Alexandra, nama seorang gadis berparas cantik, yang cerdik dan pandai beladiri. Dia hidup dihutan sendirian, berteman baik dengan para hewan di sana. Berbatasan dengan hutan terlarang membuatnya penasaran ada apa di sana? yang kata para hewan, di sana sangat berbahaya.
Pada suatu hari Alexandra pun memberanikan diri untuk masuk ke dalam sana. Kabut tebal menyambut kedatangannya, pohon tumbang yang mulai lapuk menjadikan hutan itu terlihat menakutkan. Ia semakin melangkah ke dalam hutan itu. Saat sedang menyusuri jalan tiba-tiba segerombolan serigala mengejarnya, ia pun panik dan berlari sekencang-kencangnya dari serigala itu.
Sampailah dia pada sebuah gua, tanpa berpikir panjang Alexandra pun memasuki gua tersebut untuk bersembunyi. Tanpa ia ketahui Gua itu membawanya masuk ke dalam dunia dongeng. Bugghh... suara ia terjatuh, ia baru sadar kalau dia berada di dunia lain,
”aku di mana?” tanyanya dalam hati.
Di dekat sana ada pemukiman warga, salah seorang warga yang melihatnya memberi tahu kepada yang lain kalau ada pendatang baru, Mereka pun mendatangi Alexandra dengan antusias karena akan mempunyai teman baru. Mereka juga memberi Alexandra tempat tinggal, dan menceritakan peristiwa yang terjadi di sana.
Beberapa hari kemudian datanglah Siluman elang yang jahat. Tujuannya adalah mengganggu warga agar pergi dari desa itu, selama ini warga berlindung darinya menggunakan kekuatan yang mereka miliki, tetapi semakin lama kekuatan mereka akan habis jika tidak ada orang baik yang memimpin kerajaan.
Selama ini tahta kerajaan tidak ada yang memilikinya karena tidak adanya sang pewaris. Alexandra yang melihat semua itu mulai mengerti dengan situasi sekarang, ia pun memberanikan diri untuk bertarung dengan siluman elang itu,
“siapa kau wahai gadis cantik, jangan menghalangiku untuk menghancurkan mereka” ucap siluman elang kepada Alexandra,
”kau tidak perlu tahu siapa aku, mari kita bertarung jika kau kalah tinggalkan negeri ini dan jika aku kalah wilayah ini milikmu, bagaimana?” ucap Alexandra menjawab pertanyaan siluman elang.
“tidak, aku tidak setuju karena aku akan menghancurkan semua orang yang ada di sini ” jawab siluman elang dengan tatapan tajam seperti ingin menerkam mangsanya.
Mereka pun bertarung hebat, Alexandra menggunakan katana ajaib yang diberi salah seorang warga dan siluman elang menggunakan kekuatan yang ia miliki, beberapa kali Alexander terjatuh tapi dia menggunakan katana ajaibnya untuk menahan kekuatan siluman elang itu.
Di saat siluman elang sedang lengah dia pun memanfaatkannya untuk menyerang perutnya, dan benar saja tepat sasaran
“aakhh” teriak siluman elang kesakitan
“Menyerahlah kau siluman jahat” ucap Alexandra,
dia pun kembali menyerang pada bagian jantung nya, dan benar saja setelah itu siluman elang langsung menghilang menjadi debu yang tertiup angin.
Para warga pun menghampirinya “apakah kau tidak apa apa?” tanya seorang warga,
“aku tidak apa apa” jawab Alexandra dengan ramah,
“terima kasih nak Alexandra berkatmu kami bebas dari bayang-bayang siluman elang itu” ucap para warga yang sangat berterima kasih,
“sama-sama aku dengan senang hati menolong kalian dari siluman jahat itu” jawab Alexandra dengan senyum.
“nak bagaimana jika kau yang memimpin kerajaan kami? karena kami tidak mempunyai pemimpin yang melindungi kami” ucap salah satu warga yang mewakili,
Alexandra yang tidak tega dengan wajah sedih mereka pun menyetujuinya
“baiklah aku akan menjadi pemimpin kerajaan kalian”
para warga pun bersorak gembira dan memakaikan mahkota kepada Alexandra. Dan mereka hidup tenang dan bahagia di bawah kepemimpinan Alexandra.