Kamu pikir cuma kamu yang bisa ? Hellow?!! aku nggak sebego dan selugu yang kamu kira. Kamu kira setelah apa yang selama ini kamu lakuin sama aku,aku bakal tetep cinta dan sayang sama kamu?! NO!! kamu salah,aku nggak akan biarin kamu ngebegoin aku lagi. Kamu selingkuh?Oke aku juga bisa selingkuh!!
Nama gue Gita dan gue punya pacar yang sangat sangat gue cintai. Pacar yang menurut gue paling tampan sedunia,pacar paling perhatian sedunia,paling setia didunia,pokoknya paling-paling sempurna dimataku. Tapi nyatanya itu semua BULLSHIT!!
Hari ini aku ke caffe tempat biasa aku nongkrong sama temen aku. Kita ngupi-ngupi sambil ngobrol-ngobrol.
"Eh Git,itu bukannya Alex ya pacar kamu?"
"Mana sih?kamu salah liat kali. Alex tadi katanya ada dikantor kok lagi metting." ucapku tak percaya
"Terus kamu percaya gitu?!"
"Iyalah,dia kan nggak mungkin boongin aku."
"Tapi beneran itu Alex pacar kamu,liat deh ngapain coba dia pegangan tangan sama cewek lain."
"Mana sih? kamu ngaco ah."
"Liat dong itu di meja pojok deket jendela." tunjuk Risa
"A Aalex iitu Alex kan? Enggak nggak mungkin Alex selingkuh nggak mungkinkan Alex bohongin aku. Enggak itu pasti cuma orang yang mirip iya pasti bukan Alex." kataku mengelak
Tangisku mulai pecah, air mataku mulai mengalir deras membasahi pipi,tanganku gemetar, aku masih nggak percaya kalau laki-laki yang selama ini sangat aku cintai selingkuh. Dia yang selama ini selalu aku puji-puji setia,penuh perhatian apalah itu ternyata semua bohong. Risa menggenggam tanganku dan mencoba menenangkanku. "Udah git udah laki-laki br*ngs*k kayak Alex buat apa dipertahanin. Lo cantik,lo pinter gue yakin lo pasti bisa dapetin laki-laki yang lebih dari Alex."
"Tttapi Ris gue gue cinta sama Alex gue sayang sama dia. Gue nggak terima dia selingkuhin gue gini. Lo tahu kan kalo bentar lagi gue udah mau nikah sama dia lo tau kan hiks hiks hiks gue mesti apa Ris."
"Iya Git gue tahu kok lo cinta sama dia. Tapi lo udah diselingkuhin gini sama dia gue nggak terima temen gue diginiin sama cowok macem Alex."
"Oke gue bakal buktiin sama Alex kalo gue juga bisa,gue nggak terima kalo cuma gue yang dimainin sama dia. Kalo dia aja bisa selingkuh, kenapa gue enggak! Liat aja gue bakal bikin dia nyesel udah selingkuhin gue."
"Gue suka semangat lo,tapi maksud lo gimana? lo mau balas dendam selingkuh juga?"
"Iya gue bakal buktiin kalo gue bisa dan gue nggak bakal jadi cewek yang bisa dibegoin cowok macem dia."
Aku menyeka air mata yang sudah keluar membasahi pipiku.
"Oke jadi gimana rencana lo selanjutnya?"
"Ntar malem gue mau ke clubbing."
"Lo gila?! ngapain lo ketempat kayak gitu?"
"Tenang aja gue cuma mau mainin Alex. Lo ikut gue oke."
"Oke."
Malam harinya gue berangkat ke clubbing sama Risa. Malem itu gue pake gaun warna hitam selutut dengan model rambut yang terurai.
"Udah siap?"
"Udah,yuk."
Lima belas menit kemudian gue sama Risa udah sampai didepan clubbing.
"Lo yakin mau ngelakuin ini?"
"Iya tenang aja gue nggak bakal ngelakuin hal aneh-aneh paling gue cuma mabok dikit."
"Gila lo Git yuk pulang aja. Jangan ngadi-ngadi lo!"
"Canda-canda ya kali gue mau mabok. Gak lah gue cuma mau akting dan lo vantuin gue buat telpon Alex. Yuklah."
"Becanda lo nggak lucu oncom. Yaudah iya yuk."
Gue langsung masuk sama Risa dan duduk di depan bartender. Gue langsung meneguk sebotol penuh alkohol yang ada didepan gue.
"Git lo bilang lo nggak bakal mabok? loo gila ya?!"
"Gue sakit Ris gue gue masih cinta sama Alex. Alex br*ngs*ek! gue benci lo!" kataku geram
"Hei main sama kita yuk!" ucap seorang laki-laki yang tiba-tiba saja ada didepan gue.
"Oke." gue mengedipkan mata ke Risa dan Risa tiba-tiba sadar sama rencana awal gue.
Risa langsung menyiapkan kameranya dan memfoto gue sama laki-laki disebelah gue dan mengirimnya ke Alex dengan nomer yang baru.
Tak sampai setengah jam Alex sudah datang dan langsung menghampiriku.
"Kamu ngapain disini?"
"Kamu nggak liat aku lagi apa!?" kataku sembari memeluk laki-laki yang ada disebelahku
"Lepasin,kamu udah mabok. Aku tunangan kamu Alex."
"Tunangan? tunangan yang mana?"
Alex menarik tanganku dan menyeretku paksa."Ayo pulang!"
"Lepasin! aku mau kita putus!"
Aku memberontak aku mencoba melepas genggaman tangan Alex tapi sia-sia tenaganya terlalu kuat. Alex sama sekali nggak ngegubris ucapanku. Aku kesal,aku muak sama Alex. "Lepasin Lex! gue mau kita putus! Lo udah selingkuh lo boongin gue. Kemaren gue liat lo dicaffe sama cewek dan lo mesra-mesraan sama dia gue tahu."
Alex terdiam dan memberhentikan langkahnya. "Maaf sayang, tapi aku nggak selingkuh aku sayang sama kamu,aku cinta sama kamu.Kamu percayakan sama aku?" ucap Alex sembari menggenggam tanganku lembut.
Kalau itu dulu mungkin aku sudah luluh dan memaafkan Alex sembari memeluknya sambil berkata "Iya aku maafin kamu,aku percaya kok sama kamu." tapi sekarang nggak lagi. Gue nggak mau terus-terusan dibegoin cowok macem dia.
"Cukup! Gue nggak mau dengerin omong kosong lo lagi. Gue udah muak sama lo. Lo selingkuh, oke gue juga bisa selingkuh. Lo pikir gue masih Gita yang dulu? Gita yang selalu nurut kata-kata lo dan selalu lo begoin. Sorry gue udah nggak sebego dulu. Mulai sekarang kita putus dan jangan muncul dihadapan gue lagi! sekarang kita SATU SAMA!" ucapku menyeringai lalu pergi meninggalkan Alex yang saat itu masih nggak percaya dengan apa yang baru saja gue ucapin.