Kisah dimulai ketika aku ingin membeli minuman di suatu toko, tiba - tiba saja dia datang dan meminta maaf kepada ku atas apa yang ia perbuat padaku.
Apakah aku kembali pada mantan kekasihku?
Atau tidak?
***
Penasaran sama kisah ini?
Sebelum itu alahkah baiknya kalian mendukung Authur dengan cara memberi like pada cerpen ini sekaligus komen agar Author tambah semangat lagi dalam berkarya!!! 🔥🔥
Kalau kalian udah like dan komen yuk kita lanjutin kisahnya!!
***
Suatu malam terlihat seorang perempuan yang tengah duduk di kursi, sambil duduk ia menikmati 1 kaleng minuman soda rasanya sangat menyegarkan baginya.
Selesai ia menikmati minumannya itu, ia pun bergegas pulang menuju rumahnya.
Semampai di rumahnya ia mendapatkan omelan dari ibunya.
"Sudah jam berapa ini?, kenapa kamu lama pulangnya?" tanya Hana
"Maaf mah.., Yui janji deh ga lakuin ini lagi," ucap yui
"Iya.. ya.. hari ini mamah maafin kamu, tapi.. kalo besok kamu ulangin lagi mamah ga akan mamah maafin kamu!" ucap Hana
"Iya mama ku yang cantik," Goda Yui
Yui adalah gadis SMA yang berumur 17 thn, Nama panjang Yui adalah Jija waku Yuina, hobby nya adalah menyanyi dan menulis.
Keesokan nya...
Hari ini adalah hari Yui masuk sekolah, Yui juga termasuk siswi terpopuler di sekolahnya karena ia adalah murid terpintar dalam hal bahasa.
"Hai, gimana?, lo udah buat PR blom?" tanya karlina
"Udah kok, gw udah siapin dari kemaren," saut Yui
"Lo itu memang siswi paling rajin disekolah ini, gw udah tau banget pasti jawaban lo itu itu aja," puji karlina
"Thanks," ucap Yui
Setelah Yui mengucapkan kata terimakasih lalu ia pergi meninggalkan karlina.
Sesampainya di kelas ia merasa terkejut ketika ia melihat mantan kekasihnya, tak disangka ternyata mantan kekasihnya satu kelas bersamanya.
Yui hanya bisa cuek kepadanya seakan - akan tidak saling mengenal, mantan kekasihnya bernama widi.
Widi belum menyadari jika mantan kekasihnya satu kelas dengannya.
Belpun berbunyi seluruh murid memasuki kelasnya masing - masing.
"Baik anak - anak buka buku IPA nya halaman 133 kita akan mempelajari organ pada mata manusia," ucap bu Patmi
"Baik anak - anak ibu ingin bertanya kepada kalian, apa fungsi dari Retina?" tanya bu Patmi
"Saya bu," ucap Yui sambil mengangkat tangannya.
Disini lah widi mulai menyadari keberadaan Yui.
"Iya silahkan Yui," ucap bu Patmi
"Fungsi Retina adalah untuk melihat cahaya dan menangkap cahaya, berfungsi memberikan warna pada mata dan mengatur besar kecilnya pupil," ucap Yui
Seluruh murid di kelas itupun bertepuk tangan kepada Yui karena jawaban yang ia jawab adalah benar.
Widi juga merasa kagum dengan kepintaran yui.
"Gue ga sangka, dulu dia bodoh sekali tapi sekarang pinter," guman Widi
Sepulang sekolah, seperti biasanya Yui selalu saja mampir ke sebuah toko dimana toko itu tempat ia membeli minuman kaleng.
Yui duduk sambil memakan 1 bungkus roti, hembusan angin membuat rabut Yui terurai tampa arah.
Betapa indahnya pohon Tabebuya di sana, Yui juga menikmati musim kemarau.
Ternyata ada seseorang yang tengah mengikutinya sekaligus memperharikannya, untungnya Yui belum menyadari ada seseorang yang sedang memperhatikannya dari tadi.
Tiba - tiba saja seseorang itu bertunduk kepada yui sambil mengucapkan seutas kata manis.
"Aku minta maaf sama kamu, aku tau kalau aku memang udah bener - bener salah sama kamu, harusnya aku ga lakuin itu ke kamu, aku minta maaf ya, kamu mau ga kalau kita balikan lagi?" tanya Widi
Yui yang mendengar perkataan Widi hanya bisa terdiam, ia hanya punya dua pilihan kembali atau tinggalkan.
"Aku janji deh bakal ga lakuin kesalahan yang dulu aku perbuat, aku udah kapok, kamu mau balikan sama aku?" ucap Widi
Yui hanya bisa pergi meninggalkan Widi tampa satu katapun.
Sesampainya dirumah sangat terlihat jelas bahwa muka Yui sangat kebingungan alias panik.
"Kamu kenapa nak?, nyari apaan toh?" tanya ayahnya yang bernama fassya
"Ee.. enggak apa apa kok pah, Yui cuman kecapean aja," saut Yui yang pergi meninggalkan ayahnya.
Yui tergesa - gesa dan dengan cepat ia menutup pintunya.
"Duhh.. gimana ni ya, gw harus milih yang mana kenapa gw malah tambah bingung," ucap Yui
Yui juga termasuk gadis yang polos dan lembut, tapi rasanya untuk hari ini tidak karena ia pernah dihianati oleh kekasih nya.
4 bulan kemudian...
Widi mengikuti sebuah pertandingan apalagi kalau bukan mengikuti balapan motor.
Yui juga ikut hadir disana, niatnya disana hanya ingin ikut - ikutan dengan temannya.
Widi yang mengetahui bahwa Yui ikut menjadi penonton, ia pun taambah bersemangat mengikuti pertandingan tersebut.
"Pertandingan akan dimulai, siapkan diri kalian," ucap juri
"Baik kita hitung mundur dari 3..2..1..mulai," ucap juri
Pesertanya menancapkan gas nya.
Banyak para penonton yang mendukung widi, kecuali yui, hal itu membuat Widi down dalam mengikuti pertandingan tersebut.
"Eh.. Yui kenapa lo ga dukung Widi sih?, padahal dia pembalan no 1 lho," ucap karlina
"Gue lagi ga mood nih, kayaknya perut gue mules," saut Yui
"Owh, yaudah kalau gitu gue anterin lho kekamar mandi ya," tawaran karlina
"Ok, Thaks," ucap Yui
Sesampainya dikamar mandi...
"Lo tinggalin aja dah gw, gw soalnya bakalan lama nih nunggu mules perut gw hilang," ucap Yui
"Yaudah jaga diri lho baik - baik ya," ucap karlina
"Okey," saut Yui
Disisi lain Widi menjadi tidak bersemangat dalam mengikuti pertandingan tersebut karena tidak melihat keberadaan Yui disana.
Widi gagal fokus yang membuatnya terjatuh sekaligus terguling di jalan hingga membuatnya patah tulang pada bagian lehernya.
Widi segera dilarian menuju rumah sakit.
Yui juga merasa sangat khawatir kepada keadaan widi, Yui segera menuju ke rumah sakit untuk menjenguk keadaan Widi
Widi dinyatakan koma oleh dokter, dan Yui pun memasuki ruangan Widi.
"Widi maafin gw, gw bingung mau milih yang mana, gw seperti tidak ada petunjuk arah untuk memilih," ucap Yui sambil menangis penyesalan.
Tiba - tiba saja Widi tersadar dari koma nya.
"Aku juga salah, maafin aku ya," saut Widi
"Wid.., " ucap Yui
"Yui sebenarnya semua ini memang salah aku, aku cuman salah paham sama kamu, aku kira kamu punya yang baru ternyata itu kakak kandung kamu, maafin aku ya yang udah salah paham sama kamu," ucap Widi dengan rasa penysalannya.
"Iya wid aku udah maafin semua kesalahan kamu, tapi kamu harus kuat ya," ucap Yui
Suara detakan Widi perlahan - lahan berhenti, hal itu seakan - akan membuat yui semakin merasakan rasa sakit yang sesungguhnya.
"Widi.... kamu harus kuat..hiks.. hiks," penyesalan Yui
Itulah akhir dari kisah cinta yui, kesalahpahaman tidak akan menyelesaikan sebuah masalah, bicarakan secara baik baik itulah cara menyelesaikan kesalahpahaman yang benar.
*TAMAT*
#Happy ending
Widi gagal fokus yang membuatnya terjatuh sekaligus terguling di jalan hingga membuatnya patah tulang pada bagian lehernya.
Widi segera dilarian menuju rumah sakit.
Yui juga merasa sangat khawatir kepada keadaan widi, Yui segera menuju ke rumah sakit untuk menjenguk keadaan Widi
Widi dinyatakan koma oleh dokter, dan Yui pun memasuki ruangan Widi.
"Widi maafin gw, gw bingung mau milih yang mana, gw seperti tidak ada petunjuk arah untuk memilih," ucap Yui sambil menangis penyesalan.
Tiba - tiba saja Widi tersadar dari koma nya.
"Aku juga salah, maafin aku ya," saut Widi
"Wid.., " ucap Yui
"Yui sebenarnya semua ini memang salah aku, aku cuman salah paham sama kamu, aku kira kamu punya yang baru ternyata itu kakak kandung kamu, maafin aku ya yang udah salah paham sama kamu," ucap Widi dengan rasa penysalannya.
"Iya lagian aku juga udah maafin kamu sepenuhnya," saut Yui
"Kamu ga balikan sama aku?" tanya Widi
"Karena ini cuman kesalahanpahaman jadi aku mau," saut Yui
2 minggu kemudian..
Widi sudah sembuh dari penyakitnya.
Terlihat Widi dan Yui yang tengah menikmati Sunset di sore hari.
Pantai dan hembusan angin yang kencang membuat bunga bunga diatas pohon berjatuhan hingga mengenai kepada mereka berdua.
*TAMAT*