Hai, Nama ku Fifi Humaira biasa di sapa fia Dan ini adalah cerita awal pertemuan ku dengan seseorang yang dulu sangat asing bahkan tidak pernah melihat nya padahal kami satu organisasi.......
Awal Mulanya aku dan dia bertemu di Aula tempat pembukaan pelatihan, pada saat itu aku dan sahabatku mengikuti sebuah pelatihan dengan tidak sengaja aku bertemu dengan orang-orang yang asing menurut ku namun aku hiraukan karna aku lebih memilih fokus pada kegiatan pembukaan yang sudah di mulai.
Setelah pembukaan kami di kumpulkan di suatu ruangan untuk berdoa karna kami akan berangkat ke sebuah desa di mana kami akan tinggal selama 11 hari untuk mengikuti pelatihan.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu" salam ketua panitia bernama Hairul Wijaya atau biasa di sapa kak Hairul
"waalaikumsalm warahmatullahi wabarakatu" jawab kami sebagai peserta yang berjumlah 16 orang, terdiri dari 6 perempuan dan 10 laki laki.
"sebelum kita berangkat ke lokasi pelatihan, silahkan adik adik melihat barang barang kalian apakah sudah ada semua? atau belum, jangn sampai ada yang ketinggalan."ujarnya
"Sudah lengkap kak"jawab kami
"baiklah jika sudah tidak ada lagi sebelum itu mari kita baca doa menurut kepercayaan masing-masing semonga kita selalu berada di dalam lindungan Amin
mereka semua menundukkan kepalanya untuk berdoa lalu mereka beranjak keluar menuju mobil yang sudah di siapkan oleh panitia. 2 jam lebih Kami baru sudah sampai di sebuah desa yang sangat jauh dari kota.
Pertama Tama kami mengangkat barang-barang kami ke ruangan dimana yang akan di jadikan tempat belajar dan istirahat. Waktu shalat magrib pun tiba semua peserta dan panitia serta pengurus menuju mushola untuk melaksanakan shalat berjamaah setelah shalat kami peserta masuk dalam ruangan karna di sana sudah ada steering yang akan bersama kami selamat pelatihan yang terdiri dari 1 cewe dan 4 cowo mereka akan memandu pelatihan ini atau bisa di bilang merekalah tuhan kami selama dalam ruangan atau selama pelatihan.
malam pertama Steering yang akan memperkenalkan nama mereka serta kisah hidupnya, Setiap orang di berikan waktu selama berjam-jam untuk menceritakan kisah hidupnya.
Tak terasa sudah subuh steering masih belum selesai memperkenalkan dan menceritakan kisah hidup mereka sampai sampai di tunda dulu karna waktu shalat subuh sudah tiba. Kami tidak di berwaktu tidur, menurut aku memang wajar karna baru hari pertama rata-rata kalau pelatihan pasti hari pertama selalu begadang.
kami semua keluar dari ruangan menuju mushola setelah itu kembali lagi ke ruangan setelah sampai ada beberapa peserta yang terlambat dan di hukum menghafalkan kata ilmiah sebanyak 20 kata beserta artinya, untung aku tidak terlambat.
"Hukumannya nanti aja setelah Senam karna sekarang kita akan senam bersama di lapangan" ucap steering
"Baik kak" jawab kami
kamipun mengganti pakaian dan langsung menuju ke lapangan karena jika kami terlambat pasti akan diberi hukuman lagi.
aku sangat mengantuk bahkan senam aja aku malas gerak mungkin karena belum tidur jadi malas gerak.
tiba-tiba aku di tegur oleh senior karna aku tidak bergerak dan membuat aku kaget, akupun dengan terpaksa mengikuti gerakan senam yang di pandu oleh salah satu peserta.
setelah senam kami disuruh mencabut rumput sebanyak banyaknya, yang paling sedikit akan di kenakan hukuman jadi aku berusaha untuk mencabut sebanyak banyak nya namun setelah waktunya selesai mencabut rumput kami di suruh menghitung nya dan aku lihat lihat dari peserta yang lain akulah yang paling banyak.
"Baik silahkan hafal kata ilmiah sesuai rumput yang kalian cabut" Ujar senior
aku hampir jantung pasalnya rumput yang aku cabut terbanyak dai peserta lain dan jumlah sekitar 150 lebih sedangkan yang lain hanya 10 sampai 50 rumput saja.
akupun berusaha menghafal nya dan menyetor hafalan aku ke senior yang sdh di tunjuk. habis itu kami kembali ke dalam ruangan dan di beri waktu 20 menit untuk membersihkan diri.
aku dan sahabatku pergi ke rumah warga untuk mandi karna jika antri di WC maka akan lambat pasalnya kami banyak sekali.
habis itu kami kembali lagi dalam ruangan sesuai waktu yang di tentukan jika tidak maka yang terlambat akan di kenakan hukuman.
"kita lanjutkan sesi perkenalan dari Steering, ingat dengar kan baik baik" ucap salah steering
jam 9 waktunya kami makan dan Alhamdulillah sesi perkenalan dari Steering sudah selesai di mana di mulai dari magrib sampai pagi dan membuat aku lelah duduk yang tidak boleh bergerak atau pun bercerita dengan peserta lain.
"waktu makan hanya 15 menit jadi silahkan di manfaatkan waktunya" ujar steering
"baik kk" jawab kami
kami semua berjalan menuju ruangan di mana di sana sudah ada panitia yang menyiapkan makanan untuk kami.
sehabis makan lagi lagi kami kembali ke ruangan dan di lanjutkan dengan sesi perkenalan oleh peserta.
satu persatu naik dan dimana sosok seorang lelaki yang aku lihat kemarin saat pembukaan yang naik memperkenalkan dirinya
"ternyata Namanya Ranu" Gumaku dalam hati, sebenarnya dari semalaman aku sangat kepo dengan nya karna hanya dia yang berani mengoreksi steering pada saat mereka perkenalkan,aku lupa soal apa itu yang hanya aku ingat dia sangat keren karna koreksinya di terima oleh steering.
"dia sangat keren kamu lihat kan semalam" Bisik ku kepada sahabatku yang berada di samping kiriku dan kebetulan dia juga ikut pelatihan bersama ku.
"Iyya aku lihat kok semalam" jawabnya
kami berdua di tegur oleh steering karena kami cerita dan tidak memperhatikan orang yang sedang perkenalkan diri dan membuat aku dan sahabatku di tunjuk untuk selanjutnya memperkenalkan diri.
waktu demi waktu telah berlalu tidak terasa sudah sore dan kami masih dalam tahap perkenalan. namun beruntung peserta yang naik ada peserta terakhir.
" semua sudah naik" tanya steering
"sudah kak" jawab kami
"oke sekarang kalian naik ulang namun ada aturan nya yaitu pertama waktu kalian memperkenalkan diri kalian itu durasinya 2 jam kalian harus menceritakan semua hal di depan, kedua tidak boleh jeda yang terlalu banyak dan terakhir tidak boleh menggunakan kata E . kalian paham? Jelas steering
"paham kak"
"oke yang pertama mulai dari Ranu" ucapnya
Ranupun naik menceritakan kisah hidupnya aku sangat antusias mendengarkan semua kisah hidupnya. kami harus jujur jika naik di atas karna kami sudah bersumpah di atas quran untuk jujur
mungkin para Reader bingung kenapa dalam pelatihan seperti ini harus memperkenalkan diri dan menceritakan kisah hidupnya selama itu? nah begini Reader pelatihan ini bukan cuma kepintaran yang ingin di lihat tapi kami juga di latih untuk berbicara di depan audiens dan mengenai kisah hidup karena terkadang pelajaran itu tidak akan masuk dalam otak jika selama kita hidup banyak dosa dosa yang kita buat.
jadi dalam pelatihan ini selama 3 hari tiga malam kami tidak pernah tidur hanya istirahat pada saat jam shalat dan jam makan selebihnya kami mendengar semua kisah² dari peserta yang lain karna ada saatnya kami harus menceritakan kisah dari peserta yang lain gunanya agar kami bisa lebih mengenal lebih dalam dan setelah pelatihan ini kami masih tetap akrab karena sudah saling tau baik dan buruknya kami.
sudah 1 jam lebih ranu menceritakan kisah hidupnya, aku tambah kagum melihat nya karena selama sekolah dia sering ikut lomba baik itu nasional maupun internasional dan Alhamdulillah hasilnya dia bisa juara walaupun tidak semua lomba dia juara 1. kelemahannya pada saat lomba yaitu dia tidak bisa jika orang tuanya hadir pada saat dia lomba jadi setiap Rabu ingin lomba orang tuanya tidak ikut dan hanya di wakili oleh wali kelasnya Ranu.
setiap Shalat aku selalu berdoa agar aku di pertemuan sosok laki-laki seperti Ranu, apa lagi aku belum pernah merasakan namanya pacaran. Tetapi jika bisa memilih aku ingin orang yang menjadi pasangan aku sepintar Ranu
Namun pada saat Ranu menceritakan keburukan nya aku sempat kaget karena di lihat dari penampilan dan prestasi yang dia gapai selama ini tidak mungkin seorang Ranu melakukan hal tersebut yang menurut aku itu di luar batas wajar. Tapi entah kenapa setelah Ranu menceritakan keburukan nya aku tetap kagum padanya dan melupakan kejelekan kejelekan yang dia ceritakan tadi.
Hingga Tak terasa tiga hari telah berlalu kami tidak pernah tidur tetapi pada pagi ini dimana tepat pukul 01.00 kami di beri waktu untuk tidur sampai shalat subuh tanpa aba-aba aku pun langsung tidur di tempat aku duduk, aku tidak perlu bantal atau apapun itu karna sudah sangat ngantuk jadi aku tidur saja karna kesempatan ini tidak akan datang dua kali di dalam pelatihan ini.
semua peserta tidur di tempat nya masing-masing tidak ada yang menggunakan sarung atau apapun itu mereka langsung baring dan tertidur pulas sampai sampai sudah waktunya shalat subuh kami masih ke enakan tidur
"Bangun bangun" suara itu terus terdengar di telinga ku tapi badan ku nggan bangun, apapun hukuman yang akan aku dapatkan nantinya itu urusan belakangan yang penting aku masih ingin tidur.
"waktunya shalat subuh, kenapa masih tidur sekarang bangun dalam hitungan 1 sampai 5 jika masih ada tidur kalian akan hukum semua jangan sampai hanya satu orang yang yang masih tidur dan semua kena" ujar steering dengan nada kesal
mendengar ucapan steering aku langsung bangun karna jangn sampai keegoisan ku peserta yang lain juga kena hukuman, kami pun bangun lalu berjalan menuju mushola. Seperti biasanya setelah shalat kami senam dan membersihkan diri.
hari ke 4 sudah tidak lagi perkenalkan tapi kami di beri buku di di dalam nya ada materi mater yang harus kami pahami.
"Silahkan di baca bukunya dengan baik baik saya berikan waktu membaca mulai pagi sampai nanti selesai shalat isya, setelah itu kalian mempresentasikan hasil bacaan kalian dalam waktu 2 jam, kalian mengerti?"
"Mengerti kak"
Hari ini kami bebas melakukan apapun tapi jika nanti di suruh presentasi maka kami harus menerima konsekuensi jika tidak tau isi materi dalam buku tersebut, jadi kami semua belajar dan fokus membaca buku yang telah di berikan. setelah itu steering keluar dan kami di awasi oleh panitia, yang membuat aku jengkel dengan panitia itu karena mereka selalu mengganggu kami membaca tetapi pada saat selesai shalat dhuhur panitia membawa kami ke pinggir sungai untuk membaca dan membuat kami sedikit senang karena dengan itu buku yang kami baca mudah masuk mungkin karna suasana nya adem.
dan di pelatihan inilah aku mulai terbiasa dengan teman-teman seperjuangan yang berjumlah 16 orang di mana kami selalu sama sama di hukum, makan bersama, shalat, tidur bersama pokoknya mulai dari hari pertama sampai detik ini kami selalu melakukan hal sama sama dan selalu menguatkan sesama.
Hari ke empat sampai hari ke delapan kami hanya presentasi semua materi yang ada di dalam buku sebanyak 7 materi nyali dari hanya 1 jam sampai berjam-jam waktu presentasi dan kami saling bergantian untuk presentasi jika melanggar aturan yang sudah di buat oleh steering contoh jeda lebih dari 5 detik atau lupa materi maka kami di suru turun dan mengulangi nya nanti setelah semua naik dan begitu terus sampai kami bisa mempresentasikan dengan sempurna. Di sini kami sangat merasakan kedekatan kami mulai terasa karna kami saling menguatkan saling membantu baik itu laki-laki maupun perempuan.
sedangkan hari ke 9 kami di beri kesempatan untuk memilih 1 materi yang menurut kami paling di pahami setelah itu kami di beri lagi waktu untuk belajar dan malamnya kami di suruh kembali naik presentasi selama 2 jam hanya 1 materi.
pada saat malam steering bertanya siapa yang ingin pertama naik untuk mempresentasikan materi nya dan dengan pedenya Ranu mengangkat tangan lalu naik mempresentasikan materi nya, aku tambah kagum melihat nya dia bisa mempresentasikan materi nya dengan sempurna selama 2 jam dan dia adalah peserta pertama yang lulus.
selama peserta yang lain baik mempresentasikan materi nya aku belajar di Ranu dan dia sangat baik karna dengan senang hati membantu aku untuk memahami materi yang ada di buku tersebut karna dalam pelatihan ini kami belajar virtual tidak ada pemateri namun kita belajar mandiri.
malam ke sepuluh adalah malam evaluasi dimana kami akan di isi oleh panitia panitia tentang materi yang kami pilih namun pada malam itu aku tidak ikut karena kepala aku sakit bukan karena tidak mau ikut malam evaluasi tetapi tadi siang kami di hukum lari sebanyak 8 kali di lapangan sekitar pukul 01.00 siang dan setelah itu kepala aku sakit sampai paginya
Di pagi hari aku makan dan minum obat lagi padahal tadi malam sudah banyak sekali obat yang masuk dalam perut aku. tapi karna di ancam akan di pulang kan aku harus minum obat dan pura pura kalau kepala aku sudah sembuh padahal belum, dan pagi itu ada panitia yang masuk dalam ruangan lalu berbicara dengan steering setelah itu dia keluar
"Baik kepada Fia panitia sudah menyiapkan mobil untuk mengantar kamu pulang karna di lihat dari kondisi kamu sudah tidak bisa melanjutkan pelatihan ini" ujar steering
"Tapi aku sudah membaik kak, aku sudah tidak sakit lagi" ucap ku
namun tiba-tiba panitia masuk dan menyeret aku keluar dari ruangan katanya aku akan di pulang kan, seketika aku menangis dan lari di pelukan Sahabat ku
"aku tidak mau pulang aku masih ingin di sini" teriak ku kepada panitia
"Tidak !!! kamu harus pulang kondisi kamu tidak memungkinkan dan saya lihat tadi malam pas kamu sakit tidak ada yang khawatir dengan keadaan kamu, peserta yang lain tetap fokus pada evaluasi nya tidak memperdulikan kamu yang ada dalam ruangan yang sedang sakit" jelas panitia
"Iya sebaiknya kamu pulang saja peserta yang lain tidak ada yang peduli sama kamu, disini kamu berjuang sendiri" ucap panitia lain
"nga nga aku nga mau pulang" ucap ku menangis di pelukan Sahabat ku
"Iyya kami nga setuju jika fia pulang" ucap Dirgan yang selama ini menjadi ketua kelas selama pelatihan berlangsung
"kamu tidak usah ikut campur karna semalam aja kamu lebih fokus kepada evaluasi ke Banding dengan dia padahal dia sangat kesakitan" ujar panitia yang menjabat sebagai kepala sekolah selama pelatihan berlangsung.
"Iyya kami memang salah Krn tidak menghiraukan dia semalam tapi mulai sekarang kami akan selalu ada untuk fia jika fia pulang kami juga pulang" ujar Ranu
"Iyya kami juga akan pulang" lanjut semua peserta yang membelah aku
"apa jaminan kalian jika fia drop lagi dan sakit kembali apa kalian mau bertanggung jawab jika fia kembali sakit?" ucap panitia
"Iyya kami akan bertanggung jawab" jawab Ranu
"ya sudah jika kalian sanggup menerima konsekuensi nya jika fia nanti nya terjadi apa apa, silahkan sekarang kalian semua menandatangani surat ini karna jika nanti fia terjadi apa apa maka panitia tidak mau ikut campur itu semua adalah urusan kalian karena sudah berani menahan dia untuk di pulang kan" lanjut panitia lalu memberikan selembar kertas dan pulpen
Ranu langsung menadatangani surat itu namun yang lain merasa cemas jika nanti aku sakit lagi, sejujurnya mereka takut karna semalam aja aku tidak pernah bangun
"kenapa kalian diam cepat tanda tangani surat ini" teriak Ranu yang melihat peserta lain diam seperti enggan menadatangani surat itu
"sebaiknya fia di pulang kan saja Ranu , kita lihat sendiri kan semalam dia tidak bisa bangun aku khawatir nanti sakit nya Tambah parah" ucap Dirgan
"ketua kelas aja tidak berani menjamin fia bagaimn kalian, padahal nanti jika terjadi sesuatu ketua kelas pertama kali akan di mintai pertanggungjawaban, jadi biyarkan saja fia di pulang kan" ujar panitia lagi dan langsung menarik tangan aku
akupun menangis kembali yang di tarik oleh panitia untuk di pulang kan tiba-tiba Ranu berteriak dan berkata " di mana ke solidaritas kalian emangnya kalian rela fia di pulangkan padahal kita sudah beberapa hari bersama kita sudah tau kejelekan dan kebaikan kita masing-masing dan dengan mudah kalian melepaskan fia begitu saja.
dan membuat semua peserta kaget lalu satu persatu langsung mengambil kertas dan langsung menandatangani jaminan itu, Dirgan pun juga sudah mau menadatangani surat itu walaupun tau resikonya sangat tinggi jika aku kembali drop lagi.
aku merasa beruntung berada di Antara mereka karena mereka semua peduli dengan aku dan membela aku dengan mati Matian.
setelah peristiwa itu panitia pun keluar dan kami melanjutkan presentasi yang tertunda gara gara aku.
malam ke sebelas dimana makam evaluasi ke 2 karena kemarin malam banyak yang belum menguasai materi nya jadi pelatihan yang seharusnya selesai hari ini malah di tambah sampai besok Krn belum semua peserta menguasai menterinya dan Alhamdulillah hari ke sebelas kami pun di pulangkan Dimana Mulai hari ke 4 kami hanya di beri waktu tidur selama 1 jam. selebihnya belajar dan presentasi.
pukul 02.38 kami pulang ke sekret untuk melakukan penutupan dengan tempat yang sama pada saat pembukaan 10 hari yang lalu. aku sangat kaget dan terharu saat sampai di sekret kami di sambut oleh pengurus dan kader yang lain baik itu senior mau pun Junior mereka semua sengaja datang untuk menyambut kami pulang dari pelatihan karna pelatihan yang kami ikuti memang pelatihan yang paling tinggi dari pelatihan pelatihan lainnya.
Pada saat penutupan kami di minta mengutus 1 perwakilan untuk menyampaikan pesan dan kesan selama mengikuti pelatihan selama 11 hari dan Ranu pun mengangkat tangan nya dan berbicara dengan lantang dan membuat orang yang ada di ruangan terharu mendengar pesan dan kesan bahkan Ranu juga menceritakan suka suka yang kami lewati selama pelatihan.
aku tambah kagum melihat Ranu yang sangat pintar dan berani untuk berbicara di depan umum.
selesai penutupan kami istirahat sebentar dan berbicara dengan temn temn aku selama di pelatihan
"Nanti aku huat grup khusus kita 16 orang" ucap ku
"Iyya aku setuju ucap Ririn salah satu perempuan dari 6 orang
"oh Iyya terimakasih ya udah membela aku saat ingin di pulang kan oleh panitia "ucap ku kepada Ranu yang kebetulan berada di samping ku dan yang lain sedang berbaring, ada juga yang sedang tidur.
"Iyya sama sama itu sudah kewajiban aku sebagai teman seperjuangan"jawabny
karna aku sudah di jemput oleh teman aku jadi aku pulang duluan
"jemputan aku sudah ada di depan aku pulang duluan ya, nanti kita lanjut di grup" pamit ku
"oke deh " jawab mereka semua
malam pun tiba dan entah kenapa Ranu tiba-tiba ngechat aku
@ranu : assalamualaikum Fia aku Ranu, kamu save nomor aku ya
@fia : waalaikumsalm Iyya btw aku sudah save nomor kamu karna aku yang membuat grup hehe
@Ranu : baguslah, oh Iyya kamu sudah membayar uang UKT?
@fia : belum sih, rencana nya besok pagi baru aku mau ke bank.
@Ranu : aku boleh ikut?
@fia : dengan senang hati
@Ranu : yaudah besok kita ketemu di sekret ya
@fia : jamberapa?
@ranu : jam 7 pagi deh
@fia : awas ya kalau kamu ngaret
@Ranu : iya iya kita lihat aja besok siapa yang jam ngaret
@Fia : oke sampai ketemu besok see you
entah kenapa selama pulang dari pelatihan rasa kagum aku kepada Ranu mulai berubah menjadi suka tapi aku belum bisa pastikan apa ini perasaan kagum atau lebih
Ke esokannya aku bangun subuh untuk melaksanakan shalat subuh dalam doa ku sebut nama Ranu entah ada apa dengan ku yang jelas selama di pelatihan sampai sekarang aku selalu memasukkannya dalam doa doa ku.
sebelum jam 7 aku sudah ada di sekret berbeda dengan Ranu datang terlambat karna aku capek menuggu nya di parkiran jadi aku memutuskan untuk menunggu nya di dalam
" Maaf aku terlambat soalnya tadi pagi habis sholat aku ketiduran" ucapnya
"Iyya nga papa" jawab ku
"yaudah sekarang kita berangkat yuk nanti kalau ke siangan harus antri" ajaknya
"ayo"
"kamu tidak perlu membawa motor mu kamu, kita Sam Sam ke sana aja menggunakan motor aku" ujarnya
"Baiklah" jawab ku
sesampai di bank kami membayar uang UKT kami setelah itu Ranu mengajak aku ke warung untuk makan siang Krn dia tidak sempat serapan pagi ragara ketiduran
kami berdua kembali ke sekret sekitar jam 3 sore karna setelah kami makan kami pindah tempat untuk istirahat sekaligus bersantai sejenak.
mulai dari makan sampai pindah tempat semua Ranu yang bayar aku merasa tidak enak dengan nya karna serasa aku menjadi beban untuknya, sebenarnya aku baru pertama kali jalan berdua dengan laki laki tetapi aku berusaha lebih tenang dan tidak menunjukkan ke gelisah aku kepada Ranu.
semenjak itu kami selalu chat dan sering ke sekret bersama bahkan Ranu yang selalu mangajak teman teman yang lain untuk ke sekret dan aku juga selama aku mulai selalu bersama dengan Ranu aku sering ke sekret.
Hingga tak terasa sudah 4 Minggu kami kenal dan rasa kagum aku semakin bertambah seakan-akan rasa kagum ini ingin memiliki Ranu seorang tetapi itu tidak mungkin karna aku tau Ranu belum bisa move on dengan mantannya
aku tau semua cerita hidup Ranu karna pada saat pelatihan Ranu menceritakan semuanya.
sebenarnya Ranu mempunyai banyak kejelekan seperti suka mempermainkan wanita, ghosting dan lain lain seperti laki laki pada umumnya namun entah kenapa semakin aku tau keburukan nya semakin aku kagum dengan nya atau bisa di bilang keburukan nya itu tertutupi oleh kepintaran dan kebijakan nya itu dan dia juga lumayan tampan.
Hari demi hari kami selalu bersama, selalu keluar makan bersama bahkan sering chat dan namanya masih saja hadir dalam doa ku pada saat aku shalat.
mungkin karna sering bersama jadi rasa kagum aku berubah menjadi rasa suka🙈 aku sangat Khawatir dengan perasaan aku sama Ranu aku takut jatuh cinta dengan nya karna jatuh cinta dengan nya seperti membuat diri ke jurang karna aku tau kalau Ranu tidak menyukainya.
aku sering melihat kepoin storynya sering mencari info tentang nya dan bahkan aku sering curhat kepada sahabat aku tentang Ranu.
Namun perasaan ini tidak di ketahui oleh ranu, tapi kalau Ranu menyadari dari perlakuan aku ke dia mungkin saja dia tau karena aku saja heran melihat tingkah aku kepada Ranu yang berlebihan padahal aku tidak pernah begini kepada orang lain tapi entah kenapa dengan Ranu aku seperti ini.
kami Alumni pelatihan S** mengagendakan temu alumni atau membuat acara makan makan dan akan mengundang panitia, pengurus dan steering di mana acara tersebut akan di laksanakan di suatu kampung yang memiliki keindahan yang sangat-sangat luar biasa serta terdapat pohon Pinus yang memang orang sering berkunjung dam sekaligus kami ingin camp bersama.
kegiatan kami berlangsung selama 2 hari 1 malam, pada saat perjalanan ke sana saya di pasangkan dengan Ranu atau semotor dengannya karena perempuan nya harus berboncengan dengan laki laki mereka tidak di izinkan membawa motor sesama perempuan.
sepanjang perjalanan banyak yang kami cerita mulai dari hal hal kecil sampai masalah keluarga, Tiba tiba Ranu berkata "Aku akan pindah kuliah di luar negeri" aku kira dia bercanda jadi aku tidak terlalu menanggapi nya dan setelah itu Ranu hanya diam.
sesampai nya di sana laki lakinya mendirikan tenda dan kami perempuan nya menyiapkan peralatan masak karna sebentar malam kami akan BBQ bersama sama.
Banyak cemilan dan minuman yang telah aku beli di supermarket karna aku yang memegang uang acara jadi akulah yang belanja keperluan acara kami.acara kami berlangsung dengan baik, karna dengan acara ini kami bisa berkumpul kembali dengan panitia dan steering.
Malamnya aku sangat pendiam karna Ranu tau perasaan aku kepadanya gara gara dia meminjam ponsel aku tetapi dia tidak sengaja membaca chat aku dengan sahabat ku. Lalu Ranu bertanya kepada ku untuk memastikan nya.
"Fia bisa kita bicara?" panggil Ranu
"Bisa emangnya kamu mau bicara apa" ujar ku
"kita bicara di sana aja" tunjuk Ranu
kami pun berjalan berdua menuju puncak dimana ada sebua kursi dan memiliki pemandangan yang sungguh indah .
"waaaa cantik sekali" ujar ku
"Kamu suka dengan ku?" tanya Ranu tiba-tiba
"Tidak" jawab ku dengan santai dan masih fokus melihat pemandangan yang indah di tempat itu
"jadi chat kamu dengan sahabat mu bohong" ucapnya lagi
"maksud kamu apa" tanyak ku
"Aku tidak sengaja melihat chat kamu dengan Sahabatmu, maaf " ujar nya
" Baguslah kalau kamu sudah tau aku tidak perlu repot-repot menjelaskan kepada mu" jawabku
"sebaiknya kamu hilang kan saja perasaan kamu kepada aku" ujarnya yang sedikit membuat aku kaget dan secara tidak langsung ucapan nya mengiris hati ku namun aku memang harus tau diri.
"Iyya walaupun kami tidak menyuruh ku aku akan tetap melakukan nya, kamu santai aja aku nga papa kok" jawabku sambil tersenyum kepada Ranu.
"Baguslah, maaf ya aku belum bisa membalas cinta mu"
" Iya santai kamu tidak bersalah kok, cuma hati ku yang salah menaruh hati kepada orang yang belum move on kepada mantannya"
" yaudah kita kembali yuk pasti yang lain sudah menunggu" ujar Ranu
"Aayuuk" jawab ku santai
"Bukannya aku tidak suka sama kamu fia tapi aku tidak mau membuat kamu tersiksa, dari awal aku melihat mu aku juga suka sama kamu namun karna besok aku akan pindah ke luar negeri dan akan kembali setelah selesai kuliah jadi sebaiknya kita tidak berhubungan karena itu hanya akan menyiksa kita berdua jika menjalankan hubungan jarak jauh atau LDR dan kamu juga harus tau kalau aku sudah lama move on dengan mantan aku cuma hanya itu alasan aku biyar kamu bisa secepatnya mencari orang lain walaupun aku sebenarnya tidak rela bila kamu bersama orang lain, Namun aku tidak mau egois dengan melarang mu berhubungan dengan orang lain." Guma Ranu dalam hati dan tetap berjalan di belakang Fia.
Paginya kami langsung serapan pagi,minum kopi serta membereskan barang-barang kami dan setelah itu kami foto bersama sebagai kenangan atau bukti kebersamaan kami alumni pelatihan bersama panitia dan steering.
Pukul 10.00 fia sudah sampai di rumah nya yang di antar oleh Ranu sekaligus Ranu memberi tahu kalau dia akan pindah ke luar negeri untuk kuliah, fia kira itu hanya lelucon nya saja namun ternyata Ranu benar benar akan pindah.
"huuu capek sekali" Hela Fia
Semonga dengan kepergian Ranu aku bisa mengubur perasaan aku kepada nya, Ini adalah kesempatan aku untuk melupakan dia dan fokus kepada kuliah aku.
Keesokan harinya pun Ranu berangkat ke luar negeri tanpa memberi tahu Fia namun fia juga tidak menunggu kabar darinya walaupun dia sedikit sedih karna orang yang dia suka tidak bisa bersatu dengan nya dan Ira beranggapan bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan.
Sudah satu Minggu kepergian Ranu, Fia hanya sibuk dengan organisasi dan kuliah nya dia sengaja menyibukkan dirinya agar dia bisa dengan mudah melupakan Ranu yang mungkin sudah melupakan nya juga.
Di tempat lagi ada seorang pria yang berlari di koridor bandara menuju mobil yang entah sejak kapan sudah ada di parkiran menunggu nya bersama sopir.
"selamat siang tuan muda" sapa sopir itu
"siang ayo langsung jalan" jawab pria itu
"kita langsung pulang atau kemana tuan?" tanya sopir
"kita ke kampus ****” Jawabnya
Mobil itu berjalan menuju kampus **** membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai apalgi macet, sesampai nya di sana pria itu turun dari mobil dan masuk dalam kampus itu seperti ada seseorang yang dia cari
"Fiaaaaa" teriak pria itu kepada Fia yang sedang berada di taman kampus
fia menoleh ke arah suara itu dan dia sangat terkejut
"Ranu" ujar ku
Ranu berlari ke arah Fia lalu memeluk fia dan berkata " aku tidak bisa membohongi perasaanku, aku sangat mencintaimu fia dan aku tidak bisa fokus kuliah jika belum mengatakan ini kepada mu
"Jadi perasaan aku tidak bertepuk sebelah tangan" ujar fia
"tidak fia, awal kita ketemu aku juga sudah suka sma kamu dan pada saat aku tau kebenaran nya kalau kamu suka sama aku di situ seperti nya kebahagiaan yang belum pernah aku rasakan selama hidup" jelas Ranu
"terus bagaimana dengan mantan mu" tanya fia lagi
"soal itu aku hanya berbohong sebenarnya sudah lama aku move on dengan mantan aku, jadi kamu tidak perlu pikirkan itu lagi dan sekarang aku mau bertanya dengan serius kepada mu" apa kamu serius mencintai aku jika Iyya maukah kamu menjadi calon ibu dari anak anak ku ? " Ujar Ranu
"maksud kamu apa?" tanya fia
"Jawab iyyya atau tidak " ucap Ranu
"Iyya aku mau " jawab ku
Ranu mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna merah yang isinya cincin berlian lalu dia sematkan di tangan manis milik Fia.
"Terimakasih"ucap Ranu
Fia tidak tau harus apa lagi dia sangat bahagia karena sekarang cintanya bisa terbalas kan, Ranu hari ini memang sengaja pulang dari luar negeri untuk melamar fia sebagai calon istrinya dia sudah memutuskan untuk tidak tinggal di luar negeri dan meminta izin kepada kedua orang tuanya untuk kuliah di Indonesia dan menikah dengan fia. Orang tua Ranu sudah menyetujui rencana Ranu untuk menikah dengan fia, tinggal keluarga fia yang belum tau.
Ranu tidak mau kehilangan Fia jadi dia langsung memutuskan untuk melamar fia dan segera menjadikan nya sebagai istrinya agar tidak ada yang bisa merebut fia dari sisi Ranu😍
SELESAI.....
@saslya_