Hai namaku ichinose shizuku / Tachibana shizuku...
Sekarang aku sudah menjadi ibu rumah tangga dengan keluarga kecilku..
aku ingin menceritakan kehidupan masa lalu ku..
Ya untuk perkenalan mungkin sudah agak cukup..
baiklah aku akan memulai ceritaku..
Mula-mula aku akan menceritakan sahabat masa kecilku..
Aku mempunyai sahabat saat aku masih kecil namanya adalah matsuoka alice, alice adalah seorang perempuan dan dia anak tunggal dari keluarga Matsuoka...
kejadian Itu terjadi dimasa lalu...
Sekarang dia sudah pindah karena suatu hal...
Aku yang sekarang sangat pemalu dan Sejujurnya aku yang sekarang kurang suka bergaul saat ini...
Sebenarnya aku adalah orang yang ceria...
Begitu pendapat beberapa orang saat melihatku dulu...
Alice dulunya adalah tetanggaku..
Dia orang yang baik dan dia itu sangat pintar..
Dia yang dulu sangat membenci orang yang berada di dekatnya...
Aku mengajak nya berkenalan saat itu...
Dan kalian mau tahu apa yang terjadi setelahnya??..
"Hai aku ichinose shizuku...siapa namamu?" Ujarku....
"Mengganggu sekali" Ujarnya...
Tapi dia malah mengabaikanku...
Dia anak yatim piatu, Orang tua alice meninggal saat alice masih berumur 7 tahun..
Orang tuanya meninggal karena kecelakaan beruntun...
Saat dia masih menjadi tetanggaku dia tinggal dengan neneknya....
Neneknya adalah orang yang baik ,namanya adalah nenek Matsuoka Maria..
Aku memanggilnya nenek Maria...
aku mengajak alice bermain selama beberapa bulan dan kami sangat akur...
Nenek maria mulai jatuh sakit saat alice pindah dan aku merawat neneknya dan sering berkunjung kerumah nenek Maria..
tapi nenek Maria meninggal saat aku berada di kelas 3 SMP itu membuatku sedih...
saat berumur 17 tahun Orang tuaku meninggal baru baru ini karena kecelakaan...
Aku sangat sedih akan hal itu...
Aku sangat hancur...
Aku berpikir
"Kenapa aku sangat sial? Kenapa setiap aku ingin mendekatkan diri dengan orang lain...mereka malah meninggal dan meninggalkan aku..." Ujarku...
Dan apa kalian tahu apa yang aku lihat saat diberada pemakaman? Itu alice!!
Hatiku sangat gembira melihatnya ada disini dan berpikir apakah dia mau bermain denganku lagi atau dia mendengar berita tentang kematian nenek Maria dari orang-orang...
Tapi dia tidak kesana sendirian...
Aku melihat alice ke pemakaman bersama seorang pria dan si pria memeluk alice dengan lembut serta menenangkan alice dalam pelukannya..
Aku sangat sedih, terpuruk..
Aku sangat hancur melihat apa yang aku lihat...
Kalian tahu siapa pria yang aku bicarakan itu?? yang bersamanya adalah orang yang kusukai sejak kelas 1 SMP ..
Orang itu adalah kapten tim basket disekolahku yang sekarang namanya adalah Shiba hiroshi....
Aku pernah mendengar dia mempunyai pacar...
Tapi tidak kusangka pacarnya adalah alice , sahabat masa kecilku...
Aku mencoba untuk tabah pada diriku sendiri dan mencoba kuat menahan ini semua...
Tapi hatiku masih sakit karena itu...
Besoknya aku datang kesekolah dan mengatakan pada diriku sendiri bahwa tidak ada yang terjadi kemarin...
"Hei shizu ada apa??" Ujar sahabatku nagisa...
Tachibana Nagisa adalah sahabatku dimasa sma ...
Dia sangat baik...
Dia adalah murid baru yang baru pindah ke Jepang beberapa hari setelah orang tuaku meninggal dan dia menjadi tetanggaku saat ini dan dia juga memiliki kakak laki-laki yang tampan...
Nama kakaknya adalah Tachibana tatsuya...
Kak tatsuya bekerja di SMA yang aku sekolahi sekarang dia bekerja di UKS...
Usianya masih 20 tahun dan masih magang di sma kami..
Aku merasa aku menyukai kak tatsuya tapi aku masih ragu tentang permasalahan cinta milikku.. Mereka sering berkunjung ke rumahku ketika sedang senggang...
Jika kalian menanyakan dimana alice..
Aku tidak melihatnya lagi sejak dipemakaman saat itu...
Bahkan kapten basket yang ku ceritakan tiba tiba pindah rumah karena suatu hal...
Saat aku sendiri di rumah nagisa tiba tiba datang...
"Shizu , apa kamu tidak merasa bosan dirumah terus? Ayo temani aku keluar jalan jalan, bagaimana?" ujarnya...
"Kita mau kemana , nagisa??" ujarku...
"Kamu nantinya akan tahu juga... Ayo ikut saja.. ganti bajumu dan bersiaplah.." Ujarnya...
kami turun kebawah dan yang kulihat adalah kak Tatsuya menunggu kami dimobil...
hatiku sangat berdegup kencang...
Kita bertiga jalan jalan ke pantai dan pantainya sangat sejuk..
Nagisa tahu kakaknya menyukaiku karena gerak gerik kakaknya..
saat dia tau itu dia malah senang dan sering berkunjung bersama kakaknya ke kediaman ichinose....
nagisa bilang Kakaknya dingin terhadap orang lain begitu juga saat dia pertama melihatku..
Tapi beberapa bulan kemudian...
ketika denganku dan nagisa dia agak terbuka....
Aku mulai berpikir apa ini benar-benar orang yang dingin saat pertama kali kita bertemu...
Saat disekolah aku mendengar satu gosip..
"Aku dengar pacar kak hiro ternyata sahabatnya ichinose" Ujar teman sekelasku...
"Itu dia datang" Ujar temannya yang lain...
"Ichinose kamu datang juga akhirnya... Aku dengar pacar kak Hiro adalah sahabatmu, kau mengetahui itu bukan?" Ujarnya..
"Aku.." Ujarku dengan ragu...
Bel masuk pun sudah berbunyi dan guru sudah ingin masuk ke kelas..
Akupun duduk di bangku miliku dan menjalani hariku seperti biasanya...
Saat istirahat..
"Shizu apa kamu sakit? Makananmu agak sedikit" Ujar nagisa..
"Eh masa sih.. Ga apa apa.. Aku sebenarnya masih agak kenyang... Tapi kalo ga makan sekarang nanti ke UKS jadinya..." Ujarku..
"Ichinose, kami ingin bicara denganmu" Ujar Mei dan teman temannya...
"Eh? Tentu.." Ujarku dengan nada sedikit ragu..
"Apa aku boleh ikut? Shizuku adalah sahabatku.." Ujar nagisa..
"Tachibana, kamu jangan ikut campur urusan kami" Ujar Mei..
"Nagisa sudahlah...dimana mau bicara Mei?" Ujarku..
"Nanti Di halaman sekolah.. Apa kamu bisa?" Ujar Mei..
"Tentu saja"Jawabku... Aku pun pergi ke halaman sekolah...
"Hai Mei.. Apa yang ingin kamu bicarakan?"Ujarku..
"Aku melihat senior shiba bersama dengan Matsuoka alice yang katanya adalah sahabatmu sendiri..! Apa itu benar? Jawab aku shizuku!" Ujar Mei sambil menangis kecil..
"Itu benar.." Ujarku dengan lembut..
"Kamu tau kan kalau aku menyukainya.." Ujar Mei sambil menggenggam tangannya..
"Bukan hanya kamu yang menyukainya! Aku mencintainya sejak kelas 1 SMP! Aku bahkan berusaha keras untuk mendapatkan perhatian nya bahkan aku berusaha keras untuk belajar dengan baik supaya aku juga bisa diterima disekolah ini hanya untuk bertemu dengannya!!! apa kamu tau itu?! Kamu menyukainya dari kelas 1 SMA Tapi dia malah menyukai sahabat masa kecilku! Coba bayangkan! Aku sudah banyak mengalah! Tapi malah ini semua yang kudapat setelah mengalah! Aku juga ingin merasakan kebahagiaan! Lupakan saja..kamu ga bisa ngerti aku lagi pula kan? aku hanya orang yang mempunyai sahabat dan sahabatku itu berpacaran dengan orang yang kamu sukai.." Ujarku sambil menangis...
"A-aku.. Shizuku ... Aku minta maaf..aku." Ujar Mei..
"Maaf.. Aku pergi dulu" Ujarku... Aku berlari ke kelas dan tidak sengaja bertemu dengan nagisa ...
"Shizu?! Apa yang terjadi?! Apa apaan dengan air mata ini?! Hei! Setidaknya jawab aku shizu!" Ujar nagisa sambil memarahiku...
"Aku ga apa apa... Yuk pulang... Bel pulang sudah bunyi dari tadi..." Ujarku sambil menyembunyikan tangisku...kami berdua pun pulang dengan mobil kak Tatsuya..
"Shizu? Kamu ga pa pa? Tadi itu kamu kenapa hm? Tanya nagisa..
" Aku ga pa pa kok.. Tenang aja.." Jawabku dengan tenang..
"Oh ya dideket sini ada cafe.. Kita mampir nanti.. gimana?" Tanya kak Tatsuya mencairkan suasana..
"emm boleh tuh kak.. Desertnya gimana ya? Enak ga ya? Shizu ikut ya ya? .." Ujar Nagisa sambil membayangkan dan bersemangat mengajakku
"Mmm.. Boleh..aku juga lagi pengen yang manis-manis" Jawabku karna suasana hatiku sedang membaik karna Nagisa dan kakaknya..
Akhirnya kita sampai dikafe yang kak tatsuya maksud tadi dan kalian tahu apa yang kulihat? Ada alice! Dan dia bersama kak Hiro..
Aku ingin menyapa mereka tapi aku tidak ingin merusak suasana mesra mereka...
Aku pura-pura tidak melihatnya saja saat itu..aku pergi ke toilet..
Tapi yang menghampiriku adalah alice! Dia berkata..
"Shizuku? Kamu? Itu kamu kan?" Tanya alice..
"Sepertinya kamu salah orang nona...." Jawabku..
"Shizu! Jangan pergi..aku merindukanmu" Jawab alice sambil menahan tangis..
"Kamu sudah punya kak Hiro.. Jadi jangan bikin aku marah lagi..dan satu lagi.. Aku sudah punya sahabat baru.. Kamu juga ga pernah kirim surat buat aku.. Dan kamu juga pernah bilang kalo kamu ga suka jadi sahabat aku didepan orang-orang.." Jawabku dengan tegas.
"kamu ga bisa hidup kalo ga ada nenekku kamu itu pengganggu tau ga?!" Alice membentak ku..
"Kamu kemana waktu itu? Nenek Maria sakit waktu itu.. Dan dia manggil aku dengan nama kamu tau ga?! Dia lihat lagi sekali dan itu ternyata bukan cucu kandungnya! Itu malah sahabat cucunya! Dia malah minta maaf sama aku gara gara aku dipanggil kamu dan bilang kalo dia ga mau ngerepotin aku dia bilang nenek harap alice cepet pulang! Dia cuma mau kamu buat rawat dia! Dia ga mau aku! Kamu buat nenek maria sampai kaya gitu..kamu ga kasian apa?! Kamu juga ga pernah jenguk beliau sebelumnya! Nenek Maria itu memang bukan nenekku dia memang nenekmu..aku tahu itu kok! Aku ga pernah iri sama kamu! Aku udah mau mengalah..bahkan cowo yang aku suka malah suka sama kamu dan kamu pacarin..*hiks hiks aku ga mau liat kamu ada dikehidupan aku lagi!"
Aku pergi dari toilet dan langsung mencari mejaku duduk dengan kak Tatsuya dan Nagisa...
"Kak maaf ya aku ada urusan jadi aku balik duluan.. Ga papa kan? Ada urusan soalnya" Aku bertanya ke kak Tatsuya..
"Emm ga apa kok.. Santai aja..nanti kita bawain ya punya kamu kerumah.." Jawab kak Tatsuya dengan lembut..
"Makasih ya kak.. Aku pamit.." Aku berterimakasih dan langsung pergi.. Tanpa aku ketahui aku sudah sampai dirumah dan menangis di kamarku dan langsung terlelap..
setelah itu aku melihat nagisa ada dirumahku aku memberikan kunci cadangan untuk nagisa jika dia mau menginap walau kami hanya bertetanggaan..
"Shizu? Maaf ya waktu itu aku ga ada disana.." Pernyataan nagisa yang membuatku kaget dan ragu..
"maksud kamu apaan sih?" Tanya ku sambil menggenggam tangan dibalik selimutku..
Lagi-lagi nagisa melihatku dengan air mata..
Padahal aku membuat janji agar tidak menunjukkan air mataku di depannya dan aku tidak akan menangis lagi.
"mending kamu jangan bohong..kamu nganggep aku sahabat kan?" Pertanyaan nagisa membuatku sedih..
"Aku nganggep kamu sahabat aku.. Maaf nagisa aku bukannya ga mau cerita cuma itu buat hati aku sakit kalo aku cerita" Jawabku dengan agak ragu....
"Kalo ga mau cerita sekarang ga apa kok.. Kapanpun kamu siap cerita aku selalu ada buat kamu.." Jawaban nagisa membuatku agak tenang dari tekanan yang kudapat hari ini...
"Makasih ya nagisa.." Jawabku..
"Oh ya ini cake yang kamu mau.. Btw dibawah masih ada lagi kalo kamu mau... Aku juga bawa cemilan sama buah buat isi kulkas :).. Aku nginep hari ini ya?:)" Ujar nagisa..
"Iya iya..*😄" Jawabku dengan tertawa..
"Ini aku taruh dimana?" Dan kak Tatsuya ada disini juga!! Aku panik dan masih agak canggung dengannya...
"shizu gimana? Udah mendingan?" Tanya kak Tatsuya dengan lembut..
"U-udah kok kak.. Makasih.. " Jawabku agak canggung..
"oh bagus deh.. Aku tinggal dulu ya" Jawab Kak Tatsuya
"Gimana kalo kita makan cake itu diruang tamu? Bareng bareng kan jadi tambah enak.. Boleh ga nih owner? " Tanya Nagisa..
"*☺ boleh kok.. Gimana Kak Tatsuya?" Tanyaku pada Kak Tatsuya..
"Ga papa nih? Ga ngerepotin? " Tanya Kak Tatsuya
"Ga kok" Jawabku dengan perasaan campur aduk..
Nagisa malah balik kerumahnya katanya ada yang ketinggalan dan malah ninggalin aku sama kak Tatsuya berduaan di sini dan bisikin sesuatu..
"Aku balik bentar ya aku ada barang yang ketinggalan.. Shizu ga papa kan aku tinggal?"Tanya nagisa..
"Iya ga apa.." Jawabku..
Nagisa belum balik selama 2 jam dan itu bikin aku canggung soalnya aku ga pernah ditinggal berdua sama kak Tatsuya..
Setelah itu Nagisa balik dan liat kita canggung..
"Lah kok belum di potong sih?" Tanya Nagisa...
"Kak Tatsuya masih bantu aku buat beres beres cucian piring😅" Jawabku..
setelah kami bertiga selesai kami makan cake bersama dan siapa sangka Nagisa ingat ulang tahunku sebentar lagi dia memberiku sebuah kejutan...
"Selamat ulang tahun!! Shizu!! *peluk...
"Selamat ulang tahun shizu ☺"
Kak Tatsuya dan Nagisa kasih aku kebahagiaan yang ga pernah orang lain kasih ke aku , orang tuaku jarang merayakan ulang tahunku denganku karena pekerjaan mereka maka dari itu aku selalu merayakan ulang tahunku sendiri tanpa ada orang tersayang disampingku...
"Thank you Nagisa *peluk" Aku berterimakasih sambil menangis..
Kita balik kesekolah lagi..
Aku dijauhi beberapa siswa di sekolah karena pertengkaranku dan alice dilihat oleh temannya Mei dan temannya itu menyebarkan berita bahwa alice itu adalah penyebab penderitaan yang aku alami dan aku malah menyalahkan alice atas penderitaan yang ku terima..
Dan juga sebentar lagi aku akan tamat dan keluar dari sekolah ini..
Jadi aku tidak begitu peduli dengan hal itu...
Hari kelulusan pun tiba dan aku berusaha belajar dengan baik dan mendaftar di Universitas ternama yang aku impikan.
Akhirnya aku diterima di Universitas ternama yang aku inginkan ..
aku kuliah di Universitas ternama selama beberapa bulan dan saat aku selesai kuliah kak Tatsuya mengajakku untuk bertemu di sebuah kafe dan itu kafe favoritku..
Kami berbincang dengan lancar walaupun ngga ada Nagisa..
Nagisa pergi ke US karna dia melanjutkan kuliahnya disana dan dia akan kembali ke Jepang dalam beberapa bulan lagi karna study nya sudah hampir selesai...
Semenjak Nagisa pergi ke US kak Tatsuya sering mengajakku bertemu dikafe ini..
Setelah beberapa bulan aku melanjutkan study akhirnya aku sudah selesai kuliah dan sekarang aku menjadi seorang guru di sebuah taman kanak-kanak...
Dan seperti biasa kak Tatsuya mengajakku bertemu di kafe yang biasanya..
tapi kali ini berbeda dia menyatakan perasaannya untukku...
kami sudah 7 bulan berpacaran dan kak Tatsuya memintaku untuk bertemu di kafe dan melamarku! dan dia memintaku untuk menjadi istrinya dimasa depan..
aku mengiyakan permintaannya karna aku mencintainya. ..
Nagisa melihat itu semua karena dia yang merencanakan ini semua dengan kak Tatsuya dan Nagisa juga mendukung hubunganku dengan kakaknya dia merahasiakan kepulangannya dariku..
Kami berdua menikah dan 3 tahun setelah menikah kami dikaruniai 2 sepasang anak...
Nagisa baru-baru ini menikah dan dikaruniai satu bayi perempuan..
Kami sekeluarga sangat bahagia...
Ternyata yang kupikirkan selama ini itu salah..
Kupikir aku sangat sial tapi aku tidak merasa sesial itu sekarang..
Aku merasa sangat bebas tanpa beban...
Jadi itu adalah cerpen yang ingin kusampaikan kepada kalian....
itu menggambarkan sahabatku yang menganggap dirinya sial dan beban dia masih belum tahap menikah karna masih berada di sekolah menengah...
dia sering mengatakan bahwa dirinya itu ga pantes ada didunia ini...
ga pantes dilahirkan dan ga pantes untuk dipandang orang karna penampilan fisiknya..
dan dia juga sering mengeluh akan perkataan orang yang memandang dirinya rendah...
menganggap dirinya sebagai beban..
"𝚃𝚎𝚛𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗... 𝙹𝚒𝚔𝚊 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊𝚙 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚋𝚊𝚗... 𝙿𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 , 𝚍𝚘𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜 𝚍𝚒𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗.. 𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚛𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚕𝚞𝚑 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚙𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚃𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗.. 𝙸𝚗𝚒 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚌𝚘𝚋𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚑𝚊𝚖𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊... 𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒𝚖𝚞 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐𝚖𝚞.. 𝚃𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚊𝚔𝚞𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚊𝚝𝚕𝚊𝚑 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝..𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚢𝚎𝚛𝚊𝚑 𝚢𝚊 𝚐𝚞𝚢𝚜.. 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚢𝚊 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚎𝚋𝚊𝚝 𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚙𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚔𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚢𝚊☺"
Thank you semua..
Semoga pandemi segera berakhir dan kita bisa bertemu dengan keluarga besar dan bisa berkumpul dengan para sahabat...
Stay health minna...
Jangan lupa lakukan 3M di luar rumah atau ditempat umum..
jangan lupa juga lakukan hal-hal positif selama pandemi ini dimanapun kalian berada..
Jangan lupa juga tinggalin jejak kalian kalo udah mampir...
(๑`✪̤◡✪̤)◞ღԵհɑղƘՏღ guys
✧༺♥༻✧