Rasa terdalam dalam sebuah hubungan adalah adanya kekecewaan dan kesedihan. Dia yang pernah merasakan merintih kesakitan,dada yang terasa penuh dan menyesakkan dan hati penuh kehampaan serta kerinduan begitu menyiksa.
Semua itu pernah ku rasakan...
Ring..ring..ring... (suara ponsel berdering)
Siapa ini? Nomor yang tidak di kenal? Mengganggu sekali padahal baru tadi aku tertidur ,biarkan saja.
Hey, ponsel mu berdering terus. Itu mengganggu ku ini pukul 03.00 pagi apakah kau tidak bisa menerima panggilan itu? atau perlu ku jawabkan.
Diam saja,kau bahkan lebih berisik di banding ponsel ku,kalau begitu kau saja yang jawab!
Enak saja meminta ku menjawabnya,bagaimana nanti kalau itu orang yang penting mending tidak usah.
Ponsel itu terus terus berdering, dan pemilik ponsel tertidur amat pulas,tetapi membuat kacau suasana teman sekamarnya.
Halo,selamat malam..
Aku minta maaf tapi ini sudah sangat larut bagimu berbicara dengan pemilik ponsel ini dan juga apakah kau tidak tahu aturan ini pukul 03.00 pagi! (Dengan suara nada pria yang sangat lembut).
Halo,maafkan aku! Aku benar-benar minta maaf. Sebab aku ingin mendengar suara pacar ku,hampir 4 hari dia mengabaikan ku. Aku mohon bisakah kau membangunkannya untuk ku? Suara seorang gadis yang tengah meminta bantuan seorang pria untuk membangunkan pacarnya? Apakah ini tidak gila?(kesan ku dalam hati).
Maaf,pacar mu tertidur pulas. Bahkan jika dia di lempar bata tidak akan bangun karena pacar mu banyak minum tadi saat acara kampus Xxx. nanti saja aku memintanya dan menyampaikan pesan mu saat dia bangun.
Baiklah, terima kasih! tut.. ponsel tersebut itupun mati.
Keesokan paginya...
Hei,siapa nama mu? Aku minta maaf menerima panggilan di ponsel mu kemarin,dan katanya menyuruh mu menelponnya kembali dan katanya dia itu pacar mu!
Apa? kenapa tidak membangunkan ku! Jarang-jarang pacar ku itu menelpon ku,kenapa kau seperti itu. Pria itu kesal hingga menggaruk kepalanya karena menahan amarah akan tetapi seketika amarahnya mereda.
Hei, aku Ji Hendri...
Maafkan aku, tapi kau tidur sangat pulas!
Aku harap kau memafkan ku,aku akan meneraktir mu.
Maaf,ini bukan salah mu...
Ough,iyya nama ku Lim Su yong
aku harap kita bisa berteman baik.
Merekapun pergi bersama-sama,entah kenapa seperti takdir tidak ingin memisahkan mereka hingga mereka mendapat ruang asrama bersama untuk beberapa tahun kedepan.
Suka duka mereka jalani bersama,baik menerima tugas maupun dalam hal apapun. Ji Hendri umur 23 tahun (junior) pria termanis yang dalam berbagai hal baik dalam hal suara yang lembut, dan serta gaya yang lebih fashionable membuat semua orang terpanah,dan mengira dia adalah seorang Idol... Sedang Lim So Yong berumur 25 tahun (senior) seperti pria pada umumnya suara pria sejati yang membuat wanita terpukau hanya dengan suara,pekerja keras sebab dia memiliki jadwal kerja paruh waktu yang banyak. Kulitnya terbilang lebih gelap di banding kulit Ji Hendri yang memiliki kulit putih bak seorang Idol pada umunya.
Awalnya semua berjalan seperti biasa,hingga suatu ketika.
So Yong,kenapa kau sedih?
kita ini teman sekamar bilang saja kalau ada kendala aku akan membantumu! Ji yang tengah kebingungan melihat So yong yang terlihat sedih dan minum-minum.
Apakah kau tahu, aku putus dengan pacar ku beberapa hari yang lalu. Aku tidak tahu apa kekurangan ku hingga dia selingkuh padaku,dia hanya berkata " Tak ada yang ku butuhkan atau ku inginkan dari mu" lalu dia mengakhiri semuanya begitu saja.
So yong yang mengungkapkan kesedihannya pada Ji. Tanpa di sangka, Ji memeluk So yong yang tengah duduk dan membuat mata So yong terbelalak dan hanya bisa menangis lebih keras. Bagaimana tidak cinta pertamanya diakhiri dengan perselingkuhan dan putusan sepihak yang membuatnya begitu merana.
Ji mendengar dan menyaksikan semua keluh kesah dan tangis pria yang selalu tampak gagah dan sangat keren di matanya itu kini sangat menyedihkan di karenakan patah hati. Ji hanya membisikkan kata-kata yang membuat So yong membaik.
Beberapa hari kemudian So yong kembali menjalani aktivitasnya seperti biasa ke kampus lalu bekerja paruh waktu seperti biasa. Ji yang dulu mengkhawatirkan sudah tidak cemas lagi. Waktu kian berlalu So yong teringat kembali akan masa lalunya akan tetapi yang ia ingat bagaimana mantannya itu memutuskannya dan juga yang ia pikirkan bagaimana Ji selalu ada di sampingnya ketika masa yang begitu berat bisa di laluinya dengan mudah.
Ji dengan kesan cool dianggap suatu kelebihan olehnya serta saat dia tidak nafsu makan, Ji menyuapi dan mengomelinya serta masak untuknya dianggap imut. So yong berpikir apakah ada yang salah dengannya? sebab Ji adalah seorang pria.Ia pun bertanya pada Ji saat duduk bersama di asrama seketika menyerupai apartemen karena memiliki ruang tamu dan dapur.
Hei Ji...
Apakah kau punya pacar?
Aku?Tidak punya. Jawab Ji
Kenapa?Tanya So Yong begitu penasaran
Aku tidak ingin dengan perempuan! Jawaban Ji sontak membuat So yong bertanya-tanya dan tanpa di sangka Ji melanjutkan jawabannya itu.
Aku tidak ingin dengan perempuan,karena aku menghargainya dan aku ingin tidak ingin merasa sakit hati seperti mu dan teman ku yang lainnya yang patah hati karena perempuan. Dan juga aku ini gay!
So yong terkejut dengan jawaban Ji. Memang sekarang pemikiran tentang hal itu tidak tabu lagi akan tetapi ia tidak pernah menyangka pria yang tampak cool dan suka menjadi pusat perhatian wanita maupun pria di kampus adalah gay dan juga terlebih itu adalah teman sekamarnya. Ji melanjutkan pembicaraannya...
Kalau kau merasa aneh atau jijik silahkan menjauh atau pindah kamar saja. Aku tidak akan pindah aku lelah berpindah-pindah aku juga terbiasa sendiri. Aku menjadi gay ada sebabnya. Saat di SMA dulu aku korban bully dimana karena gaya ku yang cool membuat banyak wanita ingin dengan ku tetapi di sisi lain wajah ku ini katanya cantik. Hingga suatu hari di toilet pria aku di bully dimana mereka memaksakan alat Vitalnya padaku dan sebagian menyodorkan ke wajah ku. Saat itu aku juga di pukul jika tidak melakukannya, akan tetapi sebelum mereka melakukan itu di bagian belakang ku mereka memasukkan tangkai sapu karena sulit sehingga mereka memasukkan benda bodoh itu di bokong ku dan membuatnya terluka. Hingga akhirnya aku di temukan oleh teman lain dan melaporkan pada guru. Akupun di rawat di rumah sakit dan mengalami trauma. Hampir 3 bulan tidak ingin bertemu dengan siapa saja baik ibu maupun ayah ku serta saudara ku. Entah kenapa aku malu bertemu Ibu ku mungkin karena aku takut melihatnya untuk pertama kalinya menangis kencang karena ku serta ayah ku juga. Aku takut pada semua laki-laki, saudara ku juga ikut sedih dan anak-anak yang membully ku dengar masa depan mereka sudah hancur karena reputasi ayah ku yang cukup terkenal dan di segani. Akupun tidak tahu aku harus tertawa atau sedih.
Hingga aku sudah mencapai batas ku akupun keluar dari kamar ku setelah mengurung diri. Ibu ku begitu bahagia serta ayah dan saudara ku. Akupun rutin ke psikiater untuk menghilangkan ketakutan ku pada banyak hal,dan hal yang paling tidak bisa ku lupakan adalah kata ibu ku
" Ingat saat kamu susah atau menyedihkan ada yang lebih susah dan menyedihkan darimu,serta saat ada satu orang yang membuat mu sakit maka ada sejuta bahagia untuk mu. Dan juga akan ada yang mencintai mu tulus melebihi dirinya sendiri"..
So Yong akhirnya mengerti kata-kata yang di bisikkan hari itu. Ternyata itu benar-benar memiliki arti, ia pun memantapkan hatinya.
Tanpa di sangka So yong mengecup bibir Ji..
Ji terkejut dan membalas kecupannya dengan ciuman. Air mata Ji menetes membasahi wajahnya dan wajah So yong.
So yong menyudahi ciuman itu kemudian mencium mata Ji secara bergatian dan berkata...
Jangan menangis lagi!
Mulai saat ini mata mu tidak perbolehkan menangis karena orang lain dan hal yang menyedihkan karena aku akan membuat mu tersenyum dan akan membuat mu menangis terharu saja!
Ji yang mendengar itu menangis terharu dan memeluk erat So Yong!
Hei,aku menyukai mu sudah lama dan aku tidak pernah menyukai orang lain selain dirimu! Aku tidak mendoakan mu putus tapi aku bersyukur kau akhirnya milik ku...
So yong memeluk erat Ji mengatakan aku bersyukur putus dengannya tapi aku menyesal kenapa tidak dari dulu aku menemukan mu agar kejadian itu tidak pernah terjadi...
Akhirnya tanpa mereka sadari mereka tidur saling berpelukan hingga esok paginya.
Matahari menyinari pagi,membangunkan mereka berdua.
Ji yang langsung menghindari So Yong karena merasa aneh seketika di tarik dan di peluk oleh So Yong.
Kenapa kau mau lari, kau harus tanggung jawab atas hati dan perasaan ku.
Jangan langsung pergi saja,berikan aku ciuman pagi hari... So Yong begitu lembut berbicara sambil membelai rambut Ji.
Hei,benarkah?bolehkah? Ji tengah menunggu jawaban So Yong.
Tentu saja! kekasih ku mana kecupannya..
Mmuaah.. ....
suara kecupan bibir So yong..
Aku hari ini ada kelas..
Tolong bersihkan ruangan ini secepatnya.
Ji yang terbangun sambil berlarian dan menyuruh So yong.
Saat mereka berdua ingin keluar mereka pun berpelukan dan saling menyemangati.
Hari demi hari, hingga beberapa minggu mereka makin dekat dan tidak sungkan memperlihatkan kemesraan keduanya. Ada orang yang menerima adan juga yang tidak,kadang masalah sepele membuatnya saling menengenal satu sama lain.
Ada saat dimana mantan So yong muncul di tempat kerja So yong. So yong tidak menyadari kehadirannya membuat mantannya menyapanya.
Hei So yong apakah kabar mu baik-baik saja, kenapa tidak pernah mengunjungi ku. Aku merindukan mu! Mantan So yong yang berbicara di depan pintu cafe tanpa rasa takut menghampiri So Yong dan memeluknya.
So Yong yang menyadari itu,langsung melepaskan pelukan mantannya dan mengatakan...
Hei kau kenapa? kau bilang apa? Kenapa kau menangis?... Katakan dan apa maksud kedatangan mu.
Aku...aku... merindukan mu!
Aku mencintai mu,hanya kau yang mengerti aku. Aku ingin kembali padamu! Bisakah kita seperti dulu? Ia pun langsung mencium bibir So Yong.
So yong marah dan mendorong mantannya itu hingga terjatuh dan membersihkan bibirnya. Ia pun pergi dan menarik seorang pria yang tidak lain Ji dan berjalan ingin keluar cafe.
Saat itu pula mantan So yong mengatakan sesuatu dengan nada sombongnya.
Heh,tsk... Ternyata dia pacar mu?
Apa kau tidak buta melepaskan wanita seperti ku dan bersama pria itu! Apa kau sakit? Aku di sini menyembuhkan mu..
Ji yang merasa marah awalnya tanpa di sadari menjatuhkan air matanya karena sedih. So yong melepaskan genggaman tangan Ji,kemudian berjalan ke arah mantannya.
Plak...
Seumur hidup ku ini hanya kau wanita pertama yang ku tampar. Kau menghina pacar ku tahu tidak! Kau boleh menghina ku, tapi itu dulu sekarang tidak lagi. Terlebih padanya pahami itu. So Yong menghampiri Ji dan mencium bibir kekasihnya itu dengan penuh kesungguhan lalu menggenggam tangan kekasihnya dan pergi meninggalkan cafe itu. Dan mantannya menyesali semuanya.
Mereka berduapun sampai di kamar asrama mereka. So Yong yang diam terlihat sangat marah tadi berubah dan memeluk Ji sambil meminta maaf karena membuatnya bersedih. Ji yang merasa bingung karena permintaan maaf So yong dan yang ia lakukan hanya memeluknya.
Maafkan aku membuat mu sedih...
Ji yang mendengar hal tersebut menggelengkan kepala menunjukkan bahwa itu bukan kesalahannya.
Akhirnya So Yong menciumnya dan mengangkat Ji menuju kamarnya.
Hari ini dan seterusnya kau milik ku, mengerti! So yong melanjutkan ciuman itu dan semakin panas hingga mereka larut dalam suasana. Saat mereka melakukan hal itu Ji mengatakan pelan-pelanlah kau pria pertama menyentuhku. So Yong terkejut, kemudian dia mencium Ji tanda setuju. Hingga mereka memutuskan melakukannya.
Apakah kau pernah bersama pria lain? kenapa kau seperti mahir sekali,Kata Ji.
Tidak,kau pria pertama. Aku pernah melakukannya dengan wanita tapi bukan berarti aku tidak menggunakan bagian ini.
Malam hebatpun berlalu..
Saat pagi tiba,mereka tersadar akan yang terjadi semalam. So yong bangun lebih awal dan mencium kening Ji kemudian dia melihat ke arah paha kanannya Ji yang bertuliskan
" Nunc Scio Quid Set Amor" So yong membangunkan Ji dan bertanya apa artinya.
Ji menjawab bahwa artinya
"Sekarang aku tahu apa itu cinta". Itu merupakan bahasa Latin, kau tahukan aku jurusan apa? Tato itu di buat saat aku bangkit dari keterpurukan ku,dan menemukannya di sebuah buku favorit ku.
So yong merasa sangat mencintai pria yang saat ini menjadi kekasihnya. Saat itupun ia melamar Ji saat ia masih di tempat tidur. Ji pun menerimanya dan memutuskan melanjutkan yang seperti malam panasnya mereka lakukan.
Beberapa tahun kemudian mereka tetap bersama,dewasa bersama dan memutuskan hidup bersama dalam ikatan pernikahan.
Orang tua Ji senang dengan pernikahan anaknya dan menerima So yong menjadi menantunya. Begitupun orang tua So yong menerima pernikahan keduanya. Menurut mereka kebahagian anak mereka diatas segalanya dan merekapun menikah dan berjanji suka duka bersama dan mencintai sampai hari tua...
Terima kasih sekian dari saya
Saya berharap kisah cinta ku bisa seperti mereka 😭😭😭 hohoho...
Saya harap pembaca menyukai semuanya tinggalkan Likenya dan saya mendoakan mereka yang membacanya dapat terinspirasi dari motto hidup saya
" Love The Person Not The Gender "