Tidak selayaknya seorang manusia mempercayai kekuasaan selain kekuasaan Allah. tidak ada sebuah kekuatan yang mampu menandingi kekuatanNya.
"Wahai penghuni cincin keramat, buatlah semua usahaku menjadi sukses." ucap seorang pria tua kepada ada cincin yang dia pegang.
Setelah mengatakan hal itu.. kemudian si pria tua menabur bunga ke tempat cincin bertuah, pria itu sangat yakin kalau cincin yang dia miliki mampu membuatnya menjadi orang paling sukses dan paling kaya.
Ternyata cincin yang dimiliki oleh pria itu adalah cincin bertuah yang dia dapatkan dari seorang dukun yang sangat terkenal. memang usahanya sukses setelah mendapatkan cincin itu, namun yang terjadi adalah.. cincin bertuah yang dia miliki akan memberikan semua keinginan pemiliknya namun harus memberikan tumbal yang sepadan dengan apapun yang dia berikan. pria tua itu memang menjadi kaya, namun satu persatu keluarganya harus meninggal karena menjadi tumbal dari setiap kekayaan yang dia minta dengan cara instan.
"Mengapa bapak harus melakukan hal itu, keluarga kita meninggal dengan cara yang mengenaskan. hanya karena bapak ingin menjadi orang yang sangat kaya!!" seru satu-satunya anak yang tertinggal dari pria tua.
Pria tua itu sangat bersikukuh untuk mempertahankan cincin bertuah itu
"Jika ayah tetap mempertahankan cincin sial itu, maka Ayah sudah memikirkan bagaimana nanti dengan nasibku!" seru Putra dari pria tua.
Tak lama kemudian salah satu-satunya anak yang tertinggal dari pria tua itu meninggalkan ayahnya, karena dia tidak ingin menjadi korban dari keserakahan di setiap keinginan sang ayah.
Satu minggu kemudian apa yang ditakutkan oleh putra dari pria tua telah terjadi, satu-satunya anak yang tertinggal dari pria tua itu juga menjadi korban dari cincin bertuah.
"Tidak-tidak!!" seru Pria tua yang mendengar satu-satunya keluarga yang dimiliki telah mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.
Setiap hari pria tua itu meratapi nasibnya karena keinginannya untuk menjadi kaya. Hal itu membuat seluruh keluarganya meninggal satu per satu hingga tidak tersisa sama sekali.
"Cincin bertuah membawa petaka" itu adalah kata-kata yang selalu diucapkan oleh putra terakhirnya yang meninggal beberapa hari yang lalu.
"Kalau takdir Bisa ku ubah, Aku tidak ingin menjadi kaya dan kehilangan seluruh keluargaku," ratap Pria tua yang menyesali semua kebodohan nya.
Akhirnya pria tua itu lebih memilih membuang cincin bertuah membawa petaka ke tempat yang sangat jauh darinya. dia ingin memulai segalanya dari awal hidup melarat dengan semua keadaan yang serba pas-pasan.
** tamat ***