"Aisyah, hari ini gue mau pergi ke luar kota beberapa hari. Jaga dirimu baik baik ya sayang...!!!!" begitu isi wathsapp dari Iqbal sang kekasih Aisyah, tulis Aisyah "Iya sayang, hati hati di sana. Jaga dirimu selalu, gue selalu menunggumu." Beberapa hari ini Iqbal pergi ke luar kota dengan alasan pekerjaan, dan Aisyahpun mempercayainya ! Aisyah dan Iqbal telah berpacaran selama 5 tahun. Suka dan duka telah mereka lalui bersama, mereka saling mencintai namun kedua orang tua dari Iqbal tidak merestuinya karena Aisyah adalah gadis miskin. Hanya anak dari penjual bakso keliling, sedangkan Iqbal adalah putra dari pengusaha ternama di kotanya ! mereka malu mempunyai menantu hanya bermodalkan cantik saja namun tidak berpangkat. Beberapa hari Iqbal pergi ke luar kota, namun tidak ada kabarnya sama sekali ! maka Aisyah mencoba nencari tau ke kantor tempat Iqbal kerja. "Permisi pak, kalau boleh tau mas Iqbal pergi bertugas kemana yaaa. ????" tanya Aisyah terhadap satpam yang sedang bertugas, jawab satpam "Tuan Iqbal tidak bertugas kemana mana mbak, tapi beliau sedang mempersiapkan pesta pertunangannya terhadap mbk Darah Putri dari pengusaha terkaya juga di kota ini." Aisyah sangat kaget dan syok sekali mendengarkan penuturan dari pak satpam, dia sungguh tak percaya dengan semuanya ! katanya lagi "Oh begitu ya pak, terima kasih....!!!!"
Setelahnya Aisyah pergi meninggalkan kantor tempat Iqbal kerja, Aisyah syok berat dia tak menyangka apa yang di lakukan dan di berikan semuanya untuk Iqbal ternyata sia sia ! karena demi mendapatkan restu dari kedua orang tua Iqbal. Aisyah dan Iqbal telah melakukan hubungan suami istri layaknya pasutri yang sudah menikah, hingga kini Aisyah telah hamil 2 bulan tanpa sepengetahuan siapapun tak terkecuali Iqbal ! Iqbal telah berjanji akan bertanggung jawab jika Aisyah hamil nantinya. Pikiran Aisyah campur aduk antara sedih dan menyesal, Aisyah menyusuri jalan dengan bercucuran air mata ! dia tak peduli dengan pengguna jalan yang memandangnya begitu aneh. Aisyah bingung dan kalut, dia tidak papa jika di tinggalin Iqbal namun di satu sisi dia tidak mau menggugurkan kandungannya karena takut berdosa.
Aisyah semakin jauh melangkah, hiruk pikuk kota Jakarta tak di hiraukannya ! dia terus melangkah tanpa tujuan. Ketika di tengah jembatan langkahnya pun tiba tiba terhenti seketika. Matanya & pikirannya yang kosong membuatnya dengan mudah terasuki pikiran kotor, dengan tatapan kosong Aisyah naik ke atas jembatan ! lalu dia berdiri dan hendak meloncat terjun ke dalam sungai. Aisyah berniat untuk bunuh diri karena sudah tidak tau lagi harus berbuat apa, saat dia akan meloncat menceburkan dirinya ke dalam sungai ! tiba tiba ada suara yang berkata "Jangan Aisyah, jangan lakukan itu." Ternyata itu adalah suara dari Iqbal sang pacar dari Aisyah, jawab Aisyah "Apa pedulimu mas? lebih baik gue mati saja." lanjut Iqbal sambil menggendong turun Aisyah "Aisyah... hidup ini masih panjang, kenapa harus bunuh diri?." jawab Aisyah menghardik "Kenapa mas? lue bilang, gue hamil anak lue mas. Tapi gue malah mau bertunangan dengan anak pengusaha kaya daripada gue." Iqbal terdiam dia sangat kaget Aisyah telah mengetahui semuanya, jawabnya lirih "Darimana lue tau semua ini Aisyah?" Aisyah tersenyum sinis, dia lepaskan genggaman tangan dari Iqbal "Nggak perlu tau gue tau darimana mas, lue sudah jahat sekali sama gue, setelah apa yang gue berikan kepada lue selama ini." lanjut Iqbal lagi "Tapi ini bukan mau gue Aisyah, gue terpaksa mutusin lue.... karena orang tua gue sekarang dalam kebangkrutan, gue nggak ada pilihan lain Aisyah " Mata Iqbal nampak berkaca kaca namun ia tahan untuk tidak menangis, agar tidak kelihatan sedih di depan Aisyah ! jawab Aisyah dengan parau "Ya sudahlah mas, turutin saja kehendak orang tuamu, semoga lue berbahagia dengan Sarah pilihan orang tua lue."
Setelahnya Aisyah pergi meninggalkan Iqbal diam mematung sendirian, Aisyah melangkah dengan berat ! sesungguhnya dia ingin menoleh menengok ke arah Iqbal berdiri. Namun dia tak sanggup lagi ketika teringat akan penghianatan yang di berikan oleh Iqbal, setelah Aisyah beranjak pergi Iqbalpun pergi melanjutkan perjalanannya lagi ! saat akan berpisah mereka saling bertatap muka seakan tak ingin berpisah. Suatu hari tibalah hari pertunangan Iqbal dan Sarah, pesta pertunanganpun berjalan lancar ! dan bisnis dari pak Yudi dan Bu Anisa orang tua Iqbal terselamatkan dari kebangkrutan. Mereka sangat bahagia sekali, karena tidak jadi jatuh miskin ! sedangkan Aisyah kini usia kehamilannya terus bertambah dan perutnya semakin membuncit besar. Karena tak ingin menanggung malu pak Huda dan Bu Mariam menjodohkan Aisyah dengan pengusaha kaya yang bernama Anton, semula Aisyah menolak namun demi anak yang di kandungnya diapun menerimanya ! dan Anton telah bersedia menerima anak tersebut meskipun bukan darah dagingnya sendiri "Aisyah.. gue siap menerima lue dengan apa adanya." Tutur Anton dengan sungguh sungguh, jawab Aisyah "Iya mas, gue percaya akan hal itu kok." Setelah beberapa hari pesta pernikahan Anton dan Aisyah di gelar, meski menikah dengan pengusaha kaya pesta di gelar dengan sederhana ! Dengan berbalut kebaya berwarna putih silver Aisyah nampak cantik sekali. Sedangkan Anton berbaju putih berjas hitam sungguh sangat tampan dan gagah sekali, mereka berdua duduk bersanding untuk ijab Kabul ! penghulu menjabat tangan Anton untuk menikahkan mereka. "Saya nikahkan engkau dengan Aisyah Putri binti Huda dengan mas kawin uang 100 Milyar di bayar tunai....!!!!." kata penghulu dengan lantangnya, jawab Anton "Saya terima nikahnya Aisyah Putri binti Huda dengan mas kawin tersebut di bayar tunai." sorak hadirin yang datang "Saaaahhhhh.....!!!!! Nampak seketika raut wajah kedua pengantin nampak bahagia sekali, Aisyah lega akhirnya dia bisa menemukan pendamping yang lebih baik dari Iqbal ! mereka pindah ke luar kota jauh dari kota Jakarta agar Aisyah benar benar bisa melupakan Iqbal sang mantan kekasih.
Setelah menikah selama 3 bulan akhirnya suatu hari Aisyah melahirkan, dia melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik sekali ! dan sang putri di beri nama Nayla Mumtaza yang berarti anugrah istimewa. Anton dengan senang hati menerima kehadiran dari Nayla ! seperti menerima kehadiran buah hatinya sendiri. Mereka berdua sangat bahagia sekali dengan kehadiran Nayla, Aisyah bersyukur mempunyai suami seperti Anton ! kini Nayla semakin tumbuh dewasa. Telah 2 tahun Aisyah dan Anton tidak pernah ke kampung halaman menengok kedua orang tuanya, suatu hari mereka bermaksud untuk menengok pak Huda dan Bu Mariam di Jakarta ! toh sekarang Nayla sekarang sudah gede. Selama 5 jam di perjalanan akhirnya mereka telah tiba di Jakarta, sebelum ke rumah Anton dan Aisyah mampir dulu ke maalll untuk membeli oleh oleh ! Nayla dalam gendongan Anton sedangkan Aisyah sibuk berbelanja. Ketika sedang memilih milih barang tiba tiba ada seorang cowok di sampingnya dan merekapun bertabrakan, "Maalffff... !!!!" kata cowok tersebut sambil memunguti barang barang Aisyah, jawab Aisyah "Tidak apa apa kok mas, gue yang kurang hati hati." Mereka lalu beradu muka, mereka saling berpandangan seperti tak asing dengan wajah keduanya ! lanjut sang cowok itu lagi sambil menunjuk Aisyah "Sepertinya kita saling kenal deh." jawab Aisyah sambil mengingat ingat lagi "Siapa yaaaa....???? gue lupa." kata sang cowok tersebut lagi "Gue Iqbal, lue Aisyah kan...????" Raut wajah yang tadinya ramah kini menjadi berubah jadi judes, jawabnya "Maaf,anda salah orang.... !!!! gue bukan Aisyah tapi gue Keysa, permisi."
Dengan tergesa gesa Aisyah pergi ke kasir meninggalkan sang cowok tersebut, cowok tersebut adalah Iqbal mantan kekasih dari Aisyah ! setelah selesei membayar Aisyah bergegas ke tempat mobilnya parkir. "Belanjanya sudah sayang?" tegur Anton saat melihat Aisyah terburu buru masuk ke dalam mobil, "Sudah kok mas, ayo buruan segera jalan." sahut Aisyah dengan muka panik sekali, Anton bingung dengan sikap Aisyah sang istri ! jawabnya sambil menjalankannya mobil "Ada apa sih sayang, kok keliatannya panik sekali?." jawab Aisyah berbohong "Nggak ada apa apa kok mas, gue cuma takut saja bapak dan ibu kelamaan menunggu kita." Anton tersenyum mendengar penuturan dari Aisyah sang istrinya, selama 15 menit mereka menempuh perjalanan akhirnya mereka telah tiba di rumah pak Huda dan Bu Mariam ! dan rupanya tanpa sepengetahuan dari mereka Iqbal telah mengikuti mereka dari belakang.
Nampak pak Huda dan Bu Mariam telah berdiri di depan rumah, menyambut kedatangan mereka bertiga ke rumah ! Aisyah dan Nayla turun dari mobil sedangkan Anton menurunkan barang barang dari mobil. Setelah berpelukan dan bersalaman merekapun masuk ke dalam rumah, dari kejauhan Iqbal berkata "Ternyata dia betul Aisyah pacar gue dulu, makin cantik saja dia sekarang." lanjutnya lagi "Terus bocah perempuan itu tadi siapa ya? dulu waktu dia hamil anak gue di gugurin atau tidak yaaa...????" Iqbal semakin bertanya tanya dia sangat penasaran sekali, ingin sekali dia ikut masuk ke dalam rumah ! namun takut kalau nantinya di usir mereka. Keesokkan harinya Iqbal mengintai Aisyah dari kejauhan ! dia berharap Aisyah pergi ke luar rumah karena dia ingin membicarakan sesuatu. Benar saja tak lama kemudian nampak Aisyah pergi keluar rumah, dia pergi sendirian tanpa Anton ataupun Nayla sang putri ! Aisyah pergi ke warung untuk membeli sesuatu. Saat tiba di tengah jalan yang sepi tiba Aisyah di kagetkan oleh kedatangan Iqbal , Iqbal lalu menggenggam erat tangan Aisyah dan berkata "Aisyah sayang, apa kabar lue?" Aisyah merasakan tangannya sakit diapun meronta ronta jawabnya kasar "Lepaskan, gue bukan Aisyah tapi gue Keysa." hardik Iqbal "Booohhhoooonnnnggg.... lue Aisyah bukan Keysa, gue udah menghamili lue jadi gue sudah hafal sama aroma lue Aisyah sayang." Iqbal mencium kening Aisyah dan memeluknya sambil berkata "Gue rindu lue Aisyah, gue menyesal telah ninggalin lue dan anak kita....!!!! Sarah telah selingkuh dengan cowok lain " Nampak wajah Iqbal benar benar sangat menyesal sekali, di dalam pelukan Aisyah Iqbal meneteskan air mata, jawab Aisyah sedikit Geram "Maaf kita sudah mempunyai jalan yang berbeda, dan anak dari lue sudah gue gugurin. Itu kan mau lueee...????" Iqbal semakin erat memeluk Aisyah, suaranya lirih "Nggak mungkin lue gugurin anak itu, lue kan sangat sayang anak itu." Aisyah mendorong Iqbal ke belakang dan menginjakkan kakinya ke kaki Iqbal, katanya dengan terbata bata "Iya itu dulu, tapi setelahnya gue gugurin kandungan itu" Aisyahpun beranjak pergi meninggalkan Iqbal sendirian, sebelum pergi Aisyah berkata "Sekarang lue rasain penyesalan itu, gue muak sama lue." lanjut Iqbal "Tapi gue cinta sama lue Aisyah.... Maukah lue balikan sama gue? gue nyesel ninggalin lueAisyah....." ucap Aisyah lagi "Maaf Iqbal, gue tetep milih mas Anton suami gue, ngerti ...!!!" Aisyahpun beranjak pergi meninggalkan Iqbal sendirian, karena takut di hadang lagi oleh Iqbal, Aisyah menghubungi Anton sang suaminya untuk menjemputnya di warung ! tak berselang lama Antonpun lewat bersama Nayla untuk menjemput Aisyah. Saat melihat Anton hati Iqbal merasa panas sekali, Anton berjalan menikmati pemandangan sekitar ! saat lagi berjalan tiba tiba dia di lempar batu kepalanya oleh Iqbal. Nayla terjatuh dan Anton jatuh tersungkur bersimbah darah, Iqbal gemetar seketika lemas lunglai tak berdaya ! batu di tangannya bersimbah darah dan Nayla pun menangis histeris. Warga yang lewat memberi pertolongan kepada mereka, nyawa Anton tak terselamatkan dan Iqbalpun di penjara karena terlibat kasus pembunuhan sadis ! Aisyahpun sedih dengan semuanya ini namun ini sudah menjadi takdirnya Dia harus kehilangan orang yang sangat di cintainya, namun dia lega anak semata wayangnya selamat ! karena dia sangat menyayangi Nayla meski Nayla hadir dengan cara yang salah.
SELESEI