A. Penulisan huruf kapital
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat. Misalnya:
●Apa maksudnya?
●Dia membaca buku.
●Kita harus bekerja keras.
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Misalnya:
●Amir Hamzah
●Dewi Sartika
●Dewa Pedang
●Jenderal Kumis
Huruf kapital TIDAK dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata yang bermakna 'anak dari', seperti bin, binti, boru, dan van, atau huruf pertama kata tugas.
Misalnya:
●Abdul Rahman bin Zaini
●Siti Fatimah binti Salim
●Indani boru Sitanggang
●Charles Adriaan van Ophuijsen
●Ayam Jantan dari Timur
●Mutiara dari Selatan
Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung (kalimat langsung).
Misalnya:
●Adik bertanya, "Kapan kita pulang?"
●"Mereka berhasil meraih medali emas," katanya.
●"Besok pagi," katanya, "mereka akan berangkat."
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dari nama tempat, bangsa, suku bangsa, bahasa, nama tahun, bulan, hari, hari besar atau hari raya, nama agama, kitab suci dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.
B. Penggunaan kata keterangan di, ke, dari
Kata keterangan di, ke dan dari, jika menyatakan tempat maka harus ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Misalnya:
●Di mana dia sekarang?
●Kain itu disimpan di dalam lemari.
●Mari kita berangkat ke kantor.
●Ia berasal dari Pulau Penyengat.
●Cincin itu terbuat dari emas.
Jika merupakan IMBUHAN maka penulisannya HARUS DIGABUNG dengan kata yang mengikutinya:
●Baju itu dibeli saat Lebaran
●Ia sudah mencoba untuk kesekian kalinya.
●Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
*Apa Bedanya Keluar dengan Ke luar?
Keluar adalah bentuk kata kerja yang memiliki arti bergerak dari dalam ke luar, timbul, menampakkan diri, berhenti.
Contoh:
Murid disuruh keluar kelas. >> keluar di sini memiliki arti bergerak dari dalam ke luar.
Bunga teratai keluar dari dalam air. >> keluar di sini memiliki arti muncul atau timbul.
Ia keluar sebagai pemenang. >> keluar di sini memiliki arti muncul (sebagai)
Ia keluar dari pekerjaannya. >> keluar di sini memiliki arti berhenti dari.
Ke luar, lihat bahasan sebelumnya, “ke” di sini adalah kata depan atau kata keterangan yang menunjukkan tempat sehingga harus ditulis terpisah antara “ke” dengan “luar”
Misalnya:
Ke luar negeri.
Ke luar pulau.
*Aturan Huruf Kecil dan Besar pada Judul
Huruf pertama setiap kata pada judul HARUS ditulis dengan huruf kapital/huruf besar KECUALI kata depan/kata keterangan di, ke dan dari (harus ditulis dengan huruf kecil).
Misalnya:
Cintaku di Langit Biru
Gapai Asa ke Negeri Jiran
Petualangan Rina dari Jakarta ke Ujung Bumi
Selain itu, inilah beberapa kata yang TIDAK PERLU ditulis dengan huruf kapital pada judul:
antara, akan, akibat, atas (bukan kata tempat), ala, agar, akan, akan tetapi, andai, apabila, akibat, asal (jika), atau.
bukan, bagi, bak, bagai, bagaikan, buat (untuk), bila, bahkan, bahwa, belum,
daripada, demi, dengan, dalam (bukan tempat),
gara-gara,
hanya, hingga,
ialah,
jika, juga,
kecuali, kepada, kalau, kecuali, kendati, kian, ke, karena, ketimbang,
laksana, lantaran, lewat (cara), lagi,
meski, meskipun, melalui (cara), mengenai, maka, makin, manakala, melainkan, meski, meskipun,
nan,
oleh,
pada, per, padahal, pun,
sampai (hingga), sampai, sebagai, sebagaimana, secara, selain, semenjak, seperti, sesuai, sejak, sudah, sesudah, setelah, sementara, sebab, sedang, semakin, seolah-olah, sambil, sebelum, serta, supaya, selain, sesuai, saat, soal, selama,
tidak, tapi, tetapi, tanpa, tentang, terhadap, telah, tatkala,
untuk,
via, versus,
walau, walaupun,
yang.
C. Cara menulis kalimat langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan atau ujaran orang lain. Bagian ujaran/ucapan HARUS DIAPIT oleh tanda petik dua (“…” ). Kalimat langsung bisa berupa kalimat perintah, berita atau kalimat tanya.
Beragam Cara Penulisan Kalimat Langsung yang Benar
1.Robi berkata, “Panas sekali cuaca hari ini.”
2.“Tolong ambilkan obat!” kata Ibu kepada Rani.
3.“Kamu harus istirahat yang cukup,” kata dokter kepadaku.
4.Bu Guru bertanya, “Siapa yang bercita-cita ingin menjadi astronot?”
5.Desmon berkata, “Ani, nanti pulangnya saya antar!”
6.“Kapan bukuku kamu kembalikan?” tanya Samid.
7.“Belikan saya mobil baru!” pinta Tria.
8.“Saya akan datang nanti malam,” kata Hamid.
9.Dani berkata, “Coba kamu bantu saya menyelesaikan tugas ini!”
10.Paman berkata, “Pulanglah kalian secepatnya karena sebentar lagi hujan turun.”
11.Ketua kelas berkata, “Terima kasih atas sambutan kalian kepada kami.”
12.Kata Webby, “Saya nanti sore akan ke rumahmu.”