Jika memiliki telinga kucing dan ekor kucing apakah aku memang 100% siluman? Cerita dimulai
Di sebuah RS seorang bayi kembar dilahirkan namun salah satunya mempunyai telinga dan ekor kucing
7 thn kemudian
" kak aku pinjam penggaris kakak boleh gak? " tanya Gita
" gak boleh, kamu siluman bukan manusia " kata Gina pergi meninggalkan Gita sendiri
" ibu ku berangkat dulu ya " kata Gita pamit
" kamu jangan lupa pakai jaketnya " kata ibu mengingatkan
" tapi hari ini panas bu " keluh Gita
" kamu mau diburu hah" ancam ibu
" iya bu " kata Gita sedih
" ya ampun kasihan banget adik silumanku " ejek Gina
Namu Gita tak menghiraukan dan pergi ke taman
" panas sekali hari ini " keluh Gita
" nih buat kamu" kata Rino memberikan es krim
Ternyata Rino itu naksir sama Gita
" makasih ya es krimnya " kata Gita senang
" kamu kenapa gak buka jaket aja? " tanya Rino
" eh, itu karena rambutku bersih aku gak mau rambutku kotor lagi " alasan Gita
" memang cewek susah dimengerti ya " guman Rino
" kakak .....kakak..... " panggil Rini adik Rino
" sini Rin " kata Rino
" hei kamu Gita jangan deketin kak Rino dong kamu kan jelek gak cocok tahu " sindir Rini
" Rin kamu gak boleh bilang begitu " marah Rino
" kakak aku gak mau kakak sama Gita " balas Rini
" ya udah aku pulang dulu ya " kata Gita
" pulang sana jangan sampai aku lihat kamu sama Kakak lagi tahu " marah Rini
" Rini kamu " Rino semakin marah
Tapi Gita sudah pulang duluan
" Rin kamu tahu dong kalau kakak suka sama Gita " kata Rino
" tapi kakak gak tahu yang sebenarnya " guman Rini
Rini teringat akan kejadian beberapa hari lalu
" ah, panas sekali " guman Gita sambil membuka jaketnya
" ya ampun ternyata Gita siluman bukan manusia " kaget Rini
"pokoknya kakak gak boleh sama Gita, aku gak suka " tegas Rini sambil pergi
1 minggu kemudian
" Gita..... Gita.... Main yuk " ajak Rino
Tapi yang keluar malah Gina
" eh kamu Rino ngajak main ya ayuk " sahut Gina
" itu yang kupanggil Gita bukan kamu "kata Rino
" ya ampun anak gila jaket itu kok diajak sih" ejek Gina
" mending sama aku kan aku cantik " tambah Gina
" tapi maaf Gin aku cari Gita bukan kamu " kata Rino
Gita keluar membawa keranjang berisi makanan
" ayo tunggu apalagi kita berangkat " kata Gita kepada Rino
" lho kamu ada janji sama Rino " kata Gina kesal
" iya memang kenapa, ayo Rin nanti keburu panas " ajak Gita
Mereka berdua pergi menjauh menuju taman
" maaf ya aku tadi berbohong " jelas Gita
" memang kenapa kalau aku dekat sama Gina? "tanya Rino
"eh, itu karena kakak suka sama kamu " jawab Gita
" memang kenapa kamu cemburu ya " goda Rino
" kita masih umur 7 thn gak baik pikirin itu "kata Gita
" lebih baik kita makan makanan yang aku bawa aja " tambah Gita
"ok calon istriku " goda Rino lagi
Namun kini pipi Gita memerah karena malu
10 thn kemudian
" Gita..... Gita...... Gita Main yuk "ajak Rino
Tapi yang keluar malah Gina
" hai Rino udah lama gak ketemu ya " sapa Gina
" Gita ada di rumah ?" tanya Rino
" iya Rino aku dirumah " teriak Gita yang sedang menuruni tangga
" Git kamu gak boleh keluar kan hari ini " peringat Gina
" siapa bilang " kata Gita
" kamu harus rapiin kamar " kata Gina
" sudah " jawab Gita
" yuk pergi ke perpustakaan " ajak Gita
Mereka berdua pergi meninggalkan Gina sendiri
" apa cantiknya sih Gita sama aku kan lebih cantik aku " kesal Gina
Di perpustakaan
" maaf ya aku gak mau kamu dekat sama Gina karena " kata kata Gita terhenti
" karena kamu cemburu kan " lanjut Rino
" sebenarnya iya sih " jujur Gita
Tiba tiba Rini datang
" oh jadi ini kelakuan kakak dibelakangku, membohongiku " marah Rini
" enggak Rin sebenarnya aku itu " kata kata Rino terhenti
" iya aku tahu kakak suka sama Gita kan " kata Rini
" tapi kak Gita itu siluman bukan manusia " jelas Rini
" hei ini perpustakaan bukan tempat bertengkar " kata penjaga perpus
" Git aku belum selesai sama kamu " ancam Rini
Setelah Rino dan Gita pulang Rino mulai bertanya
" Git kamu jujur sama aku apa benar kamu itu siluman ?" tanya Rino
" iya aku siluman " kata Gita sambil membuka jaketnya
Kini terlihat seorang gadis cantik berambut panjang bermata coklat yang mempunyai telinga dan ekor kucing itu berdiri di depan Rino
Bukan takut tapi Rino semakin terpesona oleh Gita
" aku mau kok sama kamu yang apa adanya " kata Rino
" gak mungkin kamu mau sama siluman kayak aku " sedih Gita
" mana ada siluman yang cantik, pintar, pandai ngurus rumah, bisa masak, pokoknya serba bisa " puji Rino
" jadi kamu beneran mau sama aku? " tanya Gita
" ya 100% aku mau kok " kata Rino
" aku sayang kamu No " teriak Gita sambil memeluk Rino
" I Love You Git " kata Rino
" I Love you too No " kata Gita juga
Mungkin kalian mengira akan tamat tapi salah, cerita belum berakhir disini
" kakak jangan mendekati Gita " peringat Rini
" kakak sudah tahu dan Gita bukan siluman tahu " marah Rino
" kalian jangan berantem disini " lerai Gita
" dan untuk kamu Gita jangan dekat lagi sama kakak " peringat Rini tegas
" terlambat Rini nanti kamu akan menjadi iparku " kata Gita menyeramkan
" kak gak mungkin kan kak " Rini ketakutan
" ya Rin nanti kamu ipar sama Gita " jelas Rino
" gak.... Gak... Gak mungkin " Rini mulai ketakutan setengah mati keringat dingin membasahi tubuh Rini
Lalu Rini berlari ke tengah jalan dan Bruk, Rini tertabrak mobil
" Rin, kamu ngapain ngelakuin tindakan bodoh ini " marah Rino
Rini di bawa ke RS terdekat
" Dok, bagaimana keadaan adik saya?" tanya Rino khawatir
" karena tertabrak tadi bagian salah satu ginjal Rini tidak berfungsi lagi dan ginjal yang satunya sudah hampir tidak berfungsi " jelas Dokter
" jadi Dok saya harus bagaimana? " tanya Rino
" kamu harus mencari donor ginjal secepatnya " jawab Dokter
" kalau masalah donor ginjal aku mau donorkan ginjalku " sahut Gita
" tapi Git " Rino khawatir
" gak usah khawatir No aku ikhlas kok " kata Gita
Gita mendonorkan ginjalnya kepada Rini dan Rini akhirnya selamat sedangkan Gita tak tertolong karena ginjal miliknya hanya ada satu
" kak aku dimana? " tanya Rini
" kamu udah siuman Rin "
" kakak udah gak jadian sama Gita " kata Rini
" kamu gak usah khawatir Gita udah di atas sana berbahagia " jelas Rino
" lho kok bisa kak kenapa? Apa Gita kecelakaan? " tanya Rini
" gak Rin karena dia kasih ginjal satu satunya sama kamu supaya kamu selamat " jawab Rino
" gak mungkin kak aku udah jahat sama Gita kenapa Gita mau donorin ginjalnya ke aku " sesal Rini
" begitulah Rin penyesalan selalu datang terakhir " kata Rino
" Git maafin aku ya " guman Rini