Hai semuanya , kenalin namaku Azkia Elaine . Nama panggilanku Kia atau Elain . Aku tinggal bersama keluargaku . Sebuah ayah dan ibu itu pasti ada di dalam sebuah keluarga , tapi apakah ada ayah dan ibu yang tidak menyayangi anaknya ? Mungkin ada tapi tidak banyak karena aku yakin kalian semua mendapat kasih sayang ayah dan ibu kalian bukan ? Baiklah hidupku berbeda dengan kalian . Aku mempunyai kedua orang tua yang lengkap tapi semua itu tidak lengkap jika tidak ada sebuah kasih sayang dari mereka berdua . Rasa kasih sayang ? Aku tidak pernah merasakannya . Kata orang aku adalah makhluk putih karena rambutku berwarna putih seperti sudah tua , bola mataku berwarna biru , dan kulitku putih bersih bagaikan susu . Aku pantas mendapat julukan seperti itu , tapi aku tidak ingin jika mereka mempermasalahkannya ini dengan ayah dan ibuku . Ayah dan ibu tidak salah , hanya Kia yang salah . Karena hal itu mereka membenciku dan tidak memperhatikanku .
Sementara itu di sekolah aku tidak mempunyai seorang teman . Mereka semua menjauhiku karena mereka pikir aku ini aneh . Aku berbeda dari mereka semua . Oh ya Kia adalah seorang remaja berumur 18 tahun tepatnya ia duduk di bangku SMA . Beberapa bulan lagi adalah hari kelulusannya . Tapi apalah dayanya , jika kedua orang tuanya tidak dapat menghadiri hari kelulusan itu .
Tibalah hari kelulusan itu , semua teman-temannya sangat gembira . Tapi kita sama sekali tidak merasakan kegembiraan itu . Sekolah itu mengadakan sebuah pesta kelulusan untuk murid-murid kebanggaannya itu . Karena selama mereka bersekolah di sekolah itu banyak sekali piala dan piagam penghargaan yang memenuhi rak kaca sekolah itu dan itu semua berkat Azkia Elaine . Kia sangatlah pintar dalam bidang apapun tapi sayangnya dia hanya mengambil jurusan IPA . Guru-guru sangat bangga kepada Kia dan mereka kira jika kedua orang tuanya juga senang tapi ternyata tidak .
“Kia , teruslah belajar sampai kau menggapai cita-citamu .” ucap salah satu guru sambil memeluk Kia .
“ah , ternyata ibu . Baik , saya akan ingat pesan ibu . Dan terima kasih sudah membimbing Kita selama 3 tahun ini . Kia akan sangat merindukan ibu dan guru-guru lainnya .” ucap Kia yang menjawab ucapan dari wali kelasnya .
“Kia , ke mana ayah dan ibumu ? Apa mereka tidak datang ?” tanya bapak kepala sekolah yang hampir mengagetkan semua guru yang berada di dekat Kia .
“Eh itu pak , ayah dan ibu sangat sibuk jadi tidak menghadiri acara kelulusan ini . Mereka menitipkan salam kepada bapak katanya “terima kasih sudah membuat Kia sampai dia mendapatkan banyak sekali piala dan piagam” . Jawab Kia yang terpaksa berbohong kepada semua guru dan kepala sekolah SMA itu .
“ah tentu saja itu sudah menjadi tanggung jawab kami semua sebagai guru .” kata bapak kepala sekolah sambil tersenyum .
“kalau begitu nikmatilah pesta ini , bapak dan guru-guru lainnya mau menyapa murid lain dulu ya Kia . Bapak permisi .” ucap bapak itu yang langsung di ikuti oleh para guru lainnya .
“Baiklah , setelah ini aku harus pulang . Lagian tidak akan ada yang menyapaku lagi . Sebaiknya aku cepat pulang .” ucap Kia yang setelah itu langsung keluar dari ruangan itu .
Tiba-tiba ada yang membawa Kia pergi dari tempat itu .
“lepaskan aku ! Siapa kamu ?” tanya Kia yang sedikit gemetar ketakutan .
“Oh ini aku , Mea . Apa kau lupa dengan aku ?” tanya Mea dengan muka sinisnya .
Dia adalah Mea Agathie . Anak dari pemilik perusahaan tersukses di negara B . Bahkan kesuksesannya hampir sama dengan perusahaan milik keluarga Azkia Elaine . Mea sangat benci dengan Kia karena dia sangatlah pintar , lebih tepatnya dia iri . Karena saat dia duduk di kelas 1 SMA berbuat jail terhadap Kia akhirnya kepala sekolah itu mengeluarkan Mea dengan alasan melanggar tata tertib sekolah . Akhirnya papa dan mama Mea mengajaknya tinggal di negara B dan memulai semuanya di negara itu . Dia pun pergi berlibur ke negara A tapi ada maksud lain dia datang kembali ke negara tersebut , ya tujuannya dia mau membunuh Azkia Elaine .
“apa yang kau mau dariku ? Kenapa kau datang ke negara ini lagi ?” tanya Kia dengan tegasnya .
“seorang Azkia Elaine . Putri dari CEO terkaya di negara ini dan dari seorang modelis terkenal di negara ini . Tapi sayangnya kau tidak mengerti apa itu kasih sayang ? Hahaha , kasihan . Sepertinya hidupmu menderita ya ? Baiklah makhluk putih yang baik kali ini kau akan ku antarkan ke alam Baka . Karena aku sudah muak melihatmu lagi ! Aku sangat iri dengan kepintaranmu ! Jadi kau harus pergi dari dunia ini sekarang ! Dan aku akan langsung mengantarkanmu ke alam itu !” ucap Mea sambil berjalan mendekat ke arah Kia .
“Aku harus keluar dari sini ! Ah , sudah lepas ya ? Baiklah aku akan berlari secepat mungkin . Semoga saja dengan cara ini aku berhasil .” ucap Kia yang setelah itu berlari dengan sekuat tenaganya .
“cih , dasar sialan !” ucap Mea yang langsung mengejar Kia .
Akhirnya Kia keluar dari gang itu dan sekarang dia berada di pusat kota . Tak disangka jika Mea membawanya sejauh ini . Tapi saat ia mau menyebrang jalan tiba-tiba ada truk lepas kendali atau rem blong yang menuju ke arahnya . Semua orang histeris berteriak . Sementara aku , aku hanya berkata “mungkin ini waktunya aku pergi dari dunia ini . Ayah dan ibu pasti akan sangat senang karena mereka menginginkan aku mati , bukan ? Aku sangat menyayangi kalian . Sampai jumpa di dunia selanjutnya .” kata-kata terakhir Azkia Elaine .
Tentu saja truk itu menabrak Kia . Tubuhnya terpental hingga menabrak dinding sebuah toko di dekat penyebrangan itu . Berlumuran darah itu pasti . Semua orang mengetahui jika aku adalah Azkia Elaine anak dari seorang CEO terkaya di negara ini . Salah satu dari warga itu menelepon ayah dan ibuku . Aku tidak tau mereka merasakan kesedihan atau kesenangan yang pasti aku sangat menyayangi mereka dan aku tidak akan pernah menemui mereka kembali . Dan aku kira , aku akan mati tapi ternyata aku hidup di dunia lain . Apa aku mengalami sebuah reinkarnasi ? Tapi zaman ini sudah berbeda dengan zaman reinkarnasi itu . Mana mungkin masih ada sebuah reinkarnasi konyol itu .
Azkia Elaine , sekarang hidup di sebuah kota besar di mana di zaman ini masih terdapat sebuah kerajaan . Tetapi ia tinggal di sebuah hotel karena saat ia bangun , ia sudah berada di dalam kamar hotel yang sangat mewah .
“Sia !!!! Sampai kapan kau akan tidur ? Kakak sudah terlambat !!!” teriak seorang kakak laki-laki yang tiba-tiba datang ke kamar Kia .
“Sia ? Namaku bukan Sia ! Namaku Azkia Elaine !” aku kembali berteriak karena tidak terima namaku di ganti .
“Sia !! Jangan membuat kakakmu ini marah !! Kakak sudah telat !!! Cepat bangun dan bersiap !!!” kakak laki-laki itu kembali berteriak .
Kia yang mulai ketakutan mulai menangis dan berkata “maafkan , jangan memarahi kia” ucapnya sambil menangis sesenggukan .
“astaga baru kali ini , kakak melihatmu menangis . Kamu kenapa Sia ? Kenapa kamu sedikit berbeda dari biasanya ?” tanya kakak laki-laki itu dengan lembut .
“namaku bukan Sia , namaku kia . Lalu kakak siapa ? Aku tidak mengenali kakak .” jelas kia yang setelah itu bertanya ke kakak laki-laki itu .
“baik namamu kia , namaku Kennan Carloise dan sebenarnya kau Sia Carloise bukan KIA atau Azkia Elaine . Adik kenapa kau jadi seperti ini ? Coba katakan ke kakak !” tanya kakak itu yang kembali lembut kepada Kia .
“Aku tidak tau . Aku tau waktu itu aku kecelakaan lalu tiba-tiba aku berada di sini dan sepertinya dunia ini beda dengan duniaku .” jawab Kia dengan suara lirih .
“apa kau tau tentang reinkarnasi ? Sepertinya kau mengalami hal itu . Dan sebaiknya kau menggunakan nama Sia Carloise , apa adik tidak keberatan ?” Kennan kembali bertanya .
“Baik , asalkan kakak ceritakan siapa aku dan siapa keluargaku !” jawabnya dengan menatap wajah kak Kennan dengan serius .
“Baiklah , tapi kakak menceritakannya nanti malam saja . Sekarang adik pergi berangkat sekolah dulu !” jelas Kennan sambil mengelus kepala Kia .
“tidak !!! Aku tidak mau sekolah !!! Aku takut !!” teriak Sia sambil menangis .
“oke-oke , Sia tidak sekolah . Tapi Sia harus mau belajar dengan guru les lagi !” jawab kak Kennan yang hampir kewalahan dengan sikap adiknya itu .
“baik” jawab Kia yang langsung berhenti menangis .
“baiklah kakak berangkat kerja dulu , adik di hotel ini saja . Sudah ada 2 penjaga yang akan menjaga adik sampai kakak pulang nanti . Ingat adik hanya boleh pergi dengan 2 penjaga di depan pintu kamar hotel itu .” jelas kak Kennan .
“ya adik tau” jawabnya .
“Dasar adik menyebalkan , kakak berangkat dulu .” ucap kak Kennan sebelum pergi dari kamar hotel adiknya itu .
Saat dalam perjalanan , kak Kennan menugaskan temannya untuk mencari tau tentang anak perempuan bernama Azkia Elaine . Karena kak Kennan sangat ingin tau , apa yang terjadi dengan anak bernama Azkia Elaine itu . Saat sampai di kantor semua orang memberi hormat ke kak Kennan layaknya sebagai bos .
Kennan Carloise adalah anak pertama dari keluarga Carloise . Keluarga ternama dan keluarga yang memiliki banyak sekali perusahaan di dunia ini . Papa dan mama sudah mewariskan salah satu perusahaannya ke anak pertamanya itu . Karena umur kak Kennan sudah 20 tahun maka dari itu papa dan mamanya memutuskan untuk menyerahkan perusahaannya ke anak pertamanya itu . Kak Kennan sangat ahli dalam permasalahan IT .
Sedangkan adiknya Sia Carloise masih berumur 15 tahun . Ternyata Sia dengan Kia berbeda 3 tahun , tapi itu tidak membuat masalah untuk seorang kia karena ia tau apa yang harus ia lakukan saat di SMA .
Keluarga Carloise juga seorang mafia layaknya mafia terkejam dan terkenal di seluruh penjuru dunia . Nama klan mafia itu adalah white mafia . Karena mereka membuat orang-orang tidak bersalah mati mengenaskan . Keluarga Carloise akan menghukum orang-orang yang mengganggu keluarganya sampai ia mati mengenaskan .
Saat di ruang kerja kak Kennan ...
“Permisi tuan . Tuan Arvin sudah menunggu anda di ruang tunggu keluarga .” Ucap pengawal pribadinya sambil membungkukkan badannya .
“Oh baiklah , aku akan segera ke sana .” jawab Kennan sambil menutup laptopnya .
Saat sampai di ruang tunggu keluarga , mereka langsung membicarakan apa yang disuruh oleh kak Kennan ke teman baiknya itu .
“akhirnya datang juga kau , Kennan .” ucap Arvin sambil tersenyum .
“cepat katakan , informasi apa yang kau dapatkan .” tanya Kennan dengan tegas .
“baiklah , aku mendapatkan beberapa informasi dan mungkin ini akan membantumu . Sepertinya Azkia Elaine adalah gadis perempuan yang hidup di masa depan . Tapi dia mengalami sebuah reinkarnasi dan akhirnya ia menjadi adikmu , Sia Carloise . Azkia berumur 18 tahun dan jika dipikir-pikir ia baru saja lulus dari SMA . Hanya informasi itu yang aku dapatkan .” jelas Arvin .
“Jadi Azkia Elaine berumur 18 tahun ? Mmm... Baiklah aku mengerti .” ucap Kennan sambil sembari meminum tehnya .
“lalu , apa kau akan menceritakan tentang keluargamu ke adikmu itu ?” tanya Arvin .
“ya” jawabnya dengan singkat .
“Masih saja dingin , sudahlah aku akan pergi sekarang . Masih ada urusan yang harus aku kerjakan . Aku pergi dulu .” kata Arvin sambil berjalan keluar ruangan itu .
Waktu pun terus berjalan hingga menunjukkan pukul 17.00 . Akhirnya Kennan pun pulang ke hotel yang ia tinggali bersama adiknya . Sesampainya di hotel , Kennan langsung pergi ke kamar adiknya .
“Adik !” ucap kak Kennan sambil membuka pintu dengan keras ./rasa-rasa mau mendrobak nih pintu .
“ada apa ? Oh kakak sudah pulang ? Kakak mau menceritakan yang kakak janjikan tadi pagi bukan ? Jadi kakak harus menceritakannya sekarang .” jelas Sia .
“Baiklah , tapi izinkan kakak untuk membersihkan badan terlebih dahulu . Lalu kakak akan menjelaskan semua ini kepadaku !” jawab kak Kennan sambil berjalan keluar dari ruangan adiknya .
Kennan memutuskan untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu baru setelah itu ia menceritakan semua tentang keluarganya ke Kia yang sekarang menjadi adiknya .
“kakak sudah selesai !” ucap Sia yang tiba-tiba mengejutkan kak Kennan yang baru saja masuk ke dalam ruangannya .
“eh itu...” belum selesai kak Kennan menjelaskan , tetapi Sia sudah tidak sabar mendengarkan cerita tentang keluarganya .
Sia menarik tangan kak Kennan dan membawanya duduk di ruang keluarga lalu berkata “sekarang kak Kennan duduk dan ceritakan tentang keluarga kak Kennan !” .
Karena tidak dapat mengelak dari pertanyaan adiknya itu , akhirnya Kak Kennan menceritakan tentang dirinya dan keluarganya .
“apa ? Kita keluarga mafia ? Dan aku yang menjadi pemimpin di grub mafia itu ? Nggak !!! Mafia itu jahat !!!!! Sia nggak mau menjadi pemimpin mafia lagi !!!! Nggak !!!” teriak Sia yang sock akibat dari cerita kakaknya itu .
“adik , kakak mohon . Jadilah pemimpin mafia tolong jadilah pemimpin mafia . Papa berharap kamu yang akan menjadi pemimpin mafia . Apa kamu mau membuat papa kecewa ? Sia , papa sangat menyayangimu dan lagi kau sangat ahli dalam bidang bela diri.....” belum selesai kak Kennan berkata , sia kembali menjawab perkataan kak Kennan .
“itu bukan Kia , tapi Sia . Sekarang kia yang menjadi sosok Sia dan aku tidak pandai dalam hal bela diri . Aku pasti akan membuat kalian kecewa . Aku tidak pantas menjadi pemimpin mafia .” jelas Kia yang hampir menangis di hadapan kak Kennan .
“adik , kamu pantas , kamu pantas menjadi pemimpin mafia . Kamu harus berlatih mulai sekarang ! Kamu pasti bisa ! Jangan menyerah ! Kakak akan selalu mendukungmu !” ucap kak Kennan sembari mengelus kepala adiknya dengan lembut .
Karena kakak percaya jika aku bisa menjadi seorang pemimpin maka dari itu aku akan berusaha . Berusaha menjadi seorang pemimpin mafia . Berusaha menjadi anak dan adik yang kuat . Kini aku berlatih di sebuah perguruan tinggi mafia , di mana orang-orang yang ingin menjadi mafia akan dilatih terus menerus sampai seseorang itu bisa .
Tak terasa 2 tahun telah berlalu . Kini aku sudah ahli dalam bidang bela diri maupun di bidang senjata dan sekarang aku menjadi seorang pemimpin mafia . Rasanya sangat senang bisa menjadi seorang pemimpin mafia dan juga aku sudah sedikit berubah menjadi seorang yang kejam dan tidak menjadi anak cengeng lagi . Keluargaku juga bahagia . Kakak , papa dan mama terima kasih sudah mendukung Sia sampai sekarang .
Siapa sangka kebahagiaan itu menghilang secara tiba-tiba . Setelah kepulanganku dari perguruan semua keluargaku menyambut dengan rasa kebahagiaan . Tetapi 1 Minggu kemudian , pesawat pribadi papa dan mama mengalami kecelakaan dan itu membuat Kennan dan Sia sedih . Kehilangan orang yang kita sayang memang sangat menyakitkan . Tapi aku tidak boleh menyedih terus menerus , aku harus mencari siapa yang membuat pesawat pribadi papa dan mama mengalami kecelakaan . Sekarang Sia akan mengutamakan orang yang mengganggu keluarganya apalagi membuat nyawa keluarganya hilang , Sia tidak akan main-main dengan perintahnya , sekali ia menyuruh pengawalnya untuk membunuh orang itu maka orang itu akan meninggal dengan mengenaskan . Sia yang sekarang berbeda dengan Sia yang dulu . Sia yang sekarang mempunyai sifat dingin dan kejam . Siapapun yang berniat mencelakai keluarganya ia akan membunuhnya dengan cara yang mengenaskan . Sama seperti sekarang , ia sedang mencari orang yang sudah membuat pesawat papa dan mamanya bisa mengalami kecelakaan .
“Permisi nona Sia” ucap pengawalnya yang tiba-tiba datang ke ruang kerjanya .
“hmmm” sia hanya menjawab dengan dengungan .
“saya sudah menemukan siapa pelakunya . Dia adalah anak buah dari musuh keluarga Carloise . Lebih tepatnya orang itu adalah Zen Xiao .” jelas pengawalnya .
“Orang itu !!!!!” teriak Sia sambil meremas kertas yang tadinya ia pegang .
“CEPAT SIAPKAN PASUKAN !!! KITA AKAN MENYERANG MARKASNYA !!! DAN BAWALAH Seao ( hewan buas yang Sia punya ) !!!!” perintah Sia kepada pengawalnya sembari berjalan keluar .
“Baik nona Sia !” jawab pengawalnya yang langsung melaksanakan tugas dari nona Sia .
Sementara itu , Sia sedang berada di kandang Seao .
“seao.... ku harap kau bisa membantuku nanti” ucap Sia sambil mengelus kepala seao .
Sia pun langsung menyuruh salah satu anak buahnya membawa Seao keluar dan menyuruhnya agar selalu di dekat Seao karena orang itu yang selalu merawat Seao saat Sia sedang di luar kota maupu luar negeri .
Setelah semuanya siap , Sia dan para pasukannya langsung menuju markas Zen Xiao musuh bebuyutan dari keluarga Carloise .
Saat mereka hampir sampa di markas Zen Xiao tiba-tiba para pasukannya menghadang pasukan Sia .
“cih... Kalian mau mengantarkan nyawa kalian lebih dulu ? Baiklah akan ku kabulkan !” Tanpa basa-basi Sia pun langsung menyerang pasukan Zen Xiao .
Tak lama kemudian , pasukan Zen Xiao kalah . Sia langsung menyuruh para pasukannya menyerang markas Zen Xiao . Dan lagi sia melepas rantai Seao sambil berkata “Seao ikutilah aku !! Lawan musuh dan bunuh dia !! Ingat itu saat aku melawan kau juga harus ikut melawan !!” setalah berkata seperti itu Sia langsung menyerang , mengikuti para pasukannya dari belakang .
Tak disangka jika pasukannya berkurang separuh . Itu tidak membuat Sia semakin takut malah membuatnya semakin marah dan ingin langsung membunuh orang yang bernama Zen Xiao . Akhirnya yang ditunggu-tunggu Sia pun datang , orang bernama Zen Xiao akhirnya muncul dengan 2 pengawalnya . Sekarang Sia dengan Zen Xiao berada di sebuah rooftop gedung markas itu .
“hei , lama tidak berjumpa anak kecil yang manis .” sedikit sapaan dari Zen Xiao .
Zen Xiao berbeda 3 tahun dengan Sia . Umurnya sekarang 20 tahun sedangkan Dia berumur 17 tahun . Zen Xiao memang sudah lama mengenal Sia dan ia juga menargetkan Sia sebagai pembunuhan sadisnya .
“cih...apa yang kau mau !!! Cepat katakan !!!” teriak Sia .
“aku hanya mau kau MATI !!!” jawabnya dengan senyuman sadisnya .
“baiklah setidaknya kau duluan yang akan mati !!” ucap Sia yang langsung memulai pertarungannya dengan Zen Xiao .
Pertarungan sengit antara Sia Carloise dengan Zen Xiao . Keduanya sama-sama kuat dan ahli dalam bela diri . Hingga pada akhirnya Sia dibawa oleh seorang makhluk dan sekelilingnya hanya berwarna hitam .
“Di mana aku ?!” Tanyanya yang sedikit kebingungan .
“Kia ..... Kia...... Azkia Elaine” tiba-tiba ada yang memanggilnya entah dari mana asal suara itu .
“Siapa kau ! Jangan pengecut ! Keluarlah !” teriak Sia .
“Kia kau sudah mengalami sebuah reinkarnasi . Reinkarnasi hanya diberikan kepada manusia yang beruntung dan itu pun termasuk kau , Kia . Sekarang nyawamu sudah terancam dan kau harus memilihnya !” jelas makhluk yang berbicara kepada Kia .
“apa maksudmu !?” Kia yang masih kebingungan mencoba bertanya .
“kau harus memilih . Kau yang mati atau Zen Xiao yang mati ? Jika kau memilih kau yang akan mati maka nyawa kakakmu lah yang akan ku ambil , lalu jika kau memilih Zen Xiao yang mati maka nyawamu lah yang akan ku ambil . Jadi kau pilih yang mana Azkia Elaine ?” jelas seorang makhluk itu .
“Biarkan.... Aku..... Memilih..... Jika.... ZEN XIAO YANG MATI !!” Jawab Kia dengan percaya diri .
“kenapa ? Katakan apa alasanmu memilih Zen Xiao ?” tanya makhluk itu .
“Aku.... Aku tidak mau kakak terluka..... Apalagi jika nyawanya pun ikut hilang . Kak Kennan sangat baik..... Biarkan dia hidup..... Aku yakin... Zen Xiao tidak akan menyakiti kakak..... Aku yakin.....” jawabnya dengan tetesan air mati di pipinya .
“baiklah jika itu maumu ....... Maka......” sebelum makhluk itu selesai berbicara , Kia kembali di kehidupannya . Ternyata ia masih terus bertarung .
Di mana saatnya Zen Xiao tau kelemahanku , dia langsung menembakkan semua pelurunya ke bagian tubuhku yang penuh dengan luka .
“Zen Xiao.....” panggilku dengan nada pelan .
Zen Xiao yang merasa kasihan langsung menghampiri Sia .
“k-kak... Zen....” ucapku sambil memegang tangan Zen Xiao .
“Kakak ? Apa katamu ? Kau memanggilku dengan sebutan kakak ?” Zen Xiao yang merasa terkejut setelah mendengar ucapan Sia langsung memegang tangannya .
“ya.... K-kak Zen..... a-apa kakak t-tau.... Kak Zen adalah ka-kakak kandung-ku....... Adik kak Kennan j-juga..... Kak Kennan..... Sangat Me-menyayangi kak Zen......” ucap Sia yang terbata-bata .
“apa !!! Apa maksudmu !!!!” teriak kak Zen yang terkejut akan penjelasan dari Sia .
Flassback on......
Saat itu aku di ajak kak Kennan makan di restoran terkenal . Sebenarnya aku tau , apa maksud kak Kennan mengajakku kemari.....
“katakanlah....” ucapku dengan singkat .
Oh ya di waktu itu aku sudah di perguruan mafia dan guru mengizinkanku untuk keluar bersama kakak .
“Ya..... Kau tau musuh bebuyutan keluarga kita ?” tanya kak Kennan .
“hmmm..... Lalu....” jawabku yang hanya dengan dengungan .
“dia adalah kandungmu dan dia juga adik kandungku” jelas kak Kennan .
“a-apa !!!” ucapku yang hampir tersedak makanan .
“Dia hilang saat dia berumur 6 tahun sedangkan kau masih balita . Kami terus mencarinya sampai-sampai kita menemukan sebuah robekan baju yang ia kenakan saat keluar bersama pengawal pribadinya . Kami kira jika ia telah meninggal tapi ternyata dia masih hidup dan menjadi musuh bebuyutan keluarga Carloise . Kakak selalu menyelidiki tentang informasinya dan akhirnya kakak menemukan sebuah informasi dan itu menunjukkan jika Zen Carloise benar-benar masih hidup..... Kakak sungguh sangat merindukannya..... Tapi mana bisa kakak menemuinya....... Dia mengalami hilang ingatan dan dia juga tidak mengingat kita...... Kakak sangat ingin memeluknya sama seperti saat dia berumur 6 tahun...... Kakak sangat menyayanginya sama seperti kakak menyayangimu.......” jelas Kak Kennan yang hampir menangis di depan adiknya .
“Zen.... Kakakku.... Baiklah akanku urus ini semua..... Sampai waktu itu tiba..... Kakak akan dapat memeluknya tapi..... Aku tidak akan bersama kalian lagi karena aku bukanlah Sia melainkan Kia..... Bagaimana pun juga aku akan selalu menyayangi kakak-kakakku yang baik ini......” ucap Sia dengan aliran air mata yang membasahi pipinya .
Flassback off......
“SIA !!!!!” teriak Zen dengan memerut erat tubuh adiknya .
“Namaku bukan Sia.... Aku Kia.....” ucapku yang sedikit kehilangan nafas .
“siapa pun dirimu aku tidak peduli !!! Kau tetap adikku !!!” ucap Zen sambil menangis .
“aku.... sangat..... menyayangi...... kak..... Zen.... Carloise.....” kata-kata terakhir yang Sia ucapkan sebelum ia pergi dari dunia ini untuk selamanya .
Hari pemakaman pun tiba , setelah suasana sedikit sepi kak Kennan mencoba berbicara kepada Adiknya Zen .
“Zen...” panggil Kennan .
“Aku tidak pantas menjadi seorang kakak !!!” ucap Zen yang masih saja menangis di depan makam adiknya .
“Kau kakak yang baik bagi Sia . Biarkan ia tenang di alam sana . Dan satu hal lagi , dia berkorban untukmu..... Dia sudah pernah menceritakan semua ini kepadaku.....” jelas Kennan.
“Maafkan aku kak..... Maafkan.....” ucap Zen sambil memeluk erat tubuh kakaknya .
“kakak akan memaafkanmu...... Dan akan selalu menyayangimu..... Karena kau telah kembali Zen Carloise......” kata kak Kennan sembari membalas pelukan dari adiknya , Zen .
“Kia terima kasih karena kau sudah mau merubah sifat adikku , Sia . Semoga kalian tenang di alam sana .” gumam kak Kennan dalam hati sambil tersenyum .