Malam ini para peri dari seluruh penjuru dunia berkumpul bersama di sebuah hutan yang sangat dalam. Hutan yang tidak terjamah oleh manusia.
"Aku membawa ini." Peri Laut membawa berbagai macam hasil laut. Tubuh mereka memang kecil tetapi dengan sihir mereka menjadi kuat.
"Aku membawa ini." Peri Desa membawa berbagai hasil pertanian dan perkebunan. Ada pisang, ada apel, dan buah yang lain.
Semua peri memperlihatkan barang yang mereka bawa. Tapi hanya ada satu yang tidak membawa apa-apa. Ia peri bunga.
"Kau tidak membawa apa-apa?"
"Aku tadi membawa berbagai macam bunga. Tetapi di perjalanan aku melihat seorang pria yang kebingungan ingin membeli bunga untuk kekasihnya tetapi toko bunga tutup. Jadi, aku memberikan sebagian bunga yang aku bawa ke dia."
"Aku juga bertemu dengan seorang nenek yang sudah tua. Ia terlihat letih. Aku memberi sisa bunga yang aku punya. Karena itu aku tidak membawa apa-apa. Maafkan aku."
"Tidak apa-apa. Bunga-bunga yang kau bawa akan lebih berguna bagi mereka. Mari kita lanjutkan pestanya."
Semua peri bersuka cita. Mereka mengitari api unggun. Menari bersama. Mereka bersenang-senang malam itu.