Karya Cerpen Buatan Yooo! Selamat membaca!
°•▪︎---▪︎•°
Dipuji, Dikagumi, Diperhatikan, Dilayani, Wajah indah adalah segalanya, hidup selalu dilayani bagaikan permata.
Aku slove, wanita buruk rupa, culun, jelek, banyak jerawat, tidak kaya, dan tentunya tidak punya apa apa. Setiap kali dilihat selalu direndahkan, dicaci maki, di ejeki, atau apapun itu, hanya membuat malu jika dengannya.
Sore hari terlihat matahari mau terbenam, aku duduk di kursi sebuah taman, sudah sore hari, sepi dan tidak ada orang di taman, Hanya duduk termenung menunggu malam lalu tidur, aku memang tidak punya rumah, jadi selalu menumpang di taman.
Lalu terlihat dari luar gerbang taman, wanita cantik, modern, seksi, dan juga genit, sedang berjalan dengan laki laki melewati depan gerbang taman, Mereka menyadari ku yang ada di dalam taman dengan tampang jijik dan menghina, lalu lari begitu saja, Aku kesal melihatnya, manusia rendahan kaya gitu pantas mati! Mati! Mati! Mati! Mereka sangatlah berisik! Dasar manusia munafik!
Tak lama kemudian ada yang menepuk pundak ku, aku kaget setengah mati, dan melihat kebelakang, ada seorang laki laki tinggi, berambut putih, dan terlihat memakai baju gentleman, "Nona bolehkah aku duduk disini?" Sapa orang itu dengan senyuman mengerikan. Aku hanya mengangguk saking takutnya, Tak pernah ada orang yang mau mengobrol denganku, tampaknya dia juga membawa sesuatu, aku penasaran apa barang itu.
"Nona? Kamu penasaran pada barang ini kan?" Ucap orang itu sambil nyengir, Dan langsung membuka Kotak barang itu, Banyak kulit manusia yang mulus dan diplastiki, "Nona, saya menawarkan masker ini, saya pastikan dengan masker ini anda akan menjadi saangat cantik!" Lagi lagi dia berbicara sambil nyengir, Aku melihat lihat, tampaknya memang benar benar bagus! Ada banyak model wajah yang cantik dan berbeda beda, Aku sangat tertarik dan bagaimanapun aku tak bisa mengendalikan diriku.
"Aku harus bayar dengan apa?" Ucapku tegas. "Nona hanya perlu membayar dengan jiwa nona~" DEGH! Aku berkeringat dingin, tapi aku tak ingin hidup selalu dicaci maki! Aku tak bisa mengendalikan diri seolah olah ingin berkata, Ya aku setuju! Tapi itu gila! Huh... ini adalah kesempatan aku tak boleh melewatinya!
"Baiklah! Aku setuju!" Ucapku dengan penuh keyakinan. Dia hanya nyengir saat mendengarnya. "Nona sudah janji, ambillah, tepati janji nona, aku akan menagih nya suatu saat~", ucapnya menyeringai dan tertawa kecil lalu pergi. Aku hanya bingung melihatnya, Dan langsung mencoba masker itu. Masker itu bertekstur kulit, sangat menempel di wajahku, wajahku juga sangat mirip dengan tampilan masker, benar benar seperti yang aku impikan! Namun aku tak memiliki baju yang modis cuih! Ah ya! Aku tau!
"Hari yang buruk! Pacarku itu sangat menjijikan apasih nempel nempel? Dia juga gak cantik banget! Kalo bukan karena dia yang seksi dan kaya aku juga tak mau! Hahaha! Mana aku ketemu wanita jelek menjijikan lagi! Tidak bisa apa aku ketemu wanita yang sangat cantik!?" Ocehan laki laki yang lewat dengan wanita genit tadi, "Kakak... Boleh pinjam kan aku baju...?" Ucapku merayu dan hampir telanjang bulat. "Ahiya!!! Malaikaat! Eh eh.. maksudnya boleh boleh! Hehe... Nanti abang kasih baju baru! Tapi kamu jadi pacar abang ya hehehe..." ucapnya sambil meneteskan air liur. Tampangnya dia kaya, aku menyeringai. "Tentu saja! Siapa yang tak mau jadi pacar abang...~" Tampaknya suara bicaraku juga berubah, tidak serak dan juga indah. "Malaikatku!!! Hahaha bagus sekali!!! Masuk mobil abang! Nanti aku bawa kamu ke rumahku! Hehehe..." Ucapnya lalu menggendongku masuk kedalam mobil.
Sampai disana aku dipakaikan baju yang bagus, dan tentu saja cantik dan modis, Lalu aku tinggal berhari hari dengannya, kesucian ku juga hilang karenanya, dan pada saatnya...
"Ah kelihatannya dia kedatangan tamu" Batinku.
PRANGG!!!
Aku mendengar suara gelas pecah, dan aku berlari ke bawah.
"Sayang... ada apa...?" Ucapku dengan nada rayuan dan mendekatinya. "Hah! Liat pacarku yang baru lebih cantik! Aku mau putus denganmu wanita genit!" Ucapnya sambil teriak teriak. Aih aku baru ingat kalau dia mempunyai pacar yang menjijikkan dan genit, tampak nya dia diputuskan oleh pacarnya fufufu!
"Sayang~ sejak kapan kamu ada pacar lama~" Ucapku sambil melirik dan merendahkan wanita waktu itu. "Ah.. sudah lama! Maafkan aku! Lupakan dia! Aku hanya memiliki kamu~" Ucapnya ikut merayu. "Ih! Jangan begitu! Aku jadi ma-" Ucapanku terpotong. "DIAM!! DASAR KAMU WANITA PELAKOR! AKAN KUHABISI KAMU!!!"
PLAKK!!!
Terdengar suara tamparan yang sangat kencang. "Diam kamu! Cepat pergi dari sini! Aku tak mau melihatmu lagi!" Ucapnya dengan sangat tegas. Tch! Suara kesal wanita itu dan berlari keluar. "Sayang~ lupakan hal itu ya~" Ucapannya merayu dan memegang megang. Tch dasar laki laki jelek! Toh dia tak terlalu tampan! "Ya tentu saja~" Ucapku merayu dan pergi memasak.
"Ah itu! Itu! Wanita yang paling cantik disini!" "Wah.. dia tambah cantik ya! Apa sih rahasianya! Tapi pasti sangat berharga! Aku gak berani nanya deh~" Semua orang dijalan memujiku saat aku berjalan di tepi jalan, wajahnya terlihat kagum, Aku sudah menghabiskan banyak masker saat pergi jalan, agar tampak lebih cantik dan awet muda.
"Hai wanita cantik! Mau berjalan jalan denganku?" Ucap salah satu laki laki, dia sangat tampan dan juga sangat kaya, tentu saja lebih tampan dari pacarku! Ah apasih lebih baik aku dengan orang ini, aku pasti lebih bahagia! Heh... "Ah iya! Tentu saja!" Aku pergi jalan dan dia menggandeng tanganku, Wah laki laki tampan dengan wanita cantik! Benar benar pas! Wajah semua orang dengan tatapan iri dengki namun masih saja memuji muji. Dia menawarkan makan di restoran sebrang jalan, saat berjalan di zebra cross, tiba tiba dia melepas gandengan tangannya dan...
BRAKK!!!
Rasanya pusing, sekeliling badan ku kesakitan dan berlumuran darah, pusing... pusing... pusing... dan akhirnya menutup mata.
Wah! Wah! Sangat mudah terkena jebakan! Seperti nya manusia bertopeng kecantikan ini sudah siap jadi boneka ya...? Akan kukabulkan keinginanmu!
°•▪︎---▪︎•°
END
°•▪︎---▪︎•°
Terima kasih banyak sudah membaca! Semoga hari kalian menyenangkan! ^^