Seorang gadis kecil bernama Lula yang kini kerap di ceritakan warga sekitar dan staf kantor lainnya, karena kejadian hari itu yang menjadi sebuah misteri. Gini ceritanya..
Lula Anastasya adalah anak pertama dari bapak Santoso pemilik perusahaan kantor itu itu, di umurnya yang masih kecil, pasti susah untuk di bantah, seperti saat itu.
Karena Lula gemar sekali jalan-jalan sehingga setiap ayahnya pergi ke kantor Lula selalu ikut mengantarkan ayahnya sampai raungan pribadinya, Lula ikut bukan karena ayahnya, tapi Lula ikut agar Lula bisa naik lift, karena Lula sangat suka sekali bolak-balik naik lift, dia suka saat meluncur dan melesat tinggi, menurutnya seperti wahana permainan.
Namun ini tidak boleh di contoh, Di umurnya yang masih lumayan kecil ini sangat susah untuk di bantah atau di ajak kompromi, anak sekecil ya masih belum mengerti arti bahaya.
Namun pada saat hari itu, tiba-tiba sebuah lift mengalami rusak, entah apa yang sudah terjadi, dan pada hari itu juga Lula ingin menaiki liftnya.
"Jangan Lula lift ini rusak, jika kamu masuk dan menaiki lift ini kamu akan bahaya" Ucap Ayahnya yang terus menarik paksa Lula yang terus menariknya menuju lift.
Tapi bagaimana lagi meskipun seorang ayah berbadan besar, tapi tetap saja hatinya kalah dengan pintaan Lula yang tidak bisa di tolak.
Orang-orang juga pernah bilang pad apak Santoso, kalo lift itu rusak dan tidak layak di pakai lagi, jika di pakai mungkin bisa mengakibatkan bahaya bagi penaik nya, bisa jadi lift itu melesat dengan tinggi dan lolos rel, atau bisa juga lift itu terjun dan ambruk di bawah.
Namun bagaimana lagi Lula yang sudah tidak kuat ingin segera masuk ke dalam lift itu sampai ia menangis- nangis, tapi ayahnya terus menarik Lula dengan kuat.
"Ayah ayoo, ayo ayah kita masuk lift, aku ingin masuk lift" Rengek Lula yang terus menerus menarik keras tangan ayahnya.
"Tidak Lula, lift ini rusak bapak-bapak tadi bilang lift ini tidak layak di pakai dan bisa berbahaya bagi kita penumpang nya"
"Aa.. Ayo ayah ayo" Tidak mendengar kan perkataan ayahnya dia malah terus merengek nangis menginginkan naik lift itu.
"Tidak bisa Lula, ayo cepat pergi kita cari lift yang lain, ayo" Terus menarik Lula pergi, namun Lula terus menarik tangan ayahnya dan terus merengek ingin naik.
"Enggak mau, pengen naik lift😭"
"Enggak bisa udah ayo kita cari yang lain saja" Tiba-tiba lift itu terbuka sendiri padahal tidak ada orang di dalamnya, Lula yang tidak tahu apa-apa dia malah melepaskan tangan ayahnya dan segera masuk dengan gembiranya, ayahnya terkejut dan langsung berlari menghampiri Lula.
Namun ayahnya telat menarik Lula, dan lift itu juga menutup sendiri dan membawa Lula di dalamnya.
"Lula!!" Teriak ayahnya sangat menghawatirkan anaknya, tidak lama dari teriakan ayahnya, pak Santoso mendengar teriakkan Lula memanggil ayahnya.
"Ayaahhh😭" Pak Santoso terkejut dan memanggil nama Lula.
"Lula🥺"
Dengan cepat ayahnya meminta bantuan pada semua staf kantor itu hingga mendatangkan polisi sangking paniknya, ibunya terus menyalahkan ayahnya karena tidak becus menjaga anak.
Mereka semua menghawatirkan keadaan Lula, pikiran mereka sudah melayang kemana-mana, polisi terus berusaha menurunkan nomor liftnya, namun perpindahan nomor itu semakin cepat dan lift itu menuju kamar nomor terakhir.
Semuanya semakin khawatir dan ibunya terus menangis lemas.
"Lulaa😭, kembali nak, lulaa😭" Tangisan ibunya yang terus memanggil nama anaknya, tiba-tiba saat pak polisi ingin membongkar lift itu tiba-tiba suara kaca dan besi pecah sangat terdengar jelas di telinga mereka, mereka pikir itu hanya sebuah kecelakaan mobil di luar, semuanya melihat ke luar, tapi di luar tidak ada apa-apa.
Tiba-tiba lift itu mengeluarkan asap dan pak polisi segera membongkar lift itu kembali, dan ternyata lift itu ambruk tidak tersisa lagi, Lula yang kecil itu sudah bercampur dengan serpihan kaca dan besi, hanya segumpal daging dan darah di dalamnya.
Mereka semua terkejut dan segera ibunya Lula bangkit dan melihat anaknya yang sudah hancur lebur bersama kaca, ibunya semakin keras menangis menatap anaknya yang tidak ada rupanya lagi.
"Lulaa😭😭" Ingin segera masuk membawa Lula anaknya namun segera di cegat oleh polisi, dan di beri tanda pembatas polisi.
Kini ibu dan ayahnya hanya bisa melihat anak pertamanya lebur menjadi satu dengan serpihan kaca dan besi.
#Tamat#
#Misteri#Horor#