Kota Ember adalah kota yang setiap waktu gelap.Penerangan sisanya hanya Bohlam,Lilin dan Lampu jalan yang terpasang di sekitar kota.Listrik dikota Ember dihasilkan oleh Regenerator pusat yang terletak di rangkaian pipa-pipa yang rumit .Beratus-ratus tahun lamanya warga kota Ember bertahan hidup dengan sayuran yang ditanam di Rumah Kaca.Walikota pertama Mayor Dutchmant memiliki sebuah wasiat,yaitu sebuah kotak yang akan terbuka bila waktu penyetelan waktu terbuka kotak tersebut habis.Kotak itu diturunkan kesetiap walikota berikutnya.Namun,saat kotak tersebut jatuh ke tangan walikota ke 9 yaitu Mayor Trump Arnoldy Kotak tersebut hilang dikarenakan keingintahuanya tentang isi kotak tersebut,kotak itu dilempar,dipukul namun kotaknya hanya penyok dan lecet.Bukanya terbuka tetapi malah membuat Mayor Trump tewas dikarenakan penyakit jantungnya kambuh dan membuat Kotak itu hilang menyisakan sebuah misteri bagi warga kota Ember.
Hari ini pelantikan walikota ke 11 Mayor Wrinktston.Disambut dengan baik oleh warga seperti biasanya.Banyak sekali pesan yang terkirim kepadanya,seperti pertanyaan,saran,dan ucapan selamat dari warga kota.Kesempatan emas itu diterima oleh Lily,dia mengantarkan pesan dari penjual Roti kepada Walikota tentang saranya.Bukan pekerjaan mudah menjadi seorang pengantar pesan,Lily harus memiliki ingatan yang bagus dan Stamina ekstra juga pandai memilah setiap kata yang akan di sampaikan.Lily berlari menyusuri jalan menuju balaikota,ditengah perjalanan ia bertemu dengan Boon.Boon adalah teman baik Lily sejak kecil,sekarang ia bekerja di bawah jejaring pipa yang rumit,ia harus menghafal jalan dan ketelitian ekstra melihat pipa yang bocor atau rusak untuk diperbaiki dan dapat mengalirkan air ke Regenerator pusat.Lily dan Boon bercakap-cakap sebentar tentang pekerjaan mereka masing-masing.Seperti Boon menceritakan akan terjadinya pemadaman listrik mendadak atau Lily bercerita pesan-pesan yang diterimanya kebanyakan mengenai krisis makanan dan minuman.
Lily pun melanjutkan perjalanan kembali menuju Balaikota,saat ia berlari terjadi pemadaman seperti yang dikatakan oleh Boon.Lily berdiam diri selama 2 menit,setelah itu lampu kembali menyala dan Lily pun dapat melanjutkan kembali perjalananya ke Balaikota.Ia pun tiba di Balaikota dan menunggu panggilan Walikota.Dikarenakan Lily memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,ia menyusuri setiap pintu secara sembunyi-sembunyi.Sampai ia menaiki tangga menuju atap,saat tiba di atap Lily terpesona melihat setiap bangunan kota Ember yang bercahaya dan ia bertanya-tanya pada dirinya,apakah ada kota lain selain Ember?,yang lebih maju dan lebih terang sambil Lily melihat dataran hilang yang gelap rumor mengatakan tempat itu gelap dan tak berujung juga dihuni oleh Tikus-tikus raksasa.
Namun Lily terlihat oleh Penjaga yang berpatroli di atas atap.Lily ditangkap dan dibawa kehadapan walikota.Walikota pun bertanya,"Kenapa kamu anak kecil berada disini apakah kamu mata-mata atau sebagainya?!",Lily bersikeras melawan tuduhan itu dan menyampaikan pesan yang diterima padanya dari penjual Roti.Lily pun memberikan pesanya dan Lily diusir dengan kasar oleh para penjaga dan walikota.Lily bergegas kembali pulang dikarenakan sebentar lagi pemadaman akan terjadi,tanda untuk para warga beristirahat tidur.Saat tiba dirumah Lily disambut oleh Bu Mursi ibu dari Lily dan adik kecilya Poppy.Lily melihat Poppy sedang bermain-main dengan sebuah kotak,Lily membiarkannya karena mungkin kotak itu mainan baru Poppy.setelah sarapan Lily pun tidur,didalam benaknya ia memikirkan tentang ayahnya yang meninggal saat ia masih berumur 3 tahun.Ayahnya meninggal dikarenakan virus mematikan yaitu virus batuk yang saat itu para dokter tidak dapat menemukan penawarnya.setelah itu ia memikirkan nenek nya yang sebelum wafat ia mencari-cari sebuah kotak dan bercerita tentang buyutnya adalah Walikota ke 9 Trump Arnoldy.
Keesokan harinya Lily melihat tergeletak di kasur Poppy dengan keadaan yang sudah terbuka,Lily mencari isi dari kotak tersebut namun tidak menemukanya.kotak tersebut mirip dengan kotak yang dipegang Poppy kemarin dan Lily segera pergi mencari Poppy.Benar saja ia melihat Poppy sedang mengunyah sebuah kertas, Lily langsung menarik kertas tersebut dari mulut Poppy, Poppy pun langsung menangis kepada ibu Murdo.ibu Murdo pun langsung membawa Poppy untuk menenangkannya.saat Lily berniat membaca isi kertas tersebut kata-kata didalam kertas tersebut hampir semuanya luntur dan menyisakan secercak kata-kata."nah ini kata pipa-pipa.Dan yang ini pasti telusuri,dan ini kebenaran",saat kata-kata itu digabungkan muncul sebuah kalimat,"Menelusuri kebenaran di jejaring pipa",Lily pun bergegas menemui Boon karena didalam kata tersebut terdapat jejaring pipa yang kebetula Boon bekerja disana.Kebetulan Boon sedang beristirahat saat Lily menemuinya.Lily pun segera memberikan informasi tentang isi dari kotak yakni kertas yang berisi sebuah petunjuk.Boon pun memiliki sebuah informasi yakni ia menemukan jalur misterius didalam jejaring pipa yang menunjukan kedua lorong yang gelap.
Boon mengajak Lily pergi ke jalur misterius yang ditemukan Boon dengan sembunyi-sembunyi.saat sampai benar saja mereka menemui dua jalur yang sama-sama mencurigakan.Lily pun langsung teringat tentang isi kalimat di dalam kertas",kanan untuk pencadangan dan kiri untuk kebenaran",Lily memilih jalur kiri yakni pencadangan.Di akhir lorong tersebut terdapat pintu misterius .saat mereka mengintip ke dalam mereka menemukan sebuah ruangan yang penuh dengan makanan dan Walikota yang sedang dudu di hadapan lukisan dirinya sambil memakan makanan kaleng.Boon segera berspekulasi,"oh, ternyata krisis makanan di kota diakibatkan oleh Walikota gendut itu,ia menyimpan makanan untuk dirinya sendiri dan membiarkan warganya sengsara kelaparan,".saat mereka berniat kembali mereka dihadang oleh dua penjaga didepan.mereka menangkap Boon sedangkan Lily berhasil lolos dikarenakan tubuhnya yang ramping.
Keesokan harinya disetiap penjuru kota Ember tertempel pencarian orang yakni Lily Mayfleel.dikarenakan aksi sebuah pencurian sedangkan Boon berhasil ditangkap oleh kedua penjaga kemarin, Lily berhasil kabur dan kembali kerumahnya untuk bersembunyi.setelah beberapa lama bersembunyi Lily membawa barang-barangnya pergi ke rumah Boon untuk berbicara pada ayahnya."",Kau anak ingusan mau apa kemarin kau pergi ke tempat itu?!",walikota memberikan pertanyaan.",Kau walikota gendut kau egois kau kau mementingkan diri sendiri,kau membiarkan wargamu dalam krisis sedangkan dirimu berenak-enakan memakan jatah warga".tumpas Boon.Seketika itu pula Boon ditampar oleh walikota dan,"ini adalah hukum Alam siapa yang licik ialah pemenangnya,sedangkan kau tau apa kamu tentang politik,dan untuk apa aku membagikan makanan kepada rakyat jelata tak berguna seperti kalian",.sambil diam Boon melihat sekeliling untuk kabur."sebuah jendela", Walikota pun pergi meninggalkan Boon bersama dua orang penjaga."Clek"suara lampu padam dan dengan mudahnya Boon berhasil meloloskan diri dengan melempar kursi yang diduduki nya,sedangkan para penjaga panik sambil berteriak,"Tahanan Kabur!",Boon pergi meloncat dari jendela dan berhasil lolos.Boon pun pergi ke rumahnya untuk menemui ayahnya.Saat tiba Boon melihat ayah nya bersama dengan lily.saat melihat Boon ayahnya pun langsung memeluk sambil mengatakan",Kamu adalah seorang pahlawan nak",bisik Ayah Boon.
Setelah pertemuan singkat dan sebuah obrolan,Lily mengajak Boon dan ayah nya pergi ke jejaring pipa.Tetapi ayahnya menolak ia akan memberitahukan warga kalau ada jalan keluar dari kota sekarat ini.Lily dan Boon segera melanjutkan perjalananya kembali ke jejaring pipa.diperjalanan mereka melewati Regenerator pusat yang bergerak begitu kerasnya sehingga Lily dan Boon hampir tuli.Regenerator itu sudah usang dan banyak bagian yang bocor membuat pengembangan listrik menjadi tidak stabil akibat ratusan tahun lamanya.saat tiba Lily dan Boon menemukan sebuah pintu misterius yang terbuat dari besi dengan gagang yang diputar,namun pintu tersebut berkarat di setiap sisinya.Boon mencoba membuka pintu tersebut dengan susah payah memutarnya kekanan.Kreeek,suara misterius muncul dan membuat pintu itu terbuka memperlihatkan isinya yang begitu gelap sehingga kelihatan tak berujung.
Lily dan Boon meraba-raba setiap dinding dan mencoba mencari seklar lampu.Benar saja terdengar bunyi,click dan lampu pun menyala dengan redup memperlihatkan isinya,ternyata isi dari ruangan tersebut adalah paket lilin,dan korek juga sebuah kayu yang tertulis"sampan",Lily dan Boon kebingungan apa yang harus mereka lakukan setelahnya hingga terdapat sebuah kertas yang tertempel di balik pintu,"Selamat berarti kalian telah menemukan surat yang terdapat didalam kotak yang telah kami setel akan terbuka setelah 800 tahun,ini semua barang-barang yang kami siapkan untuk kalian menghadapi hidup baru di permukaan,ikuti alur sungai menggunakan Sampan dan mungkin kalian adalah manusia terakhir di permukaan Bumi".
Jantung Lily dan Boon bergejolak dan berpikir apa yang harus mereka lakukan selanjutnya,mereka pun mengikuti perintah didalam surat tersebut seperti menaiki sampan melepas tali pengait dan mengarahkan sampan tersebut dengan dayung agar tidak menabrak bebatuan.Di perjalanan Lily dan Boon saling berpikir apakah mereka akan menemukan kota lain selain Ember yang lebih terang dengan bangunanya yang tinggi dan langit yang terang seterang lampu jalan di kota Ember?.
Setelah beberapa waktu sampan pun berhenti akibat menabrak sebuah kayu seperti akhir dari perjalanan.mereka melihat tangga yang menjulang ke atas, mereka pun menaiki tangga itu dengan rasa semangat di hatinya.di tengah perjalanan Lily dan Boon melihat buku Diary yang tergeletak di sudut tangga.Boon pun mengambil buku Diary itu dan membacanya di sepanjang perjalanan."21 Oktober 3016 kedua orang membawa kami dari rumah kami di Arkansas,mereka bilang akan terjadi sebuah peperangan yang akan terjadi.mereka menggunakan senjata Nuklir dan Bio weapon lainya yang membahayakan umat manusia,kami dipilih untuk melanjutkan kehidupan ras manusia dengan membawa kami ke sebuah kota di bawah tanah yang bernama Ember,Kami dibawa bersama anak-anak agar kehidupan manusia dapat selamat,dan bila itu benar mereka akan melihat keadaan di permukaan yang berbeda dari sebelumnya",Jeanne Duprau
Makin lama suhu menjadi panas saat mereka tiba di ujung perjalanan mereka terpesona keindahan di luar,Lily dan Boon keluar dari perbukitan dengan hamparan Padang rumput dan langit berwarna biru,berbeda seperti keadaan di kota Ember.setelah itu mereka memasuki sebuah goa yang lain,mereka terkejut melihat secercak cahaya bersinar di kegelapan,"Kota Ember selama ini di bawah tanah?!"teriak Lily.Boon segera menulis sebuah surat dan berharap seseorang menemukanya di bawah sana."siapapun yang menemukan surat ini pergilah ke jejaring pipa yang rumit kami telah menandai jalanya dengan kapur,naiklah ke sampan dan ikuti arus sungai maka kalian akan menemukan dunia yang indah",Boon dan Lily
Lily dan Boon kembali ke atas dan melihat sekeliling mereka,mereka melihat sebuah jalan yang sudah rusak mengarah lurus kebatas cakrawala dengan hamparan Padang rumput dan seekor hewan berkaki empat memakan buah di semak.Lily dan Boon tidak mengetahui hewan apa itu tetapi Lily dan Boon berharap warga kota Ember berhasil kesini bersama dengan ibu Murdo dan Poppy,juga ayahnya Boon .
Langit semakin berwarna merah terlihat sekerumunan bayangan keluar dari perbukitan dengan wajah yang menganga seolah tidak mempercayai apa yang telah mereka lihat.dibalik kerumunan terdapat Bu Murdo yang menggendong Poppy."Siapa yang telah menemukan surat itu?", Lily bertanya.",ibu sedang berjalan jalan mencarimu,tapi ada seutas kertas jatuh ibu langsung mengambilnya dan memberitahukan warga",Bu Murdo menjawab."apakah semuanya selamat",tanya Boon."di bawah sangat mengerikan orang-orang saling berdesakan sehingga banyak yang tercebur ke sungai dan hilang ada juga yang tewas ter injak-injak,termasuk walikota,ia menaiki sampan bersama dengan penjaganya namun sampan itu malah terbalik membuat mereka terbawa arus sungai dan hilang",jawab Ayah Boon.
Kini warga Ember yang selamat hanya menyisakan 417 orang,mereka kini harus memulai awal yang baru di dunia yang baru.mereka menyusuri jalan dan menemukan sebuah kota dengan bangunan berjulang tinggi seperti di imajinasi Lily,namun kota kota itu kini sudah rusak banyak bangunan roboh,hanya sedikit bangunan yang masih utuh.kini Mereka harus memulai awal dari Peradaban Manusia yang baru.