Saat ini aku berada di sungai, terlihat jelas pelangi yang sangat indah di depan aku. Namun tak lama kemudian, tiba-tiba saja pelangi yang sangat indah itu berubah menjadi seekor naga.
Apa ini, bagaimana bisa pelangi berubah menjadi seekor naga, tidak masuk akal. Aku pun mencoba mengikuti kemana pergi nya naga tersebut, sesampai nya di suatu tempat aku melihat naga itu turun di sekitar hutan. Baru kali ini aku melihat sosok naga, yang aku baca dalam dongeng kata nya naga itu bisa mengeluarkan api dari mulut nya, jadi penasaran....
Apa aku coba untuk mendekati nya ya, aku putri anna seorang remaja yang ke sungai untuk melihat pelangi karena hujan yang sudah reda tetapi yang aku lihat malah seekor naga yang bisa bisa nya menyerupai pelangi.
Aku yang mengikuti naga tersebut sekarang sedang bersembunyi di dalam hutan dimana naga itu berada, tiba-tiba saja naga tersebut berubah menjadi seekor laki-laki yang sangat tampan dan gagah tapi mengapa dia berubah menjadi naga.
Rasa nya aku sangat ingin teriak karena naga yang tiba-tiba berubah menjadi seorang laki-laki, apa dia sebenarnya bukan naga tetapi siluman naga.
Aku mundur pelan-pelan sambil menutup mulut aku agar tidak teriak tiba tiba saja aku menginjak kaleng bekas susu, dia yang mendengar nya pun menoleh ke arah belakang, terlihat ada aku yang sedang menutup mulut aku.
"Celaka." ucap laki-laki tersebut yang lari begitu saja setelah melihat aku. Aku yang melihat laki-laki itu berlari langsung mencoba mengejar nya, mengejar dan terus mengejar nya. Sampai kita berada di jalan buntu.
"Jangan dekati aku." ucap laki-laki tersebut.
"Tenanglah aku orang yang baik, aku tidak akan menyakitimu." kata aku yang mencoba membuat nya yakin kepada aku.
Laki-laki itu memberanikan diri nya untuk mendekati aku, aku dan dia kini jalan bersampingan.
"Kamu nyasar atau?" tanya aku kepada laki-laki tersebut.
"Aku sedang lewat dan berhenti sejenak, aku tidak tau tempat ini." jawab laki laki itu
"Jadi yang tadi itu sebenarnya kamu lagi melihat ke arah kebelakang dan bukan pelangi?"
"Siapa? aku? aku seekor naga, aku dikutuk oleh penyihir entah apa sebab nya dan lebih menyebalkan lagi kalau warna tubuh aku saat menjadi naga malah warna pelangi." dengan muka kesal nya.
Aku pun tertawa kecil sambil berkata "Oh iya nama aku Putri Anna, kamu bisa memanggil aku putri."
"Aku bayu."
Aku yang mendengar kalau tadi kata nya dia sedang tersesat langsung menawarkan tinggal di rumah aku.
"Bagaimana kalau kamu tinggal di rumah aku?"
"Apa tidak apa apa?" tanya bayu kepada aku.
Aku membawa bayu ke rumah disana terlihat ada mamah dan ayah, mereka yang melihat aku membawa bayu langsung menyuruh aku dan bayu untuk masuk ke dalam rumah.
Aku bercerita kepada mamah kalau dia tersesat, mamah dan ayah memperbolehkan bayu untuk tinggal bersama kita sementara waktu ini. Beberapa bulan kemudian bayu memberitahu aku bahwa sebenarnya dia adalah seorang pangeran kerajaan tetapi tiba-tiba penyihir datang dan menyerbu kerajaan tapi aneh nya hanya bayu yang di kutuk, aku heran mengapa hanya bayu yang di kutuk belum lagi jika hujan bayu akan berubah menjadi seekor naga.
"Tapi put," kata bayu seperti ingin memberitahu kan aku sesuatu.
"Kenapa bayu?"
"Aku ingat, sebenarnya aku di jodohkan dengan putri kerajaan yang bernama viona, lalu aku menolak nya di hari dimana dia datang ke kerajaan aku." ucap bayu.
Semakin lama aku dan bayu semakin dekat dan semakin akrab. Saat ini aku dan bayu sedang berada di dapur, bayu yang melihat disana ada bayam langsung mengambil nya dan di berikan kepada aku sambil berkata "Mau gak jadi pacar aku?" Aku kaget mendengar bayu berkata seperti itu, aku pun mengangguk. Bayu yang melihat aku mengangguk langsung memeluk aku dengan erat sambil mengatakan "I love you putri."
Aku pun menjawab "I love you too bay,"
"Piwit piwit." mamah dan ayah menggoda aku dan bayu, aku dan bayu pun tertawa kecil.
Bayu adalah seseorang yang kini berada di hati aku, bay aku benar benar mencintai kamu, aku harap kita bisa bersama sama terus.
Bayu mengajak aku ke minimarket di dekat rumah aku, ternyata dia membelikan aku es krim untuk nya dan untuk aku. Yah walaupun untuk saat ini dia hanya bisa meminjam duit mamah dan ayah, tapi ayah dan mamah tidak merasa keberatan.
Aku duduk di bangku taman bersama bayu sambil mengobrol dan tertawa bersama, tak lama kemudian ada seorang perempuan datang menghampiri aku dan bayu, aku dan bayu pun berdiri.
"Oh gitu kamu pergi dari kerajaan hanya untuk rakyat jelata ini." Perempuan itu bernama viona.
"Bukankah kamu yang menyewa penyihir untuk merubah aku menjadi seorang naga."
Viona pun tertawa jahat.
"Kalau iya kenapa?" tanya viona kepada bayu
"Benar benar kamu, ayo kita pulang putri." bayu menarik aku pulang ke rumah.
Di malam hari, tiba-tiba seperti ada seorang yang memaksa masuk ke rumah aku, aku dan bayu pun keluar berharap mamah dan ayah gak keluar dari kamar. Terlihat viona yang saat ini sedang bersama penyihir, penyihir tersebut langsung mengangkat tongkat nya dan mengarahkan tongkat itu kepada aku, saat ini aku hanya bisa terdiam kaku. Bayu yang melihat tombak itu mengarah ke arah aku langsung menghalangi tombak tersebut dengan tubuh nya agar aku tidak terluka.
Bayu jatuh ke lantai, penyihir yang melihat kalau tombak nya di halangi oleh bayu menatap ke arah viona. Viona pun berkata.
"Biarin saja anggap saja itu hukuman karena dia sudah mengkhianati aku."
"Aku tidak pernah mengkhianati kamu, aku hanya berkata jujur bahwa aku tidak mencintaimu."
Aku yang melihat darah yang terus mengucur di tubuh bayu langsung menangis terisak isak, bayu yang melihat aku menangis pun mengatakan "Tak apa jangan menangis putri, ingat satu hal kalau aku akan selalu mencintai kamu."
Tak lama kemudian bayu pun tidak sadarkan diri.
Bayu pernah berkata mungkin saja untuk menghilangi kutukan tersebut dengan cara perempuan yang menangis untuk nya dengan tulus.
Tak lama kemudian muncul cahaya dari tubuh bayu, mengapa tiba-tiba cahaya itu keluar dari tubuh bayu. Tombak yang menancap di tubuh bayu langsung keluar dan menghilang begitu saja, bayu pun sadar. Aku yang melihat Bayu sadar langsung memeluk nya sedangkan penyihir itu pergi meninggalkan viona yang kini masih berada di rumah aku.
"Akhirnya kutukan yang dikasih sama penyihir ilang put," ucap bayu dengan mata yang berkaca kaca.
"Iya bayu akhir nya." ucap aku kepada bayu.
Viona langsung mengatakan "Maaf, bayu." dengan muka yang menunduk. Dengan waktu yang bersamaan mamah sama ayah keluar dari kamar dan keluarga bayu datang bersama prajurit. Orang tua bayu bertanya kepada nya bagaimana keadaan dia disini, bayu bercerita apa yang terjadi dengan dia. Orang tua bayu kaget tidak menyangka kalau viona akan melakukan hal tersebut kepada bayu, melakukan kalau dia bersekongkol juga bersama penyihir untuk membunuh aku dengan tombak.
Aku dan orang tua aku yang sudah baik dengan putra nya yaitu pangeran bayu tiba-tiba saja kotak emas di taruh di atas meja aku, kata mereka sebagai rasa berterima kasih mereka terhadap keluarga aku mereka memberikan kotak yang berisikan emas tetapi aku dan keluarga aku menolak nya. Tiba-tiba bayu berkata "Bagaimana kalau menjadikan kamu sebagai istri aku?" Aku dan keluarga aku pun kaget mendengar hal tersebut.
Aku hanya rakyat jelata mana mungkin menikah dengan seorang pangeran, pangeran bayu mengeluarkan jurus andalan nya yaitu dengan cara manyun.
"Ih manyun" kata aku sambil melihat ke arah bayu.
"Biarin aja, atuh kamu gak mau nikah sama aku." ucap bayu.
"Iya iya, aku mau kok nikah sama kamu." sambil tersenyum.
Bayu yang mendengar hal tersebut langsung menggendong aku dengan sangat bahagia, besok hari aku diajak oleh bayu dan keluarga nya untuk ikut pergi ke kerajaan.
Ini semua seperti mimpi, aku benar benar tidak menyangka aku akan menjadi putri kerajaan dengan menjadi istri seorang pangeran kerajaan. Padahal aku menyuruh bayu untuk tinggal bersama aku karena dia tersesat, sampai pada akhirnya aku akan menjadi seorang istri dari pangeran bayu, benar-benar di luar dugaan.
Memang benar ya kata orang orang jika kita berbuat baik terhadap seseorang maka kita akan mendapatkan kebaikan juga dari orang tersebut.