Dalam kehidupan ini aku hanya bisa menerima sebuah kenyataan. kenyataan itu Tak dapat di ubah ataupun di ulang. sungguh kehidupan di dunia ini tidak ada kata undo atau mengulang kembali.
~hari ini adalah awal tahun pembelajaran, saat itu aku sudah menginjak SMP kelas 1...aku mempunyai seorang sahabat yang dari dulu tulus kepadaku namanya Ardi...dihari pertama masuk SMP aku dan Ardi menjalani program sekolah yaitu MPLS... program tersebut pun berakhir selama 3 hari dan kami pun dibagi kelasnya, untungnya Ardi dan aku satu kelas...Kelas pun dimulai, aku melihat sensei yang tersenyum dan menyuruh ke depan untuk memperkenal diri masing² sesuai nomor urut absen ... Karena nomor absen ku 02, tak lama kemudian aku berdiri Dan memperkenalkan diri
Me: kalian boleh panggil aku hikki, tinggi 167cm, berat 35kg, aku seorang otaku sekaligus gamer, aku me-
Sensei:sudah nak hikki,tak perlu sampai sedetail itu😫
Me:kalo gitu boleh duduk?
Sensei: silahkan... selanjutnya?
Me:(duduk disebelah Ardi)
Ardi:kau ini selalu jujur yah:)
"Tiba² pundakku di pegang oleh salah satu cewe' dibelakang ku dan aku menoleh ke arahnya"
Me: siapa?
Adelia:namaku Adelia panggil saja Adel,mari kita temenan yah hikki... walaupun ini adalah pertama kita baru bertemu.
Me:iya, senang mengenalmu Adel.
Ardi:heeh,dah dapet cewe' aja😏
Adel:(menutupi mukanya)nggak gitu!!
Me:(menghela napas) dia cuma bercanda kok Adel,(membaca novel)
~Se usai perkenalan diri...bel istirahat pun berbunyi, aku dan Ardi menuju kantin...di tengah² perjalanan aku dikagetkan seseorang yang tak lain lagi adalah kakak perempuan ku bernama hinna yang merupakan siswa di SMP kelas 2 ... kami pun duduk di dekat kantin.
Hinna: hei,hikki bagaimana tadi dikelas?
Ardi: sama seperti tahun² sebelum nya kak hinna.
Me:gw yang ditanya kok lu yang jawab sih: dalam hati
Hinna:hikki,kau sudah SMP berubahlah sedikit.
Me:merubah karakter itu susah kak...
"Tiba² ada seseorang cewe' menghampiri hikki"
...:hai, hikki
Me:siapa?
...: padahal kita sekelas 😒, masa' kamu lupa?
Ardi: dia itu Siska hikki
Me:eemm, ada apa Siska?
Siska:emm,(menundukkan kepala)
Me:(terdiam)
Siska: sebenarnya 👉👈, ak-aku suka kamu... walaupun baru pertama kali bertemu aku sudah suka kamu,aku harap kamu menerimaku sebagai pacarmu...
Ardi: ada yang nembak woiii(teriak Ardi)
"Seketika kantin tersebut ramai sekali, mereka menjadikanku dan siska sebuah tontonan yang menarik"
Me:(berdiri) maaf,apa yang kau suka dariku?
Siska:aku suka kejujuran mu dan hal lainnya.
Me:(lainnya?:dalam hati)
Siska:maka dari itu, terimalah aku 👉👈
Me:maaf, aku menolak...
Siska:tak apa, maaf sudah mengganggu...adakah alasan kau menolak ku?
Me:ada
Siska:apa itu?
Me: sebenarnya aku sudah milik kak hinna...
Hinna:heeh?
~siska pun meninggalkan ku, seketika penonton pun membubarkan diri...aku pun duduk kembali dan melihat kak hinna yang menatapku dengan tajam...
Me:ada apa kak?
Hinna:apa yang kau pikirkan soal cinta?
Me: memiliki seseorang dengan tulus.
Ardi:hikki kau jahat😖,apalagi di depanku...
Me:maaflah,kalo aku jahat meskipun aku tak tau apa yang kulakukan?
Hinna:yaudah, kakak balik ke kelas dulu.
Me:iya...oiii Ar ayok ke kelas udah bel, dah jangan ngenes
Ardi:iya deh:'<
sepulang sekolah aku di mintai tolong oleh Salah satu guru sedangkan ardi Dan kak hinna pulang terlebih dahulu
. . .
. . .
. . .
Tak terasa Hari sudah sore Dan Mau gelap...aku menuju me masjid sekolah Karena aku menaruh sepeda ku di sana...setibanya di sana aku di hadang oleh Salah satu siswa sekolah ini
"kau ini baru datang di sekolah ini sudah sombong saja kau".Ucap siswa tersebut
aku hanya terdiam dan mencueki nya...di saat yang Sama pula dia meninggikan ku sendirian...Tak pikir panjang aku menuju ke sepedaku dan menaiki nya...
. . .
. . .
. . .
~kumandang adzan Maghrib terdengar, aku tetap mengayuh sepeda ku menuju ke rumah... setibanya di rumah, aku melihat Ardi terduduk ada di teras rumahku...aku pun menghampiri nya...
Ardi:hikki lama banget!!
Me:ngapain disini?
Ardi:menunggu kepulangan mu adalah tugas seorang pasangan (◍•ᴗ•◍)
Me:kalo aja membunuh hal yang biasa dinegara ini,udah kubunuh kau sejak Lo umur 7 tahun😅💢
Ardi:anjiiir😅 7 tahun kan awal kita bertemu...
~tiba² kak hinna ada di sebalik pintu dan menyuruh kita berdua masuk...-saat ayahku kerja, aku mungkin salah satu laki-laki dirumah setelah kakak laki-laki berkeluarga...aku paling diandalkan oleh ayah untuk menjaga okaa-san dan onee-san... setelah beribadah, aku dan ardi menuju kamar ku dan membicarakan sesuatu.
Me: kedua ortu mu kerja lembur lagi Ar?
Ardi:iyalah, hei hikki(menatap hikki)
Me:apa?
Ardi:Kau pasti habis berselisih dengan salah satu murid kan!
Me:iya...
Ardi:seluruh sekolah telah memusuhi mu hikki...karena kak hinna dan Siska adalah cewek idaman setiap cowok singkat nya cewek populer gitu.
Me:(menghela nafas) perasaan iri yah.
Ardi:jujur saja sebagai sahabat Lo aku juga iri banget 😏.
~Ke esokan harinya...pagi ini terasa mendung, aku tetap pergi ke sekolah karena hari ini adalah hari ke-2 pembelajaran... setibanya disekolah,aku diperlakukan seperti musuh kaum laki-laki satu sekolah tersebut...
pembelajaran dimulai, seperti biasa Adelia mengajakku berbicara terus dari belakang kursi duduk ku...
Ber jam-jam berlalu, aku bersiap-siap untuk mata pelajaran selanjutnya "jam pelajaran terakhir nih"kata Ardi setelah menyalin buku catatanku pada pelajaran sebelumnya...tak lama kemudian sensei masuk ke ruang kelas ku
Sensei:anak² silahkan berkelompok untuk mengerjakan praktikum ini masing² kelompok 6 orang...
Me:(berdiri) Bu, apakah saya boleh mengerjakan sendiri?
Sensei:kenapa Kerjain sendiri?
Me:kenapa? Karena sudah jelas aku bisa melakukan semua itu sendiri...
Sensei:inikan praktikum kelompok hikki
Me:buat apa minta tolong seseorang jika bisa melakukan sendiri!!!
Sensei:kalo itu yang kamu mau...yah gapapa
Me: terimakasih Bu(duduk kembali)
Ardi:2 hari pembelajaran kau sudah memperbanyak musuh yah hikki😅
Me:Lah kau sendiri bagaimana?
Ardi:tak usah cemas pasti aku dapat kelompok kok:)
~aku mengerjakan praktikum sendiri tanpa bantuan siapapun, sedangkan Ardi satu kelompok dengan Adelia dan yang lain...
"2 Jam pelajaran setelahnya"
Aku mengumpulkan tugas praktikum ku yang sudah akurat ke sensei, dan melihat kelompok² lain yang masih mengerjakan...
Sensei:Nice hikki...
Me:yaudah Bu, karena ini jam pelajaran terakhir boleh pulang kah?
Sensei:iya boleh,(menulis di selembar kertas) ini sebagai bukti yah...
Me:yah Bu,terima kasih (mengambil tas)
Ardi:hikki dah jadi pengkhianat 😖
~hari ini pembelajaran ke-2...aku pulang 1 jam lebih awal dari biasanya dan setibanya di dekat masjid untuk mengambil sepeda...aku melihat 3 orang senpai tengah menghajar 1 lelaki yang tak lain adalah lelaki kemarin yang iri hati kepadaku ...aku pun tak peduli dengan apa yang terjadi dan melewati 4 murid laki² tersebut...
...:(babak belur)
Me: maaf, kakak cuma lewat aja...
...:iya... jangan bilang-bilang ke guru BK...awas Lo
Me:iya...(mengambil sepeda dan mengayuhnya meninggalkan mereka ber-4)
~aku mengayuh sepeda ku menuju ke rumah..."aku tak menolong dia bukan karena aku benci dia tapi, aku hanya ingin menikmati kehidupan SMP ini dengan tenang tanpa terlibat suatu apapun:dalam hatiku"...
~Terik matahari membuat ku berkeringat banyak sekali saat, aku mengayuh sepedaku untuk pulang kerumah...setibanya dirumah aku membuka pintu.
Me: assalamualaikum...
Okaa-san: waalaikumsalam (terdengar dari ruang tengah)
Me:(berjalan menuju ke kamar mandi untuk menyegarkan dan melihat okaa-san sedang berbicara dengan salah satu tetangga) Ma, aku mandi dulu gerah banget...
Okaa-san:iya, hikki
~sesudahnya, aku pun berjalan menuju kamar ku tapi, okaa-san menanyakan sesuatu kepada ku~
Okaa-san:hikki, kenapa kamu pulang lebih awal 1 jam?
Me: seperti biasa, aku mengerjakan tugas lebih cepat dan mengancam guru untuk memberi izin pulang lebih awal
Okaa-san:lain kali cerita, kenapa sifat dan kepribadian kamu bisa berubah? (Tersenyum kepada hikki)
Me: maaf, aku belum bisa cerita...
Okaa-san:iya, okaa-san tunggu cerita mu
~aku pun meninggalkan okaa-san dan masuk kekamar ku...saat itu juga aku mengingat awal mula perubahan dari diriku ini dan merenunginya sambil duduk dipojok sudut ruangan kamar
Flashback:
Waktu aku SD aku mempunyai banyak teman, aku berteman baik dengan mereka semua dan bahkan menolong mereka saat kesusahan...tanpa kusadari dibelakang ku mereka hanya memanfaatkan kebaikan ku mengatasnamakan pertemanan...saat itu juga aku menderita dibalik senyuman karena diperlakukan seperti alat...aku pun mulai berpikir "daripada dimanfaatkan sebagai alat lebih baik aku tak punya teman" hari demi hari berlalu aku mulai menjauhi mereka yang mendekati ku dan membenci mereka...aku pun memulai awal kehidupan ini dengan kesendirian. tapi,saat aku bertemu dengan seorang cowok bernama Ardi yang baru pindah didepan rumahku...Ardi selalu mendekatiku dan selalu menjahiliku terus-menerus, walaupun begitu aku mulai akrab dengan Ardi dalam waktu yang sangat lama aku menerima nya sebagai sahabatku...Saat Ardi membuka matanya, berbicara dengan ku bahkan tersenyum kepadaku...aku melihat matanya, mendengar kan ucapannya dan melihat senyumannya...aku merasakan ketulusan Ardi saat bersahabat denganku... tanpa kusadari Ardi selalu berada di sisiku sepanjang hari dan aku mulai menerimanya walaupun menjengkelkan... walaupun begitu aku tetap merasa kesepian
~aku yang duduk di pojok sudut ruangan kamar sambil termenung dan berpikir "padahal aku ingin sekali melupakan hal ini tetapi kenapa tidak bisa? Apakah ini ingatan yang berharga? Bagiku ini adalah ingatan yang sangat kelam sekali" aku pun merasakan rasa kecewa dan marah yang bercampur aduk menjadi satu dihati ku...air mataku membasahi pipiku dan semakin aku mengingat masa kelam ku semakin aku tak bisa menghentikan keluarnya air mata ini...tiba² pintu kamarku terbuka "hikki ayo makan siang"kata okaa-san sambil membuka pintu kamar dengan melihat ku dipojok sudut ruangan kamar dan terdiam tanpa mengatakan sepatah kata apapun... okaa-san menghampiri ku, memelukku dengan hangat dan membelai rambut ku dengan lembut "pasti berat yah"kata kecil okaa-san berbisik di telingaku...
Waktu itu yang ada dipikiran ku adalah "aku sangatlah egois"
~1 bulan berlalu sebegitu cepatnya, aku masih belum mengubah apapun dalam hidupku...saat itu disekolah guruku memberikan sebuah lembaran ekskul ke seluruh kelas dan kami disuruh untuk ikut salah satu ekskul...
Ardi:hikki Lo mau ekskul apa?
Me:(membaca dari atas sampai bawah) ekskul nya gk menarik semua...
Ardi:gimana kalo ekskul sains Lo kan pinter nanti ajari gw...
Me: males ah, mending gk ikut ekskul...
~aku tetap bersikeras akan keinginan ku, tapi ada senpai yang memasuki kelas kami dan senpai itu menawarkan untuk ikut ekskul basket karena kurangnya anggota...aku tak peduli apa yang senpai itu katakan dan tetap berada di dunia ku sendiri dengan membaca buku novel...setelah senpai itu menjelaskan tentang ekskul basket...senpai itu melirik ku dan menghampiriku...seketika dunia ku hancur dan aku juga mengenal wajah senpai itu tapi aku tak tahu namanya. ..
Senpai:kamu itu adek nya kak higa dan hinna kan...
Me:(menutup buku dan memalingkan wajahku)kalau benar kenapa?
Senpai:perkenalkan namaku rovi, aku temen sekelas nya hinna ..nama kamu pasti hikki kan..
Me:terus...kak rovi mau apa?
Rovi:kamu tertarik gk sama ekskul basket?
Me:iya aku ikut ...
Ardi:(menatapku) heeeh katanya 'semua ekskul gk menarik'
Rovi:yaudah ayo kita ke lapangan basket hikki(memegang pundakku)
Me:yah oke(berdiri)...Ar kamu gk usah ikut, tugasmu banyak tuh.
Ardi: hikki kau pengkhianat (╥﹏╥)
Rovi: aku pinjem hikki yah bu.
Sensei:iya...
~aku dan kak rovi pun berjalan menuju ke lapangan basket... alasan ku ikut ekskul basket bukan karena keinginan tapi, kak rovi adalah teman kakak-kakak ku...aku ingin membantu teman kedua kakakku walaupun sekecil apapun, karena kedua kakakku sangat dekat dengan kak rovi maka aku sangat percaya... setibanya di ruangan basket, aku melihat 8 cowok yang tengah menunggu kami berdua.
...:rovi sudah dapat yah...
Rovi:iya... perkenalkan namanya hikki dia adeknya hinna
Me:apakah kalian semua ini kakak kelasku?
Rovi:iya benar sekali hikki...
"Ada salah satu senpai menghampiri ku"
Adam: perkenalkan namaku adam(memegang pundak hikki) semoga kita akrab yah...
Me:iya kak.
~aku merasa di ekskul basket ini aku dianggap ada...semua senpai yang ada di ekskul basket sangat baik padaku dan memperkenalkan diri mereka satu per satu...aku menghabiskan jam pelajaran hanya untuk bergaul dan bermain basket bersama senpai²...waktu itu aku lengah akan kesenangan...saat itu aku sedang beristirahat di sebuah kursi panjang dan kak Adam menemaniku...
Adam: katanya hinna, kamu itu penyendiri yah (memegang pundak hikki) kalau begitu kakak akan menemani mu.
Me: yah itulah bakat ku kak, hanya sedikit orang di dunia yang tak merasa stres karena tak bersosial...
Adam:(terdiam)
Me: kak Adam jangan merasa kasihan akan kehidupan ku, aku tak butuh rasa kemanusiaan...
aku hanya ingin sebuah ketulusan hati...
~aku pun meninggalkan kak Adam yang terdiam dengan menundukkan kepala dan meninggalkan yang lainnya tanpa sepatah kata pun... setelah keluar dari lapangan aku menuju ke kelas, di tengah-tengah perjalanan aku berpikir:
"sebagai penyendiri yang berpengalaman aku mengetahui akan isi hati seseorang dengan melihat gerakan mata nya itulah bakat ku".....
. . .
. . .
. . .
Note:banggalah terhadap bakatmu walaupun bakatmu di pandang kecil oleh seseorang, jika bisa maka kembangkan lah bakat tersebut karena setiap individu memiliki bakat yang berbeda-beda.