Sebenernya ini cerita yang lucu menurut saya bisa di bilang juga alay kalo di ceritakan. mungkin disini juga pasti ada yang pernah ngalamin gimana pertama kali merasakan jatuh cinta.
Bila teman teman kurang suka atau tidak tertarik sama sekali mohon pengertiannya.
so kita mulai nostalgia....
kita ambil pengalaman singkatnya aja tidak terlalu banyak percakapannya karena sudah lupa akan tetapi saya masih ingat namanya wkwk.
awal mula merasakan jatuh cintanya itu ketika memasuki sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS) masih sederajat sama SMP.
Dia(Dara) kaka kelas yang selalu ngerjain saya ketika mulainya masa orientasi siswa (MOS) dia kelas 8 cuman selisih 1 tahun kelasnya.
body kurus tinggi dan memiliki kulit putih dan bersuara lembut. entah kenapa saya bisa merasakan rasa suka, emang udah waktunya kali buat tertarik sama perempuan. dia orang nya ramah tapi selalu bikin usil kepada adek kelas nya apalagi saat melaksanakan MOS. Dara itu sudah menjadi incaran saya saat itu namun saya tidak tau harus berkata apa untuk mengungkapkan perasaan kepada dia di tambah saya masih pemalu orangnya.
Saat itu ketika saya masih memiliki HP Nokia jadul yang cuman bisa SMS dan telepon pada jaman itu Facebook Instagram Twitter masih belum tertalu ramai pengguna nya. Yang paling Hits itu BBM-AN tapi saya tidak mampu untuk membeli hp blackberry karena harga nya sangat mahal itu juga Hp warisan dari orangtua wkwk. Waktu itu juga belum mempunyai kendaraan sekolah pun naik angkutan umum ataupun nebeng sama temen yang punya motor itu pun jarang banget.
ketika di kantin dia sedang memakan gorengan disitu lah saya memberanikan diri untuk mendekati nya disana banyak temen temen nya. saya mencoba meminta nomor handphone nya. Disaat saya meminta nomor handphone nya, dia tidak langsung memberikan nya dengan alasan harus menggunakan syarat. di tambah saya orangnya pemalu syarat yang dia berikan terlalu berat dengan cara meminta tanda tangan kakak kelas wanita yang sekelas sama dia, dia baru akan memberikan nya nomor handphone. di sekolah ga di perbolehkan membawa handphone, akan tetapi dia ingat nomornya.
saya pun mengikuti persyaratan yang dia berikan walau memakan waktu 2 hari untuk mempersiapkan mental. ga semua kakak kelas baik kebanyakan pada julid dan sombong.
setelah semuan tanda tangan terkumpul dan langsung menyerahkan kepada dia, dia bilang "haha mau aja di kerjain" perkataannya membuat saya tersipu malu dan di tertawakan juga oleh teman teman. " emangnya buat apa minta nomor handphone kakak" tanya dia sambil menulis nomornya". saya cuman bisa jawab " buat sms-an doang kak".
setelah dia memberikan nomor handphone dengan menuliskan nya di kertas saya senang dan ingin cepat cepat pulang untuk mengirim pesan kepada dia.
"assalamualaikum kak" pesan pertama .
" waalaikum salam ini siapa ya" dia membalas.
"ini farhan kak"
"oh farhan"
di dalam percakapan SMS dia sedikit cuek menanggapi nya akan tetapi sebaliknya saya merasa bahagia dan berbunga-bunga ketika menerima balasan nya dari dia.
percakapan SMS pun begitu panjang sampai tidak mau lepas dari pandangan lain. adapun hal yang paling bahagia lain ketika mendapat kan bonus gratis telponan dari operator agar bisa dapat menelpon dia atau dengan cara paket pulsa dengan jangka waktu 2 jam sesama operator.
Disekolah ketika bertemu dengan dia hanya bisa senyum dan merasa malu untuk menyapa. ga kaya seperti belum dapat nomor handphone nya bisa leluasa bicara. atau mungkin ini yang menimbulkan rasa saling suka? entah gatau.
perdekatan tidak terlalu lama 2 hari juga udah cukup untuk mengungkapkan perasaannya kepada dia.
moment pas ya di kantin untuk menembak seseorang tapi kondisi kan kantin itu lagi sepi. masih teringat cara buat nembak dia dengan harus memilih gorengan. ada dua pilihan satu bakwan satu lagi cireng. bila dia ambil bakwan berarti dia menerima cinta saya jika dia memilih cireng dia menolak nya. saat itu saya tidak tau status dia apakah punya pacar atau tidak itu hal sembrono untuk menembak wanita tanpa mengetahui apakah dia gebetan atau pacar. saya tidak memikirkan nya kesitu .
penembakan di mulai.....
saya beli kedua gorengan itu dan memberikan nya suatu pilihan.
"kak selama ini farhan mengagumi kakak, saya suka sama kakak" ucapan saya begitu gagap.
"apa? kamu suka sama kakak?"dia kaget.
" iya kak pertama kali farhan melihat kakak itu membuat farhan jatuh cinta kepada kakak, maaf kakak mau ga jadi pacar farhan?".
" hmmm" dia bingung.
" kalo kakak ambil bakwan berarti kakak menerima farhan kalo ambil cireng berarti kakak nolak farhan".
dia memikirkan nya.....
" emang harus milih yaa " tanya dia
" iya kak"
" kalo kakak gamau dua dua nya gimana?"
" berati kakak benci sama farhan". perkataan saya ingin dikasihani wkwk
akhirnya dia pun menerima saya dan memilih bakwan wkwk.
"kakak nerima farhan?"
" iya Han"
" berarti kita pacaran dong? emangnya gamalu apa pacaran sama adek kelas?"
" iya kita pacaran,buat apa malu?"tapi kita pacaran sembunyi sembunyi dulu yahh".
" emangnya kenapa kak?" emang bener malu yahh".
" bukan gitu kakak takut ketauan guru nanti kena masalah dan lagi kakak anggota OSIS kita jalani nya ngumpet dulu".
" oh iya deh makasih ya kak udah nerima farhan".
saya tidak perduli apapun yang penting udah jadi pacarnya dia.
saya mengikuti ekskul futsal dia selalu menontonnya dengan teman teman nya walaupun jam sekolah sudah selesai. dari jarak kejauhan kita selalu bertatap dan hanya melemparkan senyuman.
waktu terus berjalan dan hubungan kami tidak begitu banyak masalah. Dia kakak kelas dan saya adek kelas nya entah kenapa kok bisa ya padahal kan saya lebih muda dari dia dan mungkin saya masih ke kanak kanakan sifatnya. emang ini kali yang di namakan cinta monyet.
Hubungan kami semakin renggang dia mulai berubah dan kita menjalani hubungan nya baru jalan 2 bulan. pertanda dia berubah dengan di awali rasa malas balas chat, ngobrol seperlunya dan agak menghindar. Ketika ketemu di sekolah pun dia selalu menjauh dengan menyembunyikan diri di sekumpulan teman teman nya. Saya memberanikan diri untuk berbicara sebenarnya kenapa dia berubah seperti ini??? namun dia cuman bisa bilang gapapa kok. di tanya alasannya apapun juga tetep mengelak.
Kontak masuk yang pertama kali membuat hati saya hancur ketika dia SMS, maaf hubungan kita cukup sampai disini aja. ketika itu saya pun baru merasakan nya sakit hati karna di putuskan oleh pacar. Alasan dia memutuskan saya karna dia sudah bosan dan sudah memiliki laki laki lain yang berbeda sekolah namun seumuran sama dia. mungkin iya problem nya saya terlalu muda untuknya.
Setelah kita putus Jarak pandangan ketika di sekolah pun selalu saling menghindar dan tidak saling sapa. seiring berjalannya waktu yang cukup lama kami pun sudah saling move on dan hubungan kita layaknya kakak kelas dan ade kelas. Namun dia juga mantan pertama saya.