Hari ini hari yang sangat bahagia untuk Nayla, karena hari ini adalah hari dimana pertunangannya dengan arka.
Nayla merupakan wanita yang pandai bernyanyi dan selalu ceria
Hari ini Nayla yang begitu cantik berbalut kebaya abu-abu itu sudah siap untuk turun dan menemui kedua orang tuanya. ditemani oleh sahabatnya kinan, nayla pun segera turun
Semua mata tertuju pada Nayla, bagaimana tidak? Nayla yang begitu anggun dan sangat cantik bak putri raja
setelah itu Nayla mendekat kepada kepada orang tuanya
"mamah papah" ucap Nayla sambil memeluk keduanya
"cantik sekali Putri ku" ucap mamah Nayla dengan mencium keningnya
kemudian Nayla yang melihat kedua orang tua arka yang sudah datang lebih dulu segera menjabat kedua tangan mereka
setelah itu Nayla bertanya kemana arka
" Om Tante, mas arka kemana? kenapa om dan Tante datang lebih lebih awal tanpa mas arka?" tanya Nayla kepada orang tua arka
"sayangg, tadi kami dijalan berangkat bersama, tetapi arka memilih berhenti disebuah toko bunga mungkin arka membelikan kamu bunga" jawab mamah arka dengan tenang dan membelai kepala Nayla
" lalu, mas arka kesini naik apa Tante?" tanya nayla yang tampak cemas
" arka naik mobilnya sayangg tadi arka menyuruh kita berangkat lebih awal dan mencarikan taksi untuk om dan Tante" ucap mamah arka sambil menenangkan Nayla
"baiklah Tante, tapi Nayla akan telpon mas arka sekarang" ucap Nayla yang masih sedikit cemas
kemudian Nayla mengambil handphone nya yang dibawa oleh sahabatnya kinan
"hallo mas arka" ucap Nayla di teleponnya yang sudah menyambung kepada arka
"hallo sayang, maaf yaa mas menyuruh mamah sama papah berangkat lebih awal tanpa mas, karena mas lagi beli bunga nih buat wanita mas" ucap arka dengan nada yang tenang
" mas arka cepat datang, aku menunggumu" ucap Nayla dengan nada yang sedikit sedih
"heyyy, kenapa wanita mas sedih begini, mas sudah mau ketempat kamu sayangg ini mas sudah mau jalan" ucap arka yang sambil membuka pintu mobilnya
" ya sudah mas, hati-hati yaa" ucap Nayla
" iyaa sayangg, mas jalan mau jalan nih, sudah dulu yaa" ucap arka yang kemudian mematikan teleponnya
kemudian setelah arka mematikan teleponnya, Nayla memberikan ponselnya kepada Kinan agar Kinan menyimpannya.
setelah itu Nayla bergabung kembali dengan kedua orang tuanya dan kedua orang tua arka
2 jam kemudian
sudah dua jam lamanya, arka tak kunjung datang semua orang tampak heran dan menunggu kedatangan arka.
tapi lain dengan Nayla yang tampak cemas dari tadi karena dipikirannya cuma arka saja
tiba-tiba ponsel mamah Raka berbunyi kemudian mamah arka mengangkatnya,
"apaaaa!!" teriak mamah arka
betapa terkejutnya semua orang disana mendengar teriakan mamah arka, begitupun dengan Nayla, kemudian Nayla bertanya
"ada apa Tante?" tanya Nayla
"arka kecelakaan nay, sekarang dirumah sakit" ucap mamah arka dengan keadaan yang shock
"ohh tidakk ya tuhan, mass arkaaa" teriak Nayla dengan tangisan yang berderai
kemudian orang tua arka bergegas ke rumah sakit, tetapi tidak dengan Nayla yang masih shock dan terjatuh duduk dilantai dengan berderai air mata
"tenangkan dirimu nay" ucap Kinan sahabat
Nayla masih menyebut-yebut nama mas arka dengan tangisan.
kemudian semua tamu pun juga shock dan akhirnya kedua orang tua Nayla meminta maaf karena pertunangan ini ditunda, setelah itu semua tamu berpamitan.
kemudian Nayla bangun dan langsung mengambil kunci mobil, Nayla masuk kedalam mobil dengan terburu-buru dan secepat mungkin menancap gas
kedua orang tua Nayla dan Kinan pun yang melihat Nayla pergi dengan segera menyusul Nayla dengan menggunakan mobil kinan
kedua orang tua arka yang sudah sampai dirumah sakit segera keruangan ICU untuk menemui anaknya
"bagaimana dokter keadaan anak saya?"tanya mamah arka dengan nada sedih dan menangis
"ibu orang tuanya arka?" tanya dokter kepada kedua orang tuanya arka
"iyaa dok, bagaimana keadaan anak saya?" tanya ayahnya arka yang tidak tega melihat istrinya itu sedih dipelukannya.
"maafkan kami pak, anak bapak dan ibu tidak bisa kami selamatkan" ucap dokter itu dengan menundukkan kepala
kedua orang tua arka menangis histeris terutama ibunya, karena arka merupakan anak tunggal mereka
Nayla yang sudah tiba diruang ICU sangat shock mendengar ucapan dokter
"apaa!!!, tidak dokter, mas arka tidak mungkin meninggalkan aku" ucap Nayla dengan nada yang sedikit melas dan menangis
kemudian dengan segera Nayla masuk ke ruang ICU tersebut, betapa kagetnya Nayla melihat calon tunangannya yang sudah ditutup kain putih itu.
dengan langkah yang lemas Nayla menghampiri tubuh arka
" tidakkk mas arka, jangan seperti ini jangan tinggalkan aku, bagaimana aku bisa menghadapi dunia ini tanpamu, aku sangat mencintaimu, sangat-sangat mencintaimu, kamu lupa hari ini hari pertunangan kita, lihat betapa cantiknya aku mas, mas arka ayolah bangun" ucap Nayla sambil menggoyang-goyangkan badan arka berharap dirinya akan bangun
semua orang yang melihat Nayla, juga ikut menangis termasuk kedua orang tua arka
" sudah Nayla sayang, ikhlaskan mas arka yaa" ucap mamah Nayla sambil memegang bahu Nayla
"tidakkk, mas arka tidak boleh pergi ibu, aku sangat mencintainya" ucap Nayla sambil memeluk ibunya
"tuhan lebih menyayangi mas arkamu" ucap mamah Nayla sambil menenangkan Nayla
"kami akan membawanya pulang nay" ucap mamah arka
setelah mengurus semuanya, kedua orang tua arka membawa jenazah arka pulang untuk dimakamkan, begitupun dengan nayla dan keluargannya yang mengikuti ke rumah arka
setelah beberapa jam kemudian jenazah arka dimakamkan, tetapi Nayla tidak mengikuti sampai kepemakaman karena kondisinya yang begitu drop. Nayla ditemani oleh mamahnya dan kinan
setelah kembalinya kedua orang tua arka dan ayah Nayla dari kepemakaman, ayah Nayla berpamitan untuk kembali kerumah, dengan berat langkahnya, Nayla berdiri sambil dipegangi oleh mamahnya dan kinan
kemudian mereka segera pulang
sesampainya dirumah mereka, Kinan dan ibu Nayla mengantarkan Nayla ke kamarnya, tanpa bicara pun dan juga Nayla hanya diam dan terus menangis
kemudian ibu Nayla bicara dengan Kinan
" nak Kinan terima kasih yaa sudah menemani Nayla" ucap mamah Nayla sambil memeluk Kinan
" sama-sama tante, saya turut prihatin dengan keadaan Nayla" ucap Kinan sambil melepaskan pelukan mamah Nayla
Nayla yang dikamarnya hanya terdiam dan terus menangis sesekali dia melihat chat-chat yang tersisa dari arka, kemudian melihat fotonya
" begini caramu mas arka, kamu sangat menyakitiku, tidak pernah sama sekali terbayangkan akan seperti ini, kamu tahu aku pikir hari ini hari yang sangat membahagiakanku tapi ternyata hari ini hari yang sangat menyedihkan untuk ku, apa kamu tahu aku sudah mengkhayal hidup bahagia bersamamu, tapi apa kamu meninggalkanku dengan cara seperti ini, aku tidak kuat mas arka, aku benar-benar tidak kuat" ucap Nayla yang terus memandangi foto arka
Nayla yang terus menangis dan mendekap foto arka membuat tubuhnya tidak kuat menahan keadaan ini.
setelah kepergian arka Nayla menjadi pribadi yang diam dan tertutup karena bagi Nayla kepergian arka merupakan kejadian yang sangat menyakitkan untuknya.....
❤️❤️
BERSAMBUNG...