Malam itu, Disya merasa dirinya ada sesuatu yang masuk kedalam punggungnya yang menyerupai hawa dingin, yang menyelinap melalui tubuhnya, terasa sangat dingin dan membuat bulu Roma naik turun, Disya tidak kuasa, sehingga membuat Disya berhenti dalam melaksanakan sholat malamnya.
Hari pertama Disya, mengalami banyak hal yang membuat dirinya berbeda dari sebelumnya, Kini Disya merasa selalu ada yang mengikutinya, hingga Disya merasa ada yang menemaninya saat tertidur.
Hari demi hari telah berlalu, Disya kini selalu terbawa ka dalam mimpi yang begitu menyeramkan, Disya selalu diajak mengelilingi Gua yang begitu gelap, dan lembab, didalamnya banyak hewan hewan yang bergelantungan,, sesekali Disya menangis ketakutan, namun sama sekali tidak ada yang menolongnya.
Malam itu Disya dibawa kembali dalam lautan gelap gulita, Disya bertemu dengan Mahluk yang menyerupai manusia namun memiliki tubuh yang sangat tinggi , berjubah hitam sangat tinggi dan rambut yang teramat panjang , panjang rambut itu bisa mencapai 180 inci, Disya saat itu hanya bisa memandang nya , Disya pun saat itu berkata " Wahai penguasa Alam Ghaib , siapa kah gerangan" Namun Mahluk itu sama sekali tidak berbicara.
Mahluk yang berbaju hitam tinggi itu, mendekati Disya , mengajak nya untuk berkeliling kedalam Gua, Disya tidak pernah menyangka malam itu, Disya dibawa ke tangga yang paling tinggi, Disya pun dikenalkan dengan beberapa obat obatan untuk menolong manusia, Disya hanya bisa mengikuti dan sama sekali tidak berbicara apapun.
Disya di eluus eluus rambut nya oleh makhluk itu, dan Berkata " Ndok Suatu Hari kamu akan menjadi tabib, Mbah bawa kesini untuk mengenalkan beberapa obat obatan yang bisa menolong manusia" seraya berkata, Disya hanya bisa mengangguk anggukkan kepalanya., Seketika Disya mau bertanya Mahluk tersebut sudah lenyap terbawa cahaya.
Disya pun terbangun, Segera berlari mencari pak Ustadz untuk menjelaskan isi mimpinya , selalu aneh aneh dan membuat bulu Roma selalu naik turun, ," Pak Ustadz hanya berkata Tidak apa apa lanjutkan nanti pulang dari sini kamu bakalan bisa ngobatin orang " , Disya pun kembali kerumahnya dan menceritakan semuanya kepada orang tua nya,
Disya pun mulai sakit, selama 1 tahun ,sakit yang sama sekali tidak kunjung sembuh, Dirinya selalu menjadi orang aneh , Saat jam 18;00 - 24.00, suasana dirumah Disya selalu ramai, orang orang bergantian menunggu Disya yang sakit terbujur kaku, hanya mengoceh dan berbicara seakan akan Disya berbicara dengan lawan bicaranya, Namun dalam keadaan yang sangat tidak wajar.
Malam demi Malam telah berlalu, 1 tahun pun telah usai, namun sama sekali belum kunjung sehat kembali, dan tidak ada satupun yang mampu menyembuhkan nya,, Disya kembali menjadi dan berbicara kepada orang tuanya, untuk segera pergi ketempat ini untuk ziarah, dalam petunjuk Disya akan sembuh setelah ziarah ke Maqom keramat .
Disya sekeluarga, pergi untuk ketempat yang ditujukan , sebagai obat untuk Disya,, " Ternyata sungguh tidak masuk diakal setelah Ziarah selesai, Disya pun kembali sehat, namun Disya memiliki keanehan yang tidak bisa berbahasa Daerah, Seakan - akan Bukan dirinya , melainkan orang lain.
Waktu demi waktu, Disya banyak dipanggil untuk membantu orang orang yang sedang sakit, dan bukan maen " Semua orang tersebut Alhamdulillah sehat kembali, Semua atas Izin Allah SWT" Dimuali dari sana Disya mulai menjadi tabib muda, Wanita mungil, yang bisa melihat hantu, dan selalu menolong Orang dalam kesusahan,
Namun tidak semudah dan seindah yang dibayangkan, Disya sama sekali tidak bisa menikmati kehidupan, Disya tidak merasakan pengen sesuatu, ataupun pengen apa ,, yang ada hanya berdiam diri dalam ketenangan, sunyi dan tidak ingin di ganggu orang.
Sesekali Disya menangis, ingin kembali seperti semula ,Namun nyatanya tidak bisa, Kini Disya sudah berada dalama fase ini " sekitar 8 Tahun lebih " Disya anak wanita yang mungil mengemban beban yang besar sehingga merenggut massa remajanya.
Disya pun tidak bisa berdiam diri dalam keadaan ,matahari masuk ke kamarnya, Disya hanya bisa berdiam diri dalam sunyi, tenang, dan Damai. Disya selalu merasa matahari terlalu panas dan Tubuh Disya pun tidak bisa menerima nya.
Disya yang selalu melihat Hantu, Ghaib dan Mahluk yang selalu ada disekitar nya , Sehingga Disya tidak bisa untuk tidur sendiri, Karena Disya merasa mereka selalu ada dimana Disya Berada.