aku menatap Jane yg sedang memasak,Jane terlihat sangat anggun,
tanpa sadar bibir ku melengkung, saya
tersenyum pertama kali kepada perempuan.
"kau jangan Menatap ku seperti
itu,aku malu"Jane berucap.
saya tersenyum mendengar perkataan
nya,saya berkata.
" kau tak perlu malu"
"terserah kau saja"Jane terkekeh,
begitupun dengan ku.
"makan lah"Jane menyodorkan
nasi goreng Bikinan nya.
"terimakasih,kau berangkat lah
dulu,jam menunjukkan pukul 7,
nanti kau telat"ucap ku tersenyum,
Jane mengangguk.
"pak alex"panggil ku,
kepada supir pribadi ku.
"ada apa tuan memanggil saya "
tanya nya membungkuk,tanda hormat.
saya berucap'tolong,antar
istriku kuliah' aku berucap Dingin,
pak alex mengangguk.
"pergilah bersama supir pribadi ku"
aku berkata pada Jane.
"bagaimana dengan mu??"
dia terlihat kawatir pikir ku ,aku tersenyum.
"aku akan menyuruh pak Ade,
apa kau lupa,bahwa saya memiliki
2 supir??"aku bertanya.
"maaf saya lupa!!"Jane berbicara
dengan menunduk,aku mengusap
rambut nya lembut.
"tidak perlu meminta maaf,
cepat berangkat kau akan telat"
aku berucap dengan dingin,Jane
mengangguk.
setelah Jane berangkat kuliah,
aku meneruskan makan ku,aku
berkata 'enak'.
______
"pak Ade,mari kita berangkat"
ucap ku dingin.
"yah baik tuan,tapi...kenapa
Anda begitu senang??"pak Ade
bertanya dengan heran.
"apa karna nyonya"ucap nya,
saya Tersenyum mendengar ucapan pak Ade.
"yahh, begitu lah"ucap ku,pak Ade membukakan pintu mobil,saya berlenggang memasuki mobil.
______
di universitas Brawijaya.
Jane POV.
"terima kasih pak Alex"ucap ku
"sama sama nyonya,apa perlu saya
tunggu sampai pulang??"tanya pak Alex.
"tidak usah,saya akan menelpon
Anda saat pulang"aku berucap dengan
senyum,pak Alex mengangguk aku pun
berjalan memasuki universitas Brawijaya.
"haii winn"sapa ku,kepada Windy
sahabat ku.
"wahh,kenapa kau begitu semangat,
tidak seperti biasa nya"ucap Windy.
"tidak apa apa"ucap ku tersenyum.
"baiklah,yukk masuk jam masuk
sebentar lagi berbunyi"ucap Windy,
aku mengangguk.
______
"apa kau sudah mengerjakan
pr ??"Windy bertanya,aku mengetuk
jariku kemeja, berpikir pr apa yg
di maksud Windy,aku tau apa yg
Windy maksud,pr ekonomi.
"oh yahh, aku sudah menyelesaikan"
aku berucap senang,Windy cemberut.
"apa aku boleh....lihat??"tanya nya gagap,aku tau dia masih sungkang.
"kenapa tidak,kau sahabat ku"
Aku berucap,lalu mengeluarkan
buku tulis ekonomi dan menyodorkan
ke arah windy,Windy tersenyum,
begitupun aku.
"makasih kau sahabat terbaik ku"
Windy memeluk ku,aku membalas
pelukan nya.
tak lama bel berbunyi,aku dan
Windy duduk tegak,oh yah,Windy
duduk sebangku dengan ku.
_______
PT fashion.
Galen POV
"rapat dimulai"ucap Galen,
pemimpin rapat kali ini.
"emh,pak Galen, bagaimana kerja
sama kita??"tanya salah satu peserta
rapat,Bu Rasti.
"begini Bu...desain yg anda berikan
kurang berkesan.. Bahkan barang
nya sangat kasar"ucapku dingin.
"apa anda menghina??"tanya Bu Rasti.
"tidak begitu!!'ucap saya dingin.
"bahan yg anda gunakan
sangat kasar,saya lebih tertarik
milik Bu Nana"ucap ku.
"ohh bgitu???,baik lahh"ucap Bu Rasti.
"terima kasih atas pujian anda"
ucap Bu Nana,saya yg mendengar
hanya mengangguk dingin.
"desain harus memakai kain
tenun, Membuat kain lebih lembut,
dan model fashion yg lebih bagus"
jelas ku dengan dingin.
"terima kasih atas penjelasannya"
ucap Bu Nana dan Bu Rasti.
saya mengangguk.
"Bu Nana kita akan bekerja sama
saat ini"ucap ku datar.
bu Nana berdiri dari duduk nya
dan menghampiri saya.
"terima kasih pak"ucap Bu Nana,
lalu mencium pipi saya,saya tersentak,
saya berpikir lancang sekali.
"lancang sekali anda"ucap ku
lalu mengambil tissue.
"maaf pak,saya lancang"ucap Bu Nana,
membungkukkan badan nya.
"duduk"perintah ku,Bu Nana
mengangguk.
"lancang sekali anda,berani mencium
pipi laki laki ku"gumam Yuni kesal.
"jangan membatalkan kerja sama ini
pak"ucap Bu Nana,saya hanya mengangguk.
"baiklah rapat kali ini Selesai"
ucap ku,beranjak dari ruang rapat,
menuju ruang kerja, tempat ku.
_________
universitas Brawijaya
Jane POV
"baiklah jam sudah menunjukkan
pukul 3,kalian boleh pulang"ucap
Bu raya,guru yg mengajar di S3.
"Yeay"jawab semua murid kelas S3.
______
"Windy,kamu pulang lah dulu"
ucap ku kepada Windy.
"yah sudah,byee"
"byee"
aku mengambil
hp di saku celana ku,dan menelpon
pak Alex.
"halo pak Alex,aku sudah pulang,
apa anda sudah menyiapkan mobil??"
tanya ku.
"yah,saya sudah menyiapkan,tapi sepertinya jalanan agak macet"ucap pak Alex
"jika telat tidak masalah"ucap ku.
"baiklah"ucap pak Alex.
aku berjalan menuju halte,yg
tak jauh dari univ,dan duduk
di kursi penunggu,walau aku
gak nungguin bis.
cukup lama aku duduk di sana, aku melihat dari kejauhan mobil Honda Brio,mobil yg dikendarai pak Alex,aku pun melambaikan tangan ku,pak Alex berhenti tepat di hadapan ku,pak Alex membukakan pintu mobil,aku tersenyum,lalu masuk ke dalam mobil.
______
PT fashion
"Berkas mana lagi yg harus saya
tanda tangan??"tanya ku kepada
Yuni.
"tidak ada....emh pak mari
kita makan siang bersama"ucap Yuni,
saya mengerutkan kening.
"apa anda mengajak saya??"
saya bertanya dengan dingin,
Yuni mengangguk.
"baiklah"ucapku, Yuni tersenyum.
"kau ikut lah dengan saya "ucap ku
dingin.
"baiklah"Yuni pun mengikuti
ku menuju parkiran,untuk mengambil
mobil saya,Yuni pun duduk di
samping pengemudi.
"kemana kita??"tanya Yuni.
"kafe"jawab ku dingin.
"pak"Panggil nya.
"kenapa"tanya ku dingin,
tanpa menoleh ke arah nya.
"emh..gak"jawab Nya.
kafe Bene.
"pesan apa kau??"tanya ku.
"emh...samain aja pak"
ucap nya,saya pun mengangguk.
"mau beli apa tuan ?"tanya pelayan,
sambil menyodorkan Menu.
"emh.. chicken fingers 2"ucap ku,
kepada pelayan tersebut.
"baiklah tuan, chicken fingers membutuhkan waktu 10 menit"
ucap pelayan tersebut,saya hanya
Mengangguk.
10 menit kemudian.
"ini tuan, pesanan anda sudah
datang"ucap pelayan kafe,saya mengangguk,lalu menyodorkan satu
piring kepada Yuni.
"cepat lah makan,saya tidak akan
menghabiskan waktu banyak"ucap
ku dingin,Yuni hanya mengangguk.
5 menit kemudian.
"saya sudah selesai,
kalau kau belum,saya akan kembali
ke kantor terlebih dahulu"ucap ku,
Beranjak dari tempat duduk.
"jangan terburu buru pak"ucap Yuni.
saya tak menghiraukan ucapan
nya,saya berjalan menuju kasir,
membayar chicken fingers,dan
beranjak dari kafe Bane.
________
rumah Jane dan Galen
Jane POV.
"assalamualaikum"_jane
"walaikumsalam"-bi Ina.
"bibi udah siapin makan siang??"
tanya ku kepada bi Ina ,bi Ina
mengangguk.
"oh gitu yah''kalau gitu saya ke
kamar dulu deh"ucap ku,aku pun berjalan menuju lantai 3 di mana
letak kamar ku dan Galen.
aku merebahkan tubuh ku kekasur
king Size,aku menjadi ngantuk,
aku memejamkan mata ku,tak lama
sampai lah aku di alam mimpi.
_____
PT fashion.
Galen POV
saya menguap,lalu terdengar
ketokan pintu saya menoleh kearah
pintu.
"masuk"
"permisi pak,ini kopi nya"ucap Yuni,
yg di angguk oleh ku.
saya menatap kopi itu dalam
diam,dan menyeruput kopi itu,
dan Yuni yg masih berdiri di samping
ku.
"pergilah"usir ku,Yuni mengangguk,
tanpa sepengetahuan ku, ternyata
dia tidak benar benar keluar, melainkan
dia mengumpet diwc,yg dekat dengan
pintu keluar.
saya merasa pusing hebat menghantam kepala ku,saya memegang kepala saya yg sangat
sakit,mata saya tertutup.
author POV
Yuni keluar dari kamar Mandi,
dan berjalan mendekati Galen.
"apa obat perangsang itu sudah
beraksi??"gumam Yuni,sambil mengusap lembut wajah tampan
Galen.
Galen Membuka mata Nya,dan
Melihat jane yg berada di depan
nya,padahal itu bukan Jane melainkan
Yuni,yg memberi obat perangsang
membuat nafsu Galen bergelantungan.
galen menarik Yuni menuju
kamar pribadi,yg berada di dalam
ruangan nya,dan mengunci pintu
Kamar,Yuni tersenyum licik.
"ayolah lakukan"ucap Yuni.
Galen membanting Yuni
ke kasur king size.
dan merangkak ke arah Yuni.
Yuni menarik tengkuk Galen,
dan melumat bibir Galen rakus,
Galen membalas ciuman Yuni.
Galen yg sedang di kuasai obat
perangsang,langsung melakukan
hal di luar batas.
di tengah tengah melakukan
hal tersebut, kesadaran galen
sudah terkumpul.
Galen POV
"astagfirullah,apa yg udah saya lakukan??"batin ku,dan bergerak turun
dari ranjang.
"heii,pak"panggil Yuni.
saya menatap nya tajam,Yuni pun
terdiam.
aku memakai celana saya di luar kamar ,dan berjalan mendekati Yuni,tak lupa saya mengambil cek 100 juta,dan Menyodorkan kepada Yuni.
."ambil itu,jangan minta lebih
dari itu,itu pun salah kau yg memberi
obat perangsang kepada ku"ucap ku
dengan melempar cek itu tepat
mendarat diwajah Yuni.
saya pun berjalan kelemari pakaian
lalu,mengambil baju dan celana, berlenggang ke kamar mandi,untuk
membersihkan diri ku yg lengket.
12 menit kemudian saya berjalan keluar dari kamar mandi,dan berjalan ke Kamar,saya melihat Yuni masih
duduk di sana dengan tubuh di tutup
selimut.
"hei,pergilah"usir ku dengan nada marah.
"dan kau di pecat,jangan pernah
datang lagi ke PT ini"ucap ku
dengan membentak.
"pak,tolong berikan saya baju,
dan emh..soptek…."ucap nya malu malu.
saya berucap dengan marah
"jangan banyak alasan tutupi
tubuh mu dengan baju yg tadi
kau pake!!, gampang"ucap ku
berteriak,dia menunduk.
"pergilah,saya akan menghitung"
ucap ku marah.
"baik...saya minjam kamar mandi"
Yuni berucap.
"tidak boleh,pakai pakaian mu,
lalu pergi"bantak ku menggema
di seluruh ruangan.
"baik...apa bapak ingin melihat??,
beranjak lah"ucap Nya,saya beranjak
dari kamar,dan menutup pintu dengan
membanting.
tak lama Yuni berjalan keluar
dari kamar,saya bertanya
.."apa mau sudah membersih
semua nya??"tanya ku dingin,
dia menggeleng,saya menghela
napas Berat"pergi"ucap ku mengusir.
setelah Yuni berlenggang
dari ruangan ku,saya berjalan
ke Kekamar,saya melihat bercak
darah datang bulan,bahkan saya
jijik melihat nya,saya mengeluarkan
hp dari saku celana,dan menelpon
obe.
"halo,tolong ke ruangan saya,
bawa seprai baru"ucap ku,
dan mematikan dengan sepihak
tak lama terdengar suara ketokan,
saya berkata'masuk lah '
"permisi tuan,mana yg
harus saya bersihkan??"tanya obe
tersebut,saya berkata kamar saya,
obe tersebut pun berjalan ke arah
Kamar,saya melihat jelas melihat
ekpresi nya berubah 180°.
"tuan saya ingin bertanya......emh..
Anda habis ngapain??"tanya obe
tersebut,saya Menggerutkan kening.
"apa urusan nya dengan mu"
ucap ku Dingin,dan berlenggang
dari ruangan ku.
_________
rumah Galen dan Jane
Jane POV
hp ku berdering,saya melihat
teman SMA ku meng watshapp ku ,yg tau bahwa saya dan Galen menikah,dan dia bekerja sebagai obe di PT fashion,karna dia harus menghidupi adik nya.
Sasa:heii coba lihat

saya Membatin
"itu bercak darah, mentruasi"
aku mengetik
jane:ada apa??,itu bercak darah, mentruasi!!
Sasa:tadi Suami mu menyuruh ku
untuk membersihkan kamar nya,
aku melihat bercak darah mentruasi.
saya membaca setiap kata nya,
jantung ku berdegup kencang, napas ku terengah-engah,suara ketokan pintu kamar membuat ku menoleh,aku melihat Galen berdiri di hadapan ku,dengan cepat aku mengetik.
Jane:udah dulu.
skipp-
"ada apa??"tanya ku.
"emh..apa kau tidak bisa
memberikan semua nya untuk ku??"
dia bertanya,aku mengerutkan dahi
binggung.
"apa kau tak bisa memberikan
semua milik mu kepada ku??"tanya
nya,aku mengerutkan dahi,binggung.
haii para pembaca,semoga suka yah
sama cerita ini,see you.