Lulu sering bermimpi bertemu seseorang lelaki yang tinggi dan tampan, namun tempatnya yang sangat persis di taman depan rumahnya, tapi entah mimpi atau bukan Lulu juga sering bertemu lelaki yang sering lewat di depan rumahnya, tapi Lulu tidak yakin itu lelaki yang ada di mimpinya, hingga seketika Lulu bermimpi lelaki itu mengalami kecelakaan.
Mobilnya saling menabrak dengan mobil jazz warna hitam, namun Lulu tidak percaya jika mimpinya akan terjadi, saat Lulu berjalan menuju sebuah kafe tempat kerjanya, Lulu melihat lelaki yang sama, dia memakai Jaz warnah hitam dan berdasi layaknya seorang CEO.
Mungkin saja dia seorang SEO di perusahaan ternama, karena sekilas Lulu melihat mobil yang akan ia kendarai sangatlah mewah, namun itu hanya sekilas karena Lulu keburu di kagetakan dengan temannya yang bernama Lia.
"Hey. (Lulu terkejut), lagi liatin apa sih, pokus banget!!"
"Itu lelaki itu, aku pernah memimpikan dia, tapi aku tidak percaya apakah benar-benar dia orangnya, tapi sepertinya iya" terus bengong menatap Lia, lalu Lia melirik-lirik luar tidak ada siapa-siapa.
"Lelaki yang mana!! bapak-bapak tukang becak itu!!"
"itu.. lah kemana orangnya, tadi di situ, ah pasti aku hanya halusinasi, berarti mimpiku hanyalah bunga malam, aish sepertinya aku sering bergadang jadi seperti ini, sudahlah aku pergi cuci muka dulu biar gak halusinasi terus" Bergegas berjalan menuju toilet kafe.
"Iish aneh, mas mimpi bisa kenyataan!!" Gumam Lia berjalan kembali ke tempat duduk kerjanya.
...
Lulu sudah pulang kerja dan dia biasa berjalan untuk pergi rumah, dan kebiasaan Lulu masih menetap di dirinya, dia suka sekali membeli minuman dingin dan makan yang mengandung minyak di persimpangan jalan menuju rumahnya.
Saat Lulu memesan makanan pada abang-abang nya, Lulu melihat Kemabli mobil yang tadi ia lihat di depan kafe.
"Bukannya itu mobil tadi!! iya itu mobil tadi, berarti aku gak halusinasi, apakah di dalamnya orang yang yang sama!!" Ingin melangkah namun terhenti karena makanan yang ia pesan sudah jadi.
"Neng ini pesanannya, semoga Eneng puas ya"
"Iya pak terimakasih, ini pak uangnya, kembaliannya buat bapak aja" Karena harga makanannya 8500, dan uang Lulu 10.000, lumayan lah 1500.
lalu Lulu melanjutkan jalannya dan pergi kembali kerumahnya, dan segera memakan makanan yang tadi ia beli. dengan lahap Lulu memakannya sampai dia kelelahan dan ngantuk.
Karena pulangnya sering jam 7 malam sehingga ini juga waktu Lulu untuk tidur mengistirahatkan tubuh nya agar besok pagi badannya fit.
Dan lagi-lagi Lulu memimpikan laki-laki yang sama, kali ini Lulu bermimpi bertemu langsung dengan lelaki itu di sebuah kafe tempat kerjanya.
..
Pagi tiba, Lulu sudah siap berangkat bekerja dengan tubuhnya yang sudah siap berkeringat, berjalan dengan santai dan sedikit musik di telinganya dari saluran headset.
setiba di kafe Lulu seperti biasa mengelap dulu meja dan barang lainnya, mempersiapkan kopi dan lainya untuk nanti, karena pagi-pagi seperti ini orang-orang masih sibuk membuat kopi sendiri di rumah jadi masih sepi.
Tapi ada salah beberapa lelaki yang ingin memesan kopinya, dengan segera Lulu membuat kopinya.
"Oke siap pak, silahkan tunggu dulu di sana" Sambil menunjuk meja kosong dengan sopan, lalu orang itu duduk bersama temannya di kursi yang di tunjukan Lulu tadi.
"Lia tolong aku, kau buatkan dua kopi dan aku buat dua kopi juga, kau buat di belakang saja, takutnya mereka buru-buru untuk bekerja"
"Oke siap 👍" Jawab Lulu segera pindah kebelakang untuk membuat kopi, tiba-tiba salah satu dari mereka menghampiri Lulu.
"Permisi kak, maaf tadi teman saya lupa kasih tahu, saya gak jadi pesan kopinya, jadi ganti aja pakai teh manis" Saat kata-kata itu muncul di telinga Lulu, seketika pandangan Lulu menatap orang tersebut dan terkejut.
"Dia!! dia lelaki dalam mimpiku😳, apa ini benar-benar terjadi dengan mimpiku semalam!!" Gumam dalam hatinya, sambil terus menatap orang itu, lalu orang itu menyadarkan Lulu.
"Kak!! kenapa! gak bisa ya? kalo gak bisa gak papa" Lulu langsung tersadar dan langsung menjawab.
"Ah tidak. tadi aku malah melamun tidak percaya, aku sering bertemu dengan mu🙂" Seketika lelaki yang selalu ada dalam mimpi Lulu itu terbengong dan bingung.
"Benarkan!! kapan kita bertemu, sepertinya baru kali ini kita bertemu!!"
"He dalam mimpi" Terus menatap wajah lelaki yang sangat tampan itu, lalu lelaki itu merasa aneh dan segera berbalik badan dan pergi.
"Ya sudah cepat buatkan saja teh nya aku harus segera pergi bekerja" Pergi meninggalkan Lulu dan kembali duduk di kursinya.
"Iishh, aku kan bener-bener gak bohong, mimpiku itu kenyataan,(Tersadar ke mimpi kecelakaan), Eh bentar, mimpiku yang semalam terjadi sekarang, lalu mimpiku di lusa kemarin!! kapan akan terjadi!!" terkejut mengingat nya dengan segera Lulu mempercepat pembuatan teh dan kopi itu dan segera memberi tahu lelaki tadi untuk hati-hati saat berkendara.
Teh dan kopi siap, Lulu dan Lia segera mengantarkan kopi itu ke meja mereka.
"Permisi ini kopi dan teh nya!!" Masih biasa dan belum berani berbicara, Lalu mereka mengucapkan terima kasih dan segera mengambil kopi dari mereka.
"Aduh Lulu ayo cepat katakan, ini sangat membahayakan baginya, ayo katakan" Gumam dalam hatinya Lulu, lalu Lia mengajak Lulu untuk pergi namun Lulu menghentikan langkahnya.
"Tunggu aku pasti bisa, aku harus bicara padanya, ini keselamatan hidupnya" Gumamnya lalu berbalik ke arah mereka lagi dan segera memberitahu kepada lelaki yang sedang minum teh itu.
"Maaf kak, bukannya saya sok tahu, tapi saya hanya ingin memberitahu, hati-hati saat berkendara, aku khawatir terjadi apa-apa pada kakak, karena aku bermimpi.."
"Iish apalagi sih, percaya banget sama mimpi, itu hanya bunga malam, dan aku juga tidak pernah sampai kenyataan mimpi ku, sudah jangan ganggu kami, jika kalian masih di sini saya tidak akan membayar kopi ini dan akan memberi tahu kepada Menejer kafe ini, karena kalian sudah mengganggu kenyamanan kami" Ucap tegas lelaki itu.
Lia terkejut dan langsung menarik tangan Lulu.
"Ayo Lulu, jangan buat mereka tidak nyaman, ancaman mereka sangat tidak baik, jika benar dia kan memberitahu pada Menejer kafe ini kita bisa di pecat"
"Tapi aku beneran gak bohong, mimpiku kenyataan, ini saja aku sedang dalam mimpiku semalam"
"Iish dasar wanita gila, sudahlah selera minum ku tidak ada, ini uangnya" Menaruh uang 100.000 di atas meja itu dan segera pergi dari kafe itu.
"Hey, kak tunggu aku benar-benar gak bohong, kakak harus hati-hati dalam berkendara" Teriaknya yang coba menyusul lelaki itu namu Lia terus menghadangnya.
"Sudah cukup Lulu, kamu masih saja seperti ini, kau sudah membuat mereka tidak nyaman, dan bagaimana jika mereka sampai memberitahu pada Menejer kafe ini!!"
"Kau sama saja Lia, nyawa lebih berharga dari pada uang, kau mau nyawamu melayang demi uang!!" Ucap Lulu sedikit kesal lalu pergi meninggalkan Lia.
...
Flashback
Lulu sudah pulang dari kerjanya dan sekarang Lulu pulang lebih awal, karena bos besar beserta yang lainnya akan berliburan dan kafe itu harus di tutup terlebih dahulu, Lulu yang masih saja kesal dengan Lia ia terus memancarkan wajah datar dan kesalnya di sepanjang jalan.
Namun saat matanya melirik ke sebrang jalan, Lulu melihat segerombolan warga berkerumunan di sana.
"Ada apa di sana!! sepertinya ada sesuatu, aku harus mengeceknya" berlari menghampiri segerombolan warga itu.
"Maaf Bu, pak, ini ada apa ya!!"
"Ini neng ada kecelakaan, baru saja terjadi, sepertinya mereka masih hidup cuman satu sangat luka-luka dan akan segera di bawa ke rumah sakit namun tidak ada mobil yang membantunya"
"Apa!! siapa dia" Segera menyingkirkan mereka yang menghalangi wajah-wajah mereka, dengan cepat Lulu melihatnya dan Lulu terkejut, ternyata lelaki tadi, benar-benar terjadi mimpinya jadi kenyataan, dan salah satu dari mereka meminta tolong pada Lulu untuk membantu bosnya.
"Tolong dek, tolong bos kami, dia tidak sadarkan diri dan harus segera di bawa ke rumah sakit, kami sudah meminta tolong pada pengendara yang lewat tapi mereka tidak berhenti, Tolong dek"
"Iya pak, tunggu aku akan meminta bantuan kepada temanku" Ucap Lulu benar-benar khawatir dan juga tidak percaya ternyata mimpi nya kenyataan, tapi tidak langsung terwujud dan ada waktunya untuk mencegahnya, benar-benar mimpi Lulu sangat membantu orang, mimpi Lulu buka. sebuah mimpi belaka saja, karena mimpinya saling terkait dengan kenyataan.