan nya pernah suatu waktu dia sangat emosi melihat ku hingga dia mendorong ku hingga aku terperosok ke lantai dan di tertawakan oleh teman teman nya dan siswa siswi yang lain sampai akhirnya aku di tolong oleh pria yang disukai oleh Ani bertambahlah kebenciannya terhadapku karena dia tahua pria yang ia suka malah care sama wanita yang sangat dia benci
Ani pernah marah ke orang tua nya kenapa mengijinkan anak pembantu itu sekolah di sekola bagus dan mahal tempat dia bersekolah tapi orang tuanya menjawab karena dia anak yang pintar dan dia layak besekolah di tempat yang bagus juga lagian dia bersekolah disana karena dia berprestasi dan mendapatkan beasiswa dari sekolah dan kalau dia diberikan disekolah yang lebih bagus dari kamu bisa saja tapi kasian kalau terlalu jauh nanti orang tuanya kerja jadi kepikiran jadi biarkan saja dia jadi satu sekolah sama kamu kalau kamu malu itu urusan kamu papa tidak peduli lagi pula kita ini sama sama manusia berhak mendapat perlakuan yang sama tidak ada yang bisa membedakan karena dia kaya dia harus di perlakukan istimewa sedangkan kalau dia susah tidak di perlakukan dengan layak itu tidak boleh
Rasanya Ani masih emosi dengan jawaban aaorang tuanya yang masih membela anak pembantu itu dan dia berniat akan memberi perhitungan langsung ke anak pembantu itu yang gak tau diri dan sok paling pinter dia akan memberi pelajaran anak pembantu itu waktu ia nanti berada disekolah dia juga akan meminta bantuan temannya agar temannya mau menolong nya dan dia akan membuat anak pembantu itu tidak betah bersekolah disini Ani pun menyusun rencana dan memberi tahu temannya
‘Gais gue punya rencana buat ngerjain anak babu itu kalian mau bantu gak
‘ Emang rencana nya apaan,lo mau apaiin dia
‘Gue Cuma mau bikin dia gak betah ada disekolah kita dan pergi dari sekolah kita ue gak suka liat muka dia ada di sekolah kita gue udah bosen liat muka dia tiap hari tau capek
‘Gue sih mau mau aja bantuiin lo tapi kalau ada apa apa gue gak mau ikut campur lo harus tangung sendiri akibatnya ya kalau ada apa apa
‘Iya kalian tenang aja gue gak akan bawa bawa nnama kalia kalau seandainya ada apa apa
‘Oke kalau gitu apa rencananya
‘Jadi besok guemau coba bawa dia ke gedung atas yang ada ruangan gelapnya setau gue dia anaknya pemakut banget apalagi sama ruangan gelap gue mau liat reaksi dia bakalan kayak apa
‘Oke besok kita coba yaudah sampai ketemu besok disekolah ya bye
‘Bye
Setelah mereka berdiskusi untuk mengerjai anak babu itu mereka rasanya tak sabar ingin mengerjain anak itu dia penasaran reaksi orang itu nanti
Keesokan harinya waktu tiba di sekolah Ani dan temannya menunggu waktu istirahat tiba dan akan memancing agar dia mau datang ke ruang kosong dimana dia akan dikurung.Waktu istirahat pun tiba dan Ani sudah duluan berada di lantai atas sedangkan temanny amau memanggil Ajeng dan mengatakan dia di panggil oleh guru di lantai atas, lalu Ajeng pun langsung menuju lantai atas dan menuju ruangan yang di tuju yang diberi tahu temammnya dia agak sedikit curiga kenapa sepi tidak ada orang dan mengapa ia di panggil di tempat ini bukan kah ini ruangan yang sudah tidak terpakai namun Ayu teman Ajeng ini menyuruh nya masuk dan melihat ke dalam dan begitu Ajeng masuk ke dalam Ayu mendorong Ajeng dan menutup pintu ruangan tersebut dan segera kembali ke ruangan kelas mereka agar tidak di curigai orang lain atau siswa lain mereka juga berharap tidak ada yang melihat mereka memasukan Ajeng ke dalam ruangan itu.Ajeng berteriak dan menangis karena dia takut gelap dan dia sudah merasakan dadanya mulai sakit dia belum lama berada di tempat ituuntung sudah ada orang yang menolong nya Rio namanya dia adalah laki laki tampan yang sikapnya dingin dan cuek juga tidak peduli pada apapun tapi kali ini di mau menolong Ajeng dan membantu Ajeng karena Rio sudah curiga pada Ayu yang tiba tiba mengajak nya ke atas dan dengan alasan yang tidak logis lalu Rio pun mengikuti Ayu dan Ajeng dan dia merekam semua kejadian tadi jadi mereka tidak akan bisa mengelak kalau mereka yang melakukan ini pada Ajeng
‘Makasih ya kamu udah mau nolongin dan bantu aku kalau kamu gak ada tadi aku gak tau akan kuat berapa lama didalam ruangan yang gelap itu karena kalaua terlalu lama aku bisa saja pingsan
‘Memangnya kenapa kamu bisa takut sama kegelapan sih apa ada hal yang bikin kmau trauma sampe kamu jadi takut
‘Jadi dulu aku pernah waktu kecil mainan sendirian di kamar terus rumah tiba tiba mati lampu karena aku sendirian di kamar dan ayah bunda aku lagi diluar kamar nangis dan waktu itu aku lihat ada orang yang aku pikir itu orang tua aku mau gendong aku dan ternyata bukan ternyata itu setan yang mukanya serem banget mukanya ancur dan penuh dengan darah
‘Yaudah kalau gitu kamu gak perlu takut lagi tapi untuk sekarang kamu gak usah balik dulu ke kelas mu tunggu sampai perlajaran ini selesai baru kamu masuk ke kelas nanti aku akan jelaskan pada bapak ibu guru yang sedang bertugas diruang piketan
Pada saat Ajeng sedang menghilang tak ada seorang pun yang tau Ajeng dimana sampai guru yang mengajar di jam itu pun mencari ke kelas nya Ani dan bertanya apa dia melihat Ajeng karena dia tidak ada di kelas dia malah mengatakan mungkin dia bolos karena gak mau aikut pelajaran yang bapak ampu,tapi gurunya itu tidak percaya karena dia tau Ajeng tidak pernah bolos sekolah bahkan saat dia sakit pun dia masih memaksakan untuk bersekolah lalu pak guru pun kembali ke kelas dan melanjutkan pelajarannya setelah jam pelaran melewati satu jam lebih dan Ajeng juga Rio sudah memberi tau apa yang terjadi dan mereka merencanakan sesuatu untuk membalas semua yang di lakukan Ani dan Ayu kepada Ajeng dia mengatakan pada gurunya untuk tetap bersikap biasa saja kepada Ajeng anggap saja bapak sudah di beri penjelasan dan mengerti tentang keadaan Ajeng.Ayu dan Ani sangat terkejueet bergitu melihat Ajeng melewati ruangan depan kelasnya dan membawa buku milik guru yang tadi bertanya pada mereka dimana Ajeng Ajeng pun bersikap seolah olah tidak terjadi apa apa
Mereka sangat heran mengapa dia bisa lepas dan bersikap biasa saja padahak dia tadi sudah mengunci pintu ruangan itu dan dia juga tahu bahwa Ajeng sangat takut dengan kegelapan
Keesokan harinya mereka langsung sdi panggil oleh kepala sekolah juga orang tua mereka pun dipanggil oleh sekolah lalu gurunya pun memberikan bukti video amatir yang dia tidak akan memberi tahau darimana sumber video itu mereka sangat kaget dari mana orang itu bisa melihat mereka sedang ingin menyakiti dia merekapun mendapat hukuman dari sekolah yang cukup berat orang tua Ani pun malu karenaanaknya tega melakukan hal seperti ini kepada temannya sendiri kemudian mereka pun disuruh meminta maaf kepada Ajeng dan berjanji tidak akan mengulangi nya lagi
Akhirnya Ajeng pun medapat keadilan dari sekolah nya serta mendapat perhatian penuh dari teman temannya dandari oranga tua Ani juga sejak kejadian itu dan dia mendapat hukuman mereka tidak lagi mengerjai anak babu lagi mereka memutuskan untuk berteman dan akrab sama dia dengan memanggil namanya Ajeng dan bukan anak babu lagi