"Maafkan aku yang dulu selalu menyakiti perasanmu.Tolong kembalilah,perempuan yang sangatku cintai"
"Renjun kamu udah makan belum?"Ujarku yang tidak di pedulikan Renjun.Huang Renjun adalah kekasihku,kami berpacaran sejak kelas 10 akhir dan kami sekarang sudah kelas 11.Aku dan renjun jarang berkomunikasi,sebenarnya aku sudah sering mengajak Renjun untuk mengobrol tapi tak di pedulikan olehnya.
Renjun sepertinya sedang merasa Senang,Dia melihat handphone sambil tersenyum lebar.aku yang penasaran mencoba untuk melihat isi handphone itu,Tapi langsung di beri tatap tak suka.Aku menundukan kepala sambil menahan air mata yang terus mengalir dari mataku,Hatiku di buat hancur sehancur-hancurnya oleh Renjun.Tanpa rasa bersalah sedikitpun Renjun meninggalkanku di sinih tanpa sepatah katapun
aku kadang berpikir bahwa Renjun tak menyukaiku,Awal kami berpacara Renjun sangatlah perhatian bahkan dia selalu mengajakku untuk berkencan.Tapi apa,semua itu hanyalah masa lalu.Apa Renjun menjadikan diriku mainannya yang ada di saat dia membutuhkannya,Jika tidak akan di buang olehnya.
tak lama kemudian,bell pulang sekolah mulai berbunyi aku menghapus air mataku lalu berlari menuju kelas untuk menggambil tas dan buku-buku milikki.Jarak antara sekolah dan tempat tinggalku cukup jauh,Aku memutuskan untuk meminta Renjun mengantarkan ku pulang kerumah.2 jam sudah berlalu namun Renjun tak kunjung datang menjemputku,pesan tak di baca di telfon juga tak di angkat,Air mataku mulai menggalir lagi.
pasti kalian bertanya kenapa tidak menghubungi keluarku saja?Keluargaku tidak menyukai keberadaan dirku,Karena aku adalah anak perempuan.Di dalam keluargaku anak perempuan di anggap pembawa sial,Kakak-kakakku juga membenci diriku.Mereka semua tak pernah memberikanku uang sepeserpun kepadaku mau tak mau aku harus bekerja,untuk memenuhui kebutuhan.
jika aku terus menunggu Renjun di sinih aku bisa-bisa mengginap di sekolah karenanya.Aku berjalan menuju gerbang sekolah,Hujan deras sepertinya akan segera turun.pepohonan sudah mulai terobang-abing akibat angin yang terus bertiup kencang.Aku paling takut jika sudai badai Karena badai telah merenggut kakak perempuanku.Kak nisa adalah satu-satunya orang yang paling menyayangiku di dunia ini.
kak nisa adalah orang yang sangat baik,namun Nasibnya sama sepertiku di benci oleh keluarga sendiri,kak nisalah yang sudah membesarkanku.Pada saat sore hari tanggal 26 Maret 2016 umurku yang masih 13 tahun waktu itu,sedang menunggu kak Nisa untuk menjemputku di sekolah.
sudah 4 jam aku menunggu kaka Nisa,tapi nihil kak Nisa belum juga datang menjemputku.Suara telfon mebuat perhatianku terahlikan,aku senang karena yang menelfonku adalah kak Nisa.Namun kesenangan itu menjadi kesedihan yang masih membuatku terpuruk sampai saat ini.Kak nisa di kabarkan telah meninggal dunia di tempat akibat kecelakan beruntun yang menewaskan 10 orang.sebuah truk besar yang sedang mabuk menabrak mobil yang ada di belakang kak nisa yang menyebabkan mobil kak nisa juga ikut tertabrak.
air mataku terus menggalir,Hujan sudah mulai turun dari langit.Suara gemuruh petir dan angin topan terus berlangsung.Bajuku sudah basah kuyup,Badanku mulai menggigil kedinginan padangaanku mulai menjadi hitam.Apa ini akhir dari hidupku?
Renjun POV
Anna sudah pulang belum ya?Kok gw malah mikirin si bodoh itu!?.ingat Renjun anna itu cuman pelampiasan lo aja,Nacy lebih cantik dari pada si bodoh itu.
gw menyalakan handphone yang sendari tadi habis batrainya,untung gw gak lupa bawa powerbank cadangan.Banyak notif pesan Dari anna yang meminta gw untuk nganter dia pulang,perasaan gw jadi gak enak sehabis membaca pesan darinya.Apa anna baik-baik aja ya?
"Renjun kamu mikirin apa?"tanya Nacy yang membuat renjun tersadar,Renjun tersenyum manis sambil mengatakan bahwa dia tidak apa-apa
"Eh Renjun,Jeno ngajakin gw kencan dong!!Akhirnya jeno ngebales perasaan gw juga jun!!"Ucapan Nacy tadi mampu mebuat Hatinya hancur,Jadi selama ini Nacy mengangapnya apa?.Apa Renjun sekarang sedang merasakan Karma yang telah ia perbuat.
"Renjun,gw berangkat dulu ya"Ujar Nacy sambil mencium pipi Renjun sekilas.Hati Renjun semakin hancur,Apa Nacy tak tau jika Gw cinta sama dia?Apa Nacy tak tau jika Dia sudah membuat hati Renjun menyukai dirinya.
Nancy kini sudah pergi,Tinggal Renjun seorang yang berada di rumahnya.
Renjun POV end
Dert.....Dert....
Suara Deringan itu mampu membuat Atensi Renjun Teralihkan,Di situ tertulis Nama Anna.Renjun tersenyum lalu mengakat Telfon itu
"Dengan keluarga anna di mohon langsung kerumah sakit Cempaka.Saudara Anna sedang dalam keadaan darurat"handphone Renjun Terjatuh me lantai,Tanpa basa-basi lagi Renjun langsung mengendarai motornya di atas kecelatan Rata-Rata.Pikirannya sudah entah kemana
2 menit perjalanan Akhirnya Renjun sampai di Rumah sakit Cempaka.Renjun langsung berlari kearah suster
"sus,Pasien yang bernama Anna Lestari di kamar nomer berapa ya?"Tanya Renjun dengan nada cemas.dia takut Anna kenapa-napa,suster itu menjawab dengan ekspresi yang mebuat Renjun tambah Cemas
"maaf dek,Pasien yang bernama Anna Lestari baru saja mengghebuskan nafas terakhirnya"Renjun yang mendengar ucapan suster itu,membuat Tubuh Renjun lemas dan air matanya mulai mengalir.Seharusnya dia menjemput anna tadi,bukan malah menggantar Nacy yang pada akhirnya membuat hatinya Sakit
"maafkan aku anna,Kumohon kembali lah"
Karma sudah muncul Huang Renjun
Pesan yang bisa kita ambil dari Cerpen ini
jangan lah kamu menyia-nyiakan orang yang sangat menyayagimu.karena jika orang itu pergi dirimu,kamu akan menyesali itu semua