kakaknya bernama Alia dan adiknya bernama Alina, mereka adalah saudara kembar yang berusia 15 tahun, mereka juga memiliki adik laki-laki bernama Yura berusia 14 tahun.
sejak kecil alina selalu ingin dimanja dan diturutin semua keinginannya tapi setelah yura lahir orang tua mereka tidak lagi terlalu memanjakan Alina seperti dulu lagi jadinya Alina sangat membenci Yura,sampai sampai Alina sering membuat Yura menangis.berbeda hal dengan Alia yang sudah mandiri sejak kecil dan Alia sangat menyayangi Yura, setiap kali Yura menangis karena ulah Alina, Alia akan selalu akan selalu menghibur Yura. Yura sangat menyayangi kedua kakaknya, walaupun Alina sering membuatnya menangis tapi Yura tidak pernah mengadu pada orang tua mereka.
masalah mulai timbul saat mereka masuk sekolah, kakaknya Alia sangat rajin belajar dan selalu mendapatkan peringkat satu begitu juga dengan adiknya Yura,tetapi Alina sangatlah suka membuat masalah dan juga pemalas, karena itu dia seringkali mendapatkan hukuman dari guru. Alina sering menyuruh kakaknya untuk membuat PR nya, saat ujian pun Alina sering menyontek pada Alia, dia juga sekali tidak membuat tugas disekolah, pada akhirnya dia selalu mendapatkan peringkat terakhir. orang tua mereka juga menasehati Alina agar mau belajar tapi Alina selalu mengabaikannya dan pergi ke kamarnya.
pada suatu saat Alina berkelahi dengan teman sekelas nya dan membuat temannya terluka, akhirnya kepala sekolah memanggil orang tua Alina agar datang ke sekolah. kepala sekolah memberi hukuman ke Alina dengan di skornya Alina selama 2 minggu dan diberi tugas yang banyak kalau sampai dalam waktu 2 minggu Alina belum menyelesaikan tugasnya maka sekolah tidak akan meluluskan Alina dari sekolah.
pada saat sampai di rumah orang tua mereka memarahi Alina, Alina juga diberi hukuman tidak boleh keluar rumah selama dia di skor dan tidak diberi uang jajan selama itu. setelah Alina pergi ke kamarnya, datanglah Alia dan Yura ke kamar Alina untuk membantu Alina mengerjakan tugas yang diberikan sekolah, walaupun Alina mengusir mereka tetapi mereka tetap membantu Alina dan Alia juga memberikan kisi-kisi untuk ujian.
setelah 2 minggu, Alina akhirnya kembali masuk ke sekolah dan telah menyelesaikan tugasnya. Pada saat pelajaran baru dimulai Alina malah tertidur dikelas saat guru mengetahuinya, kemudian guru menegurnya dan menyuruhnya membersihkan WC, saat dia membersihkan WC datanglah teman yang berkelahi dengannya dulu, mereka mengejek Alina dengan mengatakan bahwa Alina tidak akan naik kelas kalau tidak ada kakaknya. Alia yang melihat itu lalu menghampiri mereka dan memarahi mereka, setelah mereka pergi Alia menanyakan keadaan Alina, Alina yang dari tadi sudah menahan amarahnya lalu melampiaskan nya ke Alia dengan berkata "andaikan dia tidak memiliki saudara maka orang tua mereka akan selalu memperdulikan Alina dan teman-temannya tidak akan membandingkan Alina dengan saudaranya. Alina pergi meninggalkan Alia sendiri disitu, mendengar itu Alia tertekun dan air matanya mulai mengalir.
sejak saat itu Alina tidak lagi malas dan sangat giat belajar untuk membuktikan kepada teman temannya itu bahasa dia tidak bergantung kepada Alia dan tidak perlu dibandingkan dengan Alia. saat ujian kelulusan berlangsung Alina tidak lagi mencontek dengan kakaknya yang membuat kakaknya bahagia tapi juga sedih karena setelah kejadian itu Alina tidak lagi bicara bicara dengannya.tibalah pada saat penerima lapor, Alina mendapatkan peringkat pertama, Alina menyombongkan keberhasilan nya itu ke teman temannya dan tidak dan tidak memerlukan saudara seperti Alia, Alia yang mendengar itu pun marah ke Alina, Alina berkata bahwa kakaknya itu cuma iri dan cemburu kepadanya karena telah mengambil peringkat Alia.
setelah lulus mereka bersekolah disekolah yang sama tapi mereka jarang berbicara satu sama lain dan memiliki kelas yang berbeda, Alia sering diam diam pergi ke kelas Alina untuk melihat Alina, apakah Alina tidak tidak membuat masalah lagi! tanpa diketahui oleh Alina. selama di SMA Alina tidak lagi membuat masalah tetapi dia masih tetap bersikap sombong dan Alina tidak pernah mengatakan pada teman bahwa Alia adalah kakaknya. setahun kemudian adiknya juga bersekolah disitu dan setiap kali Yura memanggil Alina tapi Alina selalu mengabaikan nya.
lama kelamaan teman teman Alina mulai tidak menyukai Alina karena sikap sombong nya. mereka mulai menyebarkan gosip bahwa Alina mencuri lembar ujian. ke esok kan harinya Alina mencari orang yang menyebarkan gosip itu dan Alina juga membuat keributan sehingga mengganggu murid lai,guru pun akhirnya memanggil nya ke kantor untuk menyelesaikan masalah gosip itu, setelah dia menjelaskan nya tapi guru itu tidak mempercayai nya. Alina akhirnya bolos dari sekolah dan tidak pulang ke rumah. Alia dan Yura yang mendengar itu mulai mencari Alina sampai larut malam tapi mereka tidak menemukan nya,saat perjalanan menuju pulang, mereka mendengar suara tangisan Alina di taman dekat rumahnya dan menghampiri Alina, Alina pun berkata bahwa dia tidak melakukan itu dan tidak ada yang mempercayai nya. Alia dan Yura berkata bahwa Alina tidak akan melakukan itu dan mempercayai Alina,Alina meminta maaf kepada mereka karena telah tidak menganggap mereka. Alia membawa Alina pulang, setelah tiba di rumah orang tua mereka langsung memeluk Alina, mereka mengkhawatirkan Alina setelah mendengar kabar itu sehingga membuat Alina menangis lagi.
keesokan harinya satu teman Alina yang juga ikut menyebarkan gosip yaitu Lili,,, Lili merasa bersalah kepada Alina dan menemui Alina untuk meminta maaf dan juga memberikan bukti bahwa gosip itu tidak benar.setelah mengambil bukti itu dia lalu pergi ke kantor memberikan bukti itu dan menyerahkan nya ke guru dengan ditemani oleh saudaranya dan temanya Lili.akhirnya Alina tidak lagi bersikap sombong dan mulai membangun hubungan baik bersama orang yang menyayanginya.