Di sebuah rumah di kota J
Tampak dua kakak beradik sedang bersiap -siap untuk pergi belanja ke Ruko Perbelanjaan.
Sang kakak, Diandra. Gadis cantik berusia 23 tahun, dengan rambut pendek sebahu berwarna hitam pekat, dan badan langsing bak model. Dan sang adik yang tak kalah cantiknya dengan sang kakak, bernama Nova. Dengan umur yang tak terpaut jauh, nampak seolah mereka seperti gadis kembar dengan ciri khas panjang rambut yang berbeda.
"Kak.. Ayo cepet, nanti keburu maghrib" seru Nova.
"Iya, iya.. Bawel amat lo" ketus Diandra.
Bukan tanpa alasan Nova tidak ingin malam - malam berbelanja di Ruko tersebut, konon katanya Ruko itu dulunya tempat terjadinya kebakaran dengan banyak korban berjatuhan. Walau sekarang Ruko tersebut sudah diperbaiki dan tampak baru, namun banyak rumor beredar tentang korban meninggal yang menampakkan dirinya kepada pengunjung Ruko.
Merekapun berangkat menuju Ruko Perbelanjaan yang akan mereka datangi.
Karena Ruko tersebut tidak terlalu jauh dari rumah mereka, hanya butuh 30 menit perjalanan. Sesampainya disana mereka bergegas menuju toko yang dituju. Tampak beberapa baris toko, namun beberapa toko sepertinya sudah tutup.
Tepat sebelum masuk toko, Diandra melihat seorang anak kecil berdiri sendirian didepan toko, disebelah toko yang mereka tuju.
"Dek, lo duluan aja masuknya" ujar Diandra.
"Lo mau kemana emang?" tanya Nova.
"Kesitu bentar" jawab Diandra.
"Yaudah kalau gitu" sembari berjalan dan meninggalkan Diandra masuk kedalam Toko.
Diandra pun mendekati anak kecil yang dia lihat sebelumnya.
"Dek.. Kamu kok sendirian disini, orang tuamu mana?" tanya Diandra kepada anak kecil tersebut.
"Kakak bisa lihat aku?" tanyanya balik ke Diandra.
"Hah?" seketika Diandra kaget mendengarnya.
Disaat yang sama ada wanita paruh baya yang menghampiri mereka dan menggandeng tangan si anak kecil tersebut.
"Maaf ya mbak, anak saya memang suka usil" ujarnya kepada Diandra, menanggapi perkataan anaknya.
Diandra pun merasa lega mendengarnya.
"Kak!!" terdengar suara Nova memanggil.
Diandra menoleh dan menjawab "Yaa.."
"Lo ngapain sih ngomong sendirian disini? tanya Nova kepada Diandra penasaran, sembari menghampirinya.
Deg!!