Kring...
kring...
kring...
telepon diujung ruangan itu berbunyi
Ya ruangan ini selalu rame riuh suara berhaha hihi , antusias saling menceritakan apa yang sudah dialami
masih banyak beberapa yang menanti panggilan berikutnya dengan gembira ria namun berbeda denganku...
" Halo , Sella ke VIP 1"
suara disebrang telepon itu kemudian seseorang memanggil namaku
" Sell VIP 1 ya ditunggu Mami" kata Angel
aku mengangguk dengan raut wajah masam
*Flashback ON*
Namaku Sella ... umurku 19 tahun , aku adalah wanita yang berparas Ayu kulit sawo matang , dengan bodi seksi , bisa dibilang bohai , rambut seBahu , dengan kedua lesung pipit yang selalu membuat para pria yang melihatku terpesona walau aku tak pernah terlintas untuk menggoda mereka , bahkan saat cemberut sekalipun paras ini justru tampak semakin ayu menawan.
aku anak pertama dari 3 bersaudara , sayangnya sejak perusahaan papaku bangkrut , aku harus lebih berhemat demi membantu pemasukan orangtuaku
Aku asli yogyakarta ... awal mula aku datang kesemarang untuk tujuan Kuliah , karena aku mendapat beasiswa diundip dan Sekarang walaupun aku baru semester 1 tapi aku harus bekerja agar bisa membantu orangtuaku
***
Saat di Kampus
"Hai Sell .. kenapa ngelamun mikirin apa sih? tnya Velis yang melewati ku hendak meninggalkan kantin
" lagi mikir mau cari kerjaan Vel... " jawabku yang masih duduk di kantin
" yakin cari kerja.. kan pagi kuliah sampai sore .... "
" iya itu masalahnya ... kalo kamu punya info kerja sore sampai malam asal halal , aku mau "
" ada sih kalo mau.. soal halal ga nya belakangan lah " jawabnya sambil mendekat kearahku
" duitnya banyak Sell... pasti kamu suka " bisiknya
aku melirik kearahnya...
" mau ga , kalo mau sore nanti aku jemput deh "
aku mengangguk
***
sore itu
Vellis menjemputku , matanya mellihat kearah penampilanku dari atas sampai bawah...
" kamu apa ga punya dress aja Sell ..." tanya nya
" kenapa harus Dress? emang kerjaannya apa ?
" udah ganti aja nanti kamu juga tau"
kemudian aku mengganti pakaianku lalu ikut Vellis .
tiba didepan sebuah Kantor bertingkat
" ayo ikut " kata Vellis
aku mengikutinya masuk
* AKU DIJEBAK *
saat didalam vellis menyapa seorang, wanita separuh baya dengan dandanan yang agak menor menurutku , pakaian seksi berbalut Blazer dengan rok diatas lutut dan high heel 10 cm
" Hai Mi.... aku bawa ikan emas nih "kata Vellis
" hei Vell... " kemudian matanya menatapku
" oke nih .. yuk masuk ruanganku " ajaknya
kemudian didalam ruangan itu aku disodori kertas yang perlu aku tanda tangani , disitu tertulis perjanjian Kontrak , yang isinya untuk masa percobaan selama 3 bulan jika tidak masuk target maka akan dipotong dari uang harian kemudian jika keluar sebelum masa kontrak Habis maka dikenakan Denda 100 juta rupiah
sebelum menandatangi surat perjanjian itu aku beranikan bertanya
" maaf ni kerjanya jadi apa ya kok tidak tercantum di kertas ini ?" tanyaku penasaran
" Oh kerjanya gampang kok cuma promosi tempat ini dan buat customer yang Datang buka botol sebanyak banyaknya ... nanti bonusnya banyak lo buat kamu, jam kerjanya dari jam 9 malam sampai jam 2 pagi ,gimana mau kan " terang Wanita Paruh Baya itu sambil tersenyum
terus terang kata kata bonus banyak menggiurkan ... tapi aku masih penasaran pekerjaan apa yang vellis dan perempuan itu tawarkan ...apalagi jam kerja yang ditawarkan kenapa malam sekali , untung aku disini ngekos , coba dirumah ada mama , mana boleh aku keluar , jam 9 malam saja udh diabsen dirumah , maklum keluargaku keluarga yang punya banyak etika , huft tapi Ya sudahlah aku benar benar membutuhkan pekerjaan ni semoga saja tidak terjadi hal yang tidak aku inginkan , akhirnya aku mengiyakan dan menandatangani surat perjanjian itu
*FLASHBACK OFF*
Aku menuruni Tangga , menuju ruangan VIP 1 , sudah ada wanita Paruh baya didepan pintu itu menungguku , wanita itu sering mendapat sebutan Mami , Mami Diana namanya .... dia adalah wanita yang mengiming imingi aku uang banyak ternyata aku terjebak... aku harus bekerja melayani tamu , ya karena ternyata itu adalah tempat karaoke dan aku sebagai LC nya atau pemandu Karaoke
" ayo masuk cantik ... katanya merayuku , dimaksimalkan buka botol ya tamunya tajir melintir bisiknya
rasanya seperti ingin teriak kemudian membalikan badan kabur dari sana berlari sejauh mungkin tapi apa daya , tanda tangan kontrak kemarin mengharuskan bekerja minimal 3 bulan , rasanya lemas kalo ingat itu , semoga 3 bulan cepat berlalu ,tapi baiklah aku akan tetap bekerja tapi dengan caraku sendiri .. tanpa harus menjual diri , bisa ? bisalah jawabku
dengan suaraku akan menjadi penghasil uang smoga aku selalu bisa kontrol terutama saat mereka memberiku minuman
hiks hiks aku baru pertama kali masuk ke tempat seperti ini, mungkin ini yang dinamakan neraka , rasanya benar benar ingin berteriak aku harus bermanis muka dan kata kata
***
aku masuk keruangan itu , banyak sekali laki laki diruangan itu mereka memandangku seolah segera ingin memakanku , tatapan mesum mereka seperti ingin merobek pakaian yang menutupi belahan Dada ini , aku berdiri ditengah kemudiam disusul Mami Diana yang Masuk, mendekati salah satu pria , sepertinya dia adalah BOs dari smua pria yang diruangan ini karena dari tampilannya paling berbeda dan duduknya juga berbeda , mami membisikan entah apa ke pria itu lalu pria itu mengangguk setuju
" Sella temani Pak Budi ya ... buat Dia Happy .. supaya pundi pundi emas segera kamu kumpulkan " bisiknya padaku
aku berjalan menuju Pak Budi kemudian duduk disebelahnya , kuamati LC lain yang diruangan itu seolah menatapku sinis ... mungkin karena aku mendapat tambang emas , padahal mau dia tambang emas Kek , juragan kek atau presiden sekalipun aku tetap pengen pergiii huaaaaaa.... tempat apaan iniiiii , mamaaa papaaa maafin akuu... teriakku dalam Hati
" selamat Malam , perkenalkan saya Sella " kucoba membuka suara
" kamu baru ya disini ?"
anggukku cepat
"pernah minum atau merokok"
aku menggeleng , lalu dia membetulkan duduknya seperti terkejut dengan jawabanku
apa alasan kamu masuk kerja disini
" saya butuh uang untuk membantu meringankan pekerjaan orang tua saya pak "
sampai senekat itu kamu masuk didunia ini ? tanyanya menelisik
saya ga tau pak kalo pekerjaan yang saya lamar seperti ni , saya terlanjur menandatangi kontrak disini , kutundukan kepalaku
ya sudah kamu duduk saja disini ga usah minum dan ga perlu coba coba pegang rokok
aku membelalakan mataku menatapnya , masih ada orang baik didunia seperti ni, bersyukur sekali , ini kerja Pertamaku dan aku ketemu orang baik , smoga saja ga punya niat dibalik ini
" terimakasih banyak " jawabku
beliau mengangguk
" kalo nanti ada yang mau maksa kamu minum biar aku yang nanganin " jawabnya
aku cuma mengangguk karena aku ga tau harus jawab apa, masa aku harus menjawab genit padahal aku ga seperti itu , membayangkan kerja seperti ini saja ga pernah
kemudian tiba tiba salah satu tamu disitu memberikan Mic kepada Pak Budi
" mau nyanyi apa pak ? tanyanya Hormat
" kamu bisa nyanyi ? tanyanya ke padaku
" bisa pak jawabku lirih
" endless Love bisa ?
aku mengangguk
" tolong carikan lagu endless love bay ... " perintah pak Budi , mungkin dia karyawannya aku kurang tau
kemudian saat lagu diputar pak Budi mulai bernyanyi
Pak Budi : My Love
There's only you in my life
The only thing that's right
Aku : My first love
You're every breath I take
You're every step I make
aku bisa melihat pandangannya kepadaku seperti rasa ketertarikan dan memuja suaraku
siapa yang tidak akan memuji suara emasku , aku memang hobi bernyanyi bahkan sudah berkali kali memenangkan juara lomba baik di Radio ataupun jika ada kompetisi , namun saat mata itu menatapku lebih tajam , aku seolah olah tidak tahu
saat berduet bersama tiba tiba pak Budi Berdiri Dan menggenggam TanganKu
And I
I want to share
All my love with you
No one else will do
And your eyes (your eyes, your eyes)
They tell me how much you care
Oh, yes
You'll always be
My endless love
Two hearts
Two hearts that beat as one
Our lives have just begun
And forever
I'll hold you close in my arms
I can't resist your charms
And I
I'd play the fool
For you, I'm sure
You know I don't mind
(No, you know I don't mind)
And yes
You mean the world to me
I know I've found in you
My endless love
And love
I'd play the fool
For you, I'm sure
You know I don't mind
(Whoa, you know I don't mind)
Oh, yes
You'd be the only one
Cause no, I can't deny
This love I have inside
And I'll give it all to you
My love (my love, my love)
suara gemuruh tepuk tangan meriah dihadiahkan untuk kami , aku tersipu tapi ada juga diantara mereka diruangan itu yang memiliki pandangan tidak suka
entah apa sebabnya .. mungkin karena diantara smua , aku hanya duduk diam tanpa meminum minuman yang memabukan , hanya cola yang aku minum atau mungkin lagu yang barusan aku nyanyikan membuat mereka lemas karena beberapa diantara mereka teriak
" dangdut dong masa lemes lagi lagunya "
aku hanya tersenyum lalu seperti yang sudah diajarkan vellis mengoperasionalkan remote , kuberanikan untuk memilih lagu
aku sudah berjanji pada diriku sendiri , aku akan menjual suaraku bukan tubuhku , seandainya suatu saat nanti aku akhirnya harus meminum racun itu pastinya karena paksaan entah tamu maupun sesama LC , aku harus berusaha kontrol dan fokus , aku ga mau mengecewakan otang tuaku lagi .
" pak saya boleh ijin menghibur kalian smua dengan bernyanyi Dangdut ? pintaku pada Pak Budi
" Silahkan dengan senang Hati ," katanya dengan wajah mulai memerah , karena beliau menghabiskan yang seharusnya aku minum
setelah aku selesai menyanyikan lagu mabuk Janda , pak Budi mendekatiku sambil berkata
" kamu Janda ? "
aku gelapanan karena hidung pak Budi sedikit menyentuh telingaku
aku mundur sesaat lalu menggelengkan kepala
" maaf pak saya masih single"
dia menaikan alisnya satu...
" oh saya pikir ...
" memangny kalo Janda kenapa Pak? memang Ada yang salah dengan Janda ya ?
" ga ... cuma Janda itu identik tanda kutip..." jelasnya
" tidak smua pak... sepupu saya janda tapi mampu survive untuk anak anakny dan dijalur yang baik " tegasku
" tidak smua wanita yang janda itu buruk pak, bahkan tidak smua yang bekerja ditempat karaoke sperti ini wanita murahan , maaf sebelumnya bukan sok suci "
" iya ... saya hargai prinsip kamu "
" terimakasih pak
selama didalam ruangan
kuamati temen temen LC yang menservis tamu mereka , sejujurnya aku risih , karena ya lagi lagi ini hal pertama buatku
ada yang bernyanyi dipangkuan tamunya , ada yang mengobrol tapi saling peluk , ada yang berciuman bibir huekkkkk ... maaf... aku hanya membayangkan adanya penyakit yang menular melalui air liur ,berciuman dengan laki laki yang mungkin bukan pasangannya, ada yang sudah terperdaya minuman fiapa apain mau ,serendah itukah harga diri kita , terburu Nafsu duniawi gumamku lirih
akhirnya jam reservasi habis ... semua tamu disitu berdiri , kemudian LC menggandeng tamunya mengantarkan kedepan pintu , berharap mendapat Tips lebih dari mereka atau malah sebaliknya hanya mendapat Cap thanks you alisan ucapan bye saja tanpa memberi uang tambahan
aku berdiri dan berjalan belakangan , aku memang butuh uang tapi tugasku selesai menemai tamu saja sudah bersyukur, itu tandanya aku akan mendapat uang dari reservasi itu
memang lumayan ternyata , setiap ada tamu yang ingin aku menemani , harus booked minimal 2 jam dan perjamnya adalah 80 rb brati jika aku cuma dapat 1 tamu sehari aku sudah mengantongi 160 rb / hari belum kalo memang dapat rejeki tips tambahan kalo ga dapat ya sudah ...
tapi ya konsekwensinya juga besar .. bahkan lebih besar yang didapat menurutku, taruhannya adalah harga diri dan sebagai wanita tubuh dipertaruhkan ... kalo memang mau terjun silahkan terjun sekalian pakai biaya yang pasti jangan hanya karena rasa karena pasti yang terluka bukan para lelaki melainkan wanita itu
jika memang ingin uang ya , pake cara pintar gimana caranya dapat uang tanpa mempertaruh bagian tubuh
tiba tiba tanganku seperti dipegang , ternyata Pak budi menyelipkan beberapa lembar uang sambil berbisik
"terimakasih ya sudah ditemani , besok lagi boleh ya ..."
aku mengangguk lalu aku masukan uang itu kr kantongku kemudian pergi ke kamar mandi karena sudah menahan buang ait kecil sedari tadi
Setelah pipis kemudian aku teringat uang yang diselipkam ke tanganku , aku merogoh kantongku lalu aku menghitung
aku kaget karena uangnya banyak sekali buatku , aku mencoba menghitung lagi, aku cuma duduk dan nyanyi seperti Tadi dalam waktu 2 jam dapet 500 ribu apalagi kalo ....
ahhh dasar pikiran nakalku mulai meracuni otakku , seperti tidak bersyukur dan mulai ingin melunturkan prinsipku sendiri
" enggak , aku ga boleh gegabah tetap waspada ucapku
sesampainya diruangan para LC , banyak yang berbisik bisik dan melihat kearahku, aku tau pasti LC yang satu ruangan dengan ku tadi pasti menceritakan hal ke beberapa Lc yang lain bahkan menambahkan bumbu yang tak sedap , kemudian
" hei , baru ya... tadi kamu masuk diruangan Pak Budi ?
"Aku mengangguk santai..ditips berapa kamu tanyanya ketus
aku bingung jawab apa , kalo aku jawab 500 pasti banyak yang semakin iri dan tidak suka padaku padahal aku orang yang benci perselisihan,mau ga mau aku sedikit berbohong gapapa lah
" aku cuma dapat 50 rb kok"
" hahahaha makanya janga cuma duduk donk kalo mau dapat banyak ejeknya
aku tersenyum kecil sambil menjawab dalam Hati... 50 nol nya tambah satu wkwkwkkw , biarlah orang ngomong apa , yang penting tugasku hanya 3 bulan disini , setelah itu aku harus cepet cepet cari kerjaan lain
baru menyandarkan tubuh ke tembok tiba tiba telepon berbunyi lagi
" semua turun ke VVIP 1 " teriak salah Satu Lc disana
aku tadinya cuma mau istirahat tapi kemudian vellis menarikku
" ayo ikut lagi mayan lo tambah jam tambah duitttt ..." bisiknya
" emang boleh ? tanyaku
" bolehlah siapa tau rejekimu .... " jawabnya lalu aku berjalan dibelakang Vellis
kami menuruni tangga ,melewati lorong dan
memasuki ruangan bertuliskan VVIP1dipintu
" selamat Malam Pak , mari saya perkenalkan dari pertama kali masuk , Ada Ocha, putri, Angle , Siska, Sinta , Vellis dan ni yang Baru hari ni ada Sella, lalu ada vero dan ada Melati , kira kira rencana mau berapa orang pak ? tanya Mami Diana
" kita berenam , saya mau sella " sambil menunjuku , mak deg namaku disebut padahal rambutku masih acak awul , dan aku sama sekali ga berdandan , kemudian aku berjalan dan duduk disampingnya lalu memperkenalkan diri
"lalu siapa lagi pak , tanya mami Diana ke tamu lain diruangan itu
" Wah wah keduluan deh , jawabnya sambil tertawa , selera kita sama ya Pak Bambang tapi saya ngalah lah mana berani sama pak bos hahaha"
aku menundukan kepala , lalu satu persatu dipilih diruangan itu , Ada Vellis Ada ocha Ada melati dan sinta
aku merasa sedikit tenang karena ada yang aku kenal , vellis , dia yang memperkenalkanku dunia ini, semoga dia bisa bantu aku untuk ga mencicipi minuman itu , Tapi sepertinya doaku Salah .. justru keduakali aku berja sebagai LC , aku terjebak dalam situasi yang entah berantah ...
pak Bambang menatapku erat
" Kamu Baru disini atau sudah pernah ditempat Lain ? tanyanya
" Sa saaya baru pak disini belum pernah ditempat lain .."
pak bambang manggut manggut...
" mau minum ?" tanyanya lagi
" kalo saya ga ikut minum apa boleh pak ?
" ya ga boleh donk , disini kamu saya bayar kan supaya buat saya heppi ... " deg laki laki ni penampilan dan wajahnya lebih tampan dan lebih baik dibanding Pak budi tapi hati nuraninya ga ada , mati aku , mau ga mau aku harus mencicipi minuman setan itu
sinta menuangkan minuman dibotol itu ke 10 gelas kemudian dibagi ke kita smua
"Cheersss ... kata mereka kompak , aku terdiem , seperti mati kaku ...mati mati mati , duhhh kenapa aku harus menciciipi minuman seperti ini...mau keluar ga mungkin, mau ga mau ya harus diminum
kudekatkan bibirku kegelas itu....kurasakan rasa dibibirku pahit pahit getir gimana rasanya pengen memuntahkan itu tapi kalo itu terjadi Tamatlah riwayatku...aku pura pura seperti orang yang sudah profesional gumamku
" hai Sell.. habiskan Donk , kata Vellis sambil mengangkat gelasnya
arghhhh.... kurang ajar Vellis , kekali dua dia menjebakku
lalu aku menanyakan ke pak Bambang apa nama minuman ini
" ini namanya Wine cantik, kenapa suka ? sambil menatapku erat sepertinya dia juga mulai ngefly
pak Bambang sebenarnya masih Muda , umurnya mungkin sekitar 35 an tapi dia merupakan CEO perusahaan yang terkenal dijakarta tapi aku ga tau apa , raut mukanya memang Tampan dengan lesung pipit sebelah kiri mungkin bisa menaklukan smua wanita...
arghh apa apaan aku , baru minum 1 gelas wine pikiranku udh kemana mana , ingat ingat sell , tujuan utamamu dan apa prinsipmu , kataku menguatkan diri dan tiba tiba daguku seperti dipegang dan
cup ...
bibirku dilumat ,kubelalakan mataku , lelaki tampan itu melumat bibirku tanpa henti ... tidaaaaakkkkkk pekikku .... aku menangis , menghentikan ciumannya dan menatapku sambil bertanya
" Ka kaa mu kenapa menangis ? untung saja lagu diruangan itu keras ,betapa malunya aku kalo smua tau aku menangis hiks hiks
dia mendekatkan wajahnya lalu bertanya lagi
" kenapa menangis , apa sakit?
" hiks hiks hiks aku menangis , aku berusaha menjawab tapi sesenggukan ku masih berat
badanku dijatuhkan kepelukannya dielua elusnya punggungku
" Maaf ya kalo kekerasan "katanya
" bukan itu " jawabku
dia mendudukan badanku dihadapannya
" bukan apa maksudnya ?kamu nangis kenapa ? tanyanya penasaran wajahny yang tadinya sayusekarang seperti mulai sadar kembali
" iiitu... ituu ciuman pertamaku hiks hiks lalu aku kembali menangis "
dia terkejut hingga tangannya terlepas dari Bahuku
" kamu serius ? tanyanya tak percaya
aku mengangguk dengan masih sesenggukan ,lalu ditariknya tanganku berdiri keluar dari ruangan itu kearah Bar dilantai Atas ,begitu sampai dilantai atas , suasana hening tidak seperti diruangan tadi, kemudian tiba tiba pak Bambang memelukku erat , Aku Ga tau maksudnya ,kemudian dia melepaskan pelukannya lalu bertanya
" berapa lama kamu kerja disini ?
" Baru 1 hari dan kamu tamu keduaku .. ucapku
kemudian dia mengatakan Hal yang mengejutkanku
" Menikahlah denganku " aku terkejut karena tidak terpikir sedikitpun menikah karena aku masih kuliah dan harus mencari uang untuk keluargaku
" aku juga belum menikah , aku memang beberapa kali kesini , meluapkan rasa jenuhku ,capekku atas pekerjaanku ... dan tidak sedang menjalin hubungan dengan siapapun... katanya sambil menggenggam tanganku
" Maaf tapi .. ak terikat kontrak disini, aku terlanjur menandatangani surat perjanjian , aku Harus minimal 3 bulan bekerja disini jika tidak aku terkena denda 100 juta
" apaaaa....? ya sudah nanti aku akan bayar denda itu ... aku terkejut dia menjawab seperti itu
"Maaf kita kan juga belum saling kenal pak... jawabku terbata ...
" Panggil Aku Mas Dio , Diondra Agustinus Baskoro itu nama asliku "
mataku terbelalak... tapi.. maaf aku ga mau dibilang matre , kita juga baru kenal, biarin aku menyelesaikan Masa Probationku disini selama 3 bulan, mungkin setelah itu kita bisa belajar saling kenal , maaf itu karna aku belum pernah pacaran jawabku menunduk
" kok bisa orang seperti kamu Masuk didunia kaya gini ???
" iya saya dijebak , saya ga tau kalo kerjaannya seperti ni ....
kemudian mas Dio menghentikan waiters yang sempat lewat didepan kami
" permisi .. tolong panggilkan Mami Diana sekarang "
waiters itu mengangguk
***
5 menit kemudian mami Diana menghampiri Kami
" iya Pak Bambang ada yang bisa dibantu ....?"
" mi tolong buat schedule bookinh Sella setiap hari selama 3 bulan .. dan sela ga boleh dibooked siapapun selain saya , Paham??
" ta.. tapi Pak?
" ada perjanjiannya saya sebagai Tamu ga boleh booking tiap hari? saya lunasi dimuka ...
Mami Diana terkejut lalu mengangguk
" baik Pak ,Sella selama 3 bulan sama pak Bambang terimakasih ya , besok lagi kalo ada yang baru saya info lagi ya , siapa yang ga kenal Mas Dio , pelanggan Pertama dan setia disini " ucapnya sambil mengelus bahu Mas Dio
kemudian Mami diana pergi kebawah meninggalkan Kami
" maaf , mas Dio sering kesini ya? pasti sudah sering berciuman bahkan melakukan tindakan lebih sama LC disini ... ya pernah sekali dua kali , saya ga munafik karena saya belum menemukan wanita seperti kamu " ucapnya menatap lekat
" tapi maaf bukannya kebiasaan buruk itu ga akan bisa sembuh... maaf " aku masih menunduk
" well yang pasti 3 bulan kamu sudah saya Booked ya, saya ga rela kalo kamu harus menemani yang lain....
" Tapi nanti uang mas Dio Habis lo , mending buat yang lain ...apalagi 3 bulan ... nanti bosen saya nemeni gitu gitu aja, bahkan maaf saya juga ga bisa menemani sampai harus tidur bersama ..."
"kita jalani dulu aja ya ..." ucapnya sambil mengelus pipiku
aku mengangguk...
***
2 bulan sudah aku lewati di tempat karaoke ini, dan aku hanya disuruh menemani mas Dio dan menggunakan baju yang tertutup, dia benar benar memperlakukanku istimewa , tapi yang pasti aku tetap harus waspada , jangan terlena karena kebaikan sesaat yang bisa menghilangkan kesucianku ,bagaimanapun kita bertemu ditempat yang salah , bisa jadi itu hanya nafsu sesaat yang ingin memiliki karena tau aku masih perawan
sampai akhirnya dia mengajakku diluar jam kerjaku
" sell, besok siang ada waktu ?"
selama ni mas Dio selalu mengajakku diluar hari kerja tapi aku selalu bisa beralasan ada ujian lah ada kuliah lah tapi lama lama sepertinya dia mulai curiga , mungkin dia berfikir sudah mengeluarkan uang masa cuma cuma ... mungkin ya ...akhirnya aku mengiyakan ajakan siangnya
siang itu sepulang kuliah mas Dio menjemputku didepan Kampus , dengan kemeja lengan panjang ,celana jeans , memakai kacamata hitam semakin membuatnya semakin Tampan, 2 bulan ni hampir setiap hari aku bertemu .. mungkin tresno jalaran soko kulino sehingga seperti ga canggung lagi , aku tanya kita mau kemana ? dia pegang Tanganku lalu cuma tersenyum
****
Didepanku adalah rumah berwarna hijau daun, sejuk sekali kalo dilihat , besar sekali saat masuk halamannya luas sekali mungkin bisa untuk 3 rumah ... kemudian kita turun dan memasuki rumah itu , didalam rumah itu sepertinya sudah ditunggu beberapa orang didalamnya
" hai ma pa .. kata mas Dio
mama??? papa ?aku berhenti sejenak , mau apa mas Dio kok nemuin ke mama nya
"Halo sayang akhirnya sampai juga ,sini duduk, mana yang mau kamu kenalin ke mama Papa dan adikmu ...sambung mama nya
" oh ini ya , cantik banget... siapa namanya ? kata mama Mas Dio ke arahku
aku menunduk malu sangat gugup tanganku langsg dingin
"saya Sella Tante .. "
" kok tante , panggil Mama aja sama kaya Dio kan mau jadi mantunya mama ..." aku smakin terkejut mas Dio serius , aku pikir hanya ....
" dia grogi mah , awas no anak orang " kata Papa mas Dio membuat smua orang disitu tertawa kecil
" halo Kak Sella kenalin aku Andin , adiknya kak Dio... salam kenal ya smoga kak Sella juga bisa jadi kakakku ya , soalny dari dulu aku pengen banget punya Kakak perempuan " Andin menjabat Tanganku kemudian memelukku
" ihhh wanginya ... pantes Kak Dio tiap hari yang diceritain cuma kak sella terus ... ejeknya menatap mas Dio, lagi lagi aku tertunduk malu
" ya sudah Dio kapan rencana Nikah mu ? tanya mamanya
aku menatap mas Dio , cemas apa yang akan diucapkannya ,mungkin ini cuma sandiwaranya pikirku
mas Dio menggenggam tanganku ,lalu berkata
" Mah Pah... bulan depan kita tunangan dulu boleh? setelah itu terserah papa mama mau kapan resminya , Dio sama sella ikut aja , ya kan Sella ? tatapnya genit
aku membelalakan mataku ...aku mencoba memberanikan diri mengucap beberapa kalimat kepada mereka , aku ga mau mereka kecewa
" maaf tante om dek Andin, mas Dio... apa boleh saya mohon ijin berbicara ?
"emmmmm jawab mas Dio .. apa sih Sella...
" udah biar saja Dio kamu ga boleh memaksakan cuma satu belah pihak lo , ayo mau ngomong apa Sella , jawab Papanya disusul mamanya yabg berjalan mendekatiku dan duduk disebelahku membuat aku semakin deg degan
" gini tante on dek mas, apa ini bukan suatu hal yang sangat istimewa buat seorang seperti saya ? aku menunduk... saya terlahir dari keluarga yang dulu papa sempet berjaya tapi itu dulu , sekarang saya adalah tulang punggung mereka , saya ga mau buat keluarga mas Dio malu pny saya ... saya juga ga mau kalian menganggap saya matre , karena saya juga selain kuliah saya masih mau bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya dan saya ... "
mama mas Dio memotong kalimatku
" Sella, kamu ga perlu kawatir , Dio sudah mnceritakan semuanya ... bahkan tentang ciuman pertama kamu dengan Dio anak mama , justru Mama bersyukur kamu bisa membuat Dio berubah menjadi lebih baik ... terimakasih ya , semoga kamu juga mau jadi bagian keluarga kami "
air mataku menetes , mama Dio sosok seperti mama ku , aku dipeluknya dan ditepuk tepuk punggungku ...
" Welcome di Baskoro Family Sella... tiba tiba disusul dek Andin yang juga memelukku, welcome kakak perempuanku "
aku tersenyum bahagia sambil melihat mas Dio
***
3 bulan sudah aku bekerja di tempat maksiat itu dengan Hanya Mas Dio tamuku ... aneh tapi nyata , dan akhirnya hari ni aku pamit kepada Mami diana dan smua teman temanku , serta memberikan undangan pertunanganku dengan Mas Dio dan pernikahanku yang akan dilaksanakan dibulan Desember , dan kebahagian menghampiriku walau ditempat semaksiat itu ... asalkan kita tegas dan berani mempertahankan prinsip pasti akan selalu ada malaikat yang menjaga kita ^-^.
Happy Smile smuaaaaa jangan pernah menyerah pada Hidup karena tetap akan ada pelangi setelah hujan bahkan ditengah tengah Hujan
TAMAT