cerita pendek ini murni sepotong mimpi dalam tidurku yang tak pernah aku mengerti. mimpi yang tak pernah bisa dilupakan. terlalu banyak misteri yang tak aku pahami.
oleh: A_mochiss.
aku berjalan sembari
memegang sebuah kresek hitam yang aku bawa dari toko bercat biru.
jalanan di depan toko ini sangat sepi.
layaknya jalanan di daerah gunung batu, bandung di dekat perumahan kakek ku.
sama persis bahkan suasana ini aku sangat mengenalinya.
aku berjalan di trotoar dengan langkah gembira sembari melompat-lompat kecil.
tak jauh dari sini aku mendapati salah satu trotoar yang rusak, mengakibat kan sebagian jalan itu ambles ke dalam.
uhh tak terbayang seberapa dalam dan kotor nya got di bawah trotoar itu.
dannn aku sudah sangat kenal dengan situasi ini. dimana aku jatuh ke dalam lubang itu . berakhiran terbangun dari tidur dengan keadaan tubuh penuh keringat dingin.
sudah tak terhitung lagi keberapa kalinya aku memimpikan hal itu.
karena saking sering nya .
setiap aku mengalami mimpi itu aku sampai bisa mengendalikan segala dalam mimpi.
tapi seberapa keras usaha ku menghindari lubang itu tetap saja hasilnya sama, aku jatuh terjerembap. di lubang yang sama
berselang dua hari setelah mimpi itu aku kembali. memimpikan jatuh ke dalam lubang itu.
kini di dalam mimpi itu aku menggerakan tangan ku dan membuang kresek hitam yang sejak awal aku selalu bawa.
aku berusaha membalikan tubuh ku dalam mimpi itu untuk kembali ke dalam toko bercat biru itu.
sampai aku di toko itu ada sosok wanita tua yang menyambut ku tanpa beranjak dari tempatnya.
akue mendengar suaranya , melihat bibir nya bergerak tapi tidak bisa melihat pergerakan tubuhnya. seolah-olah dia hanya terdiam kaku bak patung.
yang aku ingat dari mimpi ku itu. sosok wanita tua itu sangat mirip dengan sosok
alm nenek ku di dunia nyata.
aku ingin menangis tapi tak bisa mengeluarkan air mata entah kenapa.
karena aku sejenak ingat dahulu neneku juga tak bisa menggerakan kaki nya , karena kakinnya pernah terkena radiasi saat penjajahan belanda dan menjadi lumpuh total. dan wajah wanita tua itu persis dengan wajah almarhumah nenek ku dulu. bahkan letak tahi lalat di pipi kiri nya pun sama.
aku melihat-lihat sekeliling toko itu. dan ...apa???. apa yang dijual oleh toko ini?.
kenapa toko ini kosong tidak ada barang apa-pun yang dijual disini. semua nya seolah semu.
padahal dengan jelas aku melihat banyak barang yang dijual ditoko ini dari depan.
aku menjelajah masuk lebih dalam. tanpa meminta izin pada wanita tua itu terlebuh dahulu.
aku terus saja tersedu menangis aku jelas merasakan air mata yang berjatuhan melewati kedua pipi. tapi saat aku ingin menghapus nya air mata itu seolah-olah menghilang entah kemana dan tak berbekas.
benar kan semua yang ada di sini semu.
ada yang terlihat pasti padahal tak pasti.
sampai aku di sebuah bangker kosong .
di sini hawa nya sangat panas, gelap, kotor.
nginnnnnn.....nginnnnn
telinga ku berdengung.
sekelebat aku mendengar rintihan -rintihan kesakitan banyak orang.
bdummmmm....bdummmmmm
mendengar dengan jelas suara kedakan itu membuat ku terpental ke sisi bangker. karena merasa ledakan yang sungguh keras dan terasa dekat. pintu besar dari besi itu dengan cepat menutup bangker dari luar.
hiksssss....hikssss....tolong siapapun aku mau pulang. aku mau membangun kan raga ku di dunia nyata yang tetap saja masih tertidur.
aku sangat ketakutan hingga beringsut menyender di tembok bangker itu. menelungkup kan kepala ku sembari merintih-rintih meminta agar cepat menyelesaikan semua itu. seluruh badan ku terasa sakit dan juga panas .
tolonggggggg siapapun.....
jangan biarkan aku lebih lama lagi.
AKHHHH!!!N...TOLONG....TOLONG...
aku jelas mendengar teriakan banyak oramg dari liar pintu bangker itu.
aku semakin ketakutan rasanya aku akan segera pingsan. apalagi mendengar banyak nya ketukan sepatu yang seolah melangkah mendekati ku. walau dengan jelas aku tak bisa melihat kehadiran siapa pun dihadapan ku.
sampai tubuhku meluruh dan perlahan -lahan mata ku terpejam.
HOSHHHH....HOSHHHHHHH
hikssss---hikssss akhirnya aku bisa terbangun kembaali.
dalam keadaan yang sungguh berantakan . seprai, selimut, bantal berjatuhan di lantai.
bahkan baju yang ku gunakan untuk tidur pun ikut terlepas kancing nya.
tanpa menghiraukan seluruh kamar ku yang berantakan itu aku segera melihat pantulan tubuh ku pada kaca full body itu.
ashhhhh.....
aku menyentuh beberapa lebam di tubuhku.
tepat nya di siku, dagu, pundak juga pinggang.
aku merasa frustasi. mengapa tubuhku banyak dipenuhi lebam. tak ada satupun benda tumpul atau tajam di sekitar kasur ku. dan dengan jelas pun aku mengingat hari-hari sebelum nya aku tak pernah mendapati luka-luka ini. seolah lebam ini didapatkan hanya dalm semalam.
aku berusaha menutupi lebam-lebam ini dan segera membereskan kamar ku yang sangat berantakan. aku memang gadis yang tidak peduli dengan kerapihan kamar sendiri.
tapi sudah jelas berantakan nya kamar ku ini seperti bukan ulah ku. buku-buku berceceran. makeup dan skincare yang berjatuhan dari nakas. topi dan koleksi tas ku ikut berjatuhan dari lemari khusus penyimpanan.
ohhh ayolah apakah ini semua adalah ulah ku?,
sekitar satu jam aku membereskan semua.
kemudian aku membuka pintu kamar ku.
melihat keadaan sekitar luar kamarku yang masih gelap dan hanya ada cahaya dari ruang makan terdengar juga suara-suara dari arah ruang makan.
tapi aku kembali menatap diri pada pantulan cermin yang kebetulan juga menghadap ke arah pintu kamar yang terbuka.
menarik lengan baju hingga lebam pada sikut tertutupi. juga melepas ikatan rambut .dan menggerai rambut ku ke depan agar menutupi lebam di area dagu.
sringgggg.....
aku melihat ibu ku yang menggunakan baju merah bermotif melewati kamarku.
dengan terburu-buru.
aku pun menyusul ke ruang makan.
dan melihat ibu ku dengan baju piama berwarna putih yang sedang mengambilkan susu untuk adik ku yang masih tertidur di kamar nya, terlihat dari terbuka nya pintu kamar adikku .
jadiii siapa wanita berbaju merah yang melewati kamarku dengan tergesa tadi?
juga suara-suara apa yang kudengar sebelum nya?.
ohhh ayolahhh aku baru tersadar jam 5 masihlah sangat sepi untuk mendengar suara gaduh tetangga. dan lagi pula juga adikku kelas 2 sd, yang jam sekolah nya adalah jam siang tepatnya jam 10.
jadi siapaa???
ahhh mungkin masih terbawa halusinasi saja. jadi pikiranku bercabang dan malah menampakan hal lain. sudahlahhh....biarkan...
tapi dibiarkan pun tak bisa...semua kejadian yang baru saja terjadi itu tak bisa dibiarkan!.
"ibuuu!. tadi liat ibu-ibu pake baju merah gak?"
tanya ku sembari mengambil sepotong roti dan memasukan nya pada mulutku.
"enggak emang ada siapa?" tanya ibu ku.
"ahhh tadi aku liat ngelewatin kamar gitu.
hantu kali yaa bu?" tebak ku
"halahhh mana ada hantu di rumah ini.
itu mungkin alm nenek kali lagi kangen sama kamu. jadi aja ngedatengin....hahahah" canda ibu ku.
aku sontak marah, mendengar candaan tak lucu itu. apalagi menyangkut alm nenek ku yang baru saja aku jumpai .
ingat wanita tua di mimpi ku yang mirip dengan alm nenek-ku itu.
"ibuuuu jangan bercandaaa ahhhhh!. kesel tauk. apalagi bercandain alm nenek!"
"yaa abisnya kamu pagi-pagi gini tegang amat muka nya. sekali-kali pagi tuh jangan kaku gitu" jawab ibu ku
yaaa karena sering nya aku bermimpi hal itu dari sejak 3 tahun lalu. keluarga ku terutama ibu ku selalu mendapati wajah ku yang kaku juga tegang saat pagi hari.
biasanya aku cerewet sekali . setiap pagi aku selalu mendebatkan hal kecil dengan ibu ku, menjahili adik ku. tapi rasanya tiga tahun terakhir ini semua itu berangsur-angsur menghilang.
"ahhh kakak kan lagi menuju dewasa jadi pantes aja dah lebih kalem sekarang mah"
yaa setidak nya itu anggapan ayah dan ibuku mengenai perubahan ku.
padahal bukan itu sebenarnya.
kenapa aku gak kasih tau soal mimpi aku ke orang tua ?.
itu karena ibu ku menganggap itu hanya lah bunga tidur yang tak memiliki arti.
sedangkan ayah ku menganggap itu hanyalah mimpi buruk dari setan karena aku selalu tak membaca doa sebelum tidur
padahal aku selalu membaca doa sebelum tidur. agar dihindari hal-hal seperti itu .
bukan kah itu dari alam bawah sadar kita?
aku mencoba memberi tahu sahabat ku mengenai ini. dan apa yang dia katakan.
" gak mungkin mimpi itu gak memiliki arti.
apalagi sampai kamu bisa jadi lucid dream yang bisa mengendalikan gerak atau sekitar. tapi gak bisa menghindari jatuhnya kamu kelubang. tapi disaat kamu menghindari itu kamu malah dapet hal yang jauh lebih besar."
ada juga yang jawab nya lain
"lo jatuh di lubang yang sama secara berulang kali. heummmm itu mungkin kamu di kehidupan nyata selalu jatuh dan buat kesalahan yang sama. tapi disaat kamu menghindari kesalahan yang terulang.
lo malah dapat masalah baru yang lebih besar. itu sih yang gue tangkep. sisa nya masih bikin kepala gue ngebul !"
heummm gue setuju sama tebakan dia.
"atau mungkin memang ada kaitan nya dengan seseorang yang minta buat lo mecahin sesuatu atau juga pengen biar lu ngerasain apa yang ada di masa lalu.
apalagi masalah bangker-bangker itu kan di masa lalu, dan ku ngerasa ada ledakan dan rintihan orang-orang yaaa fixx itu mah masa jaman dulu penjajahan"
teori ini bikin aku makin melayang gak karuan.
hari-hari berlalu dengan mimpi yang sama .
tapi sempat sekali mimpi aku lebih jauh dari saat aku ada di bangker. entah gimana saat aku berbalik memutari lubang trotoar itu aku malah melihat rumah kakek aku di bandung .
dan aku lihat semua keluarga berkumpul untuk merayakan suatu hari besar yang mungkin aja itu hari idul fitri.
tapi untung nya aku sama sekali gak ngerasaain kesakitan, mendengar ledakan bahkan rintihan orang-orang kayak di sebelum nya.
kalii ini aku bersyukur dapet mimpi ini.
dan ternyata 2 bulan dari hari itu gue bakal melalui bulan ramadhan dan akan merayakan hari besar idul fitri seperti kebiasaan keluarga untuk berkumpul di rumah kakek.
entah ini kebetulan atau apa??
ada lagi yang aku syukuri selama dua bulan ini mimpi itu tak sesering seperti bulan-bulan biasanya. namun yaa masih saja terasa ganjil.
dan hari itu kami sekeluarga besar merayakan hari idul fitri di rumah kakek ku di bandung.
aku dan kakak sepupu ku pergi ke alfamart yang lumayan jauh dari rumah kakek ku. aku pun baru tahu ada alfamart di situ.
kami berjalan dan aku tiba-tiba berhenti karena sebegitu tertengun-nya aku melihat ada toko atau rumah entahlah??.
yang bercat biru dengan detail yang begitu sama dengan mimpi ku itu.
sampai aku tak berhenti menatap rumah itu. dan tentu saja kakak sepupu ku bertanya kenapa?
"i...itu k..kak . aku ngerasa gak asing aja liat rumah ini "
"ahhh sering liat dimana kamu?. kan ini baru aja dibangun 3 tahun lalu dan ditinggalin pemilik nya jadi aja kosong dan gak keurus. liat aja tuh ilalang tumbuh dimana-mana bahkan cat nya juga luntur"
deggggg!!!...
ti....tiga tahun lalu?
persis kapan mimpi itu dimulai juga.
rumah kosong?, ditinggali pemilik?
entah bagaimana dan apa yang terjadi .
untuk....
di tahun ini aku selalu dapat merasakan tanda-tanda aneh jika aku akan memipikan hal itu lagi.
seperti gelas susu yang biasa aku minum sebelum tidur tiba-tiba terjatuh, pecah.
lampu kamar yang berkedip-kedip.
suara-suara aneh .
peringatan atau chat-chat aneh dari orang-orang yang secara tidak langsung ikut mempringati ku untuk tidak tidur awal.
aku awalnya merasa ini kebetulan tapi karena sesering itu aku jadi percaya suatu hal.
sudah dua tahun terakhir ini aku sebelum mendapati hal-hal ganjil sebelum tidur .aku selalu menonton film, mendengarkan lagu bahkan hingga menonton film hantu sekalipun agar aku tak akan tidur cepat.
lama-kelamaan aku mencari hobby baru dengan menulis di banyak aplikasi online agar aku bisa melupakan dan mencegah mimpi itu kembali.
sampai di tahun ini tepatnya aku di kelas 10 sma. aku menjadi gadis insomnia.
aku tidak bisa tidur saat malam tapi bisa tidur saat siang sudah seperti burung hantu saja.
tapi itu lah cara ku menghindari mimpi yang akan datang saat aku tidur di malam hari.
intinya jangar tidur malam
aku mencurahkan mimpi lucid ku ini kepada kalian agar kalian ikut bisa membantu ku untuk mengetahui apa yang terjadi di mimpi ku. semua begitu semu dan tabu
karena cerita lucid dream ku yang aneh dan menarik hingga mengakibatkan sudah banyak orang di sekitar ku yang tahu mengenai mimpi ku ini tapi tak ada yang tahu jelas apa yang sebenarnya terjadi.
sebenarnya banyak sekali misteri pada lucid dream ku yang tak bisa aku jabarkan satu-satu .
yang pasti aku bisa mengingat jelas setiap lucid dream ku. tak bisa dilupakan meski ingin. namun sudah sangat melekat di memori ku.
aku pada awalnya banyak menulis kisah lucid dream ku di memo atau note dan baru pertama kali ini aku benar-benar mempublikasi kan nya.