Apa yang akan kau lakukan, jika kau mendapatkan sebuah cermin dan sisir yang sangat kuno. dua benda itu berlapis emas yang membuat penerimanya akan tersenyum bahagia.
Namun ketika cermin dan sisir itu digunakan, sang pemilik akan meregang nyawa secara tiba-tiba.
dengan kondisi mata melotot dan mulut yang terbuka lebar.
Hari ini seorang gadis yang bernama Diana akan menikah dengan seorang pria yang bernama Samsul. Seorang pria yang berasal dari silsilah keluarga yang sangat kaya raya, sedangkan Diana berasal dari kalangan yang sangat sederhana.
Keluarga Samsung tidak mempermasalahkan mengenai status Diana yang tidak memiliki keluarga ataupun kekayaan. karena orang tua Samsul sangat menyukai tingkah laku dan kesopanan yang dimiliki oleh Diana.
Hari ini...sepasang kekasih itu akan melangsungkan pernikahan di rumah Samsul. yang terlihat Samsul begitu bahagia karena dia akan meminang kekasih pujaan hatinya.
Samsul menatap seserahan yang akan diberikan kepada calon istrinya tersebut. Namun tatapan Samsul berhenti di sepasang peralatan wanita yang tidak pernah dia beli.
"Ibu, Apakah ibu membeli cermin Dan sisir ini?" tanya Samsul kepada ibunya.
"Cermin Dan sisir yang mana?" tanya ibu Samsul.
"Kenapa ada cermin dan sisir ini, ibu?" tanya Samsul.
"Mungkin para kerabat kita memberikan hadiah itu untukmu dan Diana," jawab Bu Soraya.
Samsul menganggukkan kepalanya, karena mereka adalah orang kaya.. jadi Samsul tidak terkejut dengan pemberian dari keluarganya tersebut.
Sebuah cermin dan sisir yang berlapiskan emas dan beberapa batu berharga. Sesaat kemudian acara pernikahan itu dimulai dan proses demi proses pernikahan, ijab Qabul, dan resepsi pernikahan telah dilakukan oleh Samsul dan Diana.
Ibu Soraya sangat bahagia karena hari ini Diana telah resmi menjadi menantunya.
"Bergantilah baju menantuku, karena kalau kau memakai pakaian itu akan terlihat sangat ribet," ucap Ibu Soraya kepada Diana. Diana menganggukkan kepalanya, kemudian dia masuk kedalam kamarnya. saat dia berada di kamar itu, nampak di depan meja riasnya ada sebuah cermin yang berlapis emas dan sisir. Dia mengira kalau itu adalah hadiah dari Samsul.
Sesaat kemudian, Diana membuka rambutnya dan wanita itu langsung menatap cermin dan menggunakan sisir yang ada di meja. saat gadis itu menatap cermin dan memakai sisirnya. sesaat Kemudian.....
"Aaaaa!!!!!"
Suara jeritan Diana yang begitu keras sehingga membuat orang-orang yang di lantai bawah sangat terkejut. Nampak Samsul dan ibunya langsung naik dan menuju kamar Diana. terlihat di tempat itu Diana sudah tergeletak di lantai dengan wajah sangat pucat.
Setelah kejadian Itu, Diana pingsan dan tidak pernah terbangun lagi. Sedangkan cermin Dan sisir masih berada di tangan kedua tangan Diana.
"Sudah 3 hari ini Diana belum bangun," ucap Ibu Soraya dengan suara yang begitu ketakutan. nampak wanita tua itu itu begitu menghawatirkan keadaan Diana.
"Memangnya apa yang terjadi, Samsul?" tanya ibu Soraya kepada putranya tersebut.
"Entahlah, Bu. tadi ibu menyuruh Diana untuk mengganti pakaian bukan?" ucap Samsul kepada ibundanya.
Hari ketujuh pernikahan Samsul dan Diana. nampak Diana belum terbangun dari tidurnya, Gadis itu seperti tidur biasa dilakukan oleh para orang-orang yang lelah. karena merasa curiga akhirnya nya Ibu Samsul mendatangi seorang kyai yang dahulu menikahkan Samsul dan Diana.
"Di mana keberadaan menantu ibu itu?" tanya pak Kyai.
"Dia ada di lantai atas pak Kyai," jawab ibu soraya.
Kemudian pak Kyai itu naik ke lantai 2, terlihat sebuah jejak kaki yang tak terlihat oleh pandangan normal manusia. pak Kyai menggelengkan kepalanya, kemudian pria itu memasuki kamar Diana. pak Kyai langsung tersentak saat melihat 2 makhluk yang ada disebelah kanan dan kiri Diana.
"Astaghfirullahaladzim!" ucap pak Kyai.
Bu Soraya dan Samsul yang mendengar hal itu, ke-dua orang itu kebingungan dengan ekspresi yang ditampakkan oleh pak Kyai.
"Ada apa pak Kyai?" tanya ibu Soraya.
"Sebaiknya kita adakan pengajian di tempat ini, Bu" jawab pak Kyai.
"Memangnya ada apa?" tanya Samsul.
"Sepertinya ada sesuatu yang mengganggu menantu ibu dan sesuatu itu berasal dari benda kuno yang dipegang oleh menantu Ibu," jawab pak Kyai.
Akhirnya hari berikutnya keluarga Bu Soraya mengadakan pengajian yang di pimpin pak kyai.
"Aaaaa!!!!"
Suara jeritan dari Diana saat mendengar suara lantunan ayat-ayat suci Alquran.
"Teruskan saja!!" seru pak Kyai.
Sedangkanuara lantunan ayat-ayat suci Alquran itu terus menggema hingga membuat penampakan 2 makhluk tak kasat mata penghuni cermin tua dan sisir tua tersebut. tubuh Soraya dikendalikan oleh 2 makhluk tersebut hingga membuat Samsul ingin menolong sang istri. pak Kyai menghentikan langkahnya.
"Nak Samsul, kita akan membantu istrimu!!" seru pak Kyai.
Ayat-ayat suci Alquran terus di kumandangkan hingga membuat Soraya yang telah dimasuki oleh arwah penghuni cermin Dan sisir itu nampak dia terus berteriak tidak karuan.
Perabotan yang ada di rumah Bu Soraya nampak berterbangan dan berantakan. pak Kyai terus membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an, hingga membuat sosok penghuni cermin Dan sisir itu keluar dari tubuh Diana.
Samsul langsung menangkap tubuh Diana yang yang terjatuh dari atas meja yang lumayan tinggi.
"wahai kau makhluk tak kasat mata, seharusnya kau pergi dari dunia yang damai ini!!" serupa Kyai yang kemudian melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an kembali.
Tak berapa lama kemudian, dua makhluk itu langsung menghilang dari hadapan mereka semua.
setelah kejadian itu, cermin Dan sisir itu di buang jauh dari tempat kediaman Bu Soraya. Samsul dan Diana telah memulai kehidupan baru mereka setelah mengalami cobaan.
*** END ***