Jatuh cinta, mungkin tidak sederhana yang dipikirkan. kau bisa mengatakannya tapi tidak bisa memilikinya. perasaan itu terus saja, menghantuiku. aku hanya ingin mengejarnya sampai titik darah penghabisan.
Hai, Namaku Jody. margaku Alberto tiar. Aku sekarang yang tengah duduk di kursi tertinggi (jabatan CEO). Aku dikenal dengan sebutan CEO Dingin dan arogan. semua orang tunduk kepadaku, aku bisa mendapatkan apa saja yang aku inginkan. Walau aku memiliki banyak kekayaan, mobil mewah, rumah besar, akan tetapi aku tidak bisa mendapatkan gadis yang aku cintai.
kini, aku akan menceritakan perjuanganku untuk mendapatkannya.
Saat SMA, ada seorang siswi baru di sekolah GangJu. pertama kali dia masuk, gadis itu sudah membuat semua orang terhipnotis padanya. aku yang dulu sangat populer dikalangan wanita dan berpikir bahwa wanita itu hanya benda yang sangat berbahaya . tetapi, saat melihatnya jantungku berdebar kencang. aku tidak bisa mengalihkan pandanganku darinya. dia sangat sempurna.
namanya, "Hai, perkenalkan Namaku Jessica lim. aku senang bisa berada disini. semoga kedepannya kita bisa berteman baik. terima kasih" tersenyum lebar.
Gadis itu sangat ramah kepada semua orang, nilai prestasinya juga bagus. wajahnya yang polos dan cantik, ingin sekali aku berkenalan dengannya.
setiap hari, semua orang mengkerumuninya. aku yang berusaha setiap hari untuk bisa berkenalan dengannya juga merasa kesulitan. walau kita sekelas, tetapi anak anak disana selalu saja berada di sekelilingnya.
" JODY!! ngapain kamu ?" teriak seorang gadis
"Oh, kamu! Ra. gak pa pa. " sambil melihat ke arah lain
"lihat apa kamu ? " mengikuti apa yang sedang dilihat Jody. " Ohhh.. itu toh! " lanjutnya.
"Kamu kenal dia ? " tanyanya.
"siapa yang gak kenal dia, Dia jessica kan! " ucapnya dengan percaya diri.
"teman sekelasku aja, selalu membicarakan tentangnya. kenapa ?" melirik ke arah jody.
" *menghela napas panjang*, aku ingin sekali mengenalnya. " gumamnya.
" Apa ? " . " eh, gak! gak! kamu gak akan mengerti. udah ah " beranjak pergi
" *menyeringai* " Raisa melihat ke arah Jessica dengan yang lainnya. " lumayan..".
Keesokannya, Jody yang berangkat menaiki mobil mewah. sampai juga di Sekolah, seperti biasa kalangan wanita terus saja meneriakinya. " ah.. berisik sekali mereka. " keluhnya. dia yang berjalan ke arah kelas, tiba tiba tidak sengaja menabrak seseorang sampai terjatuh. " Eh.. dia! " *batinya*.
"Maafkan aku, kamu baik baik saja ? " mengulurkan tangan.
"emm..iya. terima kasih " tersenyum dan beranjak pergi.
"Tunggu! " gadis itu menoleh. " iya ? "
"enggg..Kamu akan kemana ? " terbata bata.
" tadinya akan ke perpustakaan, tetapi udah masuk. jadi mau ke kelas. " jawabnya dengan lembut.
" ayo bareng! " ucapnya sambil gugup. " baiklah. lagipula kita satu kelas kan. Ayo! " beranjak pergi bersama.
disisi lain, " Cih.. " gerutu seseorang yang melihat Jody dengan gadis lain.
setelah beberapa jam, Jody mendekati Jessica yang tengah duduk. " Hai! "
" Hai juga, " tersenyum ke arah jody. " kamu gak ke kantin ? " . " emm.. aku.."
" Hai! Jes! " sorak seseorang. " Hai, Ed. "
" Siapa dia ? " batinya dengan melirik tajam lelaki tersebut. " Ayo ke kantin. " Jody yang akan memegang lengan Jessica, tiba tiba seseorang merangkul lengannya.
" Jody.. kita jadi kan ke kantin bersama ? " manja gadis itu. " apa apaan sih lhoo! lepas..gak " . memberontak
" emm.. kalau begitu, aku dan edward pergi duluan ya. bye. " pergi bersama pria tersebut.
"Heh.. Tunggu.. " kezal jody. " *Ck, gara gara Linda. aku gagal bersama gadis pujaanku.* " batinnya.
" Jody.." manjanya. " LEPASIN!! (melepas tangan Linda dari dirinya) Lhoo apa apaan sih, Jangan pernah lhoo deketin gue lagi. ngerti ? " Jody pergi dengan nada kezal.
" Cih.. padahal aku tunangannya. " Gerutunya. " awas aja lhoo jessica! " lanjutnya sambil mengepal tangan.
Malam hari, kediaman Jody. dia sedang duduk sambil memandangi langit malam, sesekali dirinya teringat tentang gadis tersebut. "hmm..kau membuatku bingung. siapa lelaki tadi, kenapa kau ingin pergi bersamanya.. ck, Sialan !! " .
pagi hari yang tidak terduga, ini hanya sebuah kabar gosip atau memang kebenaran. hanya orang orang tertentu yang tahu. kabarnya, Jessica Lim itu adalah seorang gadis miskin yang tinggal di pinggir kota. karena prestasinya yang bagus dia mendapatkannya beasiswa dan bisa sekolah di tempat orang orang kaya ini. dan dia bisa menjadi sangat populer karena mendekati Edward Siswa terpintar di sekolah ini.
" Lihat tuh.. gadis miskin!! "
" dasar gak tahu malu.."
"ihh..aku gak mau berteman sama dia. "
semua hinaan untuk jessica sampai di telinga jody. saat itu, Jessica yang tengah duduk di halaman sekolah dan orang orang yang awalnya menyukainya, sekarang menghinanya habis habisan. datang seseorang dengan nada marah.
" HEI! KALIAN GAK PUNYA KERJAAN YA!! EMANG KENAPA KALAU DIA MISKIN, EMANG KENAPA KALAU DIA SEKOLAH DISINI DENGAN BEASISWA. YANG TERPENTING DIA BISA SEKOLAH DISINI DENGAN KEMAMPUANNYA BUKAN SEPERTI KALIAN YANG MEMINTA MINTA KE KELUARGA KALIAN!! INGAT, JANGAN PERNAH GANGGUIN DIA ATAU AKU GAK AKAN SEGAN SEGAN MENGHUKUM KALIAN!! " semua orang tertegun mendengar apa yang barusan jody ucapkan.
" Cih.. Sialan! ayo pergi.." mereka semua akhirnya beranjak pergi.
"hiks..hiks...hiks..." Jessica menangis dengan tersedu sedu. " eh, kamu kenapa menangis ? aku udah mengusir mereka. " jody khawatir melihat jessica menangis. kemudian, Jessica tersenyum sambil mengusap air matanya.
"terima kasih, kamu telah membantuku. "
" Selama ini, aku hanya bergantung pada diriku sendiri. aku berusaha agar bisa masuk ke universitas yang aku inginkan. walau aku tahu aku tidak sekaya mereka, tetapi aku setiap hari mencari pekerjaan paruh waktu untuk bisa membiayi sekolahku dan keluargaku. " ucapnya dengan nada sedih
jody mengelus puncak rambut jessica " itu sudah bagus.. kamu memang berbeda dari yang lain. (tersenyum) " Jessica pun tidak jadi bersedih lagi.
" oh ya, boleh aku tanya sesuatu. " Jessica mengangguk
" Siapa pria yang waktu itu mengajakmu ke kantin ? " Jessica tertawa. " kenapa ? "
" pertanyaan ini cukup aneh. banyak orang yag tahu kalau Edward adalah teman masa kecilku. akan tetapi, karena berita itu mereka mengubah pemikiran mereka. mereka pikir aku mendekati edward hanya karena ingin menjadi populer. "
"hmmm.. tapi aku tidak berpikir seperti itu. mungkin, karena kau sangat dekat dengannya. mereka semua iri dan menilai seperti itu. " jessica tersenyum . membuat jantung jody semakin berdebar.
di gedung sekolah
●-●
■
|||||
" Jody, lepasin!! sakit.. " memegang lengannya yang kesakitan.
" Kamu.. gak bisakah sehari aja gak membuat masalah. " berbicara dengan nada tinggi.
" JODY!! aku tunangan kamu. aku gak suka kamu deket sama gadis miskin itu. "
" Heh, kamu memang tunanganku. tapi kamu gak punya Hak untuk mengurusi kehidupan pribadiku. kita bertunangan juga karena bisnis. jika aku mau, aku bisa kapanpun untuk membatalkan pertunangan ini dengan alasan kalau kamu gak pecus jadi tunangan aku. ngerti ? " tatapan yang tajam
" JODYY!!.. aku mencintaimu, aku rela mengorbankan apapun untukmu. apanya yang bagus dari gadis miskin itu ?? " bentak Linda membuat geram jody.
jody menampar keras pipi linda, sampai membuat pipinya memerah. " Jody..." menahan sakit. " Aku peringatkan! jangan pernah berani menyentuh dia atau menganggunya. aku gak akan segan segan untuk memukulmu lagi. oh ya.. satu hal lagi! AKU MENYUKAINYA!!! walau dia miskin, walau dia tidak berasal dari keluarga kaya. aku pasti akan menerimanya. walau keluargaku menentang, aku akan memperjuangkannya. yang terpenting dia berbeda dari kamu.." Jody pergi dengan sangat marah.
linda ketakutan kalau Jody beneran akan membatalkan pertunangannya.
setiap hari, Jody semakin dekat dengan Jessica. begitu juga sebaliknya.
di taman
" aku baru tahu, kalau kamu juga suka membaca buku ini. hahhaa " tertawa jessica, membuat jody yakin akan keputusannya ini.
" Jes.. " jessica menoleh. " aku gak tahu, apa kamu juga merasakannya. tetapi aku harus mengatakannya. sejak awal bertemu kamu, aku sudah menganggumimu. walau seluruh gadis menyukaiku tapi aku sama sekali tidak tertarik dengan mereka. tapi, setelah bertemu kamu. kamu sangat berbeda dengan mereka. kamu kuat, gigih, dan semangat. sebab itu, aku menyukaimu.. " ucapan tulus dari jody membuat jessica terluluh. dia tidak menyangka jody menyukainya apa adanya.
" Jody.. aku.. " menunggu jawaban jessica.
" Maaf.. aku gak bisa. selama ini kamu banyak membantuku. tapi aku hanya mengangapmu sebagai teman. maafkan aku " menunduk. " maafkan aku, aku harus pergi. " meninggalkan jody sendiri.
saat di perjalanan, " hiks..hiksss..hiks... jody maafkan aku. maaf.. " jessica menangis di bawah pohon besar. dia menangis dengan tersedu sedu.
1 hari yang lalu sebelum jody menyatakan cintanya ke jessica.
jessica tengah duduk di halaman sekolah sambil membaca buku. " Jes.." panggilnya.
" Linda ? " linda duduk di sebelah jessica. " ada apa ? "
" aku.. minta maaf tentang kejadian hari itu. aku telah bersalah. tapi, jess kamu tahu bukan kalau aku tunangan Jody. aku sungguh mencintainya. aku mohon padamu.. bisakah kamu menjahuinya. " Linda memohon kepada jessica.
" iya, aku mengerti. aku tidak akan merebutnya darimu. " jessica berlalu pergi.
sekarang..
" hiks..hiks.. Jody.. maafkan aku. aku sebenarnya juga menyukaimu.. tapi kita berada di dunia yang berbeda. " jessica menangis tanpa berhenti.
Scene Jessica
sejak pertama kali aku datang ke sekolah. aku melihatnya yang begitu dingin dan duduk tenang di tempatnya. pertama kali melihatnya, jantungku berdegup kencang. dan selalu bertanya tanya siapa dia ? .
saat istirahat, lelaki itu berjalan melewatiku. dia sangat dingin dan arogan. " siapa dia ? " tanyaku kepada orang di sebelahku. " dia adalah jody. pria tertampan di sekolah ini, banyak sekali murid disini menyukainya. akan tetapi dia mempunyai tunangan. namanya linda. " aku terkejut saat dia sudah mempunyai tunangan.
tetapi, sejak hari itu. aku malah bertemu dengannya. yang kukira dia dingin dan arogan ternyata dia sangat lembut dan ramah. dia melindungiku saat semua orang memusuhiku. dia menghiburku ketika aku sedih. tidak berapa lama, aku jatuh cinta dengannya. aku terkejut saat dia menyatakan cintanya itu. dan aku berpikir jika aku menerimanya kita tidak bisa bersama. karena dunia kita berbeda.
aku sudah sakit sejak kecil, sakit yang sangat parah. orang tuaku sejak dulu terus berjuang agar aku sembuh tetapi tidak satupun berhasil. aku hanya bisa pasrah dengan keadaan ini dan menunggu ajal menjemputku.
" maafkan aku jody.. maaf "
setelah, jessica menolak pernyataan cinta jody. sejak saat itu, mereka menjaga jarak jauh. mereka tidak lagi saling bertemu, saat tidak sengaja berpapasan mereka berjalan seperti biasa dan tidak saling menyapa. mereka seperti orang asing.
3 tahun kemudian, setelah lulus sekolah 1 tahun lalu.
jody diangkat sebagai CEO di perusahaan JEGUK. dia memutuskan untuk membatalkan pertunanganya dengan Linda. walau awalnya linda tidak terima, tetapi dia harus bisa menerimanya. jody yang sudah berumur 25 tahun dan selalu hidup sendiri. mamanya pun mulai merasa resah dengan keadaanya, keluarganya pun memutuskan untuk menerima menantu sesuai dengan pilihan jody dengan lapang dada. akan tetapi, Jody harus meneruskan perusahaanya.
mendengar itu, jody merasa bahagia. dia mencari keberadaan jessica setelah 3 tahun lamanya. dia terus mencari keberadaan jessica tanpa henti.
di sebuah toko kecil
" ada yang bisa saya bantu? " ucapnya lembut
"........"
"baik, tunggu pesanan datang ya. "
" ibu.. ada pesanan. " teriak gadis itu. " baiklah.."
kluting...(suara pintu terbuka)
" Pesan satu es!! " teriak orang teersebut
" baik..(terkejut) " lelaki itu tersenyum ke arahnya.
di depan jauh dari toko
" Kamu apa kabar ? " jessica mengangguk. " aku baik. kamu ? " jody tersenyum
" aku baik baik saja. kamu buka toko disini ? " jessica mengangguk. " oh ya.. selamat ya. "
" untuk apa ? " tanya jody penasaran. " emm.. pernikahanmu dengan linda. " jody terbahak bahak. " aku membatalkan pertunanganku dengannya setelah aku menjadi CEO 1 tahun lalu. " jessica tercengang.
jody memegang tangannya, " Adakah kesempatan untukku bersamamu. aku tahu dulu kau menolakku karena linda. tapi sekarang aku tidak memiliki hubungan dengannya. " tatapan serius.
jessica tersenyum, " jody, aku sakit. bukan karena linda tapi kita memang tidak bisa bersama. "
"kenapa ? " jessica menunduk " aku sudah lama mengindap penyakit ini. umurku untuk hidup juga tidak terlalu lama lagi. maafkan aku.. sebaiknya kau mencari gadis yang bisa bersamamu sampai akhir hayat nanti. "
jody mencegahnya pergi, " TIDAK!! ini keputusanku. aku pasti akan menerimanya apapun yang terjadi, ini sudah kuputuskan. "
cairan air keluar dari mata jessica, " hiks.. hiks.. kau begitu mencintaiku. tapi apa yang harus aku lakukan untuk membalasnya "
mengeluarkan kotak kecil dari sakunya dan berlutut di hadapan jessica.
" Maukah kau menerimaku dengan keadaan apapun, Suka maupun duka. melalui hidup bersama. Jessica Lim maukah kau menjadi istriku ? " jessica terharu dan menyeka air matanya menetes.
" Aku mau.. aku mau.. " jody senang dengan keputusan jessica. memakaikan cincin di jari manis jessica.
•
•
•
•
end~~~
Walau aku tidak hidup bersamamu sampai akhir hayat, hatiku dan pikiranku akan selalu mengingat dirimu. aku bahagia untuk pertama kalinya bisa bertemu denganmu di kehidupan ini. jika tuhan menghendaki, aku ingin bertemu denganmu di kehidupan nanti dan menjadi pasangan hidupmu sampai akhir nanti.
terima kasih jody, kau segalanya bagiku.
I LOVE U....