Pesta Api Unggun memang sangat menyenangkan bagi kebanyakan orang, apa lagi jika hal tersebut dilakukan di hutan. Namun, tidak untuk Alessia, ia takut untuk pergi ke hutan. Alessia, seorang gadis kecil berusia 14 tahun dan memiliki Indra ke 6.
Alessia selalu merasa takut apabila ia melihat penampakan makhluk gaib. Namun, ia harus mensyukuri kelebihan tubuhnya ini, meskipun terlihat menyeramkan.
Pada suatu hari, adik Alessia yang bernama Claudia mengajak ayah dan ibunya untuk pergi ke hutan dan berkemah di sana, untuk merayakan pesta ulang tahunnya. Karena kedua orang tuanya menyetujui usul adiknya itu, otomatis Alessia mau tidak mau harus ikut dengan mereka, lagi pula itu lebih baik dari pada harus tinggal di rumah yang besar sendirian.
>skip sampai di hutan
Alessia dan keluarganya sampai di hutan pada pukul 15.00. Alessia dan adiknya pun disuruh untuk mencari kayu bakar, sementara ayahnya sedang mendirikan tenda dan ibunya sedang menyiapkan makanan. Alessia pun berjalan sambil merinding, mengingat dia adalah orang yang takut kegelapan.
Berbeda dengan Alessia, Claudia justru mencari kayu bakar sambil melompat lompat karena senang. Semakin masuk ke dalam hutan, di sana pun semakin gelap. Alessia pun terbelalak ketika melihat sesuatu yang terang dari suatu sudut hutan.
Betapa terkejutnya Alessia, saat ia melihat ke arah tersebut, hanya sebuah cahaya yang ada di sana. Namun, tidak ada benda apapun di cahaya itu. Bagaimana bisa, sore yang menjelang malam seperti ini di dalam hutan bahkan ada sinar yang masuk.
Alessia pun mendongkakkan kepalanya ke atas, berniat untuk memberi tahu adiknya untuk kembali ke tempat perkemahan dan menyudahi kegiatan mencari kayu. Namun, ia terkejut, tidak ada adiknya di sisinya. Ia pun berteriak minta tolong dan sesekali menyebut nama adiknya. Namun, tidak ada yang menjawab teriakannya. Ia terpaksa untuk menyusuri hutan ini sendirian sampai mereka bertemu dengan keluarganya.
Namun, ia justru semakin masuk ke dalam hutan. Tiba tiba, ada bau darah dari sekitar tempat Alessia. Alessia pun semakin ketakutan. Ia bingung harus berlari ke mana. Ia pun memutuskan untuk berlari ke arah yang bertolak belakang dengan jalurnya tadi.
Ia pun berlari tunggang langgang. Namun, namanya hari sudah gelap, jalan di hutan pun tak terlalu kelihatan. Alessia pun jatuh terjerembab karena akar pohon. Dan, saat ia menghadap ke arah belakang, ada sosok berjubah hitam yang sudah berdiri di belakangnya. Jelas aroma amis itu dari sosok tersebut. Kini Alessia menyadari bahwa, cahaya yang dilihat saat tadi hanyalah sebuah ilusi untuk membuatku berjalan ke arah tersebut.
Amanat: Kalau kalian pergi ke hutan, fokuslah, karena kita tidak tahu apapun yang akan terjadi. kedua, kalian sebaiknya mematahkan ranting ranting kecil di sekitar untuk menandai arah jalan kalian.
#Pesta Api Unggun Peri
#Tantangan Hari 10