Jadi ini adalah kejadian nyata atau kisah nyata yang pernah terjadi, kejadian ini memang benar benar nyata terjadi, jika kalian tidak percaya tidak masalah
Jalan di depan rumah ku itu seperti jalan tusuk sate, kalian tau kan jalan tusuk sate itu seperti apa... katanya rumah yang berada di jalan tusuk sate seperti itu banyak di tempati oleh makhluk halus dan lebih parah nya lagi rumah yang berada di samping ku adalah rumah kosong yang sudah di tinggal kan lama.
Ibuku pernah cerita kalau rumah itu dulu di tinggali oleh seorang perempuan, suami nya bekerja di luar kota dan kedua anak nya tinggal di rumah kakek nya. wanita itu sedang hamil anak ke tiga, banyak warga yang prihatin padanya karena di masa hamil nya tidak ada seorang pun yang menemani nya terlebih lagi wanita itu sedang hamil besar dan sebentar lagi sepertinya mau melahirkan. ibu dari wanita itu sudah meninggal dan katanya sang ibu sangat membenci wanita itu padahal dia anak nya sendiri. Ibunya tinggal bersama nya juga tapi tidak dengan ayah nya karena ibu dan ayah nya sudah lama bercerai. Pada suatu malam wanita itu mengeluh kesakitan sepertinya dia hendak melahirkan, saat itu sudah hampir tengah malam dan hanya para tetangga yang menolong nya, ibuku juga menolong wanita itu ya karena kita tetangga nya juga. Jadi salah satu tetangga hendak memanggil dukun (dukun untuk lahiran) lalu ada salah satu nenek yang mengaku sebagai dukun lahiran, mereka semua percaya karena memang kebanyakan seperti dukun lahiran dan dukun bayi itu sudah tua atau nenek nenek. Lalu mereka mempersilah kan nenek itu untuk menolong wanita itu melahirkan. Nenek itu bilang kepada orang orang tersebut bahwa mereka harus menunggu proses persalinan nya di luar saja, tidak ada seorang pun yang boleh masuk, semua orang tersebut pun patuh kepada nenek itu dan menunggu di luar. Saat itu hampir pukul 2 malam para tetangga itu bingung kenapa ada seorang dukun lahiran di tengah malam seperti ini seharus nya semua orang sudah tidur, tapi karena waktu yang mepet jadi mereka semua terpaksa harus memilih dukun itu
Sang nenek (dukun lahiran) masuk ke kamar wanita itu lalu dia berkata "alon alon bae jabang bayine ora bakal sue" yang artinya "pelan pelan saja calon bayi tidak akan lama" wanita itu kebingungan dengan ucapan nenek itu dan hanya menjawab "nggih mbong" jawab wanita itu yang artinya "iya nek". Lalu nenek itu mengelus perut sang wanita. Saat bayi itu hampir keluar dari perut sang wanita tiba tiba tangan nenek itu berubah, jari nya memanjang, kulit nya melepuh dan menghitam. lalu nenek itu memperlihatkan wujud asli nya. ternyata itu adalah ibu kandung wanita itu dia merubah wujud nya menjadi dukun lahiran atau dalam bahasa jawa bisa di sebut "mangling". Wanita itupun kaget dia ingin berteriak tapi tidak bisa seakan akan mulut nya di sekap/di bungkam. saat bayi itu lahir ibu dari wanita itu ingin membawa kabur bayinya tapi para tetangga menghalangi nya. Para tetangga itu membacakan doa dan tahlil untuk mengusir ibu dari wanita itu. lalu ada salah satu orang yang memberani kan diri mendekati hantu nenek itu, dan mencabut sehelai rambut dari hantu nenek itu lalu dia langsung membakar nya. Orang orang sekitar pernah berkata bahwa jika mereka bertemu sesosok hantu perempuan yang berambut panjang atau mungkin di sebut kuntilanak mereka akan mencabut rambut kuntilanak tersebut dan membakar nya maka kuntilanak tersebut akan merasakan panas dan jangan lupa juga untuk berdoa kpd tuhan. Lalu hantu nenek itu kepanasan, para tetangga terus berdoa dan tidak berhenti, lalu perlahan lahan hantu wanita itu lenyap. Mereka semua merasa lega karna hantu itu telah pergi dan juga bayi itu selamat dan sehat. Bayi itu telah lahir tapi semua orang terkejut dengan fisik bayi itu, kedua mata bayi itu sangat besar dan wajah nya sangat kecil tapi bayi itu tidak mempunyai alis dan wajah nya sangat pucat. Banyak orang bilang wajah bayi itu terlihat seperti hantu kuntilanak. para warga berpesan jika sang wanita ingin bayi nya selamat dan tidak di ganggu hantu nenek itu lagi maka sang wanita itu harus pindah. Lalu beberapa hari kemudian wanita itu pindah rumah bersama suaminya ke tempat ayah nya. Setelah beberapa tahun bayi itu semakin tumbuh dan menjadi gadis kecil seperti biasa, umur anak itu sekita 2 tahun tapi sayang nya anak itu meninggal. Rumah itu sempat di sewa oleh tante ku tapi dia bilang bahwa dia sering di ganggu oleh makhluk, sekarang dia pindah dan meninggal kan rumah itu kosong. Kini rumah itu telah di beli oleh seseorang tapi dia menggunakan nya sebagai gudang jadi rumah itu tetap kosong bahkan sekarang tampak lebih menyeramkan. setiap kali aku pulang mengaji aku selalu ragu untuk melewati rumah itu tapi aku percaya bahwa tuhan akan selalu ada di samping ku dan sekarang perlahan lahan aku mulai terbiasa melewati rumah itu. Sebenarnya ada dua rumah kosong di dekat rumah ku jarak nya tidak terlalu jauh mungkin hanya sekitar 3 meter dari rumah ku ke rumah kosong yang satu lagi, rumah itu juga punya kisah yang menyeramkan mungkin lain kali aku akan menceritakan kisah nya.
Terimakasih karena sudah membaca. see ya👋