Sakit rasanya💔 Jika di Ingat kembali😣
Saat kita sekuat mungkin menjaga hati, namun si pecundang mulai merusaknya, Saat kita benar-benar nyaman dengan kesendirian si pengacau datang merubahnya, dan saat kita berharap, si pembohong mulai beraksi pergi.
mulai nampak di situ hati seorang perempuan tidak bisa kuat kembali, apalagi jika sampai menaruh hati. Jalannya pasti akan bunuh diri, namun itu tidak dengan ku, aku lebih mengikhlaskan dia pergi di banding nyawaku yang pergi.
Lelaki bukan hanya dia, Aku masih punya Allah yang menyimpan baik jodohku, jangan takut jangan merasa resah, semua Allah yang pegang, kita hanya berdo'a dan terus berdo'a yang terbaik.
Kuat dengan hidup kesendirian 💪
💔
💔
💔
Saat hati ini sudah terkunci kembali, lalu seseorang yang sama datang kembali , dengan rasa trauma yang mendalam diriku masih ragu untuk membalasnya, beberapa lelaki pernah singgah di hati, namun dirinya pergi saat rasa hati ini mulai nyaman.
Salah satunya Dia💔😣.
Sekitar 1 tahunan kurang, diriku mengunci rapat hati ini, namun hati ini berhasil di dobrak kembali oleh seorang lelaki yang aku anggap pangeran dulu, dirinya yang hanya manis di depan belum tentu manis juga di belakang.
Kali ini Caranya berbeda dan benar-benar sangat meyakinkan ku, rasa perhatiannya, rasa kasih sayangnya dan bukti cintanya, Ia nampakan saat diriku benar-benar nyaman dengan kesendirian ini, Trauma itu masih melekat di tubuhku saat aku mengingat kejadiannya, apalagi dengan cara yang langsung menampakkan wajahnya yang sekilas membuatku benci dan jijik menatapnya.
Di saat hati ini mulai kuat, dia datang! memohon-mohon untuk kembali.
Bentar!!🤨
Apakah aku pernah mendengar dirinya mengatakan cinta dengan kata yang tepat!! Tidak pernah, palingan di setiap kata-kata ungkapan cinta nya itu terselip kata masih ragu, seperti ini :
"Kapan kita jadian!!(Masih jauh ya)"
Dia sendiri yang menjawabnya, jadi bagaimana aku menjawabnya jika dia menjawab Kemabli pertanyaan nya, aku yakin dirinya masih ragu saat mengatakan itu, namun jika dia terus-menerus seperti itu padaku, apa yang harus aku buat!!.
Menunggunya!!
Iya!! aku menunggunya 2 bulan, tapi hasilnya!!
Dia tidak ada lagi, entah apa yang sedang ia lakukan, pulang pergi yang di lakukan nya.
Diriku kini yakin bahwa dirinya hanya sekedar mempermainkan diriku saja, dia hanya ingin merusak kebahagiaan ku dan hidupku.
Namun tidak semudah itu, aku masih punya hati dan belum sampai kau singgahi, karena
rasa ragu untuk mengatakannya, namun jika seperti itu terus, apakah aku tidak salah menarik hati lagi untuk orang lain!! karena dalam waktu 2 bukan itu masih belum ada kepastian, lagi pula
dirinya belum pasti mengatakan cinta itu lagi.
Ya diriku kembali mengunci hati dan menggembok dengan kuat-kuat!!
.
.
.
Menjelang 1 tahun dirinya kembali lagi.
Seorang lelaki yang jago menaruh hati, lalu pergi tanpa undur diri, kini ia datang dengan sebuah janji.
Diriku yang sudah tahu taktik nya, yang dulu
datang saat hatinya merasa sepi, dan dia pergi saat hatinya mulai terisi, kini ia meyakinkan dengan sebuah cincin yang bertanda serius. mungkin hati ini sedikit tergoyang dan sampai berhenti sejenak tidak percaya.
Melihat sebuah cincin yang ia sodorkan di depanku dan segera ia pasangkan di jari manis ku, namun hati ini benar-benar sudah tertutup rapat untuk nya, segera aku menarik tangan, dan berkata padanya.
"Dimana hatimu!! aku menunggu mu beberapa bulan sampai hampir 1 tahun tapi kau tidak pernah ada kabar, ini hati bukan wahana permainan yang bisa kau coba berulang-ulang kali, dan kau juga sudah menyayat hati ini dengan postingan mu bersama wanita lain. Ya memang aku bukan siapa-siapa di hidup mu, tapi aku sempat merasa yakin dan percaya bahwa dirimu akan datang dan membawa kebahagiaan, tapi apa!! seseorang menusuk di belakang ku, membuat hati ini sanagt sakit melihat nya, ku kira kau yakin padaku, ternyata hanya mainan saja"
"Dan Maaf aku tidak bisa menerima cincin itu singgah di jari manis ku, hanya lelaki yang bertanggung jawab yang bisa memasangkan cincin itu untuk"
"Jadi aku tidak bisa menerimamu, pergi sana dengan wanita yang sempat kau anggap ratu itu, aku ingin menyaksikannya Kemabli"
Diriku pergi dengan hati yang penuh darah jika luka di luar, namun luka ini ada di dalam sehingga hanya aku yang merasakan nya, tidak dengan orang lain.