Aku Yoon Gaen, sejak kecil aku tinggal dengan bibi ku di pegunungan. karena,orang tua ku sudah meninggal akibat kecelakaan beberapa tahun yang lalu saat kami tinggal di kota.
Selama aku tinggal di rumah bibi semua nya baik-baik saja. namun, semua nya berubah sejak aku memungut seekor anak serigala yang menggemaskan.
Suatu sore aku pergi ke hutan untuk mengambil herbal yang di butuhkan oleh bibi untuk mengobati warga yang menjadi pasien bibi.
Aku mencari dan mengumpulkan herbal dengan cepat agar tidak pulang terlambat. Tiba-tiba terdengar suara aneh dari semak-semak dibelakang ku. Suara itu terdengar seperti suara kesakitan. Aku yang penasaran pun berjalan menuju semak-semak itu, dan betapa terkejut nya aku saat aku melihat seekor anak serigala yang sedang terluka. aku yang tidak tega pun membawa anak serigala itu pulang untuk di obati.
Setiba nya di rumah, aku lansung meletakkan anak serigala itu di kursi depan.setelah itu pun aku bergegas ke rumah sebelah ( rumah bibi) untuk mengantar herbal yang sudah aku kumpulkan tadi dan membawa herbal yang di butuhkan untuk merawat anak serigala tadi.
Aku menghampiri anak serigala itu dan membawa nya ke kamar ku untuk di obati. sebelum aku obati, anak serigala itu harus ku mandikan dulu. setelah dimandikan anak serigala itu pun terlihat lebih cantik dari sebelum nya. saat aku mengobati nya, anak serigala itu terlihat tenang.
"hahhh, sekarang kamu sudah mandi,sudah di obati, tinggal makan ya?"😊
"tunggu sebentar ya " ucap ku yang sembari pergi kedapur untuk mengambil makanan.
Setelah aku kembali dengan makanan dan minuman yang kubawa pun aku memberikan nya kepada anak serigala itu.
"Haiiii, gemesh. nama kamu siapa? orang tua kamu dimana? kenapa kamu bisa terluka ditengah hutan itu? " tanya ku yang kepo abiss sembari mengakrabkan diri.
"heii, anak serigala yang lucu kaya aku. gimana kalo aku kasih nama buat kamu? " tanya ku pada seekor anak serigala kecil 🤣.
Anak serigala itu pun menganggukkan kepala nya seolah mengerti apa yang ku ucapkan. aku yang senang pun memberi nya nama yaitu Shishi.
Setiap hari aku selalu merawat dan membawa Shishi berjalan-jalan untuk pemulihan diri nya. tanpa terasa tiga minggu pun telah berlalu begitu saja. luka di kaki Shishi pun telah sembuh.
Bibi bilang pada ku agar aku segera melepaskan Shishi. agar Shishi bisa bertemu orang tua nya lagi. meski berat rasa nya bagi ku untuk melepaskan Shishi begitu saja, karena selama ini Shishi sudah mengisi hari-hari ku yang sepi ini.
Hari itu aku sudah bertekad akan pergi ke hutan untuk melepaskan Shishi. setiba nya di hutan pun aku menurunkan Shishi dari pelukan ku.
"Shishi.., seperti nya kita harus berpisah disini ya?" ucap ku yang tanpa sadar mengalirkan air mata😭.
"Shishi.., sekarang kamu sudah sembuh. kamu harus pulang ya? sampai jumpa" ucap ku sambil memeluk Shishi.
Aku yang sudah tak sanggup berada di situ pun mulai berjalan menjauh.saat itu aku melihat Shishi masih mengikuti ku dari belakang.
Aku pun mempercepat langkah ku dan berlari sekencang mungkin sambil menangis. saat aku merasa sudah jauh pun aku masih berlari agar tidak terkejar oleh Shishi.tiba-tiba ada sebuah akar yang membuat ku terjatuh.
Entah apa yang ku pikirkan. Shishi hanya lah seekor anak serigala yang ku pungut dan menemaniku selama tiga minggu saja. tapi aku merasa kan perasaan yang aneh saat meniggalkan nya. seperti perasaan sakit dan tidak rela untuk melepaskan orang yang kita sayangi. aku pun hanya bisa menangis.
"Heyyy, gadis kecil kenapa kamu menangis disini?" terdengar suara seorang pria yang ternyata ada di depan ku.
"emm, ti, tidak papa aku hanya terjatuh " ucap ku yang berusaha untuk berdiri.
"raihlah tangan ku, kau tidak akan bisa bangun sendiri" ucap pria itu sambil mengulurkan tangan nya.
"cih, menyebalkan" ucap ku yang kesal karena merasa diremehkan.
Aku tidak tau siapa pria itu. tapi aku tetap meraih tangga nya karena aku tau sulit bagi ku untuk berdiri.
Betapa terkejut nya aku saat aku melihat pria itu memakai sebuah topeng yang sama persis seperti topeng yang ku berikan pada Shishi sebelum aku meninggalkan nya tadi.
"Siapa anda sebenarnya? " tanya ku yang penasaran.
"Shi Shini" ucap nya sambil merapat ku keluar dari hutan. (gak ada pilihan lain, karena gx ada orang lain yang bisa dimintai tolong ya:v)
"Oh, itu.. topeng dapet dari mana? " tanya ku lagi (tanya trusss)
"beli dipasar" ucap nya dengan singkat dan jelas.
Entah mengapa ada perasaan akrab antara aku dengan pria yang bernama Shino ini. kurasa dia adalah orang yang baik karena mau menolong ku yang baru diremui nya.
Setiba nya dirumah, bibi pun menyambut ku dan mengucapkan terima kasih karena telah menolong. awal nya aku merasa biasa saja. tapi aku terkejut saat mengetahui bahwa dia adalah orang yang katanya akan menginap di penginapan ku ( tepat nya di rumah ku. karena rumah yang kutinggali adalah penginapan punya almarhum ayah ku).
Sejak saat itu , setiap hari aku selalu bertemu dengan nya karena dia tinggal di depan kamar ku. dia adalah orang yang baik karena mau membantu ku dan mendengarkan semua keluh kesah ku.
Hari demi hari berlalu. namun, aku tidak pernah sekali pun melihat wajah nya. dia bilang dia akan membuka topeng nya saat dia menyatakan perasaan nya kepada wanita yang dia sayangi.
"Shino, aku boleh tau gx siapa wanita yang kamu maksud itu? apakah dia tinggal di sekitar sini? "
"iya.., kamu benar Gaen. dia memang tinggal di dekat sini, sangat dekat."
Kata-kata yang pilu yang keluar dari mulut nya itu membuat ku sedikit sedih. entah kenapa aku sedih karena dia tidak mau memberi tau ku siapa wanita itu atau karena aku iri pada wanita itu.
Sudah lebih dari setahun dia selalu hadir di dalam hari-hari ku. tanpa Ku sadari rasa cinta ku pada nya pun muncul begitu saja, karena waktu yang telah kami lalui.
Setiap hari aku merasa resah dan gelisah. karena, aku takut ketika wanita yang Shino maksud itu muncul dan Shino akan pergi jauh dari ku. aku tidak tau siapa sebenarnya wanita yang dimaksud Shino. Shino bilang wanita itu ada di dekat sini tapi siapa?.
Dan tiba saat aku memutuskan untuk menyatakan perasaan ku pada nya. aku mengajak Shino sm ke sebuah danau yang dikelilingi oleh pohon bunga sakura 🌸 yang cantik.
"sebenarnya kenapa kamu membawa ku kemari Gaen...? " tanya nya dengan datar.
Sambil memegang tangan Shino aku berkata
"SHI.., SHINO AKU MENYUKAI MU!!! " ucap ku dengan lantang dan keras sambil memegang tangan nya dengan erat.
"Oh.., begitu" ucap nya sambil melepaskan pegangan tangan ku.
Aku yang mendengar dan merasakan ucapan nya yang datar serta saat dia melepaskan tangan ku dari nya pun merasa sangat sedih😔.
"yah, aku sudah tau ini akan terjadi, karena kamu bilang kamu sudah memiliki pujaan hati" ucap ku dengan lirih.
"yang penting sekarang aku sudah lega, karena aku sudah menyatakan perasaan ku pada mu. walaupun tidak mungkin terbalas kan" ucap ku yang hampir menangis.
"emm, ka.. kalau begitu sampai jumpa dirumah ya" ucap ku sambil berlari menjauh.
Aaah, malu nya. aku sedih karena hingga akhir ia tidak mengatakan apa pun. tiba-tiba ada sebuah tangan yang hangat menarik ku.
"Tunggu, kenapa kau pergi sebelum aku menjawab Gaen " ucap nya sambil memeluk ku dari belakang.
Saat itu pun aku tidak tau harus berbuat apa. aku hanya merasa aneh, kenapa dia memeluk ku dengan erat. tiba-tiba aku melihat topeng yang ia kenakan jatuh ke tanah.
"Gaen.., coba lihat aku? "
ucap nya sambil membalikkan tubuh ku ke hadapan nya. aku terkejut saat melihat wajah nya yang tersenyum dengan hangat pada ku.
Disaat-saat itu pun aku yang bingung tak bisa berbuat apa-apa. tanpa terasa wajah nya yang hangat itu mendekat dan semakin dekat, secara spontan aku pun menutup mata ku.
Dibawah pepohonan bunga sakura yang indah, danau yang jernih, dan hebusan angin itu ia mencium ku dan berkata dengan lembut,
"YOON GAEN..., AKU MENYUKAI MU, AKU MENYAYANGIMU" kata-kata yang indah itu:v
Aku yang terkejut sekaligus senang tak sanggup menahan air mata ku. aku pun menangis sejadi-jadinya karena senang.
"Gaen.., kenapa kamu menangis? apakah aku melakukan kesalahan? " ucap nya sambil menghapus air mataku.
"A., aku senang tau.. hikss.. hikss..., aku ngak yangka ternyata kamu bisa membalas perasaan ku, hiksss.. hikss... " senang sambil nangis :v
"lah...kok kamu bisa berpikir begitu ?" tanya nya sambil memiringkan kepala nya.
"ka....hikss..,kamu pernah bilang hikss..,kamu punya pujaan hati hikss... hikss.."
"ohh,karena itu. sebenarnya sih pujaan hati ku dari dulu sampai sekarang itu kamu"
"HAHHH,APAAA"
Ucapan nya yang membuat ku terkejut itu pun berlalu dengan candaan kami yang meninggal kan danau dengan senang (klo aku cinta tak terbalas kan:v).
Walaupun ucapan nya selalu mengejutkan, tapi yang paling membuat ku terkejut adalah saat dia bilang bahwa dia adalah Shishi anak serigala yang pernah ku selamatkan dulu.
Dia juga bilang kalau dia adalah siluman serigala dan bertanya apakah aku bersedia menikah dan menjalani hidup bersama diri nya yang merupakan siluman serigala.
Aku yang saat itu merasa baik-baik saja menerima nya sebagai seorang siluman serigala, dan menjalani hidup dengan nya.
~𝓣𝓐𝓜𝓐𝓣~
Selamat menikmati ya kawan-kawan, semoga suka ya.mohon maaf bila ada salah kata dan bahasa mohon dimengerti.
Saya mohon like nya, komen nya, share nya, dan dukungan nya.jangan lupa ya baca cerpen aku yang lain ya. kalau ada saran dan gagasan untuk cerita baru silahkan di kolom komentar ya. 🙏😊😊😄😄🙏.
@Amri_Shinta_Nabilla
@Amri_Putri_Sulung
@Ukhty 👌