ini kisah seorang anak muda yang terlambat dimusim gugur
"eh eh itu itu"-Vinna
"Apaan sih na? "-Sunji
"Itu loh Tae Gyeong"-Hyora
"Ohhh dia"-Sunji
"sekelaskan sama kau ahay ahay gimana nih rasanya?? "-Vinna
"I think b aja"-Sunji
dia Tae Gyeong anak dari perusahaan terkenal di seoul dia pria yang banyak dikagumi wanita
tak salah dia tampan hidung mancung bak seluncuran anak tk matanya yang indah bulu mata yang lentik bibir bentuk love wajahnya yang simetris ditambah lagi satu mata dia tak memiliki lipatan dan 1 matanya lagi memiliki lipatan serta badannya yang gagah dan dadanya yang bidang itu
sekali dia mengibaskan rambutnya beuhhh meninggal gak tuh
"Demi apa dia sungguh tampan ya tuhan"-Hyora
"tapi sayang dia sudah memiliki kekasih mana kekasihnya ular lagi idih mau maunya dia ya"-Vinna
"yaampun kalian bukannya ngapalin malah ngegosip"-Sunji
"aku sudah siap sejak semalam"-Hyora
"aku juga sudah menghapalkan semalam"-Vinna
"ya ok I believe to you tapi aku tidak akan memberikan contekanku padamu"-Hyora
"eh eh iya iya aku akan mengafalkan"-Vinna
"bodoh kau mengapalkan tapi masih minta kertas contekan kepadaku"-Hyora
"setidaknya aku sudah membacanya"-Vinna
Sunji hanya terkekeh kecil melihat 2 teman anehnya itu
-------------------------------------------
"silahkan anak anak dibagikan soal lembarnya"-Dosen
kelas hening mereka sibuk mengerjakan
semua mahasiswa keluar dari kelas satu persatu karna sudah mengerjakan pekerjaan mereka
Sementara Sunji menunggu depan kantin dia menunggu Vanni dan Hyora
Sunji berjalan menuju tempat duduknya namun
"hahahaha ajib ngakak"-Jungkyo
"hahahaha sakit perutku yaampun"-Jim
"b aja tuh perasaan"-Min
"wkwwkwkwkwkwkwk yaampun ngakaknya sampe mau nikah ma wanita idaman"-JinKyong
JinKyong yang merupakan kakak kelas atau bisa dibilang lebih atas dari mu ingin membuang air minumannya ke tong sampah tanpa melihat kebelakang
dengan kebetulan Sunji sedang ada di samping tong sampah
"Hahahaahha"-Jin Kyong
"ahhh"-Sunji
"Ahh Sunji maaf aku tak sengaja"-Jin Kyong
"ah tak apa Sunbae aku juga salah diam disini"-Sunji
air minuman tersebut mengenai rok Sunji dan kaki Sunji
Jin yang melihat itu mengambil tisu dan mengelap air minuman tadi di kaki Sunji
"Cih murahan"-Tae Gyeong
terdengar sinis dan pelan
"ahh Sunbae-Nim aku bisa mengelapnya sendiri nanti terima kasih Sunbae maaf sekali lagi"-Sunji
"ahh iya maaf Sunji"-Jin Kyong
teriak Jinkyong
"Chagiya~~~"-Mishil
"Dahlah lupa sekarang ada pelajaran guru killer pergi duluan hyung byee"-Jungkyo
"hooh aku lupa aku harus ngapalin lagu buat nanti kawinan "-Jin Kyong
"aku ikut "-Nam Kyu
"aku juga"-Hobeu
"aku juga"-Jim
"aku mau tidur bye"-Min
"Chagiya~~nanti pulang kampus ke mall yu"-Mishil
"iya sayang "-Tae Gyeong
sementara Sunji dia membersihkan kaki dan roknya dikamar mandi wanita
"apa sudah bersih?? "-Jungkyo
"yaampun Jung kau mengagetkan ku"-Sunji
"tak apa apa masih sudah bersih? "-Jungkyo
"Sudah Jung tenang lah"-Sunji
"hmm mengapa kau ada di wc wanita? "-Sunji
"aku hanya melihat keadaanmu"-Jungkyo
"cepat keluar nanti yang lain curiga pada kita"-Sunji
"baiklah baiklah kau cerewet sekali"-Jungkyo
Jungkyo juga merupakan teman Sunji sekelas dalam kelas Sunji terdapat Tae Gyeong,Jim dan Jungkyo
"huh mereka kemana sih lama banget"-Sunji
Hingga bel masuk kedua taman Sunji tak ada
"kau kenapa lesu sekali? "-Jungkyo
"tak apa"-Sunji
Sunji dan Jungkyo duduk bereka bersampingan
Semua pelajaran selesai
"mau pulang bersamaku? "-Jungkyo
"ahh tidak terimakasih Jung aku akan berjalan jalan dahulu bersama Vinna dan Hyora"-Sunji
"kalo begitu aku ikut"-Jungkyo
"maaf Sun kami tidak bisa kami ada urusan"-Hyora massage
"ck mereka ya"-Sunji
"kenapa? "-Jungkyo
"tak apa mereka tak jadi pergi karna ada urusan katanya"-Sunji
"baiklah mari kita pergi berdua saja ada keperluan yang akan ku beli"-Jungkyo
Jungkyo menarik tanganku bahkan menggandeng tanganku selama dimall
I dont care we just friend right?
"aku sudah selesai Jung mari pulang"-Sunji
"apa kau tak lapar"-Jungkyo
"tak kau lapar jika kau lapar mari aku temani kau makan"-Sunji
"boleh? "-Jungkyo
"apa yang tak boleh untuk kelinci lucu ku"-Sunji
Sunji mencubit pipi Jungkyo gemas lalu membawa Jungkyo ke salah satu restaurant
Sunji hanya melihat Jungkyo makan
hidungnya yang mancung gigi kelincinya matanya yang bulat oh ayolah itu membuat Sunji selalu menatapnya
Sunji diam diam memotret Jungkyo menggunakan kamera kesayangannya
"Kya kau tak sopan memotret orang diam diam sudah seperti paparazzi saja"-Jungkyo
"hehe mian ini hanya sebagai kenang kenangan"-Sunji
Sunji kini menatap kembali wajah Jungkyo yang sedang makan
"Hei Sun!! aku sudah selesai mari pulang"-Jungkyo
"a-ah iya baik ayo"-Sunji
-------------------------------------------
"eomma appa aku pulang"-Sunji
"nak cepat mandi lalu ganti baju pakai baju yang bagus cepat na"-Appa
"ada apa appa? "-Sunji
"sudah cepat na"-Eomma
aku buru buru mandi dan berganti pakaian lalu appa dan eomma mengajakku pergi
"Hai Tn.Kim Ny.Kim"-Appa
"hai juga kemari duduk"-Ny.Kim
"kemana anakmu? "-Eomma
"dia sedang kekamar mandi tunggu lah"-Tn.Kim
setelah menunggu 5 menit hingga akhirnya
"TAE GYEONG!!! "-Sunji
"SUNJI"-tae Gyeong
"sudah kemari duduk"-Tn.Kim
selama mereka berbicara aku hanya makan makanan ku sementara orang didepanku hanya memainkan ponselnya sembari tersenyum
"jadi kapan pertunangannya? "-Tn.Kim
"lebih cepat lebih baik"-Appa
Sunji yang mendengar hanya diam menatap kepada appanya dengan pipi kembung penuh makanan
sementara Tae Gyeong dia menatap appanya
"maksudnya apa? "-Tae Gyeong
"kau ini tak mendengarkan kita berbicara sedari tadi"-Ny.Kim
"sudah jadi begini karna kalian sekampus appa ingin kalian dijodohkan jadi 2 bulan lagi kalian akan bertunangan appa harap kau Tae Gyeong bisa menjaga Sunji di kampus"-Tn.Kim
"tidak appa aku tidak mau"-Tae Gyeong
"kau harus mau jika tidak eomma meninggal eomma tak mau melihat mu kau tau eomma sudah tua dan kau masih bujangan jika tidak keluarlah dari kartu keluarga Kim"-Ny.Kim
"bagaimana Sunji kau mau?? appa mohon supaya kau mau ya? "-Appa
Sunji melihat muka appa yang memohon hanya bisa mengganggukkan kepala
Sunji sangat menyayangi orang tuanya
----------------------------------------------
Ini baru hari 10 menuju pertunangan mereka
orang tua kedua belah pihak sering meminta mereka untuk berjalan berdua
hingga cinta tumbuh di hati Sunji
"aku tak bisa berjalan hari ini denganmu aku ada janji dengan pacarku"-Tae Gyeong
"tapi ini kata appa Tae"-Sunji
"terserah"-Tae Gyeong
Sunji hanya menatap punggung Tae Gyeong yang menjauh lalu mempotonya
hari demi hari sudah dilalui sudah 1 bulan menjalin hubungan yang bisa kita sebut PDKT
"jadi keluar bersama? jika iya aku akan mengajak Mishil"-Tae Gyeong
"a-ah iya mari"-Sunji
"chagiya~~"-Mishil
Mishil mencium bibir Tae Gyeong didepan Sunji
Sunji yang melihat nya diam
"mari"-Tae Gyeong
kebetulan hari ini adalah musim gugur musim yang sangat Sunji suka
Sunji menikmati anginnya daunnya yang berjatuhan
Sunji berjalan menjauh membeli 3 botol minuman
dia melihat kepala Tae Gyeong dipangkuan Mishil hanya bisa tersenyum lalu menyimpan minumannya dan memotret nya dari belakang
"indah"-Sunji
"ini minuman untuk kalian"-Sunji
"terima kasih"-Mishil
Sunji hanya tersenyum menanggapinya
Sunji duduk disamping Mishil
"kau tak akan meninggalkanku kan? "-Mishil
"tidak tentunya sayang"-Tae Gyeong
jelas bagaimana Tae Gyeong mencium tangan Mishil didepan mata Sunji
Sunji hanya tersenyum lirih menatap mereka
"kapan kau akan memperkenalkan aku pada orang tuamu? "-Mishil
"secepatnya"-Tae Gyeong
"lalu kau menikahiku? "-Mishil
"tentunya"-Tae Gyeong
Sunji yang melihat kemesraan mereka hanya menatap sendu
----------------------------------------------------
banyak poto Tae Gyeong yang sudah diambil diam diam oleh Sunji
Sunji benar benar paparazzi yang mencintai Tae Gyeong
"Sunji hei aku bertanya padamu?!! "-Vinna
"ah iya apa?? "-Sunji
"kau kenapa sih?? "-Hyora
"Tak apa"-Sunji
Hyora dan Sunji refleks menatap dimana tatapan sunji menetap
Tae Gyeong dan Mishil
"ahh aku mengerti sekarang ehem ehem"-Hyora
"a-apa maksudmu? "-Sunji
"kau mencintai Tae Gyeong kan? "-Hyora
"t-tidak"-Sunji
"tak usah berbohong Sun"-Vinna
---------------------------------------------------
"Kau suka musim gugur Tae? "-Sunji
"lumayan lah tapi aku lebih suka musim dingin"-Tae Gyeong
"aku sangat menyukai musim gugur"-Sunji
"kemana Mishil? "-Sunji
"dia pergi bersama temannya"-Tae Gyeong
"Tae kau diam disana sembari berpose aku akan mempoto dirimu"-Sunji
Tae Gyeong mendekati salah satu pohon disana lalu berpose dengan kekalemannya
"kau tampan "-Sunji
"aku lihat hasil potonya"-Tae Gyeong
Sunji dengan senang hati memberikan kamera kesayangannya
"apa ini?!! kau mempotoku diam diam huh?! "-Tae Gyeong
"a-ah sudah kemari berikan"-Sunji
Sunji berusaha menarik kameranya namun Tae Gyeong mendorong Sunji
"kau pikir ini bagus huh?!! dasar wanita tak punya sopan santun!!apa orang tua mu mengajarkan mu agar bersikap sopan santun huh?! "-Tae Gyeong
Tae Gyeong melempar kamera Sunji hingga hancur berkeping keping
"jangan mentang mentang aku akan dijodohkan denganmu seenaknya kau mengambil potoku bodoh!!! Ingat aku menerima perjodohan ini semata mata membuat orang tuaku bahagia kau tau!! "-Tae Gyeong
"kau juga penengah antara hubunganku dan Mishil jika Mishil tau habis kau olehku wanita kurang ajar! "-Tae Gyeong
"aku tidak akan pernah mencintaimu bodoh!menjauhlah dariku kau hanya benalu! "-Tae Gyeong
"minta pada orang tuamu untuk mengajarkan mu sopan santun!! "-Tae Gyeong
Tae Gyeong membentak Sunji keras sementara Sunji masih terduduk di jalan dengan kepala yang ditundukan serta derai air mata
Sunji mulai berdiri kembali
"jangan membawa orang tuaku dalam masalah ku!! "-Sunji
"ini memang salahku aku kurang sopan! "-Sunji
"dan tentang hubungan ini jika kau tak ingin batalkan saja! jangan anggap aku sebagai penengah diantara hubungan kalian! aku juga tidak mau dijodohkan denganmu!! "-Sunji
"maafkan aku dan menjauhlah dariku aku akan hapus perasaan ini"-Sunji
Sunji membungkukkan badannya memberi hormat lalu pergi dengan air mata
Tae Gyeong menatap kamera Sunji yang hancur lalu pergi begitu saja
ada sedikit rasa bersalah dalam diri Tae Gyeong
tapi Tae Gyeong tak memperdulikan itu
--------------------------------------------
sudah 5 hari Sunji menjadi pendiam bahkan dingin dia hanya baik kepada teman temannya Vinna Hyora dan Jungkyo
Sunji benar benar melupakan kehadiran Tae Gyeong
"hei kalian tau kenapa Sunji jarang membawa kameranya? "-Hobeu
"katanya kameranya dia simpan dirumah"-Jungkyo
"benarkah? kenapa dia berbohong padamu Jung dia memang bukan teman yang baik"-Tae Gyeong
"berbohong??maksudnya? "-Jungkyo
"kameranya hancur aku membantingkannya kemarin karna dia sembarangan mempoto orang"-Tae Gyeong
Tae Gyeong berbicara santai seperti tak ada masalah hidup beban hidupnya tak ada
"Tae apa kau gila? "-Jungkyo
"Yaampun Tae Hyung saja dipoto diam diam oleh Sunji biasa saja "-Jin Kyong
"iya kami semua juga biasa saja"-Nam Kyu
"kau sungguh gila Tae kamera itu pemberian kakeknya didalam poto itu terdapat poto kakeknya dan dirinya"-Jungkyo
"kau tak tau Tae betapa sayang Sunji pada kamera itu"-Jungkyo
"aku kecewa padamu"-Jungkyo
------------------------------------
"sudah tak usah menangis"-Jungkyo
"bagaimana tak menangis bodoh itu kamera dari kakekku sekarang kamera dan kakekku sudah tiada huaaaa hiks"-Sunji
"aku tak tau harus bagaimana kameranya sudah hancur hiks hiks"-Sunji
"Sudah tenang dulu"-Jungkyo
setelah lama Jungkyo memeluk Sunji kini Jungkyo melepaskan dekapannya
"kita ganti kamera baru ya"-Jungkyo
"tak usah Jung terimakasih"-Sunji
"sudah ayo"-Jungkyo
"tidak sudah tak apa"-Sunji
Kini Jungkyo tak tau harus melakukan apa intinya Sunji benar benar tak mau kamera baru
------------------------------------------------
temui aku dibelakang kampus
-KTG
aku membuang kertas tak berguna itu lalu berjalan menuju belakang kampus
"bicara aku tak ada waktu"-Sunji
"maaf"-Tae Gyeong
"lalu? "-Sunji
"ini aku mengganti kameramu"-Tae Gyeong
"tak perlu aku tak butuh aku pergi"-Sunji
"tunggu aku sungguh sungguh minta maaf aku tak tau jika itu---"-Tae Gyeong
"Sudah! aku bilang sudah ya sudah jika kau ingin memberi kamera itu padaku aku tak butuh berikan kepada orang yang butuh"-Sunji
Sunji meninggalkan Tae Gyeong sendiri disana
------------------------------------------------
entahlah apa yang Tae Gyeong rasakan sekarang mungkin kesepian karna tak ada Sunji
maybe.
"Tae hyung sudah beri tau bahwa Mishil itu bukan gadis bagik baik"-Nam Kyu
"sudahlah Hyung aku bosan mendengar itu dari mu aku tau sifat Mishil berhentilah berbicara busuk tentangnya aku muak"-Tae Gyeong
"aku sudah memperingatimu Tae!! "-Nam Kyu
malam ini anginnya sangat enak
Sunji meminta Tae Gyeong menemuinya ditaman
"ada apa? "-Tae Gyeong
"Jauhi Mishil lihat ini"-Sunji
Tae Gyeong fokus menatap layar ponsel Sunji dan ya terlihat jekas Mishil duduk dipangkuan om om dengan pakaian minim dan melakukan hal tak senonoh
Tae Gyeong terdiam menutup matamya dan menghembusakan nafas kasarnya
PLAKKKK
"APA MAKSUDMU?!!MISHIL TAK SEPERTI ITU AKU KEKASIHNYA AKU YANG LEBIH TAU! "-Tae Gyeong
"KAU DISINI INGIN MEMBUKTIKAN BAHWA MISHIL ITU J*LANG TAPI MENURUTKU YANG J*LANG DISINI ITU KAU!!! "-Tae Gyeong
"KAU MENUDUH MISHIL KARNA KAU MENCINTAIKU?! KAU BODOH JIKA KAU MEMANG MENCINTAIKU KAU HARUSNYA MEMBEBASKAN KU BERSAMA MISHIL BUKAN SEPERTI INI!! "-Tae Gyeong
"Kau terkesan seperti wanita murahan"-Tae Gyeong
Sunji masih memejamkan matanya merasakan panas dipipinya yang tak kian mereda merasakan olokan dari Tae Gyeong
"up to you"-Sunji
Sunji pergi dari taman dengan mata berkaca kaca seumur hidupnya dia tak pernah dibentak apa lagi ditampar oleh orang tuanya
lagi lagi setelah kejadian ditaman mereka makin tidak peduli satu sama lain
Tae Gyeong kini sedang berjalan jalan dengan Nam Kyu
dan
"Itu benar Mishil hyung? "-Tae Gyeong
"iya sepertinya mari kita ikuti"-Nam Kyu
Tae Gyeong dan Nam Kyu mengikuti Mishil dari belakang terlihat Mishil masuk kedalam gedung terlarang
(You know lah(◐∇◐*)
Terlihat Mishil dengan berpakaian minim duduk dipangkuan sang om om
mereka lalu memasuki sebuah kamar dan Duar ajibbb
"ini benar hyung?? ini nyata? "-Tae Gyeong
"kan sudah hyung bilang Tae kau tak percaya"-nam Kyu
"sudah hyung mari keluar"-Tae Gyeong
Keesokannya
Hari ini Sunji tak masuk kekampus
Tae Gyeong ingin menemui Sunji karna meminta maaf malam itu
Tae Gyeong kini menuju kelas Mishil
"kemari kau ikut aku! "-Tae Gyeong
Tae Gyeong membawa Mishil kebelakang kampus
"akhhh lepas Tae ini sakit kau ini kenapa sih?!"-Mishil
"jelaskan! "-Tae Gyeong
Mishil terkejut melihat poto tersebut
"dari mana kau dapat po-poto itu Tae?itu bukan aku Tae Trust me"-Mishil
"hmm dari mana ya??ini kau aku melihatnya semalam Mishil"-Tae Gyeong
"huh jujur aku kecewa padamu Mishil aku mencintaimu sangat mencintaimu tapi kau malah begini"-Tae Gyeong
"aku melakukan ini karna ada alasan Tae!!Aku harus membiayai biaya sekolah adikku lalu kuliahku kau harus mengerti!!hiks hiks"-Mishil
"kenapa kau tak bilang padaku aku bis membayarkan semuanya! "-Tae Gyeong
Mishil hanya terdiam sembari sesegukkan
"aku kecewa kita putus mulai hari ini"-Tae Gyeong
"aku mohon Tae aku tak mau kumohon hiks hiks"-Mishil
"menjauhlah dariku! "-Tae Gyeong
Mishil menangis ditaman menatap punggung Tae yang mulai menghilang
aku akan tetap berusaha mendapatkan mu Tae walau dengan cara apapun! -Mishil
keesokkannya Sunji masuk kekampus
dia dingin
bahkan Tae Gyeong yang berbicara padanya hanya dia diamkan
perasaan suka dan menyesal muncul di hati Tae Gyeong
skip hari pertunangan
hari ini Tae Gyeong tersenyum lebar tak sabar menunggu calon tunangannya
hingga keluarga Sunji datang Tae menyambut Sunji dengan mengulurkan tangannya namun Sunji berpura pura tak tau bahkan wajahnya masih datar
"stttt nak kau tak sopan balas lah uluran tangan Nak Tae"-Appa
"apa? dimana appa? "-Sunji
Tae Gyeong yang melihat itu hanya tersenyum lirih dan kembali ketempat duduknya
mereka berbincang sebentar lalu Sunji menyela
"appa eomma maafkan Sunji tapi Sunji ingin membatalkan pertunangan ini"-Sunji
"kenapa dibatalkan?!! "-Tae Gyeong, eomma, appa, Tn.Kim,Ny.Kim
"Tak hanya saja aku rasa ini salah"-Sunji
"apa maksudmu salah nak? "-Appa
"aku hanya tak ingin menjadi penengah mengganggu dan benalu dalam hubungan Tae Gyeong"-Sunji
"bicara yang jelas nak jangan bertele tele"-Ny.Kim
"Tae Gyeong sudah mempunyai kekasih dan kekasihnya sedang mengandung anak Tae"-Sunji
"apa?!!! "
"aku tak pernah melakukan hal seerti itu apa percayalah"-Tae Gyeong
Sunji memutar rekaman dari ponselnya benar benar suara Mishil
"sudahlah aku menyerah aku akan menjauh dari mu"-Sunji
"Aku juga tak mau menjadi perusak hubungan kau yang kau bilang itu benar aku hanya penengah perusak serta benalu dalam hubungannya dengan kekasihnya"-Sunji
"kami benar benar kecewa Tn.Kim maaf saya akan membatalkan Pertunangan ini mari pergi"-appa
"tunggu Tn.Lee"-Tn.Kim
Tae Gyeong segera memeluk erat Sunji dari belakang
"kumohon jangan tinggalkan aku aku mencintai mu"-Tae Gyeong
"kau yang bilang Tae aku harus menjauh dari mu ini kan yang kau maksud?aku juga tak mau kau mencintaimu hanya karna paksaan kedua orang tuamu maafkan aku aku juga sudah tak mencintaimu"-Sunji
"temui Mishil disungai"-Sunji
Sunji pergi dari sana
"kau anak tak tau diri appa menjodohkanmu dengan Sunji karna dia anak Yang baik"-Tn.Kim
"sudah yeobo malu"-Ny.Kim
"mari pulang biarkan anak kurang ajar ini disini! "-Tn.Kim
Flashback On
diwaktu istirahat dengan secepat mungkin Mishil menarik Sunji kekamar mandi
"Sunji kumohon bantulah aku"-Mishil
"kau ini kenapa? "-Sunji
"aku hamil anak Tae"-Mishil
"anak Tae atau om om diluar sana? "-Sunji
"benar Sunji ini anak Tae kumohon bantu aku"-Mishil
Sunji berpikir jika benar dia bisa menjauh dari Tae dan membiarkan Tae hidup dengan kekasih yang paling dia cintai
Sunji mulai merekam diponselnya apa yang dikatakan Mishil
Flashback off
"apa maumu hah?!!! "-Tae Gyeong
"aku hanya ingin kau menjadi ayah dari anak yang kukandung! "-Mishil
"orang lain yang membuat aku yang harus bertanggung jawab dimana akal sehatmu! "-Tae Gyeong
"ini memang bukan anakmu Tae aku melakukan ini karna aku mencintaimu Tae aku tak ingin kau dijodohkan dengan Sunji!!"-Mishil
"sudahlah aku muak!! "-Tae Gyeong
"kau berjalan 1 langkah lagi akan ku pastikan kau akan menjadi tersangka pembunuhan"-Mishil
Mishil mengarahkan pisaunya kedadanya
"up to you baby! "-Tae Gyeong
Tae Gyeong pergi dari sana menyisakan Mishil yang diam menurunkan pisaunya
"dengar appa itu bukan anakku"-Tae Gyeong
"kau benar tapi sudah terlanjur Tn.Lee membatalkan pertunangannya sudahlah pergi kekamarmu"-Tn.Kim
keesokkannya
Tae Gyeong mencari keberadaan Sunji namun tak ada
lalu bertenya pada temannya Vinna dan Hyora dan mereka bilang tak tau
Jungkyo?dia bahkan tak ada dikampus
"ya tuhan kemana kau pergi Sunji?!! "-Tae Gyeong
--------------------------------------------------
7 tahun kemudian
"utututu anak appa ingin ice cream sampai menangis utututu kasihan ya mari ikut appa beli ice cream"-Jungkyo
"yeobo kau duduk disana ya aku mau membelikan Jeongsan beli ice cream dulu"-Jungkyo
"iya sayang"-Sunji
iya Sunji menikah dengan Jungkyo 5 tahun yang lalu dan sekarang anaknya sudah berumur 4 tahun
Sunji mempoto keadaan sekitar musim yang paling dia suka
musim gugur.
dia baru 5 hari yang lalu kembali kekorea selama ini dia di london bersama Jungkyo hingga keduanya saling mencintai menikah dan mempunyai anak
"huh indahnya anginnya juga sangat enak sekali"-Sunji
Sunji menutup matanya menikmati angin musim gugur ini lalu
grepp
"yaampun Jung kau mengagetiku! "-Sunji
"Tae Gyeong!!! "-Sunji
"ini benar kau kan Sunji? "-Tae Gyeong
"i-iya ini aku ada apa? "-Sunji
Tae Gyeong kembali memeluk Sunji
"Tae menjauhlah dariku"-Sunji
"tidak tidak akan aku tidak akan menjauh darimu aku akan menjadikan kau milikku"-Tae Gyeong
"kau masih sama seperti dulu cantik"-Tae Gyeong
"Tae berhenti ingat Mishil sudah menjadi istrimu! "-Sunji
"sungguh Sun itu bukan anakku aku sudah meluruskannya itu memang bukan anakku"-Tae Gyeong
"jika kau tak oercaya ikut aku"-Tae Gyeong
Tae Gyeong menarik tangan Sunji namun Sunji menahannya
"sudahlah"-Sunji
"kau sekarang milikku kan? "-Tae Gyeong
"Tae---"-Sunji
"yess kau akhirnya menjadi milikku maafkan aku yang dulu aku sungguh menyesal"-Tae Gyeong
Tae kembali memeluk Sunji lalu melepasnya dan menangkup kedua pipi Sunji
Tae Gyeong mulai mendekatkan wajahnya namun Sunji segera melepaskannya
"Tae Hyung? woahhh aku tak menyangka kita akan bertemu disini"-Jungkyo
"Jungkyo?woahh kita bertemu anak siapa ini Jung lucu sekali annyeonghaseyo ini samchon siapa namanya Jung? "-Tae Gyeong
"mananya Jeon Jeongsan ayo sayang say hai pada samchon"-Jungkyo
Jeongsan hanya tertawa lucu
"selamat ya Jung atas pernikahannya aku tak tau dimana kau menikah"-Tae Gyeong
"aku menikah dilondon Hyung"-Jungkyo
"woah sekali selamat ya aku dan Sunji akan menyusul iyakan sayang? "-Tae Gyeong
"huh maksudnya? "-Jungkyo
"aku akan menikah dengan Sunji iyakan sayang? haha kau ini malu malu sekali"-Tae Gyeong
Tae Gyeong memegang tangan Sunji dan menatapnya manis dengan senyum kotaknya yang menambah keimutannya
Sunji melepas tangan Tae Gyeong
"maaf Tae aku sudah menikah"-Sunji
Sunji berkata lirih dengan menundukan pandangannya
senyum kotak Tae Gyeong menghilang perlahan
"apa maksudmu? "-Tae Gyeong
"aku sudah menikah Tae Jungkyo suamiku dan ini anak kita berdua maaf Tae"-Sunji
"tidak tidak haha kau bercandakan? bercandaanmu tak lucu sayang"-Tae Gyeong
"aku bersungguh sungguh sangat sungguh Tae Gyeong suamiku Jungkyo ini cincin pernikahan kita"-Sunji
Sunji mengangkat tangannya dan Jungkyo memperlihatkan cincin pernikahan mereka
"haha tidak ini tidak mungkin kalian bercanda tidak tidak!!!! haha tidak mungkin kan hiks hiks kalian berbohong!!!! "-Tae Gyeong
"tapi ini kenyataan Tae "-Sunji
Tae Gyeong mulai tak sadarkan diri Jungkyo mencoba mengangkat badan Tae kemobil dan mengantarkannya kerumahnya
-end-
"maafkan aku aku terlambat mencintaimu aku sudah menyakitimu maafkan aku kini aku terjebak dalam hatiku aku tak bisa melepasmu tapi kini kau sudah menjadi milik orang lain"-KTG
"aku memang bodoh maafkan aku"-KTG
"maaf Tae perasaan dan cintaku kini bukan untukmu aku sudah mencintai suamiku dia lebih penyayang dan tidak kasar aku mencintainya maafkan aku kau terlambat hatiku sudah dibelenggu oleh suamiku"-LSJ
"Aku tak mengerti apa yang terjadi antara mereka "-JJK
"appa hehe Gugu Eomma hihi nan calangheyo Jeongsan mau nonton tayo ayo eomma appa"-JJS