Tap,,! tap,,!tap,, tap,! Suara langkah yang berlari, nadine berlari sangat kencang tas ransel di punggungnya ikut naik - turun. Tidak peduli dengan keringat yang mulai membasahi wajah nya dia terus berlari.
"Pakkkk,,!!! Jangan di tutup dulu..!!" nadine berteriak sangat kencang membuat tukang bakso di samping gerbang terkejut.
"Nadine,,!! Kamu lagi kamu lagi, kenapa kamu selalu telat,,!!" Jawab pak satpam yang hendak menutup gerbang.
"aduh pak,, pak darmo kan tahu kalo rumah saya jauhh, tadi tu macet banget ada kecelakaan, jadi nadine telat" jawab nadine.
Akhirnya pak darmo membukakan gerbang untuk nadine.
"makasi ya pak", nadine berterima kasih sambil berlari ke ruang kelas nya.
Dan pak darmo hanya geleng-geleng kepala.
Sesampai nya nadine di kelas nya, nadine langsung menuju ke kursi tempat nya duduk, dan di kursi sebelah sudah ada fayna teman sebangkunya.
"nadine, lo hampir telat," fayna memulai pembicaraan.
"iya, tadi macet bgt, untung si pak darmo baek, mau bukain gua gerbang" balas nadine sambil meletakkan tas ransel nya di kursi.
"btw u tau ga kabar terbaru si robby,?" Fayna mendekatkan wajah nya ke arah nadine.
Seketika nadine tersentak mendengar nama itu, nama yang sudah 3 bulan ini selalu di hindarinya.
"Emang kenapa sama dia?" , nadine bertanya dengan penasaran
"gua denger dia putus sama si rapika itu" fayna memulai gibah nya.
"kenapa dia putus,?" Nadine terlihat mulai penasaran.
"ga tau, gua rasa dia pasti kena karma" fayna terlihat tersenyum puas.
"Ah,, jangan ngomong gitu sama orang yang lagi patah hati" balas nadine.
"Yaa,abisnya mereka berdua jahat banget sama lo, syukurinkan dapat karma" fayna berbicara kembali.
"Uda ahh, gua malas dengar nama mereka ber dua" balas nadine
Selama 3 bulan ini nadine memang tidak menyukai mendengar nama robby dan rapika, ke dua nama yang selalu dia hindari.
*****
Berawal dari nadine yang pergi ke mall bersama kak rahma, kak rahma adalah kakak nadine yang sudah berkuliah, nadine dan kak rahma memasuki sebuah toko sepatu yang cukup terkenal.
Nadine terfokus dengan sesuatu yaitu sebuah sepatu yang terlihat sangat keren.
Lalu tiba-tiba Nadine teringat bahwa robby sang pacar sebentar lagi akan berulang tahun. Dia berpikir robby pasti senang di belikan sepatu ini.
Kemudian Nadine melihat harga sepatu itu, dan cukup syok dengan harganya.
Rp. 1,200,000 adalah harga sepasang sepatu itu. Sangat mahal untuk anak SMA seperti nadine, tapi nadine sudah terlanjur jatuh cinta dengan sepatu itu.
Dia membayang kan membeli dua sepatu, satu untuk nya dan satu untuk robby. Mereka adalah pasangan yang romantis, pasti menyenangkan memiliki barang couple.
Nadine dan robby telah berpacaran selama 2 tahun. Hari-hari yang mereka lalui benar-benar menyenangkan, bagi nadine, robby adalah cinta pertama dan terakhirnya.
Semua murid-murid di sekolah pun tahu bahwa hubungan ke duanya sangat romantis.
Nadine dan robby di juluki dilan dan milea sekolah,, semua murid mengetahui bahwa robby adalah pacarnya nadine begitu pun sebaliknya
Nadine benar sudah sangat menyukai sepatu itu, dia bertekad membeli dua sepatu, satu untuknya dan satu untuk robby.
Sejak itu nadine benar-benar menabung uang jajan nya untuk membeli sepatu, dia bahkan membantu orang tuanya demi tambahan uang jajan.
Akhirnya ulang tahun robby mulai dekat dan uang nadine mulai cukup untuk membeli sepatu itu
"kak, temenin nadine ke mall yuk" ajak nadine ke kak rahma
"mau ngapain ke mall?" Kak rahma betanya
"Itu terakhir kali, nadine kan pegi ke mall sama kakak, nadine mau beli sepatu yang nadine suka itu" balas nadine.
"Loch,, nadine sepatu itu kan mahal, kamu punya uang?" Kak rahma terlihat heran
"Ada lah, nadine kan uda nabung uang jajan nadine selama ini" , nadine menjelaskan
" ayuklahh kak,, temenin nadine yaa" nadine mulai merayu.
****
Nadine dan kak rahma pergi ke mall bersama dengan menaiki motor beat kesayangan kak rahma.
Sesampainya mereka di mall, nadine dan kak rahma langsung menuju ke toko sepatu yang di tuju nadine.
Nadine mencoba sepatu dan memilih ukuran yang pas untuk robby, nadine begitu gembira bisa membeli sepatu yang sama dengan robby, karena dia dan robby akan memakai sepatu couple ke sekolah bersama.
Membayangkannya saja membuat nadine senang,
Setelah selesai membeli sepatu itu nadine dan kak rahma berjalan menuju ke parkiran motor
Tiba-tiba nadine menjatuhkan tas sepatunya, dia terlihat sangat shock
Dan tidak percaya dengan penglihatanya.
Nadine melihat robby sedang berjalan dengan rapika teman sekelasnya,tidak hanya bergandengan tangan mereka bahkan berpelukan.
Hati nadine serasa runtuh, dia mulai menitikan air mata nya, kak rahma yang pada saat itu di samping nadine hanya dapat menenangkan adiknya.
Ingin rasanya nadine melabrak ke duanya tetapi nadine terlalu malu dengan pengunjung mall yang sedang ramai.
****
Keesoka hari nya nadine mengajak robby dan rapika untuk berbicara bersama-sama di dalam kelas.
"Maksud kalian apa?, kalian berselingkuh di belakang gue ya?" Kata nadine
"Maksud lo apa?" Jawab rapika dengan ketus
"Ga usah bohong,,! Gua tau kalian jalan di belakang gue,,!" Nadine mulai emosi
"Kq kamu nuduh aku nad" robby membalas pura-pura tak bersalah
"Ga usah pura-pura,,! Kemarin gue lihat kalian jalan di mall peluk-pelukan,,! Kata nadine
Mirud-murid yang berada di dalam kelas mulai tertarik dengan situasi ini,
"Kalo gue bilang kami pacaran, gimana??? Lo marah?" Balas rapika
Dengan emosi yang lebih tinggi
"Kq lo bangga jadi selingkuhan? Lo kan tau kalau robby itu pacar gue, dan lo seenaknya selingkuh sama dia di belakang gue" nadine tak kalah emosi
Nadine dan rapika keduanya mulai beradu mulut, hanya robby yang terlihat bingung dengan situasi ini.
"Alah kalau lo suka lo ambil aja, gue ga butuh cowo yang suka selingkuh" kata nadine sambil melihat ke robby,
"robby mulai saat ini kita putus"
Mendengar itu robby terlihat kanget dan dia berusaha menahan nadine tetapi nadine tidak mengubrisnya.
Sejak kejadian itu nadine dan robby resmi putus, hubungan putusnya mereka berdua menjadi topik heboh di sekolah, Banyak murid-murid yang yang bergosip tentang mereka ber-tiga.
Selama seminggu nadine menangis, dia mendengar bahwa robby dan rapika telah berpacaran, sebenarnya nadine masih menyayangi robby tetapi rasa kecewanya lebih besar dari rasa sayangnya.
Akhirnya setelah satu bulan nadine telah berhasil move on, dia tidak bersedih lagi dengan kandasnya hubungannya dengan robby, tetapi dia terlalu malas untuk bertemu mereka bahkan mendengar nama mereka saja nadine malas.
Hari ini nadine mendengar bahwa robby putus dengan rapika, ada getaran aneh di hati nadine tetapi dia tidak mau terlalu memikirkannya.
Kringgg,,,kringgg,,,kring,,,
Suara bel pulang sekolah berbunyi, nadine sudah selesai membereskan peralatan sekolahnya, dia menuju ke pintu kelasnya tiba-tiba nadine melihat seorang pria berdiri di depan kelasnya
Dan itu adalah robby,
"Nadine, aku mau bicara sama kamu" robby memulai pembicaraan
"Gua ga mau bicara sama lo" balas nadine dengan ketus
"Aku masi sayang sama kamu" kata robby
"Sorry,, yaa gua uda move on, lo kan uda bahagia sama rapika, ga usah cari-cari gue lagi" kata nadine
"Tapi aku ga bisa lupain kamu, aku mau balikan sama kamu" robby mulai merayu
" robby, hal lain gue bisa maafin tapi kalo selingkuh ga akan bisa gue trima" kata nadine
"Nadine please kasi aku kesempatan lagi" robby berkata sambil memegang tangan nadine,
" uda, gue ga mau balikan sama lo,
lo pernah jadi cowo yang gua cintai tapi sekarang gua uda ga mencintai lo, jadi biarkan hubungan kita sampai disini aja, tapi sebelumnya makasi banget uda jadi mantan terindah gue"
Nadine pergi meninggalkan robby yang berdiri diam terpaku.