Diana merupakan gadis biasa dengan segala kesederhanaan, gadis introvert ini begitu cuek terhadap hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan nya, ia cenderung diam dan sulit bersosialisasi, Diana hanya akan fokus pada hal-hal yang ada di dalam dirinya saja.
Saat ini Diana sedang melajutkan pendidikan nya di sebuah perguruan tinggi swasta di kota, Diana adalah seorang gadis desa, untuk melanjutkan studinya ia terpaksa jauh dari orang tua dan tinggal di sebuah kost dengan kamar yang kecil, Diana sangat mensyukuri hal itu, meski tinggal di kamar yang kecil setidaknya ia masih bisa melanjutkan studinya kejenjang yang lebih tinggi.
Di kampus Diana dekat dengan seorang senior yang sering ia panggil dengan kak Nadya, nadya merupakan teman pertama nya dikampus dan karena hal itu mereka akhirnya selalu bersama kemanapun.
Malam itu Nadya meminta agar Diana ikut bersama nya untuk menemani nya kesuatu tempat, dengan antusias Diana mengiyakan ajakan Nadya.
Ternyata Diana diajak ke suatu kafe tempat tongkrongan anak muda, disana ia bertemu dengan teman-teman Nadya, Nadya dengan semangat menyapa teman-temannya itu, berbeda dengan Diana ia sedikit malu dan merasa tidak nyaman, tapi meskipun begitu ia tetap berusaha untuk tersenyum, usut punya usut ternyata mereka merupakan teman-teman satu organisasi Nadya dan mereka sedang ingin merapatkan sesuatu.
Disela-sela perkumpulan mereka, Diana tiba-tiba terfokus dengan suara seorang pria, pria tersebut bernama ferdian, Ferdian sedang berbicara dengan yang lainnya, seperti membahas suatu hal yang penting, tatapannya, gestur tubuh, dan cara berbicara Ferdian seakan-akan memiliki pesona tersendiri, Diana terpukau akan hal itu, seperti ada kupu-kupu yang berterbangan di hati nya, ia seperti tak dapat melepaskan pandangannya dari sosok Ferdian.
Setelah kejadian malam itu Diana selalu kepikiran tentang Ferdian, sepertinya Diana telah jatuh hati pada pandangan Pertama, karena rasa penasaran ia pun berusaha mencari tau tentang ferdian dari kak Nadya, tetapi apa yang didapat justru membuat nya berkecil hati, meski fedian tidak memiliki pacar ternyata Ferdian sangat banyak digemari wanita, Diana merasa bahwa ia tidak pantas bersamanya. Tapi meskipun begitu Diana tetap bahagia setidaknya ia bisa menjadi pengagum rahasianya.
Tak lama setelah kejadian itu dengan keinginan hatinya akhirnya Diana pun ikut bergabung dalam organisasi tersebut, bukan karena urusan pria, tapi ia merasa tertarik dengan organisasi tersebut, meski tak dipungkiri dengan bergabung nya Diana, mereka pun akhirnya sering bertemu dalam setiap kegiatan organisasi. Ferdian selalu tampak acuh dan cuek akan keberadaan Diana, dan hal itu membuat Diana merasa sedih dan semakin berkecil hati, ia merasa tidak akan mendapatkan kesempatan apapun untuk bersamanya.
Pada suatu kesempatan Ferdian menyapa Diana, dan hal itu disambut bahagia oleh Diana tapi ternyata itu tak berlangsung lama karena, alasan Ferdian menyapa nya hanya karena ingin mendekatkan adik juniornya Jeremy dengan Diana, tak dipungkiri memang Jeremy menyukai Diana sejak pertama kali melihat nya, tapi Langsung ditanggapi cuek oleh Diana karena Diana sangat menyukai Ferdian, tapi kali ini perbuat Ferdian sangat membuat Diana patah hati ia merasa sangat sedih.
Setelah kejadian itu Diana tetap menguatkan hatinya, ia tetap berharap suatu saat nanti Ferdian dapat mengetahui perasaan nya dan membalas perasaan tersebut. Berhari-hari telah berlalu semua berjalan sebagaimana mestinya, suatu kejadian tak disangka sangka terjadi, entah ada angin apa tiba-tiba Ferdian mengajak Diana bertemu dan hal itu pasti sangat membuat Diana bahagia, jantung nya seakan akan menari-nari dan ia terus tersenyum.
Malam itu Ferdian dan Diana pun bertemu, bisa ditebak betapa bahagianya Diana, entah alasan apa ferdian mengajak nya bertemu, mereka mengobrol dan makan bersama, tentu saja hal itu membuat Diana baper luar biasa dan sangat bahagia, setelah pertemuan itu Ferdian semakin baik kepada Diana, ia tidak acuh dan secuek dulu, bahkan tak segan-segan Ferdian sering mengajak Diana untuk mengabadikan momen lewat foto bersama.
Hari-hari berlalu, sore itu Diana, Ferdian, nadya, Jeremy dan temen-temen lainnya sedang berkumpul dan berlatih paduan suara bersama, canda gurau menemani kebersamaan itu, setelah selesai latihan mereka akhirnya sepakat untuk bermain game true and dare (tantangan dan pertanyaan) cara bermainnya adalah dengan memutar botol, dan pilihan akan diberikan kepada orang yang mendapat arah putaran tersebut.
Permainan pun dimulai putaran botol mengarah pada Diana, dengan cemas akhirnya Diana memilih untuk menjawab pertanyaan, dan tak disangka pertanyaan tersebut adalah siapakah pria yang kamu Kagumi disini? dengan gugup Diana akhirnya menyebutkan nama haga dan bukan nya Ferdian, bisa saja Diana menyebutkan nama Ferdian tetapi, alasan apa yang akan ia sebutkan nanti apa bila ia menyebutkan nama ferdian. Dan apa tanggapan Ferdian nanti, Diana tak ingin ferdian menjauhi nya setelan mengetahui perasaannya itu, sudah cukup bagi Diana untuk mengagumi sosok ferdian dalam diam.
Permainan pun kembali dimulai putaran botol pun akhirnya mengarah pada Ferdian dan Ferdian juga memilih untuk menjawab pertanyaan, pertanyaan tak biasa pun dilontarkan oleh pemain lainnya, pertanyaan itu justru membuat Diana merasa penasaran dan sangat gugup, pertanyaan nya adalah siapa wanita yang saat ini bersama dengan Ferdian, dan tak langsung pikir panjang Ferdian pun menyebutkan nama seorang wanita yang tentunya dikenali oleh Diana, mendengar hal itu hati Diana terasa tersambar dan patah, ia tak menyangka bahwa ferdian memiliki wanita yang disukai nya. Ia begitu pilu dan ingin menangis akan tetapi Diana berusaha tetap tegar, ia tak ingin seorang pun tau bahwa ia sedang patah hati.
Setelah kejadian itu Diana berusaha mengubur perasaannya terhadap Ferdian dan menjalani kehidupan seperti biasa, jika memang Ferdian jodoh yang dikirimkan Tuhan untuk nya pasti ada masanya mereka dipersatukan, Diana hanya akan berusaha melakukan yang terbaik, mendoakan yang terbaik, biarlah sang waktu yang memberikan jawaban dan biarlah Takdir Tuhan yang mempertemukan nya dengan sang jodoh.