Hari yang paling bahagia untuk Mila dan keluarganya juga keluarga pak Hutomo karena pernikahan putra putri mereka yang sangat istimewa juga terkesan glamor, pesta meriah dihotel berbintang lima dengan nuansa mawar putih menghiasi setiap sudut ruangan.
"sudah siap sayang"tanya bu Ratih ibundanya mila
" sebentar lagi ma, tinggal memasang sanggul saja"mila dengan senyum manisnya
" sungguh kamu sangat cantik sekali sayang,beruntungnya arfan mendapatkan kamu sayang" bu ratih mendekat memandangi kecantikan putri semata wayangnya.
" ah mama bisa aja,mila jadi malu ni"mila tertunduk wajahnya mendapat pujian dari mamanya
"satu jam lagi mama kesini,mama akan kebawah dulu menemui para tamu dan menunggu calon menantu mama"bu ratih berlalu meninggalkan mila dengan riasannya.
Terpancar aura kecantikan Mila dengan balutan kebaya putih menutup tubuh indahnya.senyum sumringah menghiasi wajahnya memperlihatkan betapa bahagianya hatinya menjadi ratu sehari bersama lelaki pujaan nya.
Arfan Hutomo anak dari pak Hutomo yang terkenal kaya raya dan terhormat memilih mila menjadi pendamping hidupnya,mereka berpacaran sejak 5 tahun yang lalu dan ingin mengakhiri hubungan mereka dalam suatu pernikahan tetapi ia memiliki simpanan tanpa sepengetahuan mila.
Ditempat lain
Nella yang mengetahui kabar pernikahan Arfan tidak tinggal diam, ia mengancam Arfan akan membongkar hubungannya didepan mila saat pernikahannya. Nella yang saat ini sedang hamil mencoba menghubungi Arfan untuk membatalkan pernikahannya.
"jangan macam macam kamu Nella,kedatanganmu bisa merusak nama baik keluargaku juga perusahaan ku"
"Arfan aku kurang apa,aku sama cantiknya dengan mila aku juga dari keluarga kaya raya,batalkan pernikahan mu atau akan aku cabut semua saham yang telah aku tanamkan di perusahaanmu,aku juga sedang mengandung anakmu,jika tanpa suntikan dana dari ku tidak mungkin kamu bisa kaya raya seperti sekarang, batalkan pernikahanmu dan temui aku sekarang!!!!! " Nella penuh dengan kemarahanya
"Mila masih perawan dan belum aku coba,sedangkan kamu waktu aku pakai sekali saja udah longgar, nyesel aku memilih kamu" batin hati Arfan
" oke aku akan membatalkan pernikahan ini, sekarang kamu dimana?"teriak Arfan dalam Sakuran teleponnya
"aku ada di apartemen,temui aku sekarang juga jika tidak aku sendiri akan menemui Mila"
Nella mematikan teleponnya membating ponselnya dengan kasar di ranjang
Arfan segera kabur dengan meloncat melalui jendela kamar, berjalan mengendap endap melewati taman mengelabuhi semua keluarganya.
"akhirnya aku bisa keluar,maaf papa mama juga Mila aku tak bisa melanjutkan pernikahan ini,aku tak ingin hidup sengsara dengan kebangkrutan seperti dulu lagi" Arfan tersenyum dengan kelicikannya
keluarga Arfan telah bersiap siap menuju tempat pesta pernikahan,pak Hutomo berjalan menuju kamar Arfan hendak mengajak anaknya untuk segera turun kebawah,raut wajah penuh dengan kemurkaan mendapati kamar Arfan yang kosong.
" ARFAAAAN!!!!!!!!!!!!!,,,,,,suara pak Hutomo yang menggelegar terdengar sampai di lantai bawah
sontak semua keluarga terkejut mendengar suara yang sangat menggema itu. seketika istri pak Hutomo berlari menghampiri suaminya.
" ada apa pak kenapa berteriak teriak" istri pak Hutomo dengan raut wajah yang penasaran
" anak kurang ajar tidak di untung, mau ditaruh dimana muka kita ma,,,satu jam lagi pernikahan akan dilaksanakan dan dia seenaknya saja kabur menemui wanita sialan itu, papa sudah peringatkan agar segera mengakhiri hubungan terlarang dengan anak musuh kita tetapi sekarang dia hamil,bagaimana cara kita mengabari Mila,pasti dia sangat kecewa ma,,,jika ia tak menginginkan pernikahan ini setidaknya jangan menikahi Mila dan menyakitinya. dia yang memilih Mila dan dia sendiri yang melukainya" pak Hutomo tertunduk lemas didepan layar yang memperlihatkan rekaman CCTV dikamar Arfan saat sebelum kepergiannya.
Bu Mega seketika pingsan mendengar cerita dari suaminya,seketika pak Hutomo menangkap tubuh istrinya membaringkan diranjang Arfan.
saat itu juga Mila mendapat pesan dari asisten keluarga Arfan langsung terkejut tidak percaya dengan berita itu,Mila yang berulang kali menghubungi Arfan tidak kunjung mendapat balasan,justru mendapat kiriman foto Arfan dengan Nella saat ini memperlihatkan perut buncitnya.
Mega tak kuasa menahan kesedihannya,menangis histeris di kamar, bi ijah asisten rumah tangga Mila yang menemani sejak tadi dikamar mencoba menenangkan hati Mila.
ayah dan ibu Mila mengetahui kabar tersebut merasa geram dan marah, pasalnya semua sudah siap dan penghulu sebentar lagi akan tiba tetapi Arfan memilih untuk kabur. mereka berdua memeluk putri semata wayang untuk tetap tegar.
disisi lain bi ijah merasa bingung karena kedatangan keponakannya dari desa sudah menunggu dirumahnya meminta izin sebentar untuk pulang menemui keponakannya. kedua orang tua Mila mengizinkan tetapi hanya sebentar saja.
bi ijah bergegas pulang kerumah menemui keponakannya.sesampainya dirumah mendapati Kafa tiduran diruang tamu dengan raut wajah yang muram.
" bibi kemana saja, kafa menunggu hingga satu jam"
"majikan bibi sedang ada pesta pernikahan, ini saja izin sebentar"
" kafa ingin menginap disini bi menghilangkan kesedihan hatiku, a,,,aku gagal menikah bi, kafa kecewa dengan intan karena intan menolak seserahan yang kafa bawa kemaren hanya sedikit dan perhiasannya kecil seketika itu intan langsung memutuskan kafa dan memilih datuk Rajo yang kaya raya di desa kita" kada menangis di depan bi ijah.
"nak,,jangan bersedih dia tidak baik untukmu,mungkin dia belum jodohmu,tak perlu menangisi seseorang yang menyakiti hatimu,carilah kebahagian mu selain intan" nasehat bi ijah
" aku suntuk bi,,,bolehkah aku ikut acara ke pesta bibi" pinta Kafa
"baiklah,sebelumnya tante akan bercerita dulu"
bi ijah mulai menceritakan semua kejadian kegagalan pernikahan majikannya,tanpa diduga bi ijah memiliki ide dan menawari Kafa untuk menggantikan Arfan menyelamatkan keluarga majikannya.
"nak kafa maukah kamu menikahi anak majikan ku,dia sangat cantik dan baik hati pasti dia mau menerima kamu, tolonglah nak setidaknya mereka tidak merasa malu dengan kekecewaan ini, jika kamu mau pasti mbak Mila menyetujui"
" aku anak kampung yang miskin bi, aku tak ingin melecehkan mereka dengan derajadku"
" mereka tidak seperti itu nak, jika kamu mau mereka akan sangat bersyukur karena pertolonganmu"
"kita coba saja bi"
" baik kalau gitu kita langsung ke tempat lokasi pesta sebentar lagi penghulu datang"
Bi ijah dan kafa sampai ditempat tujuan segera naik keatas diruangan Mila, kedua orang tua Mila masih terpaku meratapi nasib anaknya
" tuan minta maaf jika saya lancang,,bagaimana jika kita menikahkan kafa kepinakan saya dengan non Mila"
seketika suasana berubah tegang,kedua orang tua Mila mengangkat wajahnya yang sedari tadi tertunduk melihat kearah kafa dibelakang bi ijah.
" dia tampan sekali bi sepertinya anak baik baik,apa dia mau menikahi putriku yang baru ia lihat, tolonglah nak bantu kami agar kami tidak malu membatalkan pesta ini, akan aku berikan apapun yang kamu minta termasuk semua perusahaanku kepadamu" kedua orang tua Mula berjalan mendekati Kada dengan wajah memohon
" jika mbak Mila setuju saya juga setuju tuan"
bi ijah mendekati majikannya menceritakan semua yang terjadi dengan kafa sehingga kedua orang tua Mila mengetahui keadaan kafa sekarang.
kedua orang tua Mila menghampiri putrinya yang menangis dimeja rias menceritakan rencana bi ijah.
mengajak Mila berjalan menemui Kafa,mereka berdua saling menatap satu sama lain merasa yakin dengan sikap keseriusan Kafa akhirnya Mila menyetujui.
acara dimulai penghulu dan para tamu sudah berdatangan, suasana bersejarah dalam kehidupan kafa dan Mila yang penuh dengan drama kini resmi menjadi suami istri yang SAH secara agama dan negara, kedua orang tua Mila merasa lega tanpa membatalkan pernikahan anaknya dan pesta meriah masih berlanjut
Mila yang belum sepenuhnya menerima Kafa mencoba ikhlas menerima kehddiran Kafa sebagai suaminya.berlapang dada berfikir mungkin Kafa adalah jodoh yang terbaik untuk Mila.
Tiga hari berlalu dan kedua orang tua Mila sudah menyelidiki semua tentang Kafa melalui orang suruhannya,ternyata kafa adalah anak dan dari keluarga yang sangat baik,sehingga kini keluarga Mila ingin berkunjung di desa tempat tinggal Kafa,
Mobil berjalan beriring iringan,jalanan desa penuh dilewati rombongan pengantin baru dan keluarga besar Mila. semua orang merasa takjub dan heran melihat banyak mobil mewah melintasi daerah mereka.
Merasa sudah sampai,kafa segera turun dari mobil mengandeng istrinya masuk ke dalam rumah mencari kedua orang tuanya.
" assalamualaikum ibu,,, kafa pulang bu" kafa berjalan ke dapur melihat ibunya sedang memasak.
"waalaikum salam le,,,,anaku den bagus e wes muleh,wes marem lehmu kota kota" memeluk putra kesayangannya
" sudah bu,,perkenalkan ini istri Kafa namanya Mila anggraini atmaja,putri bapak atmaja"
" he,,,,,sopo le,,,bojomu??? kapan kue nikah tole cah bagus pamitmu dolan kok muleh gowo bojo, ojo gawe ngelu sirahe si mbokmu le,,," ibunya kafa merasa bingung dan rasa tidak percaya melihat kenyataan didepannya.
Mila hanya tersenyum karena tidak memahami bahasa jawa.
" iya ibu,,,ini Mila istrinya mas Kafa" Mila memperkenalkan dirinya.
Kafa segera mendekati ibunya dan menceritakan semua kejadian singkat pernikahan mereka.
mendengar ada ramai ramai di luar segera ibu berjalan menuju sumber suara.
" iki opo meneh to le,,,,ono mobil apik apik mdndek nek ngarep omah" ibunya kada merasa syok dengan kedatangan keluarga Mila mendadak dengan penuh kemewahan membawa seserahan yang sangat banyak.seketika ibunda Kafa pingsan melihat Kenyataan didepannya.segera kafa membopong tubuh ibunya ke kursi ruang tamu.
sesaat setelah sadar kedua orang tua Mila menjelaskan peristiwa pernikahan itu,sedikit demi sedikit ibunda Kafa memahami dan menerima kejadian itu.
kini Kafa memboyong kedua orang tuanya berada dikota dan kedua orang tua Mila sudah membelikan rumah baru untuk orang tua Kafa sebagai wujud terima kasih karena putranya telah menyelamatkan keluarganya, agar Kafa bisa dekat dan lebih sering mengunjungi keluarganya.
Akhirnya seiringnya waktu berjalan Kafa dan Mila sudah terbiasa dengan satu sama lain,dan kini benih cinta mulai timbul menghiasi putaran waktu mereka berdua, semoga sakinnah mawaddah warrohmah hingga kejannah. Amiiin
#salamceritapenjahitkampung
@z.colih