Namaku Lisa Kioriza,Aku mempunyai teman bernama Kirana Kiorita namanya mirip dengan namaku,dia adalah teman dari TK kami bersama sepanjang masa
Tapi saat kami bersekolah SMA,entah kenapa aku dibuli oleh murid-murid yang tidak ada hati.
Saat keesokan harinya kami bertemu di jalan,kami berjalan sambil mengobrol.
Ucapnya sambil tersenyum,membuatku teringat dengan adikku yang meninggal 3 tahun lalu,mukaku seketika berubah menjadi sedih.
Dia bertanya padaku kenapa aku berubah menjadi bersedih?,aku menjawab dengan senyum palsuku yang lugu dan polos,tapi di balik kepolosanku,aku adalah manusia yang memendam rasa sakitku dengan tegarnya,namun ada rumor yang mengatakan bahwa aku itu adalah manusia lugu,tidak tahu malu,mencari suasana agar ada orang yang percaya padaku.
Aku terkejut,dan semua orang membicarakanku,aku mudur dari papan tulis dan dari mereka.
Aku terduduk tidak percaya ,entah kenapa aku bisa jadi bahan pembulian untuk mereka.
Tapi percayalah pasti ada seseorang yang bisa membantuku,dan itu benar Kirana dia membelaku dengan kata tegas.
Mereka kaget tidak percaya bahwa dia membelaku yang cupu.
Ada seorang siswa yang bernama Alexandra Kaeima,dia membantah dan bicara kenapa dia membalaku manusia yang cupu dan polos ini?,dia bilang dengan kata tegas dengan amarahnya yang tinggi.
Aku memang memendam rasa sakitku di dalam lubuk hatiku yang dalam.
Aku percaya pada temanku,aku menarik tangannya dan pergi ke taman sekolah.
Aku berterima kasih dan meminta maaf padanya karena telah merepotkannya.
Dia berkata untuk apa meminta maaf dan berterima kasih?,bukankah kita sahabat?
Aku menangis dan memeluknya.Dan saat pulang sekolah dia mengajakku pergi ke suatu tempat.
Ternya itu adalah taman yang indah dengan bunga mawar kesukaanku.
Dan dia memberikanku hadiah,dan dalam hadiah itu terdapat sebuah foto masa kecilku dan surat yang berwarna pink.
"Selamat ulang tahun ke 15 Lisa,semoga dengan umurmu ini kau bisa lebih percaya diri ya,semoga kita bisa bersahabat sampai kita besar"
Aku menangis tersedu-sedu dan saat aku melihatnya,dia memberikanku kue ulang tahun berwarna putih dengan hiasan krim bunga berwarna sepadan.
Aku memeluknya,sambul menangis.
Dan kami sekarang sudah besar kami sekarang menginjak usia 24 tahun dan saat aku mendengar suara di belakang Asrama,ternyata Kirana dia yang menyuruh Alex agar menulis rumor itu di saat kami SMA,aku terkejut dan Kirana melihatku dan dia menghampiriku,dengan senyum sinisnya,dan dia berkata kenapa takut,inikan temanmu dari masa kecil hinggaa sekarang yang masih ada,kenapa kau takut dan kaget padaku?
Aku berkata kenapa kau melakukan ini?,kenapa kau menusukku dari belakang,KIRANA?!
Aku tidak percaya bahwa temanku sendiri,melakukan ini semua.
Begitu hampanya rasa ini,begitu sakitnya rasa ini!,sudah begitu dalamnya hatiku menahan rasa sakit ini demi temanku,tapi ternyata dia sendiri yang menyakiti aku,teman masa kecilnya hingga sekarang.
Kadang aku berfikir apa yang ada di dalam pikiran dia,dan ternyata penghianatan ini yang dia fikirkan?.
Begitu gampangnya menghianati teman sendiri,yang susah payah menahan rasa sakit yang mendalam,dan terus dalam!
Aku tidak percaya TAKDIR!
Susah payah aku menahannya deminya,tapi dirinya yang menyakiti aku,dan menusukku dari belakang dengan panah yang tajam!.
Demi apa?,demi apa kau menghianatiku?!,selama-lamanya aku akan membenci dirimu KIRANA!
Sebagai teman yang baik,aku akan menahan rasa sakit apapun itu,tapi dia yang menyakiti aku..
Tamat..
Aku akan,terus menusukmu dari belakang,sama seperti aku,Kirana..
Mohon maaf jika tidak nyambung🙏