"By.. sebenarnya kamu serius gak sih by sama aku!!?" Ucap wanita yang tengah manja pada seorang lelaki yaitu kekasihnya yang bernama Jodi.
Nah si Jodi ini adalah lelaki yang sangat penurut dan baik anaknya, namun pada saat dirinya di tinggal oleh pacar nya meninggal, Jodi merasa depresi dan bunuh diri, namun mati nya tidak di terima karena belum waktunya untuk mati, jadi malaikat pencabut nyawa itu mengembalikan lagi Jodi ke dunianya.
Jodi melakukan bunuh diri dengan cara lompat dari tangga rumahnya, dan menyediakan sebuah kaca di bawah nya, sehingga pas dirinya lompat kaca-kaca itu melukai tubuhnya sampai membuat dia luka-luka, namun gagal mati.
Karena cintanya begitu berat pada pacarnya yang belum sempat ia putuskan, membuat Jodi depresi dan melampiaskan itu pada minuman alkohol dan menyulam tato di tangannya, namun saat pentatoan itu di mulai, Jodi meminta pada mas yang akan menyulam tato itu, untuk membuatnya di bagian lengan tangannya tepat di urat nyawa tangannya.
Mau tau gimana cerita Jodi saat kematiannya!!
yukk cusss..
#Yaumul Hisab, tempat kematian#
Saat Jodi mulai melakukan penyulaman di detik ini masih aman, dia masih bisa menahan sakit itu, Jodi tidak berpikir akan mati dengan cara seperti ini, namun entah kesalahan apa yang di lakukan mas tersebut, sampai Jodi terkejut dan langsung terdiam.
Di sini rohnya mulai berpisah, Jodi dan badannya sudah berhasil membelah, dan kini rohnya menuju tempat di mana para manusia mati di kumpulkan, roh Jodi melayang dan sampai di alam tersebut.
...
"Woy, bangun woy!! siapa anak ini, padahal saya tidak mengundangnya, udah gak tahu aturan, susah di bangunin, badan udah bau berak ayam, ini anak manusia, apa anak Dajjal"
"woyy"
Teriak toge si pencabut nyawa itu kembali membuat Jodi tersadar dari tidurnya.
"Aduh berisik banget sih, ganggu aja orang tidur"
Ucap Jodi masih melugu dan bangkit dari tidurnya lalu melirik-lirik sekitarnya.
"Eh, [ terkejut ], Dimana ini!! siapa kamu, dari mana asal mu, model apa itu bajumu seperti baju pencabut nyawa, hahaha" Menertawai toge karena bajunya, toge yang mendengarnya hanya terdiam dan senyum datar sambil menatap Jodi yang tertawa dengan dirinya.
"Woy,, udah ketawanya, dan asal Lo tau, gue emang kang pencabut nyawa, dan yang anehnya, gue gak ngundang Lo ke sini, ngapain datang kesini!!" Jodi melongo terkejut mendengarnya.
"Hah, yang bener!! jadi gue udah mati!!" Toge mengangguk-angguk, lalu di kagetakan oleh Jodi yang kegembiraan.
"Yess!! akhirnya gue mati juga"
Toge terkejut dan menatap Jodi yang kegembiraan dengan setatus nya sekarang, sambil meloncat-loncat sangking gembiranya.
"Anak gila, di mana-mana orang nangis kalo mati, lah ini mati malah gembira"
"Lo gak tahu kan apa tujuan gue ke sini!! ya itu mati untuk mengejar pacarku putri, apakah dia ada di sini!!"
"Tunggu kau mati gara-gara perempuan, kau pikir ini take me out cari jodoh, dan tunggu! kau mencari gadis bernama Putri!! itu wanita yang mati gara-gara kejedot pintu rumahnya ya!!"
"Iya benar, itu kenapa bisa sampai mati cuman perkara kejedot aja"
"Ya karena itu sudah menjadi jalan takdirnya mau apa lagi, lagian sekarang penerimaan mayat baru, karena kamu sudah mati juga jadi alhasil kamu harus mengikuti tes penerimaan itu, ayo ikut aku"
Lalu Jodi mengikutinya karena dia juga ingin bertemu dengan pacarnya semoga saja dia di pertemukan.
Sampai di teman tersebut Hakim penerima mayat itu sudah siap di mimbar nya.
"Oke semaunya sudah siap, ketika hakim memanggil nama kalian, kalian segera ke depan dan bawa raport yang sudah di berikan tadi" Ucap MC Pencabut nyawa itu, lalu mereka berbondong duduk di kursinya, satu persatu nama mereka di panggil, dan sekarang giliran Jodi si mati tak di inginkan.
"Jodi" Teriak Hukum itu dengan sigap Jodi berdiri dan berjalan menghampiri nya.
"Bentar-bentar, kamu Jodi kah!! [ Jodi Mengangguk ], Mana lihat raport nya" Jodi memberikan raport itu.
"Jodi Prasetyo, kelahiran asli dari hasil ayah dan mama, pekerjaan ngabisin duit orang tua atau UNIKO, Hal yang melanggar hukum, mabuk-mabukan, pembunuhan. ehh😯 [ terkejut hakimnya ], kau pembunuh juga, kapan saja kau membunuh??" Tanya hakimnya.
"Setiap hari saya membunuh pak, soalnya saya kesal di selalu singgah di tubuhku, aku kan jadi gatal kalo ke sentuhnya, dan jika ku biarkan juga akan mengalami Demam berdarah, ya sudah setiap hari saya bunuh nyamuk, karena saya takut kalo pake hit takutnya nanti saya yang mati"
"CK,,CK,,CK,,CK,CK, apa lagi nih, penyulaman tato!! apa ini!! ini baru nih waktunya, kenapa bisa di sulam, mana organ yang di sulam itu sini saya lihat" lalu Jodi memperlihatkan tato yang baru setengah jadi itu, hukumnya terkejut.
"Astaghfirullah haladzim, gambar apa ini kok gak jelas!!"
"Ya iyalah pak gak jelas, orang belum selesai ke buru mati" Jawab datar Jodi.
"Ya ampun Jodi Jodi, kamu gak Lulus, tato aja gak sampai tuntas, kamu harus tuntasin dulu tatonya lalu bayar, nanti kalo sudah waktunya si toge mencabut nyawamu baru kau bisa ke sini lagi"
"Toge Toge. Antar kan anak ini pada Ema nya pasti mereka mencarinya"
"Oke siap pak, ayo ikut aku"
"Tapi pak saya sudah siap mati, saya siap bapak cabut nyawaku sekarang, pak...." Teriaknya yang terus di tarik jauh oleh toge.
..
"Sudah sampai pintu keluar, sudah sana kau pergi, ini nyawamu, kamu belum di inginkan di sini, dan pesan hukum tadi, kau harus tuntaskan dulu tato itu, kesian bapak yang nyulamnya belum di bayar" Ucap toge lalu mendorong Jodi ke jurang menuju bumi.
Aaaaa.....
Teriak Jodi kembali ke asalnya.
.
.
.
.
#TAMAT#
Maaf ya ini hanya sekedar hiburan😁