di hari yang cerah aku berdiri didepan mantanku sekaligus sahabat masa kecilku
" Dea, maafin aku dong " mohon Dino
" gak bakal memang kamu gak ingat apa yang kamu lakuin 1 bulan lalu hah" marahku
aku teringat akan kejadian 1 bulan lalu
" No, aku gak pacaran sama Reza tolong percaya aku " aku memohon
"gak, kamu udah ketahuan pacaran sama Reza " marah Dino
" kita putus " kataku
lalu kuingat juga masa kecilku
di taman penuh bunga Dino duduk disampingku
" Dea, aku janji bakal nikahin kamu saat aku besar aku janji " janji Dino
tapi sekarang semua hancur
" Dea, kamu mau maafin aku kan? " tanya Dino
" ya aku maafin " kataku datar
" berarti kita nyambung lagi kan? " tanya Dino lagi
" gak bakalan aku jawab iya " kataku sambil pergi meninggalkan Dino sendiri
kring..... kring..... kring..... telepon berdering aku melihat siapa yang meneleponku, ternyata Dino langsung kututup teleponku dengan bantal dan mulai menangis
" hiks..... hiks.... Dino kamu janji bakalan nikahin aku tapi mana janjimu " sesalku
aku melempar semua barang pemberian Dino
" aku benci kamu No " marahku
hingga akhirnya kulihat ada pecehan cermin di depan kasurku langsung kuambil dan kalian tahu apa yang aku lakukan
ya benar aku memotong rambut kesayanganku
" aku benci sekali kamu No" teriakku
tok... tok.... tok.... tanda pintu diketuk aku dengan cepat menghapus air matanya
" sebentar " teriakku
" siapa ya? " kataku sambil membuka pintu
setelah membuka pintu aku langsung membantingnya karena yang datang adalah Dino
" Ra, aku bakal tepatin janjiku dulu, aku gak bakal ninggalin kamu lagi " janji Dino
aku membuka pintu langsung memeluk Dino
" aku tahu kamu bakalan tepatin janjimu " kataku
di bawah panas yang terik aku memeluk Dino
dan mengucapkan
" aku sayang kamu No" ucapku
" aku juga sayang kamu Ra" jawab Dino
TAMAT