seorang Ceo muda bernama Bayu Gatra yang sangat kaya dan Tampan meskipun dia di kenal sangat dingin dan cuek namun hatinya begitu lembut ketika bertemu wanita yang memiliki sifat lucu menurutnya
dia di kenal dengan sebutan the handsome Ceo karena parasnya yang begitu menawan dan menarik banyak perhatian wanita yang setiap kali melihatnya
ketika jam kantor telah selesai dia pun memilih pulang namun tiba-tiba ban mobilnya pecah dan dia memutuskan untuk mencari taksi namun dalam perjalanan dia bertemu seorang wanita yang sedang bertengkar di pinggir jalan bersama seorang pria
karena merasa tak tega melihat wanita itu terus di dorong akhirnya Bayu menolong wanita tersebut namun sayang rupanya pria itu adalah kaka dari wanita itu
" hey lepaskan wanita itu" sambil menahan tangan pria itu Bayu mendorong pria itu hingga terjatuh.
karena salah paham akhirnya Bayu di pukuli oleh pria tersebut dan wanita itu menyalahkan Bayu dalam hal itu karena merasa dirinya telah menjadi korban akhirnya Bayu melaporkan hal tersebut ke kantor polisi
setelah itu pria itu di bawa ke kantor polisi untuk di amankan namun wanita itu atau adiknya memohon kepada Bayu untuk mengampuni kakanya dan mencabut tuntutan nya
" tolong ampuni kakak saya dia hanya sedang mabuk tolong saya akan melakukan apa saja tapi tolong lepaskan dia" kata wanita itu sambil memohon kepada Bayu.
" dia sudah memukul aku padahal aku hanya ingin menolong kamu bahkan kamu juga menyalahkan aku"
kata Bayu sambil berjalan menjauh dari Wanita itu.
tak lama kemudian wanita itu berlutut di hadapan Bayu sambil memohon
" tolong lepaskan dia aku tidak memiliki siapa-siapa lagi selain dia tolong lepaskan kakakku"
" jika kamu ingin menghukum ku silahkan tapi tolong lepaskan kakaku"
karena merasa kasian Bayu mencabut tuntutan nya terhadap pria itu setelah itu wanita itu memberikan segelas susu botol kepada Bayu
melihat sikap aneh wanita itu membuat Bayu merasa sedikit luluh
namun sebagian gantinya Wanita tersebut harus bekerja sebagai pelayan di rumah Bayu
karena tak ingin kakaknya kembali di tangkap akhirnya wanita itu setuju untuk bekerja di rumah Bayu dan disitulah pertemuan mereka dan takdir mereka berdua
" perkenalkan namaku Sunra aku dulu pernah bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah kafe" kata Sunra
" sudalah jangan banyak bicara cepat lakukan pekerjaan mu sekarang hari ini tugas mu adalah membersikan kamar mandi"
" tapi aku baru saja bekerja Kenapa harus kamar mandi lagi pula di rumah ini sudah ada pelayan kenapa kamu memperkerjakan aku sebagai pelayan lagi"
" jangan banyak bicara atau kakak kamu akan berada di balik jeruji besi itu lagi"
akhirnya Sunra melakukan apa yang di perintahkan Bayu tanpa membantah namun dia sangat terkejut ketika melihat isi rumah Bayu begitu mewah dan besar bahkan kamar mandi pun sangat luar dan besar terkadang dirinya harus tersesat di rumah sebesar itu
setelah bekerja Beberapa hari Sunra semakin dekat dengan Bayu bahkan pada saat Bayu sakit Sunra merawat Bayu dengan begitu kasih sayang
tak lama kemudian keduanya saling jatuh cinta dan Bayu berniat melamar Sunra akhirnya Bayu mengajak Sunra ke sebuah hutan yang di penuhi pepohonan hijau
" untuk apa Tuan membawaku ke sini" tanya Sunra sambil melihat sekitarnya
namun Bayu belum menjawab pertanyaan Sunra dan terlihat Bayu menjahili Sunra namun Sunra terlihat tak menyukai kejahilan Bayu akhirnya Bayu mengatakan tujuannya kepada Sunra
" menikahlah denganku" teriak Bayu
Sunra hanya terdiam sambil menatap Bayu mulut yang tak bisa berkata-kata lagi karena perkataan Bayu entah dia mau senang atau sedih dia hanya terus terdiam
" katakan apa kamu mau menikah dengan ku" tanya Bayu sekali lagi
namun Sunra tetap terdiam akhirnya Bayu merasa kecewa dan pergi namun tiba-tiba Sunra mengatak sesuatu yang membuat langkah Bayu terhenti
" ya aku mau menikah dengan mu, itu jawaban yang kamu mau bukan"
tanpa basa-basi Bayu berlari dan memeluk Sunra akhirnya mereka melangsungkan pernikahan dengan begitu mewah dan di hadiri oleh orang-orang terpandang
" selamat ya" ucap kaka laki-laki Sunra
" trima kasih kaka ipar" balas Bayu
setelah melangsungkan pernikahan dua hari dua malam akhirnya mereka berdua
memutuskan untuk melakukan bulan madu di luar negeri.
setelah beberapa bulan akhirnya Bayu mendapatkan kabar bahagia dari Sunra bahwa dirinya tengah mengandung anak Bayu yang sudah berusia 2 Minggu
Bayu Begitu perhatian kepada Sunra bahkan dia tidak mengijinkan Sunra mengerjakan sesuatu setiap hari dia selalu menyiapkan sarapan untuk Sunra dan mengantarnya ke rumah sakit
namun sayang ketika usia kandungan Sunra menginjak 8 bulan Bayu tiba-tiba mendaptkan panggilan mendadak dari pusat kota agar dirinya menghadiri acara pertemuan di Luar kota
meskipun berat menigalkan istri dan calon buah hatinya namun dia harus kuat setelah beberapa hari berpisah terlihat mereka saling berhubungan lewat telepon
"bagaimana keadaan kamu disana" tanya Sunra melalui sebuah telepon seluler
" aku baik-baik saja sayang, bagaiamana dengan calon anak aku " balas Bayu
" cepat lah pulang dia selalu menendang perut ku karena tidak mendengar suaramu"
sambil tersenyum Sunra mengelusi perutnya yang sudah membesar setelah bicara tiba-tiba Bayu mengirimkan pesan bahwa dirinya akan pulang Minggu pekan depan
Sunra sangat bersemangat karena suaminya akan pulang dan dia memutuskan untuk pergi ke pasar namun dalam perjalanan pulang dia di tabrak oleh sebuah truk dan mengakibatkan pendarahan di bagian kepala dan kakinya
dalam keadaan berdarah sunra berusaha menghubungi Bayu namun Bayu tidak menjawabnya karena merasa tak berdaya lagi Sunra hanya pasrah dan dia mengingat masa-masanya bersama Bayu
semua orang yang melihat Sunra yang sudah tergeletak dengan bersimbah darah pun melarikan dirinya ke rumah sakit terlihat saat dia sedang kritis dia terus menyebut nama Bayu
karena urusannya telah selesai Bayu memutuskan untuk pulang namun sayang saat dirinya sedang berada di dalam pesawat dengan keadaan ponsel mati dia tidak membaca pesan kalau Sunra telah meniggal dunia
sesampainya di rumah dia tidak melihat ada seorang pun di dalam rumah dan tak lama kemudian seorang pelayan mengatakan yang sebenarnya terjadi
Bayu sangat syok dan dia segera ke rumah sakit namun sayang sesampianya di sana Dokter mengatak hal yang membuat Bayu tak berdaya
dengan tubuh yang lemah dan air mata yang berlinang perlahan dia berjalan ke sebuah kamar yang menyimpan jasad Sunra saat dia membuka kain itu terlihat wajah Sunra yang sangat pucat Bayu langsung menagis sejadinya sambil memeluk Sunra
" bangun cepat bangun dan katakan sesuatu Sunra katakan jika ini bukan kamu aku tahu kamu hanya berpura-pura kamu pasti ingin memberikan aku kejutaan bukan ayo bangun sayang" teriak Bayu sejadinya sambil menguncang tubuh Sunra
" kenapa engkau mengambil istriku kenapa tak kau ambil saja aku katakan hukuman apa lagi yang telah engkau berikan"
tak lama kemudian datang seorang pria memegang pundak Bayu sambil mengendong seorang Bayi berjenis kelamin perempuan wajahnya begitu cantik seperti Sunra
lalu Bayu mengendong Bayi itu sambil menatap ke arah jasad Sunra
" kenapa kamu meniggalkan kami berdua bagaimana aku bisa mengurusnya tanpa kamu"
" bagaimana kamu tega menigalkan anak sekecil ini"
" lalu saat dia bertanya tentang ibunya apa yang harus aku katakan kepadanya"
" cepat bangun dan lihat wajahnya begitu cantik seperti kamu"
" dimana janjimu yang kamu katakan setiap hari"
akhirnya Bayu mengiklaskan kepergian Sunra untuk selama-lamanya dan setelah pemakaman selesai terlihat Bayu masih duduk di tepi pemakaman sambil mengusap Nisan Sunra Bayu hanya bisa meneteskan air mata
Bayu yang belum bisa melupakan Sunra begitu saja terus menatap foto pernikahan mereka berdua lalu kaka Sunra datang dan berusaha menghibur Bayu
" sudahlah mungkin dia telah bahagia di atas sana" kata kakak laki-laki Sunra
sambil menatap ke arah segelas botol susu air mata Bayu kembali berlinang
" apa kamu baik-baik saja"
" aku sedang tidak baik-baik saja namun aku harus terlihat baik-baik saja"
" Sunra pernah mengatakan aku harus kuat apa pun yang terjadi "
" maka dari itu aku harus kuat"
" meskipun berat namun penyesalan tidak akan merubah keadaan apa pun"
" dia telah meninggalkan seorang malaikat kecil untuk ku jadi aku harus kuat dan mampu membesarkan dirinya"
" aku akan pindah ke sebuah desa agar bisa dekat dengan pemakaman Sunra dan aku akan menigalkan semuanya "
" kalau begitu aku pergi dulu"
empat Tahun telah berlalu di dalam mobil ada seikat bunga mawar begitu cantik dan wangi lalu Bayu melajukan mobilnya ke sebuah hutan
tempat itu banyak sekali menyimpan kenangan bersama Sunra sesampainya di sana terlihat dia sedang berbicara dengan seorang wanita
namun sayang rupanya wanita itu adalah sebuah pohon yang Bayu anggap Sunra lalu dia meletakkan bunga tersebut ke pohon itu sambil tersenyum
" Ayah" sapa seorang anak kecil
dia adalah Bulan anak Sunra dan Bayu, kini dirinya telah tumbuh dewasa lalu Bayu menceritakan kisah tentang dirinya bersama Sunra dan bagaimana cara dia menjadi Ayah yang baik untuk Bulan
tak lama kemudian banyangan Sunra terlihat oleh Bayu lalu Bayu tersenyum ke arah banyangan itu
" lihat bagaimana kamu menigalkan seorang malaikat kecil untuk ku berkat kamu aku telah belajar apa itu cinta dan bagaimana cara menjadi seorang ayah"
" aku menjaganya layaknya aku merawat dirinya saat dia masih berada di dalam perut mu "
" aku mencintai dia seperti cinta ku kepadamu "
" aku akan menjadi ayah yang baik dan juga suami yang baik meskipun kamu telah pergi ke tempat yang sangat jauh namun kamu tidak pernah hilang dari hatiku"
tak lama kemudian bayangan itu hilang begitu saja meski sedih namun Bayu harus terlihat kuat di hadapan Bulan
Lalu Bayu menuntut Bulan dan pergi menigalkan hutan itu