malam itu sangat panas ...di dalam ruang itu tak ada kipas angin dan tak ada apa pun yang bisa dipakai untuk berkipas...
" ih...panas banget sih" Tias
"ia ga ada angin sama sekali" Dreani
"ka kemari,aku liat ayah tidur diteras loh"Tias
"terus .....?" Dreani
"cobain yuk, tidur di teras "Tias
"eh..(sambil noyor kepala Tias)..Kita kan perempuan pamali kalo tidur di teras tuh..)
"yah kaaaa,sekali-kali yuk.yuk.yuk.yuuuk"Tias
"ga ah .. kamu aja sana " Dreani
"ih ka .... kan panas disini,diteras kan dingin ..."Tias
Tias masih kekeh ingin tidur di teras sampai kepala Dreani pusing mendengar rengekan adiknya....
karna tak tahan lagi maka Dreani mengiakan
"ia..ia...yadah cepet bawa bantal sama gulingnya"Dreani
"yeyee"Tias
setelah mengatur posisi mereka mulai memejamkan mata......setelah beberapa jam kemudian
_dalam hati Dreani_
"em...gulingnya mana (meraba-raba kesamping)...em tau ah ngantuk"
"ih kok aku kaya meluk orang sih...?" masih memejamkan mata
"ih kok,kaya dingin gitu ....loh ...ini kaku....ini guling bukan sih"
"ahhh ...."membuka mata
"ini mimpikan ....kenapa jadi ini ...."
"ini cuman mimpi (sudah mengeluarkan air mata,tapi ga bisa begerak masih di posisi memeluk)...ga bisa begerak" meliahat keatas
"ahhhaahhh...ini benaran pocong ayaaaaaaaaaah" teriak Dreani .