Hallo perkenalkan nama aku Dewi pita sari, aku akan menulis cerita yang ketiga ,judulnya kebohongan di bulan april .
Nama ku adalah nia ,aku duduk di bangku SMA aku saat pulang sekolah selalu bekerja paruh waktu.
Aku memiliki seorang teman yang cerita nya menyedihkan ,dia sama sekali tidak ingin menceritakan kisah ini kepada siapapun selain diri ku sendiri .
Ia memeiliki penyakit tumor di kepalanya ,dia bernama lilis .
Lilis adalah anak yang ceria gembira, dan sangat suka membuat semua orang tertawa.
Tapi dia menyembunyikan ,sesuatu di semua orang bahkan orang tua nya sendiri pun rak tau soal pentakitnya itu .
Lilis selalu menyembunyikan rasa sakit ,jika penyakit nya kambuh ia akan bersembunyi di kamar tanpa bersuara .
Ia akan diam dan berpura pura tidur,Lilis adalah seorang pemusik biola,ia sangat senang memainkan biola nya.
Suatu hari ketika lilis memainkan biola di taman ,ia tak sengaja melihat seorang lelaki yang menatap nya seakan ,terpesona denfan alunan musik tersebut.
Ia pun segera turun dan berhenti bermain biola nya.
Ia langsung berkenalan dengan lelaki tersebut,"Hai perkenal kan nama ku lilis,namamu siapa".
Ucap lilis dengan senyum, lelaki itu pun menjawab "oh nama ku parto salam kenal".
Lilis pun tersenyum, dan memegang tangan parto ia hanya dapat terdiam.
Ia sangat terkejut dengan sikap yang di miliki oleh lilis ,lilis melihat kebelakang dan tersenyum tiba terlihat wajah cantik lilis memancar dan rambut yang panjang ,berwarna hitam .
Membuat parto terpesona dengan kecantikan yang dimiliki lilis.
Ia tak tahu di mana akan di bawa lilis pergi , parto pun bertanya "Kamu ingin membawa ku kemana".
Ucap parto ,lilis pun menjawab"Kesuatu tempat kau ikut saja".
Ucap lilis dan berlari begitu cepat ,saat sampai ternyata lilis membawa parto ke suatu studio di mana tempat biasa ,lilis belajar bermain biola.
Parto pun terkejut dan terdiam karena dia sudah lama tak bermain piano ,karena trauma yang di alami nya.
Tapi ketika dia melihat lilis ,semua yang gelap gulita dan trauma yang di alaminya mulai memudar .
Sehingga membuat parto mencoba bangkit dan berusaha bermain piano lagi ,ia selalu dapat dukungan oleh lilis .
Lilis selalu mensuport parto ,agar bisa mengejar impian nya.
Dan bisa membuat semua keluarganya bangga, namun itu masih saja membuat parto ragu ,tapi lilis tak pernah menyerah .
Ia selalu membuat parto semangat mendorong parti, agar parto bisa hilang dari masa lalu yang di alami nya.
Parto sangat terkejut dengan perjuangan yang di lakukan ,sehingga suatu hari lilis mengajak parto menjadi pengiring piano nya,sebenar nya parto tidak mau ,namun karne paksaan lilis ,yang membuat parto ikut serta menjadi pengiring piano lilis.
Saat sampai di studio audis,i mereka berdua pun bermain musik sesuai dengan audisi .
Mereka berdua bermain ,dengan sangat lihai sehingga membuat mereka terbawa alunan musik yang mereka mainkan.
Saat selesai audisi mereka keluar dari studio ,lilis sangat bahagia karena parto mau menjadi pengiring nya ,dan mengucapkan terimaksih.
Suatu hari lilis masuk rumah sakit tanpa sepengatuhan parto ,parto selalu menunggu di tempat biasa mereka bertemu .
Namun lilis tak kunjung datang ,parto sangat heran dan pergi kerumah lilis .
Saat sampai di rumah lilis ,parto bertemu dengan bibi .
parto pun bertanya "Di mana lilis bik"
Bibik pun menjawab "emang gak tau ya nona masuk rumah sakit",ucap bibik .
Sontak membuat parto terkejut ,ia pun berlari menuju halte bus ,dan saat ada bus dia langsung masuk dan menyuruh oak sopir menuju rumah sakit .
Kebetulan rumah sakit itu dekat dengan rumah nya parto.
parto segera turun dan mencari toko buah terlebih dahulu ,untuk buah tangan.
setelah membeli buah ,ia pun menuju ruang di mana tempat lili menginap , sebelum itu parto tau ruang inap lilis karena di beritahukan oleh bibik.
Baru saja masuk ia melihat lilis menahan sakit yang begitu keras, perawat memasang alat bantu kepada lilis ,parto sangat syok saat melihat adegan itu seketika semua warna memudar , dia pun segera keluar dari ruangan itu.
Bulan juni pun tiba di mana lilis keluar dari rumah sakit ,lilis sangat bahagia saat dia sudah menghirup udara segar walaupun hidup nya tak lama lagi, ia hanya berpura pura bahagia ,dan emncatat hal yag ingin dilakukan nya sebelum dia tiada ,dua ingin melakukan segalanya dengan parto.
waktu dia bisa bertahan hanya 3 minggu.
itulah yang membuat nya berbohong kepada ,parto .
Ia hanya tersenyum dan diam ,sambil menahan air mata ia ,mulai melakukan tugas apa yang ingin dia lakukan ,tugas pertamanya adalah membuat parto bisa kembali jadi pemusik.
Ia pun mulai pergi menuju kerumah parto ia segera masuk dan berkata "parto kau kenapa aku ,hanya ingin melakukan beberapa hal dengan mu"
Ucap lilis dengan sangat lembut,ia pun segera membangunkan parto ,parto yang ketakutan mulai kembali seprti semula .
Ia pun segera mengajak parto untuk bermain musik bersama ,dan berusaha membujuk parto bermain musik ,sampai air mata lilis terjatuh ,hati parto pun luluh .
Mereka bermain musik berdua, di taman tempat mereka pertama kali berjumpa .
Lilis sangat bahagia dengan mereka lakukan , dan meberikan sebuah surat pendaftaran menjadi pemusik, ia beberapa kali memaksa parto untuk mengikuti audisi,tapi parto tidak mau namun lilis oantamg menyerah ,ia tetap berusaha membujuk parto untuk ikut audisi itu.
Akhir nya parto luluh ,hilang satu tugas lilis tinggal tiga tugas ,yaitu makan bersama dengan parto.
ia pun segera mengajak parto pergi makan ke sebuah restoran ,saat slesai makan mereka kemvali kerumah mereka masing masing.seminggu pun berlalu tugas ketiga yang terakhir adalah memberitahukan oenyakit kepada kedua orang tuanya, ia berusaha tegar danmemberitahukan nya.
Kedua orang tua lilis pun terkejut menangis tak sanggup menahan air mata .
Lilis pun tersenyum dan memiringkan kepalanya.
sambil menahan air mata ia tertawa seakan bahagia dengan jalan hidup nya.
malam pun tiba dia menulis surat untuk parto ,ia segera memasukkan ke kotak surat.
6 hari pun berlalu lilis masuk kerumah sakit lagi ,dan saat itu penyakit nya tambah oarah sambil di dampingi kedua orang tua.
ia berusaha tegar menghadapi semua nya ,saat mau operasi nafas berhenti ,detang jantung tak lagi berdetak dan semua tubuh mulai mendingin.
peralatan rumah sakit pun dicabut ,dari tubuh nya dan dia pun di tutup dengan kain .
Kedua orang tua nya menangis ,sedangkan parto melakukan audisi di studio sambil menahan ,rasa trauma di hatinya ia berusaha beryahan berjuang dan akhirnya pun berhasil, ia mendapat juara 1 dari sekian banyak pemusik .
Ia sangat bahagia namun baru saat ingin memberitahukan ,hal itu kepada lilis iru semua sia sia karena lilis sudah tidak ada lagi .
mendengar hal itu parto oun sedih menagis dan tak mampu menahan air mata ,ia segara berlari menuju rumah sakit ingin melihat jenazah lilis.
Parto memeluk lilis dengan erat ,dan berharap ada keajaiban lilis bisa bangun lagi .
namun itu sia sia ia pun berusaha menahan air mata ,saat lilis di makam kan .
Ia menerima surat yag berisi semua tentang hal lilis yang di smebunyikan isi dirat itu adalah.
Aku sangat bahagia ketika bersama mu parto aku sangat senang karena kau selalu bersama ku melihat ku ,selalu membuat ku bahagia kau tau ada satu kebohongona bulan juni yang ku sembunyikan padamu, yaitu aku ada penyakit tumor hidup ku tak bertahan lama hanya 3 minggu jadi ak hanya memiliki tiga tugas membuat mu mencapai cita cita mu,kedua makan bersama mu ketiga memberi tahu penyakit ku kepada kedua orang tua ku.
ada satu hal yang ku sembunyikan satu hal ya itu aku menyukaimu aku sangat mencintaimu tapi aku tak bisabersamamu selamanya ,aku hanya bisa mendorong mu maafkan aku ,aku banyak berbohong kepadamu ,terimakasih untuk semuanya semoga bulan juni kau bisa menggapai cita citamu aku menyangimu parto.
Parto pun tak sanggup menahan tangis dan sambil berteriak menangis sangat keras.
parto pun berkata ,"aku juga mencintaimu terimakasih semua nya untukmu ,aku pasti akan menggapai keinginanku supaya kau tenag di alam sana."
Parto pun pergi kemakam lilis dan menaruh bunga ,ia berkata dalam hati cinta tak harus saling bersama cukup setia iyu pun sudah bahagia terimakasih lilis ."