Bagaimana fantasi manusia terbentuk dan seberapa besar nya fantasi yang ada di masing masing individu.
Pernah tidak menemukan orang dengan bakat yang luar biasa melukis tanpa batas dan warna yang sangat bagus di padu padankan.
Dan bagaimana dengan satu keluarga memiliki fantasi yang luar biasa tembok dengan gambar daun berwarna warni toilet ada di pusat rumah di lantai dua aneh bukan.
Bayangkan hanya satu ruang di lantai dua hanya kamar mandi bayangkan apa alasan dari kedua orang tua nya.
Agar anak nya kelak menjadi pemberani tidak takut kalau seumpama nanti bertemu mahluk halus sudah terbiasa.
Semua punya daya imajinasi yang tinggi ayah,ibu dan Kinan pergi ke supermarket dengan membawa dompet saja dompet itu harus di tempel dengan erat memakai peniti dikaitkan dengan kantong celana dan di beri lapisan tisu agar kalau terjatuh di sertai lapisan tisu yang jumlahnya ada tiga.
Itu istri nya bagaimana ayah nya karena berpikir bahwa dompet nya akan hilang entah dalam perjalanan atau di ruangan tempat kerja nya ia membuat dompet khusus dengan tiga ikatan tas bahan dalam di sobek dan diikatkan dengan ikatan dompet itu.
Sedangkan Anak nya takut pulpen boneka nya ada di ambil sama temannya atau mahluk gaib tuyul memberi lem jadi buku dan pulpen nya rekat pada ujung-ujung nya dia juga yang rugi karena harus melepas pulpen itu tapi sampul buku nya akan robek.
Tiba tiba keluarga kecil itu dibawa ke dunia fantasi dimana ia hidup di jalan raya yang berwarna galaksi dan berkerlap-kerlip benar benar indah.
------Di awali dengan Geraldine yang bangun, sedikit agak peregangan dan menguap karena masih ngantuk mengucek kedua mata nya.
Geraldine bangun dan melaksanakan aktivitas seperti biasa membuka jendela namun ia kaget dengan pohon yang berubah menjadi warna kuning semua nya berwarna kuning daun nya berwarna coklat.
Dan warna kupu kupu yang sangat cantik campuran warna biru dan ungu menarik perhatian nya Geraldine bergegas kearah pintu dan membuka pintu dengan tergesa-gesa.
--Krek -- ( suara pintu terbuka ).
"Apa ini," Geraldine terkejut dengan banyak nya kupu-kupu yang berterbangan dengan warna yang beraneka ragam ada yang ungu pink, putih biru, biru pink, biru ungu.
Dan Geraldine lebih terkejut lagi jalan nya berubah warna menjadi warna galaksi tak terbayangkan bahwa ia melihat galaksi, se-jago apapun manusia gak akan bisa melukis sebagus ini bayangkan bagaikan kita berdiri di atas galaksi.
Karena hal ini Geraldine berulang kali mengucek matanya namun tidak berubah sama sekali keadaan masih tetap sama dunia fantasi masih sangat indahnya.
Geraldine lari ke di kamar ayah dan ibunya dan membangunkan mereka.
"Ayah Ibu bangun," menggoyakkan tubuh orang tuanya.
Ayah dan ibu Geraldine segera bangun dan Geraldine langsung saja menarik tangan mereka untuk melihat keadaan di luar.
setelah sampai di ambang atau batas pintu kedua orang tua dari Geraldine benar-benar merasakan terkejut dengan betapa indahnya pemandangan yang ada di luar ditambah terkejutnya lagi lingkungannya benar-benar berbeda ada keluarga yang sedang berjalan namun berjalannya bukan diatas tanah melainkan Di atas Awan.
Rumputnya pun aneh memiliki kepala berupa seperti bola mata satu tetap berwarna hijau namun aneh bukan jika bentuknya seperti alien itu.
Mereka sama-sama memandang tak berhenti di tanah yang mereka pijakan dan sebenarnya mereka bingung appakah dia berada di langit atau ada di pijakan tanah.
Ibu Geraldine menyempit kencang Geraldine.
"Aduh ibu sakit," merintih Geraldine.
"Maaf sayang salah tadi ibu mau cubit ayah kamu," ucap ibu Geraldine.
Ibu Geraldine Sekarang gantian mencubit suaminya yang sebelumnya salah target dia seakan tak percaya dan ingin mengetahui apakah ini benar atau tidak kalau suaminya sampai berteriak kencang berarti benar sebenarnya sudah terbukti dengan teriakan anaknya dan memilah neneknya tapi belum puas Kalau suaminya belum merasakan cubitan panas darinya.
"Aduh,,,Sayang sakit," keluh ayah Geraldine.
Setelah memastikan mereka benar-benar tak salah berada di luar dari lingkungan sebelumnya ketika mereka berimajinasi sepasang suami istri ini berimajinasi ingin mendirikan tenda di atas awan tiba-tiba ada seekor kelinci yang datang namun ia bisa berbicara.
"Selamat datang di dunia fantasi dunia tanpa ada masalah dan dunia dengan penuh keindahan," ucap Mr rabbit.
"Kalian kaget binatang bisa berbicara disini semua binatang bisa berbicara dan perkenalkan ini adalah dunia fantasi dan kalian adalah keluarga terpilih yang yang berhasil menempati rumah nomor 402," sambutan dari Kelinci yang berbicara.
"Namun kamu harus menjaga boneka yang diberikan berbentuk seperti binatang dan boneka ini akan menolong keluarga kalian ketika ujian dunia fantasi ini berlangsung," ucap kelinci atau mister rabbit handsome.
Keluarga Geraldine yang ramah dan penyayang mengiyakan hal tersebut dan hal itu berarti bertambah satu keluarga lagi di dalam rumahnya yang harus dijaga secara bersama.
"Jika kalian tidak ingin tinggal di sini kalian tinggal berkata bahwa 'kami ingin pulang' maka kalian akan langsung berada kembali ketempat kalian," ucap Mr. Rabbit.
*Di sini kurang lebih ada 402 Keluarga yang menetap dan semua memiliki boneka yang harus di jaga."
Setelah mengucapkan sebuah petunjuk dan peraturan pergi dari hadapan keluarga Geraldine dengan sekejap.
Namun sebelum menghilang Mr. Rabbit memberikan sebuah buku sebagai petunjuk hidup di dunia fantasi ini.
----Treng ----
Membaca beberapa petunjuk termasuk tentang mendapatkan makanan secara gratis dan cepat dengan menyebutkan makanan apa saja yang ia inginkan dan dari belahan dunia manapun.
Dan hebatnya lagi di sini juga ada koneksi internet Bagaimana manusia tidak bisa lepas dari handphone dan di dunia fantasi handphone pun ada dan koneksi internet pun ada semua video seperti YouTube atau aplikasi yang lain termuat di dalam handphone tersebut dan memorinya tak terhingga.
Setelah mereka makan makanan yang mereka suka mereka bertiga pergi ke taman dan bermain Geraldine mendapatkan teman baru bernama Albert dan tak lupa boneka singa yang diberikan pun ikut dibawa oleh Geraldine kemanapun karena sudah dianggap sebagai keluarga atau adik sendiri.
Namun berbeda dengan Geraldine keluarga Albert
memperlakukan boneka itu seperti pajangan boneka yang ia dapatkan adalah boneka musang yang sekarang berada di dalam kamar.
Mereka bertiga merasakan kesenangan yang tak henti makanan, minuman, dan semua yang mereka inginkan terwujud.
Mereka menaiki mobil Lamborghini dan ayah Geraldine akhirnya bisa memberikan tas bermerek untuk istri kesayangan nya.
Bukan hanya Geraldine yang memiliki teman baru ibu Geraldine juga memiliki teman baru ( teman gosip ) atau tetangga baru nya.
Ibu Geraldine dan Ibu Sofia sangat dekat bahkan meski tinggal sebut makanan datang namun mereka tetap bersikeras untuk masak.
Karena mereka kangen dengan kebiasaan nya ibu Sofia bercerita kalau dia mendapat boneka Zebra sama seperti ibu Geraldine dan kebingungan dunia apa ini tak luput dari curcol mereka.
"Ya semoga aja kita bisa melewati ujian ya, kalau di pikir pikir ujian nya seperti nya sangat sulit, coba bayangkan kata MR. Rabbit 402 keluarga adalah penduduk baru, bayangkan coba berarti mereka gagal kan dalam tes penduduk sebelumnya," ungkap ibu Sofia.
Nah disini ternyata ada tempat kerja nya juga, tempat kerja dimana yang mendapatkan token dapat memberi parfum dan segala baju untuk boneka yang harus dia rawat karena hanya baju dan semua peralatan boneka yang tak bisa terpenuhi langsung.
Kerja dengan menggunakan car awan dan bekerja di pabrik permen namun sistem kerja nya menggunakan mesin komputer jadi tak capek sama sekali waktu kerja normal dan ini bagi yang mau kerja aja.
Kehidupan seperti di surga tak payah berusaha gaya perlu bilang dan semua terwujud sungguh sebuah surga yang nyata saat itu.
Geraldine sangat dekat dengan boneka singa tersebut namun suatu ketika kita merasa ada yang aneh mata dari sinar tersebut seperti berkedip dan ada cahaya berwarna hijau.
"Apakah kamu hidup Kenapa mata mau berkedip kamu tidak bisa bersembunyi aku melihatnya tadi," ucap Geraldine
Maman boneka itu tanpa spon dan tetap pada wujud semula.
"Ya,sudahlah Jika kamu tidak mau mengaku boneka singa aku yang nakal," Goda Geraldine.
Namun tiba-tiba terdengar suara terompet yang menggelegar dan suara keributan dari luar dan ini membuat Geraldine panik dan berlari ke arah ayah ibunya.
Mereka kira terjadi gempa namun sampai sesampainya mereka di sana mereka melihat pusaran tornado yang besar dan jumlahnya bukan hanya satu dan itu meluluhlantakkan keluarga yang lain termasuk teman dari Geraldine Albert rumahnya hilang dan banyak warga yang berlarian.
Saat itulah mereka semua panik namun mereka tidak lupa membawa boneka singa yang sudah dianggap sebagai keluarga yang diamanahkan untuk dijaga alat boneka Singa itu.
Geraldine sangat sedih melihat sebentar lagi rumah tante Sophia akan terlihat oleh tornado itu, mereka bertiga keluar dari rumah dan berlari sekencang mungkin.
Sampai akhirnya tornado itu mendekati kearahnya dan ingin melahap mereka terus berputar, Geraldine jatuh saat berlari.
Orang tuanya melindungi Geraldine dengan berada di depannya dan memeluknya begitu besar kasih seorang ayah dan ibu dari Geraldine untuknya melindunginya apapun Yang terjadi.
Namun tiba-tiba cahaya hijau dari boneka itu menjelang ke atas dan boneka tersebut berubah menjadi singa keluarga Geraldine diberi sebuah pelindung berwarna hijau yang tak bisa ditembus oleh badai tornado tersebut.
Melihat bonekanya berubah menjadi sosok singa yang gagah dan melindungi keluarganya semua mata keluarga Geraldine tertuju ke singa gagah itu.
Singa itu memegang sebuah tongkat dan menjinakkan badan badai tornado itu melilit dengan menggunakan cahaya hijau tadi atau kekuatannya dan berdiri di atas awan dari ujung tornado sampai pusaran nya dan akhirnya tornado itu pun hilang keluarga Geraldine selamat dari ujian dunia fantasi.
Yang bisa saja berakibat fatal jika jikalau dia melanggar suatu amanah dari awal sudah di beri perintah bahwa boneka itu harus dirawat harus dijaga dan anggaplah seperti keluarga sendiri namun banyak yang melalaikan banyak yang acuh banyak yang hanya menjadikan boneka tersebut sebagai pajangan.
Keluarga Ibu Sofia terselamatkan oleh zebranya yang membawa mereka berempat menunggang nya dan menyelamatkan mereka dari tornado yang sangat dahsyat dan kerusakan kota.
Setelah itu Keluarga yang selamat di bawa ke suatu tempat yang lebih indah lagi bunga bunga bermekaran berwarna-warni, kupu-kupu beterbangan dengan cantiknya.
Ada sekitar 10 keluarga yang selamat yang lain nya hanya mau kenikmatan tak mau berusaha mereka di pulangkan setelah mendahului tahap penderita dimana mereka di kutuk dengan boneka gagak hitam.
Sementara yang lulus ujian di berikan dua pilihan mau tetap di dunia fantasi dengan keluarga lain yang sebelumnya lulus di dunia (fantasi) di sana. seperti surga yang lebih luar biasa aliran air mengalir dan akan rindang situasi nya setiap hari.
Atau kembali ke dunia dengan boneka penuntun merpati putih yang akan menuntun hidup kalian sampai kapan pun dan membawa keberuntungan.
"Selamat sekarang kalian mendapatkan kesempatan memilih ," ucap Mr. Rabbit.
keluarga Geraldine berbeda dengan keluarga Sofia yang memilih untuk menetapkan Geraldine memilih untuk kembali ke dunia normal.
Namun Geraldine sangat sedih karena ia harus berpisah dengan boneka kesayangannya karena boneka itu adalah makhluk dari dunia fantasi yang tidak boleh keluar dari dunia fantasi jika tetap keluar dia akan terkena kutukan.
Boneka singa tersebut yang sudah berubah menjadi singa yang gagah hanya menepuk kepala Raina dengan tangannya nya dengan sangat lembut.
Perpisahan diwarnai dengan kesedihan apalagi Geraldine yang tidak bisa membawa boneka kesayangannya untuk pulang ke rumahnya.
Gerald melambaikan tangan kepada singa tersebut dan singa yang gagah itupun hanya bisa menatap kepergian keluarga Geraldine.
Setelah seminggu mereka kembali ke dunia asal Geraldine dikagetkan dengan boneka kesayangannya boneka singa itu ada di dekatnya di meja belajarnya.
Tamat