Hari cerah damai seperti biasa. Menikmati secangkir kopi yang ku pesan sambil mengerjakan pekerjaan kantor yang belum selesai. Suasana bising tidak terlalu mengganggu ku. Namun tak lama suasana tenang menghilang berkat seseorang.
" Angela! Benarkah itu kau!? "
Seorang pria memukul meja tepat di hadapan ku. Berteriak memanggil nama ku dengan sangat lantang. Siapa?
" Ah halo, siapa ya? "
Rambut hitam dengan style rambut berantakan seperti bocah. Memakai jaket di musim panas ini, benar- benar pria bodoh.
" Kau tidak kenal aku? Ayolah "
Ucap nya sambil menarik kursi yang ada di hadapan ku.
" Oh kau, siapa ngak kenal "
Aku berbohong, tentu saja aku kenal. Dia adalah mantan ku. Cih, sok- sok an akrab segala. Sudah hampir 3 tahun kami tidak bertemu, tetapi wajah dan sifat kekanak- kanakan nya masih sama. Dan dari semua orang yang kukenal kenapa aku bertemu dengan nya, haah.
" Kau bercanda kan? Hahaha dari mukamu kau sudah mengenalku tuh "
" Ck, diamlah Noah, kau menggangguku "
Ucapku yang masih mengerjakan tugas kantor.
Kami diam beberapa saat. Ia juga menyibukan dirinya dengan handphone. Pergilah setan, ada banyak bangku kenapa kau lebih memilih duduk di depan ku💢
" Ehem Angela "
" Ya? "
" Tho the point saja, sebenarnya aku datang kesini dengan maksud ingin kembali lagi bersamu "
Apa?
" Sepertinya sebelum ini kau datang kekuburan tanpa permisi. Kau sedang kesurupan, ya benar. Setan yang ada di tubuh pria ini keluarlah "
" Apaan sih, aku serius! "
Gila, benar- benar gila! Dia yang menghilang dan pergi ke luar negeri tanpa pamit kepadaku, mengatakan putus secara tiba- tiba, bahkan tidak berani mengangkat telefon dariku. Dan sekarang? Dia mengajak balikan! Kesambet kali ya!?
" Kau sudah punya tunangan kan!? Aku dengar dari Tante Diana "
" Aku akan memutuskan nya demi kau, aku berjanji "
" Apa, apakah kau tidak memikirkan calon istri mu? "
" Dia baik bahkan dia memberi perhatian lebih padaku. Tapi aku tidak cinta padanya, aku sadar bahwa hanya kau seorang yang aku cintai "
" Jadi kau mau aku menjadi selingkuhan mu? Kau akan memberi janji untuk membatalkan pertunangan mu? Pertanyaan ku, apakah kau bisa menepati nya? Apakah kau bisa memberontak Tante Diana demi diriku? "
Tante Diana adalah ibu dari Noah. Si bodoh ini, aku sudah menduga dia hanya asal bilang saja.
" Kita..lakukan saja diam- diam "
Seketika badan ku mematung dengan sendirinya. Tidak percaya apa yang di katakan Noah. Ku kira dia bercanda, tetapi dari sorot matanya mengatakan kebalikan nya. Berapa banyak perempuan yang ingin kau buat sedih Noah, tolong sadarlah.
" Kau tau kita sudah umur berapa? Umurku sudah 25 tahun, sekarang aku sudah memiliki anak dan suami, maaf "
Ucapku sambil tersenyum kecil. Terlihat sekali wajah nya sangat kecewa.
" S..selamat ya Angel, hahaha maaf aku mengatakan hal yang bodoh "
Baguslah jika dia paham. Tapi sekali- kali mengajar bocah bodoh ini tidak apa kan?
" Tapi suami ku jarang pulang, haah aku agak kasihan dengan putraku "
Noah hanya mendengar curhatan ku. Dia menanggapi ocehan ku dengan mengangguk. Sampai pada cerita yang terakhir.
" Kau curiga jika suami mu selingkuh? "
Aku mengangguk mengiyakan. Dobrakan meja yang keras membuat semua pengunjung kafe terkejut oleh nya, dasar.
" Noah aku hanya ingin bilang. Boleh saja kita balikan tetapi apakah kau menerima ku serta putraku? "
" Bagaimana dengan suami mu? "
" E.. itu, kita rahasiakan hubungan kita. Toh dia tidak akan tahu. Sama seperti apa yang kau lakukan pada calon istri mu. Ini yang kau mau kan? "
Berarti kami melanjutkan kegidupan masing- masing dengan rahasia? Itu kejam, tetapi aku selalu rindu dengan mu Angel. Aku rindu senyuman mu, rindu pelukan mu, dan lain nya.
" Baiklah, jadi kita hari ini jadian? "
Aku terkejut dengan jawaban nya. Namun aku hanya mengangguk dan tersenyum ke arah nya. Terlihat sekali senyum bahagia dari Noah, namun aku sadar dibalik matanya terdapat rasa cemas dan bimbang. Jadi sampai kapan hubungan kami terjalin?
.
.
.
Sejak saat itu kami sering ketemuan di kafe. Membicarakan ini itu seperti biasa. Tak sesekali kami menghabiskan waktu dengan piknik dan lainnya. Senyuman terukir di wajah kami. Sudah lama sekali kami tidak marasakan kesenangan seperti ini.
Namun setiap tawaan kami selalu rusak saat mendengar bunyi hp Noah.
" Dari tunangan mu lagi? "
" Maaf, aku akan mengangkat nya sebentar "
Aku sudah biasa dengan ini. Waktu demi waktu berlalu tanpa kita sadari, hubungan ini sudah terjalin lebih dari 1 minggu. Sepertinya sudah saat nya.
Besok nya kami ketemuan lagi di kafe. Terlihat dia sudah menunggu ku. Aku datang sambil mengandeng seseorang. Aku duduk di kursi yang sudah di siapkan oleh nya.
" Hai "
Ucapku sambil tersenyum.
" Dia... "
" Ah perkenalkan namanya Dani, Dani sayang perkenalkan dia om Noah "
" Selamat siang "
Ucap Dani sambil membungkuk.
" Hahaha sopan sekali, dia siapa mu Angel? "
" Dia putra ku "
Seketika ku lihat badan nya membeku sambil melamun. Segera mungkin aku mencairkan suasana dengan memanggil pelayan. Memesan makanan dan minuman kesukaan kami.
" W..wah putramu sangat mirip dengan mu "
" Terima kasih "
Namun wajahnya masih saja canggung. Tak tau lagi harus mengatakan apa. Wajah bersalah terlihat kembali di wajah nya.
" Ma, kangen papa "
Ucap Dani sambil menarik baju ku.
" Iya sayang, selama papa belum ada kamu boleh main sama om Noah kok "
" T..tunggu "
" Kenapa, keberatan? "
Ucapku sambil menatap sinis dan tersenyum ke arah Noah. Akhirnya mereka bermain dengan mengobrol dan bermain dengan alat seadanya. Bercanda gurau sampai- sampai aku dilupakan💢
" Ah sudah hampir 3 jam kami disini, kami pamit pulang dulu ya Noah "
" A..ah iya, sampai jumpa "
Aku dan Dani pergi. Sesampainya di rumah aku hanya bisa menahan tawa ku.
" Thanks Dani kamu sudah melakukan pekerjaan yang bagus "
" Tentu Tante, nah sekarang mana! Sesuai perjanjian "
Aku memberikan sekantung penuh permen ke pada bocah kecil ini. Ya dia bukan anak ku, melainkan keponakan ku saja. Sepertinya tinggal menunggu waktu agar permainan ini berakhir.
Seperti tebakan ku, malam nya Noah memberi ku pesan. Dia mengajaku ketemuan di tempat pertama kali kami bertemu saat masih pacaran. Di mana ya? Aku lupa💧
Ah, di taman! Lebih tepatnya danau dekat taman. Seru juga mengerjainya.
.
.
.
Kami bertemu sesuai tempat dan waktu sesuai yang dijanjikan.
" Angel sepertinya kita harus mengakhiri ini "
" Kenapa? Kau mau meninggalkan ku lagi? "
" B..bukan seperti itu, hanya saja sepertinya perbuatan kita ini salah. Apalagi saat aku melihat Dani, dia hanya ingin ayah nya bukan aku. Jahat jika aku merebut kesenangan anak itu "
Ucap nya sambil tersenyum sedih. Aku tersenyum.
Prok prok prok
" Bagus deh kalo kau sadar, haah agak capek juga bermain dengan mu ya "
" Apa maksud mu? Kenapa kau malah senang "
Aku tertawa melihat wajah nya yang sangat kebingungan itu.
" Pfftt maaf, habis kau sangat b*jingan sih sampai tega meninggalkan tunangan mu demi diriku. Jika kau berpikir aku senang kau salah, aku justru kasihan dengan mu "
" Kau... "
" Aku tidak punya anak dan suami bodoh, aku berbohong. Demi mengajari mu "
" Teganya kau! "
" Sttt, yang pasti sekarang aku tau kau punya hati nurani. Walau terlambat sih. Btw aku mengirimkan berbagai barang dan makanan pada tunangan mu sebagai tanda permintaan maaf, tidak ku ceritakan alasan nya sih kenapa aku memberikan nya tapi kami malah makin dekat dan sering kirim pesan "
Sebagai mantan yang baik, tidak peduli seberapa kesalnya aku terhadap Noah aku tidak bisa kesal pada tunangan nya. Karena pada dasarnya dia memang tidak tau apa- apa tentang hubungan kami.
" Jadi.. kau menipu ku? "
" Bagaimana, anggap saja bayaran mu yang mengilang selama beberapa tahun dari ku "
Tak lama terdapat setitik air di pipi nya. Tunggu, dia menangis!?
" Hahaha kau ada- ada saja. Makasih, jadi aku di tolak? "
Nadanya terdengar seperti candaan. Aku hanya tersenyum dan menjawab.
" Ya aku tolak, bahagialah dengan wanita lain Noah "
Tangisan nya berhenti menjadi tawaan. Seberapa manis cinta itu, tetap saja salah jika menghianati orang lain demi cinta yang kita harapkan. Ungkapan 'tetapi aku cinta kamu' terhadap orang yang mempunyai kekasih, itu membuatku jijik. Lumayan Angel, kau dapat memberi pelajaran ini kepada si brengsek Noah.
.
.
.
" Btw tobat sana ke tunangan mu, etdah aku malah jadi merasa bersalah sama dia-_- "
" Iya aku tau kok tanpa kau bilang. Kenapa kau ngak langsung nolak sih, daripada memainkan ku kayak gini "
Ucap Noah yang masih sibuk dengan handphone nya.
" Hohoho ini adalah cara estetik dan ribet dalam menolak mantan yang minta balikan brother😎 "
" 💧 "
[ TAMAT ]
Cara yang dilakukan Angela tidak dianjurkan bagi orang yang ngak sabaran. Beda urusan jika pukulan yang melayang.