Kehidupan kota yang sibuk membuat dunia seorang anak kecil bernama Naura menjadi sangat kecil,Naura adalah anak semata wayang derby kedua orang tuanya iya berumur 15 tahun, meskipun orang tuanya sibuk, mereka tidak pernah lupa untuk memperhatikan Naura,Naura pun di pilihkan sekolah yang terbagus di kota tersebut, dimana peserta didiknya berasal dari keluarga yang tergolong di atas mampu, sama seperti dirinya, teman-teman Naura pun adalah anak-anak dari keluarga yang cukup mampu sehingga mereka pun termasuk sederajat dengan Naura, sekolah yang berkelas di kota itu pun terkenal dengan pelayanannya yang menjamin dan menciptakan lulusan lulusan terbaik, ketenaran itu tidak lepas dari usaha peserta didik yang saling bersaing untuk mendapatkan nilai tertinggi, setiap peserta didik tidak akan pernah melewatkan bimbingan tambahan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan mereka, hal itu mereka lakukan setiap pulang sekolah atau setiap libur akhir semester, hal itu mereka lakukan demi melanjutkan sekolah lanjutan yang lebih baik di mana sekolah tersebut juga terkenal dengan siswanya yang pandai dalam segala hal.
Pada suatu malam Naura sedang duduk di pinggir jendela kamarnya iya melihat langit yang memerah saat itu kemudian tiba-tiba ia teringat akan ucapan gurunya tentang benda langit yang disebut bintang saat itu Naura mengikuti pelajaran di dalam kelas, iya mendengarkan cerita gurunya tentang tata surya.
"Anak anak ini adalah gambar bintang ya, bintang adalah benda langit yang ber kelap-kelip di atas langit dan jumlahnya hingga ribuan, bila malam hari bintang-bintang akan memperlihatkan gurunya, ucap guru tersebut