Di sini saya akan menceritakan tentang gadis Alien yang meninggal dunia di planet mars dan hidup kembali di bumi, lalu bertemu dengan seorang lelaki pilot yang sering berkunjung ke planet-planet, apalagi lelaki ini sangat menyukai planet mars dan sering mengabadikan Poto mars lalu di pajang di kamarnya, si gadis Alien ini umurnya sangat tua, tapi saat dirinya hidup kembali di bumi dirinya menjadi seorang gadis yang umurnya 18 tahun.
..
"A, Kenapa kepala ku sakit!! apakah aku masih hidup?" Gumam wanita alien itu yang bernama Alin, dia merasakan silau di matanya karena terpapar sinar matahari, sekarang dirinya berada di atas dalam pesawat, dan Alin tidak tahu arah kemana pesawat ini akan mendarat.
"Di mana aku!!" Melirik kaca pesawat itu dan terkejut, "Apa itu putih-putih, kenapa bisa bergerak!! apakah aku benar-benar sudah mati!!" Sambungnya lagi dengan terus melirik-lirik luar karena terdapat awan-awan.
"Perhatian-perhatian Pesawat menuju Jakarta- Bandung akan segera mendarat, mohon kepada seluruh penumpang untuk segera merapikan barang-barang Anda dan sebentar lagi akan melakukan pendaratan, Jangan lupa untuk memakai sabuk pengamannya dan tetap tenang, selamat dilanjutkan kembali, Terima kasih"
Teng tong teng teng ✨
Anggap saja suara dari kapal tersebut, Alin yang merasa bingung dengan dirinya yang tiba-tiba saja ada di dalam pesawat dan tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan perempuan tadi, membuat Alin semakin bingung dan hanya bisa mengharukan kepalanya.
"Sekali lagi siap-siap pendaratan segera di mulai" Ucap perempuan tadi lagi, lalu mereka semua bersiap untuk meluncur, namun tidak dengan Alin yang belum memakai sabuk pengamannya.
Saat pesawat itu meluncur turun Alin melorot ke depan dan pesawat tersebut mengurangi kecepatannya dan sehingga Alin terjedot dan duduk di kolong kursi.
Dugkk,,
"Aw, [sebagian penumpang yang melihatnya terkejut dan terus menatap Alin, dan Alin melirik-lirik mereka, lalu bergumam kembali], iish kenapa hanya aku yang terpental, kenapa mereka tidak!!" Seger bangkit dan duduk kembali di kursinya dan dengan erat memegang kursi agar tidak mengalami hal yang sama.
"De maaf, sabuk pengamannya pakai dulu, biar Ade terjaga aman" Ucap salah satu penumpang ibu-ibu di dekatnya, Alin mendengarnya hanya bengong tidak faham, lalu ibu itu memperagakan kata-kata nya, lalu Alin mengerti saat ibu itu memegang sabuk pengamannya.
"Ooh" langsung mencari sabuk pengamannya dan segera memakai nya dan melirik kembali pada ibu itu karena tidak mengerti cara pakainya.
Ibu itu mengerti dengan lirikannya lalu ibu itu memperagakan cara memakai nya, Alin mengikutinya dan berhasil, lalu Alin tersenyum dan segera menganggukan kepalanya.
Pendaratan hampir selesai dan tinggal menghitung detik, 10 detik sudah dan kini pesawat tersebut mendarat dengan selamat.
"Alhamdulillah, pendaratan selesai, silahkan untuk kalian yang sudah tidak sabar bertemu keluarga dan saudara, silahkan buka sabuk pengamannya dan terdiam kasih sudah mengikuti peraturannya, dan jangan kapok untuk naik pesawat kami lagi, terima kasih" Teng tong teng✨.
kembali berbunyi, lalu mereka semua bergegas membuka sabuk pengamannya dan segera turun dari pesawat tersebut, Alin yang merasa bingung dan kesusahan untuk membuka sabuk pengamannya, sehingga ia tertinggal oleh ibu-ibu tadi yang sudah membantu nya.
"Aduh kenapa gak bisa di buka, ayo cepat lepaskan aku dari pelukan mu, lepas" Ucap Alin dengan terus menarik sabuk pengaman itu agar bisa terbuka dari tubuhnya.
"Iih lepaskan aku, lepas. tolong" Teriaknya meminta tolong, dan membuat seorang pilot pesawat itu mendengar teriakannya, dan terkejut melirik sumber suara.
"Siapa!! apakah masih ada penumpang!?" Teriak pilot itu bertanya, lalu Alin mendengarnya dan berteriak lagi.
"Tolong aku di sini " Sambil melambaikan tangannya dan membuat pilot itu melihatnya, lalu dengan cepat pilot itu menghampiri nya.
.
"Ada apa dek, apakah ada masalah?" Tanya pilot itu menampakkan dirinya dan membuat Alin terkejut dan terpesona dengan ketampanan pilot muda itu, mata Alin seketika mengeluarkan love love, bibirnya melintang sempurna dan sangat terpesona.
"Dek!! apakah perlu bantuan? apa yang sudah terjadi!?" Sambung pilot muda tampan itu yang membuat Alin tersadar dan segera kembali ke sabuk pengamannya.
"Tolong, dia tidak mau lepas dari ku, aku mohon lepaskan aku dari hewan karet ini" Ucap Alin membuat pilot tampan itu bengong dan melirik sabuk pengaman yang melingkar di badannya.
"Maksudnya sabuk pengaman ini" Menunjuk sabuk pengaman yang melingkar di tubuh Alin, lalu Alin mengangguk dengan cepat dan meminta tolong lagi.
"Tolong saya, saya tidak mau sampai termakan oleh nya, aku mohon tolong lepaskan aku dari hewan pemakan Alien ini" Ucapan Alin membuat pilot itu semakin bingung dan melohok.
"Aduh, sudah lah mari saya bantu" Ucap pilot itu sambil membuka sabuk pengamannya dan Akhirnya Alin terbebas dari hewan karet itu😁.
"Sudah mari saya antar kamu turun" Sambung pilot itu takut terjadi apa-apa lagi dengan nya. lalu Alin mengikuti pilot itu berjalan ke luar.
Sampai sudah di luar, pilot muda tampan itu bertanya kembali pada Alin.
"Oh iya, dimana Keluarga mu, apakah kamu tadi ke sini dengan keluarga??" Tanya pilot itu, dan Alin bingung sendiri lalu bergumam.
"Keluarga!! Apa itu Keluarga?" Tanya Alin tidak mengerti dengan kata tersebut, lalu pilot itu terkejut dan langsung menatap Alin yang terbengong polos.
"Kau tidak tahu Keluarga!! astaghfirullah haladzim, dari mana asal mu sampai kau tidak tahu keluarga mu sendiri, bahkan kata keluarga saja tidak tahu!! Ishh" Menggelengkan kepalanya tidak masuk akal dengan perkataan Alin.
"Ah, aku berasal dari planet mars dan aku juga tidak tahu kenapa aku bisa ada di sini, padahal aku sudah mati, tapi entah pindah ke planet mana aku ini, Aku berada di mana ya!!"
Pilot itu tertawa, lalu melirik kembali Alin yang masih dengan ekspresi nya.
"Kamu sangat lucu, mana ada manusia yang tinggal di planet mars, kamu jangan becanda saya benar-benar ingin membantu mu bertemu dengan keluarga" Alin masih tidak mengerti dengan kata-kata Keluarga hingga dia bertanya kembali dan bertanya dengan nada yang sedikit tinggi.
"Aku bukan manusia, aku Alien dan benar rumahku ada di planet mars, kenapa kamu malah tertawa, dan aku bertanya kembali padamu, apa itu Keluarga!!"
"Hmmm. keluarga adalah mereka yang baik padamu, sayang padamu, dan juga selalu ada disaat kamu kesusahan, keluarga beranggotakan Ayah,ibu dan lainnya, intinya keluarga adalah mereka yang senantiasa menjaga kita sebagai anaknya" Alin mendengarnya bengong tidak mengerti dan hanya terdiam menatap pilot itu.
"Kenapa!! kau masih tidak mengerti!! oke kalo gitu jadi siapa saja orang yang sudah menolong mu itu adalah keluarga mu"
"Ooh, [Mengangguk], kau pun keluargaku" Pilot itu terkejut dan langsung menjawabnya.
"Eh bukan, aku bukan bagian dari keluarga mu, aku juga tidak kenal dengan mu"
"Tidak pasti kamu berbohong, kau adalah keluarga ku, aku punya keluarga, yee.." Tersenyum dan menatap pilot itu dengan sangat senang, lalu pilot itu menjelaskan kembali bahwa dirinya bukan bagian dari keluarga nya, namun tetap saja dia tidak mendengar kan perkataan pilot itu dan terus berjoget-joget karena merasa senang punya keluarga.
"Stop, [Memegang kedua puncak pundak Alin dan menatapnya], dengarkan aku bukan Keluarga mu, dan kamu bukan keluargaku, aku tidak punya hubungan darah dengan mu jadi jangan pernah katakan kalo aku keluargamu, faham!!" Menatap dengan dalam mata Alin itu, namun Alin hanya terdiam tidak peduli, lalu dia bertanya.
"Apakah Keluarga itu banyak!?" Tanya Alin membuat pilot itu sedikit kesal dan ingin segera meninggalkan Alin, dengan cepat pilot muda itu melepaskan tangannya dan mengeluarkan nafas leganya dan mendelikkan matanya, lalu segera menjelaskan kembali.
"Dengar aku baik-baik, kau bukan bagian dari keluargaku dan keluarga itu terbagi 4 itu rata-ratanya, yang :
1. IBU, Ibu adalah seorang wanita yang melahirkan mu, membesarkan mu, dan menjaga mu sampai saat ini, yang..
2. adalah Ayah, Ayah itu adalah seorang lelaki yang menjadi kepala keluarga hidupmu, ayah tugasnay mencari nafkah, dan menjadi tangung jawab dalam naskah ekonomi nya, yang..
3. adalah adik, adik itu adalah anak ibumu yang paling kecil darimu, nah yang..
4. adalah kakak, kakak adalah seseorang yang lebih dewasa dari mu dan adikmu, dan dia lebih besar dari umur mu.
Bagaimana kau sudah faham?" Tanya pilot itu, lalu Alin tersenyum dan mengangguk.
"Aku faham, jadi kamu adalah kakak ku, karena kamu lebih besar dari ku, gitu kan!!" Tersenyum, pilot itu merasa sangat Sudah tidak kuat dan ingin segera pergi dari nya.
"Ya sudah terserah mu, aku bingung menjelaskannya" Beranjak pergi dari Alin dan segera meninggalkan nya, lalu Alin berlari mengejar pilot itu dengan berteriak-teriak.
"Tunggu aku kakak, aku mau ikut dengan mu" pilot itu terus berjalan dan tidak menghiraukan ucapan wanita itu, lalu pas sekali di dekat sebuah kaca cermin, Alin melihat sekilas dirinya berbeda dan segera terkejut dan meliriknya lagi.
"Apa!! dia siapa? waww sangat cantik, siapa dia!! Kakak sini kak, aku menemukan wanita cantik" Teriaknya terus pokus pada kaca cermin melihat dirinya di kaca, pilot itu terhenti dan melirik Alin, dia tidak-tidak berhenti berteriak dan membuat orang yang ada di sekitarnya melirik Alin, dengan cepat pilot itu menghampiri Alin dan segera menariknya.
"Apa yang kamu lakukan!!"
"Kenapa!! aku melihat wanita cantik di sini, siapa dia" Tidak Tahu kalo itu adalah dirinya sendiri, lalu pilot itu melirik kaca cermin dan mulai kesal lagi.
"kau ini bodoh atau apa sih, itu adalah dirimu wanita yang ada di cermin itu adalah kamu" Alin terkejut dan melihat lagi cermin dan menggoyangkan kepalanya dan tersenyum, bayangan itu mengikuti Alin, dan membuat Alin terhibur, lalu Alin menarik tangan pilot itu dan bersamaan ada di kaca tersebut, lalu Alin tersenyum dan menunjuk dirinya di kaca sambil mengatakan.
"Aku, kakak, aku kakak, hahaha, aku dan kakak ada di situ, dan aku sangat mirip dengan kakak, dulu aku tidak punya bulu ini, [memegang rambutnya], dan aku juga tidak punya kain seperti ini, [Memegang bajunya], dan wajahku jadi cantik, hihi🤭" Tawanya sangat senang dengan dirinya, lalu melirik kakaknya dan berkata lagi.
"Kakak aku adalah keluarga mu kan!!" Tanya Alin membuat pilot muda itu hanya terdiam melihat dirinya di cermin, dan melirik Alin, pilot itu merasa kasihan padanya dan berinisiatif untuk menampungnya, lagian dirinya anak tunggal, lalu pilot itu tersenyum dan melirik cermin.
Tangannya mulai menunjukan dirinya dan berpindah ke Alin.
"Kakak, adik"
"Hmm😐, Adik!!" Tanya Alin tidak mengerti, lalu melirik Alin dan menjawabnya.
"Aku kakak mu dan kau adikku" Tersenyum menatap Alin, lalu Alin tersenyum dan suka dengan sebutan dari Kakaknya, lalu melirik cermin itu lagi dan menunjukan ke arah cermin gambar kakaknya lalu dirinya.
"Kakak, adik, hahah aku suka dengan itu" Tersenyum kembali menatap Kakaknya.
Dan akhirnya Gadis Alien itu mempunyai keluarga di bumi, TAMAT.
.
.
.
.
Terimakasih sudah mu baca, jangan lupa love nya di tekan, dan tinggalkan komentar anda tentang cerita ku ini, semoga menghibur😊😚.